Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Campuran Cucian Air Beras dan Air Kelapa terhadap Pertumbuhan Tinggi Batang Tanaman Tomat (Solanum Lycorpesicum) Mery Fahik; Hisreidi Funome; Henri Pietherson Eryah; Melciana Musu
Flobamora Biological Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Flobamora Biological Journal
Publisher : Program Studi Biologi Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.142 KB)

Abstract

Mata pencarian masyarakat Indonesia adalah petani yang membudidayakan berbagai macam tanaman, salah satunya tomat. Dalam upaya meningkatkan produksi tanaman tomat dengan mempertimbangkan kualitas dan kandungan unsur hara, maka perlu diterapkan pupuk organik. Pupuk organik merupakan salah satu cara untuk memenuhi unsur hara makro dan mikro pada tanaman. Campuran air padi dan air kelapa merupakan salah satu jenis pupuk organik cair yang dapat berdampak pada pertumbuhan batang tanaman tomat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pengaruh pemberian campuran air beras dan air kelapa terhadap pertumbuhan tanaman tomat di kecamatan kelapa lima desa Fatululi. Penelitian ini menggunakan metode Randomized Group Design untuk mengetahui pengaruh pemberian campuran air beras dan air kelapa terhadap pertumbuhan tinggi batang tanaman tomat. Hasil penelitian ini menunjukkan pengaruh pemberian campuran air beras dan air kelapa. Pada perlakuan 9 mL pupuk cair, campuran air beras dan air kelapa, terjadi peningkatan tinggi yang signifikan yaitu dengan rata-rata 9,5 cm. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah semakin tinggi konsentrasi campuran air cucian padi dan air kelapa yang memiliki pengaruh signifikan terhadap tinggi batang tanaman tomat.
IDENTIFIKASI JENIS SERANGGA DI SEKITAR TANAMAN PADI AREAL PERSAWAHAN MOTAULUN MALAKA BARAT Fahik, Mery
Jurnal Biogenerasi Vol. 8 No. 2 (2023): Volume 8 Nomor 2 Artikel Publish Agustus 2023
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v8i2.3982

Abstract

Salah satu prioritas utama masyarakat motaulun dalam memenuhi kebutuhan pangan yaitu dengan menanam padi sebagai sumber utama karbohidrat yang dapat mengeyangkan dan mudah diubah menjadi energi. Pertanian yang berkelanjutan dan produktif membutuhkan keanekaragaman hayati, termasuk serangga sebagai bagian dari rantai makanan dalam ekosistem pertanian. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi jenis serangga yang terdapat dalam areal persawahan dan kekayaan jenis serangga di areal persawahan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Maret sampel diambil dengan metode jaring ayun, metode searching and visual control dan hand picking dan perangkap lampu pada pagi hari dan sore hari. Data yang diperoleh dianalisis dan dihitung nilai Indeks indeks kekayaan jenis (R) dari Margalef. serangga yang ditemukan pada lokasi penelitian yaitu 8 Ordo 13 Famili dan 15 spesies. Dengan jumlah 4 spesies hama, 7 spesies predator, 2 Spesies parasit dan 2 spesies polinator. Kekayaan jenis spesies Cheilomenes sexmaculata, Phyllophaga hellery, Orseolia oryzae dan Leptocorisa aratorius di area persawahan Desa Motaulun tergolong rendah dengan Indeks Kekayaan Jenis (R) masing-masing 1.651, 1.951, 2.954 dan 3.323. sedangkan untuk spesies serangga lainnya memiliki nilai indeks kekayaan jenis (R) yang tinggi.
KEANEKARAGAMAN JENIS POHON DISEKITAR UNIVERSITAS SAN PEDRO, KOTA KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR Fahik, Mery
Jurnal Biogenerasi Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 Nomor 1, Agustus 2024 - Februari 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v10i1.4486

