Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Campuran Cucian Air Beras dan Air Kelapa terhadap Pertumbuhan Tinggi Batang Tanaman Tomat (Solanum Lycorpesicum) Mery Fahik; Hisreidi Funome; Henri Pietherson Eryah; Melciana Musu
Flobamora Biological Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Flobamora Biological Journal
Publisher : Program Studi Biologi Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.142 KB)

Abstract

Mata pencarian masyarakat Indonesia adalah petani yang membudidayakan berbagai macam tanaman, salah satunya tomat. Dalam upaya meningkatkan produksi tanaman tomat dengan mempertimbangkan kualitas dan kandungan unsur hara, maka perlu diterapkan pupuk organik. Pupuk organik merupakan salah satu cara untuk memenuhi unsur hara makro dan mikro pada tanaman. Campuran air padi dan air kelapa merupakan salah satu jenis pupuk organik cair yang dapat berdampak pada pertumbuhan batang tanaman tomat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pengaruh pemberian campuran air beras dan air kelapa terhadap pertumbuhan tanaman tomat di kecamatan kelapa lima desa Fatululi. Penelitian ini menggunakan metode Randomized Group Design untuk mengetahui pengaruh pemberian campuran air beras dan air kelapa terhadap pertumbuhan tinggi batang tanaman tomat. Hasil penelitian ini menunjukkan pengaruh pemberian campuran air beras dan air kelapa. Pada perlakuan 9 mL pupuk cair, campuran air beras dan air kelapa, terjadi peningkatan tinggi yang signifikan yaitu dengan rata-rata 9,5 cm. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah semakin tinggi konsentrasi campuran air cucian padi dan air kelapa yang memiliki pengaruh signifikan terhadap tinggi batang tanaman tomat.
IDENTIFIKASI JENIS SERANGGA DI SEKITAR TANAMAN PADI AREAL PERSAWAHAN MOTAULUN MALAKA BARAT Fahik, Mery
Jurnal Biogenerasi Vol. 8 No. 2 (2023): Volume 8 Nomor 2 Artikel Publish Agustus 2023
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v8i2.3982

Abstract

Salah satu prioritas utama masyarakat motaulun dalam memenuhi kebutuhan pangan yaitu dengan menanam padi sebagai sumber utama karbohidrat yang dapat mengeyangkan dan mudah diubah menjadi energi. Pertanian yang berkelanjutan dan produktif membutuhkan keanekaragaman hayati, termasuk serangga sebagai bagian dari rantai makanan dalam ekosistem pertanian. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi jenis serangga yang terdapat dalam areal persawahan dan kekayaan jenis serangga di areal persawahan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Maret sampel diambil dengan metode jaring ayun, metode searching and visual control dan hand picking dan perangkap lampu pada pagi hari dan sore hari. Data yang diperoleh dianalisis dan dihitung nilai Indeks indeks kekayaan jenis (R) dari Margalef. serangga yang ditemukan pada lokasi penelitian yaitu 8 Ordo 13 Famili dan 15 spesies. Dengan jumlah 4 spesies hama, 7 spesies predator, 2 Spesies parasit dan 2 spesies polinator. Kekayaan jenis spesies Cheilomenes sexmaculata, Phyllophaga hellery, Orseolia oryzae dan Leptocorisa aratorius di area persawahan Desa Motaulun tergolong rendah dengan Indeks Kekayaan Jenis (R) masing-masing 1.651, 1.951, 2.954 dan 3.323. sedangkan untuk spesies serangga lainnya memiliki nilai indeks kekayaan jenis (R) yang tinggi.
KEANEKARAGAMAN JENIS POHON DISEKITAR UNIVERSITAS SAN PEDRO, KOTA KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR Fahik, Mery
Jurnal Biogenerasi Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 Nomor 1, Agustus 2024 - Februari 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v10i1.4486

