Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Kajian Perhitungan Neraca Energi Pada Unit Boiler Untuk Menentukan Kebutuhan Energi (Studi Kasus) di PT. Ciptamas Bumi Selaras – Pabrik Kelapa Sawit Nasal Laila, Lia
JURNAL VOKASI TEKNOLOGI INDUSTRI (JVTI) Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Vokasi, Teknologi, dan Industri (JVTI)
Publisher : Institut Teknologi Sains Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36870/jvti.v6i1.346

Abstract

Dalam dunia industri Pabrik Kelapa Sawit unit boiler sangat diperlukan untuk menunjang keberlangsungan proses pengolahan kelapa sawit menjadi Cruide Palm Oil (CPO) dan Palm Kernel (PK). Boiler adalah alat yang digunakan untuk mengubah air menjadi uap bertekanan atau sering disebut steam dengan cara dipanaskan sampai titik jenuh (Superheated). Proses pemanasan tersebut menggunakan cangkang (Shell) dan serabut (Fiber). Dalam kegiatan proses produksi di PT. Ciptamas Bumi Selaras diperlukan energi yang cukup besar dari boiler. Di Pabrik Kelapa Sawit Nasal, belum terdapat data perhitungan nilai energi yang masuk maupun energi yang keluar. Oleh kerena itu, diperlukan kajian perhitungan neraca energi untuk mengetahui keseimbangan energi di boiler. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengetahui keseimbangan energi di dalam boiler dan Supply Steam Consumtion yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah observasi lapangan dan teknik pengolahan data yaitu kuantitatif deskriptif. Dari pengambilan dan analisis data tersebut selama bulan Februari 2023 diperoleh total energi masuk 7,95 x 1012 KJ dan total energi keluar 1,23 x 1012 KJ. Lalu kehilangan energi sebanyak 6,71 x 1012 KJ dan persentase kehilangan energi terhadap energi yang masuk adalah 80,41 %. Dari perhitungan energi tersebut diperoleh efesiensi boiler setelah dihitung dalam kondisi yang cukup baik yaitu 80,40 % dan total energi listrik yang dihasilkan turbine 7,510 x 103 Kwh yang artinya berada di beban rendah sampai sedang. Supply steam consumtion dapat terpenuhi dari steam yang dihasilkan boiler. Untuk meminimalisir kehilangan energi yang besar serta untuk menambah potensi keuntungan dari penghematan bahan bakar, maka diperoleh kebutuhan bahan bakar yang tepat yaitu untuk serabut 5.850 kg/jam dan cangkang 1.601 kg/jam.
Otomatisasi Kontrol Level Pada Kernel Silo Berbasis Mikrokontroler Arduino Di Sako Mill P I Surbakti, Octavianus; Laila, Lia
JURNAL VOKASI TEKNOLOGI INDUSTRI (JVTI) Vol 7, No 1 (2025): Jurnal Vokasi, Teknologi, dan Industri (JVTI) (In Progress Issue)
Publisher : Institut Teknologi Sains Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36870/jvti.v7i1.383

Abstract

Pabrik kelapa sawit adalah pabrik yang mengolah tandan buah segar (TBS) menjadi Crude Palm Oil (CPO). Pabrik kelapa sawit terdapat stasiun Nut & Kernel yang produk akhirnya ialah kernel. Stasiun Nut & Kernel terdapat tangka yang bernama Kernel Silo. Kernel Silo berfungsi untuk mengurangi kadar air yang terdapat pada kernel, Pengeringan dilakukan dengan cara menghembuskan udara panas dari steam heater kemudian dihembuskan ke dalam kernel silo. Untuk memaksimalkan berkurangnya kadar air pada kernel, proses pemanasan haruslah dilakukan dengan maksimal dengan menjaga suhu ± 70oC dan juga harus menjaga level dari kernel silo agar tidak dibawah payung pemanas. Hal ini dikarenakan agar steam heater tidak keluar dari kernel silo. Pabrik Kelapa Sawit Sako Mill masih menggunakan limit switch untuk mengontrol level dari kernel silo, terdapat kekurangan dari alat tersebut ialah plat yang digunakan sebagai pendeteksi penuhnya level kernel silo tersebut sering tersangkut dan menyebabkan rotary feeder terus berjalan dan level pada kernel silo berada dibawah payung pemanas dan menyebabkan pemanasan tidak maksimal. Berdasarkan hal tersebut, penulis membuat sistem kontrol level kernel silo dengan menggunakan sensor jarak yang dinilai lebih efisien. Sensor yang digunakan ialah sensor Ultrasonik HC-SR04 dan menghubungkannya langsung ke rotary feeder pada kernel silo sehingga ketika kernel sudah mencapai levelnya rotary feeder otomatis berjalan. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen yaitu pembuatan alat kontrol level kernel silo secara langsung. Pemasangan otomatisasi kontrol level memberikan hasil moisture yang sesuai dengan standar yang ada dan level kernel silo tetap berada di atas payung pemanas sehingga pemanasan yang terjadi di kernel silo dapat berlangsung dengan baik.
Pemberdayaan Komunitas Perempuan dengan Pelatihan Pembuatan Produk Minuman Kesehatan Berbasis Herbal di HAPSARI, Kabupaten Deli Serdang : indonesia Laila, Lia; Marianne, Marianne; Prasetyo, Bayu Eko; Wahyuni, Henny Sri
Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI) Volume 07, Issue 02, September 2025
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jamali.vol7.iss2.art10