Abstract

Biodiversity is one of the main components that determine the health and balance of an ecosystem. An important aspect of biodiversity is tree species diversity, which plays a crucial role in maintaining ecosystem functions and providing various ecosystem services. This research aims to identify the tree species diversity at San Pedro University to support academic activities and aid conservation efforts. The research employs a quantitative descriptive method with an exploratory survey. The study was conducted at 4 stations using the single plot method with purposive sampling. The identification results were analyzed descriptively using species diversity index, evenness index, dominance index, and species richness index. Tree species diversity comprises 13 families, encompassing 23 different tree species. Families with the highest number of individuals are Fabaceae, Arecaceae, and Euphorbiaceae. The tree diversity index at San Pedro University is 2.783, indicating that the tree species diversity on campus is in the moderate category. The tree dominance index is 0.076, indicating low tree species dominance. The tree evenness index is 0.888, close to one, indicating that the distribution of tree species on campus is quite even and stable. The tree species richness index is 4.330, indicating high tree species richness.
KEANEKARAGAMAN JENIS BIVALVIA DI DESA PARITI KABUPATEN KUPANG Fahik, Mery
Jurnal Biogenerasi Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 no 2 periode februari - september 2025 ( continues)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v10i2.5545

Abstract

Bivalves have a very important ecological role in coastal waters. As benthic organisms, bivalves function in the filtration process, filtering small particles such as phytoplankton from seawater. This process is not only important for the survival of the bivalves themselves, but also affects water quality and the sustainability of the ecosystem as a whole. The method used in this research is a survey method that includes field data collection, this research was conducted in Pariti Village, Kupang Regency. Data collection was carried out to identify the types of bivalves found in the coastal area of Pariti Village. The methods used were linear transects and quadrat sampling. The analysis that will be carried out includes the shannon-wiener diversity index, evenness index, simpson dominance index and margalef species richness index. Based on the results of field surveys conducted in Pariti Village, Kupang Regency, at three different stations, seven bivalve species were found, namely Anadara granosa, Anadara antiquata, Perna viridis, Crassostrea gigas, Meretrix meretri, Tellina timorensis and Pitar tumens. The ecological index shows that the coastal ecosystem of Pariti Village has a moderate level of diversity (H'=1.564) with a relatively even distribution of species (E=0.873). Species richness was also quite good with species richness index values indicating that there were many bivalve species present (R1=0.739), although there were few dominant species. The low dominance index (C=0.192) indicates that the ecosystem is not dominated by a single species, indicating stable ecosystem conditions.
KEANEKARAGAMAN JENIS KUPU-KUPU LEPIDOPTERA DISEKITAR KAMPUS UNIVERSITAS SAN PEDRO, KOTA KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR Fahik, Mery; Lodo Rame, Agustina
Jurnal Biogenerasi Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 no 3 tahun 2025 terbit september
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v10i3.6784

Abstract

The objective of this study is to identify butterfly species within the vicinity of Universitas San Pedro. The research was conducted across the university campus, utilizing roaming and point count methods at four designated stations. The Lepidoptera butterfly species diversity at Universitas San Pedro encompasses Nymphalidae, comprising 11 species totaling 111 individuals, along with Pieridae with 6 species and 54 individuals, Papilionidae with 5 species and 40 individuals, Lycaenidae with 3 species and 20 individuals, and Hesperidae with 2 species and 16 individuals. The average Lepidoptera butterfly diversity index is 3.202, indicating a high level of diversity, along with an evenness index of 0.972, signifying uniformity and stability within the Lepidoptera butterfly community surrounding Universitas San Pedro. Conversely, the average dominance index of 0.044 denotes a low dominance of Lepidoptera butterfly species within the area
IDENTIFIKASI JENIS SERANGGA DI SEKITAR TANAMAN PADI AREAL PERSAWAHAN MOTAULUN MALAKA BARAT Fahik, Mery
Jurnal Biogenerasi Vol. 8 No. 2 (2023): Volume 8 Nomor 2 Artikel Publish Agustus 2023
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v8i2.3982