Abstract

Biodiversity is one of the main components that determine the health and balance of an ecosystem. An important aspect of biodiversity is tree species diversity, which plays a crucial role in maintaining ecosystem functions and providing various ecosystem services. This research aims to identify the tree species diversity at San Pedro University to support academic activities and aid conservation efforts. The research employs a quantitative descriptive method with an exploratory survey. The study was conducted at 4 stations using the single plot method with purposive sampling. The identification results were analyzed descriptively using species diversity index, evenness index, dominance index, and species richness index. Tree species diversity comprises 13 families, encompassing 23 different tree species. Families with the highest number of individuals are Fabaceae, Arecaceae, and Euphorbiaceae. The tree diversity index at San Pedro University is 2.783, indicating that the tree species diversity on campus is in the moderate category. The tree dominance index is 0.076, indicating low tree species dominance. The tree evenness index is 0.888, close to one, indicating that the distribution of tree species on campus is quite even and stable. The tree species richness index is 4.330, indicating high tree species richness.
KEANEKARAGAMAN JENIS BIVALVIA DI DESA PARITI KABUPATEN KUPANG Fahik, Mery
Jurnal Biogenerasi Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 no 2 periode februari - september 2025 ( continues)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v10i2.5545

Abstract

Bivalves have a very important ecological role in coastal waters. As benthic organisms, bivalves function in the filtration process, filtering small particles such as phytoplankton from seawater. This process is not only important for the survival of the bivalves themselves, but also affects water quality and the sustainability of the ecosystem as a whole. The method used in this research is a survey method that includes field data collection, this research was conducted in Pariti Village, Kupang Regency. Data collection was carried out to identify the types of bivalves found in the coastal area of Pariti Village. The methods used were linear transects and quadrat sampling. The analysis that will be carried out includes the shannon-wiener diversity index, evenness index, simpson dominance index and margalef species richness index. Based on the results of field surveys conducted in Pariti Village, Kupang Regency, at three different stations, seven bivalve species were found, namely Anadara granosa, Anadara antiquata, Perna viridis, Crassostrea gigas, Meretrix meretri, Tellina timorensis and Pitar tumens. The ecological index shows that the coastal ecosystem of Pariti Village has a moderate level of diversity (H'=1.564) with a relatively even distribution of species (E=0.873). Species richness was also quite good with species richness index values indicating that there were many bivalve species present (R1=0.739), although there were few dominant species. The low dominance index (C=0.192) indicates that the ecosystem is not dominated by a single species, indicating stable ecosystem conditions.
KEANEKARAGAMAN JENIS KUPU-KUPU LEPIDOPTERA DISEKITAR KAMPUS UNIVERSITAS SAN PEDRO, KOTA KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR Fahik, Mery; Lodo Rame, Agustina
Jurnal Biogenerasi Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 no 3 tahun 2025 terbit september
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v10i3.6784

Abstract

The objective of this study is to identify butterfly species within the vicinity of Universitas San Pedro. The research was conducted across the university campus, utilizing roaming and point count methods at four designated stations. The Lepidoptera butterfly species diversity at Universitas San Pedro encompasses Nymphalidae, comprising 11 species totaling 111 individuals, along with Pieridae with 6 species and 54 individuals, Papilionidae with 5 species and 40 individuals, Lycaenidae with 3 species and 20 individuals, and Hesperidae with 2 species and 16 individuals. The average Lepidoptera butterfly diversity index is 3.202, indicating a high level of diversity, along with an evenness index of 0.972, signifying uniformity and stability within the Lepidoptera butterfly community surrounding Universitas San Pedro. Conversely, the average dominance index of 0.044 denotes a low dominance of Lepidoptera butterfly species within the area
IDENTIFIKASI JENIS SERANGGA DI SEKITAR TANAMAN PADI AREAL PERSAWAHAN MOTAULUN MALAKA BARAT Fahik, Mery
Jurnal Biogenerasi Vol. 8 No. 2 (2023): Volume 8 Nomor 2 Artikel Publish Agustus 2023
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v8i2.3982