Abstract

Unhealthy lifestyles and the habit of consuming high-sugar drinks in the community that continues to increase lead to an increase in the occurrence of various health problems such as diabetes. The development of herbal health drinks based on natural sweeteners of stevia leaves can be an alternative solution to health drinks that are efficacious and safe for consumption, but public knowledge and awareness of this issue need to be improved. The community service team provide solutions in the form of educational activities for the community on the importance of a healthy lifestyle, the virtues of herbal-based health drinks and provide training on the process of making herbal drinks, packaging and marketing. This program was implemented in Marindal II Village, Patumbak District, Deli Serdang Regency involving the Indonesian Women's Union Association (Hapsari) community. The results of the service implementation showed that the service activities succeeded in increasing community knowledge about healthy lifestyles and herbal health drinks by 17.12%. This activity also provided skills to the participants in making herbal health drinks independently which can be developed and have economic value to  improve family welfare.
Wash hand education and hand sanitizer preparation workshop to the community in order to prevent COVID-19 transmission Laila, Lia; Marianne; Hanum, Tengku Ismanelly; Maha, Hetty Lendora
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2020): ABDIMAS TALENTA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.671 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v5i2.5032

Abstract

Communicable disease, COVID-19 easily spreads through the respiratory droplets. Therefore, WHO recommends the physical distancing policy to prevent the transmission. However, the transmission of SARS-CoV2 virus causing COVID-19 occurred not only by human interaction, but also the things that had been touched by the people suffered COVID-19 have potential as the media for the virus transmission. Then, it is necessary to anticipate the worries in the form of correct wash hand application or using hand sanitizer. The activities that had been done were giving an education about the communicable disease, COVID-19, how it is spread and how to prevent it; performing correct hand wash and preparation of alcohol based hand sanitizer in the form of gel to the society of Belawan I neighborhoods, Medan Belawan District, Medan City. The survey analysis results showed that the community service that had been conducted in Belawan I neighborhoods gave benefits and elevated approximately 49.5% the knowledge of the community regarding the COVID-19 and hand sanitizer preparation.
Pemanfaatan Ekstrak Kulit Buah Delima (Punica granatum L.) dalam Formulasi Sediaan Lip Balm Nazliniwaty; Laila, Lia; Wahyuni, Mega
Jurnal Jamu Indonesia Vol. 4 No. 3 (2019): Jurnal Jamu Indonesia
Publisher : Tropical Biopharmaca Research Center, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jji.v4i3.153

Abstract

Lip balm merupakan pelembab yang berfungsi untuk melembabkan bibir agar tidak mudah kering dan pecah-pecah. Kulit delima kaya akan flavonoid, asam fenolat, dan tanin yang berkhasiat sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memformulasi sediaan pelembab bibir menggunakan ekstrak kulit buah delima dan menentukan waktu yang dibutuhkan untuk memberikan efek melembabkan. Kulit buah delima dimaserasi menggunakan pelarut etanol 96% dan dipekatkan dengan rotary evaporator. Ekstrak kulit buah delima dengan konsentrasi 2,5; 5; 7,5; dan 10%, diformulasikan dalam dasar lip balm. Pengujian terhadap sediaan lip balm meliputi uji homogenitas, pengukuran pH, uji iritasi dan uji stabilitas sediaan dengan parameter seperti bau, warna dan pH selama penyimpanan 12 minggu. Pengujian kemampuan sediaan untuk melembabkan menggunakan alat pemeriksa kelembaban dalam perangkat skin analyzer selama perawatan 4 minggu. Hasil penelitian diperoleh bahwa semua sediaan lip balm homogen, memiliki pH 5,6-6,1 stabil selama penyimpanan 12 minggu, dan tidak mengiritasi. Sediaan lip balm ekstrak kulit buah delima dengan konsentrasi 10% dapat memberikan efek melembabkan bibir paling baik yang mampu memulihkan kulit bibir setelah 4 minggu pemakaian.
EDUKASI KHASIAT, PEMBUATAN, DAN PENGEMASAN MINYAK KARO DI DESA SEMANGAT KECAMATAN BARUSJAHE KABUPATEN KARO Yuliasmi, Sri; Eko Prasetyo, Bayu; Sri Wahyuni, Henny; Laila, Lia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.123-128