Abstract

Salah satu prioritas utama masyarakat motaulun dalam memenuhi kebutuhan pangan yaitu dengan menanam padi sebagai sumber utama karbohidrat yang dapat mengeyangkan dan mudah diubah menjadi energi. Pertanian yang berkelanjutan dan produktif membutuhkan keanekaragaman hayati, termasuk serangga sebagai bagian dari rantai makanan dalam ekosistem pertanian. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi jenis serangga yang terdapat dalam areal persawahan dan kekayaan jenis serangga di areal persawahan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Maret sampel diambil dengan metode jaring ayun, metode searching and visual control dan hand picking dan perangkap lampu pada pagi hari dan sore hari. Data yang diperoleh dianalisis dan dihitung nilai Indeks indeks kekayaan jenis (R) dari Margalef. serangga yang ditemukan pada lokasi penelitian yaitu 8 Ordo 13 Famili dan 15 spesies. Dengan jumlah 4 spesies hama, 7 spesies predator, 2 Spesies parasit dan 2 spesies polinator. Kekayaan jenis spesies Cheilomenes sexmaculata, Phyllophaga hellery, Orseolia oryzae dan Leptocorisa aratorius di area persawahan Desa Motaulun tergolong rendah dengan Indeks Kekayaan Jenis (R) masing-masing 1.651, 1.951, 2.954 dan 3.323. sedangkan untuk spesies serangga lainnya memiliki nilai indeks kekayaan jenis (R) yang tinggi.
KEANEKARAGAMAN JENIS POHON DISEKITAR UNIVERSITAS SAN PEDRO, KOTA KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR Fahik, Mery
Jurnal Biogenerasi Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 Nomor 1, Agustus 2024 - Februari 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v10i1.4486

Abstract

Biodiversity is one of the main components that determine the health and balance of an ecosystem. An important aspect of biodiversity is tree species diversity, which plays a crucial role in maintaining ecosystem functions and providing various ecosystem services. This research aims to identify the tree species diversity at San Pedro University to support academic activities and aid conservation efforts. The research employs a quantitative descriptive method with an exploratory survey. The study was conducted at 4 stations using the single plot method with purposive sampling. The identification results were analyzed descriptively using species diversity index, evenness index, dominance index, and species richness index. Tree species diversity comprises 13 families, encompassing 23 different tree species. Families with the highest number of individuals are Fabaceae, Arecaceae, and Euphorbiaceae. The tree diversity index at San Pedro University is 2.783, indicating that the tree species diversity on campus is in the moderate category. The tree dominance index is 0.076, indicating low tree species dominance. The tree evenness index is 0.888, close to one, indicating that the distribution of tree species on campus is quite even and stable. The tree species richness index is 4.330, indicating high tree species richness.
PENGARUH NUTRISI CAMPURAN DAUN KELOR, AIR BERAS DAN MEDIA TANAM ROCWOLL, SABUT KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUM L.) MENGGUNAKAN TEKNIK HIDROPONIK Dilak, Hory Iramaya; Fahik, Mery; Langko, Melania Y
Flobamora Biological Journal Vol. 2 No. 2 (2023): Flobamora Biological Journal
Publisher : Program Studi Biologi Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidroponik adalah aktivitas pertanian tanpa menggunakan media tanah, dan air digunakan sebagai media menggantikan tanah dengan memanfaatkan lahan sempit. Teknik hidroponik layak dipertimbangkan untuk dimanfaatkan diatap rumah, pekarangan rumah maupun lahan lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan tanaman cabai merah secara hidroponik dengan pemberian media dan nutrisi yang berbeda serta untuk mengetahui interaksi antara nutrisi dan media taman. Rancangan Percobaan pada penelitian ini terdiri dari dua faktor. Faktor pertama yaitu media yang terdiri dari M₁ (rockwool), M2 (sabut kelapa) dan faktor kedua yaitu nutrisi yang terdiri dari N₁ (ekstrak daun kelor 50% dan air cucian beras 50%), N₂ (ekstrak daun kelor 100%). Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Berdasarkan hasil penelitian, tinggi tanaman dan panjang akar pada media sabut kelapa dan ekstrak daun kelor 100% adalah 3,2 cm dan 2,70 cm; tinggi tanaman dan panjang akar pada media tanam sabuk kelapa dan nutrisi 50% air beras dan 50% ekstrak daun kelor adalah 3,03 cm dan 2,73 cm; tinggi tanaman dan panjang akar pada media tanam rocwoll dan nutrisi 50% air beras dan 50% ekstrak daun kelor adalah 2,95 cm dan 2,73 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan paling efektif untuk tinggi tanaman adalah M2N2 (perlakuan media sabut kelapa dan ekstrak daun kelor 100%) yakni 3,2 cm, sedangkan perlakuan paling efektif untuk panjang akar adalah M1N1 (perlakuan media rocwoll + air cucian beras dan ekstrak daun kelor 50% : 50% yakni 2, 95 cm.
KEANEKARAGAMAN SERANGGA (INSECTA) PADA TANAMAN PADI (Oriza sativa L.) DI AREAL PERSAWAHAN DESA OEBOBO, KECAMATAN BATUPUTIH, KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Talan, Venderius; Fahik, Mery; Telnoni, Sipora Petronela
Flobamora Biological Journal Vol. 2 No. 2 (2023): Flobamora Biological Journal
Publisher : Program Studi Biologi Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keanekaragaman serangga pada areal persawahan memiliki dampak penting bagi kestabilan di dalam ekosistem sawah. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifiasi keanekaragaman serangga di tiga titik sampling dengan tipe pertumbuhan yang berbeda di persawahan Desa Oebobo, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Metode penelitian yang digunakan yaitu Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Maret 2023 di area persawahan. Penentuan lokasi penelitian ini dilakukan dengan metode Purposive Sampling, dengan memilih tiga lokasi yang terdiri atas area petak sawah pada fase vegetatif , area petak sawah pada fase generatif dan area petak sawah yang ditanami dengan pisang dan bambu. Sedangkan pengambilan sampel dilakukan dengan metode jaring ayun (sweep sampling method) dan Metode Searching and Visual Control dan Hand Picking pada pagi, siang dan sore hari. Kehadiran serangga pada plot satu lebih tinggi yaitu sebanyak 17 spesies dengan 144 individu, sedangkan pada plot dua lebih rendah yaitu sebanyak 14 spesies dengan 116 individu, dan pada plot tiga yaitu sebanyak 13 spesies dengan 33 individu. Peranan serangga yang ditemukan pada persawahan yaitu sebagai hama, predator, polinator dan parasitoid. Indeks keanekaragaman (H') serangga pada plot penelitian termasuk dalam kategori keanekaragaman sedang dengan nilai tertinggi pada plot 3 (2,448), nilai indeks keseragaman (E) serangga termasuk dalam kategori keseragaman tinggi dengan nilai indeksnya > 0,6 dan nilai indeks kekayaan jenis (R) serangga termasuk dalam kategori kekayaan tinggi dengan dengan nilai indeksnya 3,5-5,0.
ANALISIS INDEKS KEANEKARAGAMAN (SHANNON-WIENER) BURUNG DI KAWASAN KAMPUS UNIVERSITAS SAN PEDRO Mery Fahik; Ewinda I Feni
INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI Vol 8 No 3 (2025): INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Artha Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33323/indigenous.v8i3.777