Abstract

Salah satu prioritas utama masyarakat motaulun dalam memenuhi kebutuhan pangan yaitu dengan menanam padi sebagai sumber utama karbohidrat yang dapat mengeyangkan dan mudah diubah menjadi energi. Pertanian yang berkelanjutan dan produktif membutuhkan keanekaragaman hayati, termasuk serangga sebagai bagian dari rantai makanan dalam ekosistem pertanian. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi jenis serangga yang terdapat dalam areal persawahan dan kekayaan jenis serangga di areal persawahan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Maret sampel diambil dengan metode jaring ayun, metode searching and visual control dan hand picking dan perangkap lampu pada pagi hari dan sore hari. Data yang diperoleh dianalisis dan dihitung nilai Indeks indeks kekayaan jenis (R) dari Margalef. serangga yang ditemukan pada lokasi penelitian yaitu 8 Ordo 13 Famili dan 15 spesies. Dengan jumlah 4 spesies hama, 7 spesies predator, 2 Spesies parasit dan 2 spesies polinator. Kekayaan jenis spesies Cheilomenes sexmaculata, Phyllophaga hellery, Orseolia oryzae dan Leptocorisa aratorius di area persawahan Desa Motaulun tergolong rendah dengan Indeks Kekayaan Jenis (R) masing-masing 1.651, 1.951, 2.954 dan 3.323. sedangkan untuk spesies serangga lainnya memiliki nilai indeks kekayaan jenis (R) yang tinggi.
KEANEKARAGAMAN JENIS POHON DISEKITAR UNIVERSITAS SAN PEDRO, KOTA KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR Fahik, Mery
Jurnal Biogenerasi Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 Nomor 1, Agustus 2024 - Februari 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v10i1.4486

Abstract

Biodiversity is one of the main components that determine the health and balance of an ecosystem. An important aspect of biodiversity is tree species diversity, which plays a crucial role in maintaining ecosystem functions and providing various ecosystem services. This research aims to identify the tree species diversity at San Pedro University to support academic activities and aid conservation efforts. The research employs a quantitative descriptive method with an exploratory survey. The study was conducted at 4 stations using the single plot method with purposive sampling. The identification results were analyzed descriptively using species diversity index, evenness index, dominance index, and species richness index. Tree species diversity comprises 13 families, encompassing 23 different tree species. Families with the highest number of individuals are Fabaceae, Arecaceae, and Euphorbiaceae. The tree diversity index at San Pedro University is 2.783, indicating that the tree species diversity on campus is in the moderate category. The tree dominance index is 0.076, indicating low tree species dominance. The tree evenness index is 0.888, close to one, indicating that the distribution of tree species on campus is quite even and stable. The tree species richness index is 4.330, indicating high tree species richness.
ANALISIS INDEKS KEANEKARAGAMAN (SHANNON-WIENER) BURUNG DI KAWASAN KAMPUS UNIVERSITAS SAN PEDRO Mery Fahik; Ewinda I Feni
INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI Vol 8 No 3 (2025): INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Artha Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33323/indigenous.v8i3.777