Abstract

Saat ini banyak masyarakat yang lebih memilih penggunaan obat alami karena dianggap memiliki lebih banyak khasiat dengan efek samping yang sedikit. Tanaman berkhasiat telah lama digunakan oleh nenek moyang untuk pengobatan penyakit juga pemeliharaan kesehatan. Pengetahuan ini disampaikan secara turun-temurun dari orang tua atau orang yang dianggap ahli untuk melakukan pengobatan tradisional. Salah satunya adalah minyak karo yang dihasilkan dari mengekstrak berbagai macam tanaman berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit. Minyak karo adalah minyak khas dari Tanah Karo atau dari Kabupaten Karo. Banyak jenis ragam dari minyak karo ini sendiri, tujuan penggunaannya juga berbeda-beda. Ada yang bertujuan menyembuhkan penyakit tulang, menyembuhkan gatal-gatal atau alergi hingga dapat menyembuhkan gigitan hewan berbisa. Desa Semangat yang terletak di Kecamatan Barusjahe Kabupaten Karo adalah salah satu desa yang memproduksi minyak karo. Namun, masih ada minyak karo yang belum terdaftar di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan belum mendapatkan izin UMOT (Usaha Mikro  Obat Tradisional) sehingga peredarannya masih sangat terbatas, padahal produk ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bermanfaat dalam memberikan solusi dalam usaha membantu masyarakat untuk mengajukan dan mendapatkan izin UMOT, sehingga dapat mengedarkan minyak karo secara luas. Edukasi mengenai cara mendapatkan izin UMOT diharapkan dapat membantu masyarakat yang memiliki usaha pembuatan minyak karo dan dapat dijadikan sebagai salah satu produk usaha yang dapat dikembangkan di masyarakat Karo, khususnya yang berada di Desa Semangat.
Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Makanan Sehat dari Ikan Nila Untuk Pencegahan Stunting di Kecamatan Biru-Biru, Deli Serdang Prasetyo, Bayu Eko; Wahyuni*, Henny Sri; Putra, Effendy De Lux; Laila, Lia
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v8i1.16654

Abstract

Ikan nila adalah ikan air tawar yang memiliki kandungan protein yang tinggi, yaitu 43,76%, lemak 7,01% dan kadar abu 6,80%. Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten Deli Serdang, merupakan salah satu pusat budidaya Ikan Nila di Sumatera Utara. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Kecamatan Biru-Biru dalam mengolah ikan nila menjadi produk makanan yang sehat dan bermanfaat dalam rangka pencegahan stunting pada anak. Tim telah melakukan sosialisasi, edukasi dan pendampingan dalam mengolah ikan nila menjadi makanan berupa biskuit dan abon. Sebelum kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan, tingkat pemahaman dan minat masyarakat berada dalam rentang 70-94% sedangkan setelah kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan, tingkat pemahaman dan minat masyarakat berada dalam rentang 81-100%. Pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan terbukti meningkatkan minat dan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan Ikan nila menjadi olahan produk pangan berupa abon dan biskuit sehingga dapat menjadi solusi dalam rangka pencegahan stunting pada anak. Selain bermanfaat bagi kesehatan, olahan produk ini dapat menjadi produk usaha yang memiliki peluang daya saing yang tinggi ke depannya.
EDUKASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN SABUN CAIR HERBAL DI DESA PEMATANG GANJANG KECAMATAN SEI RAMPAH KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Sri Wahyuni, Henny; Eko Prasetyo, Bayu; Yuliasmi, Sri; Laila, Lia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i4.1457-1462

Abstract

Desa  Pematang   Ganjang   memiliki penduduk   dengan  mata  pencaharian   yang  beraneka ragam    dan   memiliki    mobilitas    yang    cukup   tinggi.   Edukasi masyarakat terkait pencegahan dan pemutusan mata rantai infeksi virus corona menjadi permasalahan dalam  menekan   penyebaran   virus  corona  di  wilayah   Sumatera  Utara khususnya  Desa Pematang  Ganjang. Tim pengabdian  masyarakat memberikan  salah satu solusi dan alternatif dalam  menyelesaikan masalah kesehatan yang sedang mewabah, melakukan kegiatan pelatihan pembuatan  sabun cair berbahan alami, edukasi masyarakat tentang bahaya COVID-19 dan langkah-langkah pencegahan penularan infeksi virus corona. Disamping itu, tim pengabdian mengajarkan  cara mencuci tangan yang baik dan benar untuk menjaga  higienisitas  diri sehingga  dapat  memutus  mata rantai penyebaran  virus  corona  yang  semakin  meluas. Pengabdian masyarakat yang dilakukan berjalan dengan lancar dimana para peserta pelatihan sangat antusias mengikuti acara dan diskusi yang dilakukan. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan  taraf kesehatan  masyarakat dan juga  menstimulasi  ibu-ibu Desa  Pematang  Ganjang untuk  dapat  membuat  sabun cair  sendiri  sehingga  juga   mampu  memperbaiki   dan  meningkatkan   perekonomian keluarga.