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman jenis burung pada kawasan kampus Universitas San Pedro serta mengidentifikasi faktor lingkungan yang memengaruhi struktur komunitas avifauna. Penelitian dilakukan pada empat stasiun pengamatan, yaitu area vegetasi padat, taman kampus dan ruang terbuka hijau, area terbuka, serta area terbangun. Metode yang digunakan adalah metode titik hitung (point count) dengan pengamatan langsung pada pagi dan sore hari. Analisis data dilakukan menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’), indeks keseragaman (E), dan indeks dominansi Simpson (C). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 10 spesies burung yang tergolong dalam beberapa famili, yaitu Passeridae, Apodidae, Pycnonotidae, Columbidae, Estrildidae, Meliphagidae dan Muscicapidae. Nilai indeks keanekaragaman berkisar antara 1,29–2,22 dengan rata-rata sebesar 1,84 yang tergolong kategori sedang. Nilai keseragaman berkisar antara 0,56–0,97 dengan rata-rata 0,80, sedangkan nilai dominansi berkisar antara 0,12–0,44 dengan rata-rata 0,21. Habitat vegetasi padat memiliki tingkat keanekaragaman tertinggi, sedangkan area terbangun menunjukkan dominansi spesies urban-adaptif yang lebih tinggi. Faktor lingkungan seperti kompleksitas vegetasi, ketersediaan sumber pakan, dan tingkat gangguan manusia berpengaruh terhadap keberadaan komunitas burung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan kampus masih memiliki potensi ekologis sebagai habitat avifauna dan mendukung pengembangan konsep green campus berbasis konservasi biodiversitas.