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman jenis burung pada kawasan kampus Universitas San Pedro serta mengidentifikasi faktor lingkungan yang memengaruhi struktur komunitas avifauna. Penelitian dilakukan pada empat stasiun pengamatan, yaitu area vegetasi padat, taman kampus dan ruang terbuka hijau, area terbuka, serta area terbangun. Metode yang digunakan adalah metode titik hitung (point count) dengan pengamatan langsung pada pagi dan sore hari. Analisis data dilakukan menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’), indeks keseragaman (E), dan indeks dominansi Simpson (C). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 10 spesies burung yang tergolong dalam beberapa famili, yaitu Passeridae, Apodidae, Pycnonotidae, Columbidae, Estrildidae, Meliphagidae dan Muscicapidae. Nilai indeks keanekaragaman berkisar antara 1,29–2,22 dengan rata-rata sebesar 1,84 yang tergolong kategori sedang. Nilai keseragaman berkisar antara 0,56–0,97 dengan rata-rata 0,80, sedangkan nilai dominansi berkisar antara 0,12–0,44 dengan rata-rata 0,21. Habitat vegetasi padat memiliki tingkat keanekaragaman tertinggi, sedangkan area terbangun menunjukkan dominansi spesies urban-adaptif yang lebih tinggi. Faktor lingkungan seperti kompleksitas vegetasi, ketersediaan sumber pakan, dan tingkat gangguan manusia berpengaruh terhadap keberadaan komunitas burung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan kampus masih memiliki potensi ekologis sebagai habitat avifauna dan mendukung pengembangan konsep green campus berbasis konservasi biodiversitas.
KEANEKARAGAMAN SPESIES LEPIDOPTERA (RHOPALOCERA) DI KAWASAN TAMAN NOSTALGIA KOTA KUPANG Marsela Susana Bili; Mery Fahik; Henry P Eryah; HISREIDI FUNOME
Flobamora Biological Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Flobamora Biological Journal
Publisher : Program Studi Biologi Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan taman kota berperan penting sebagai habitat pendukung keanekaragaman hayati, termasuk kupu-kupu (Lepidoptera: Rhopalocera) yang sensitif terhadap perubahan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies kupu-kupu serta menganalisis tingkat keanekaragaman kupu-kupu di kawasan Taman Nostalgia Kota Kupang. Pengambilan data dilakukan melalui metode jelajah dengan pengamatan langsung pada pagi hingga siang hari, dilanjutkan dengan identifikasi morfologi menggunakan buku acuan. Tingkat keanekaragaman dianalisis menggunakan indeks Shannon–Wiener. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 81 individu kupu-kupu yang tergolong ke dalam empat famili, yaitu Nymphalidae, Papilionidae, Pieridae, dan Lycaenidae, dengan famili Nymphalidae sebagai kelompok yang paling dominan. Nilai indeks keanekaragaman menunjukkan kategori sedang, yang mengindikasikan bahwa Taman Nostalgia masih mampu mendukung komunitas kupu-kupu meskipun berada di lingkungan perkotaan. Penelitian ini memberikan data dasar penting bagi upaya pengelolaan taman kota yang berorientasi pada konservasi keanekaragaman Lepidoptera.
KEANEKARAGAMAN JENIS TUMBUHAN YANG MENJADI INANG KUPU-KUPU DI TAMAN NOSTALGIA Marsela Susana Bili; Mery Fahik; Henry P Eryah
Flobamora Biological Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Flobamora Biological Journal
Publisher : Program Studi Biologi Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Nostalgia merupakan salah satu ruang terbuka hijau perkotaan di Kota Kupang yang berperan penting sebagai habitat berbagai organisme, termasuk kupu-kupu. Keberadaan kupu-kupu sangat dipengaruhi oleh ketersediaan tumbuhan inang yang mendukung seluruh siklus hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan yang menjadi inang kupu-kupu serta menganalisis tingkat keanekaragaman tumbuhan inang di Taman Nostalgia. Penelitian dilakukan pada bulan Juli–Agustus 2024 menggunakan metode deskriptif eksploratif melalui observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 9 spesies tumbuhan inang dari 8 famili dengan total 164 individu, antara lain Gliricidia sepium, Plumeria rubra, Passiflora foetida, Bougainvillea sp., Stachytarpheta cayennensis, Azadirachta indica, Mangifera indica, Zinnia elegans, dan Bidens alba. Nilai indeks keanekaragaman Shannon-Wiener sebesar 2,13 menunjukkan kategori keanekaragaman sedang, dengan indeks kemerataan 0,97 dan indeks dominansi 0,13 yang mengindikasikan komunitas tumbuhan relatif stabil dan tidak didominasi oleh satu spesies tertentu. Keanekaragaman tumbuhan inang ini berperan penting dalam mendukung keberlangsungan populasi kupu-kupu dan menjaga keseimbangan ekosistem taman kota.