Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

KEANEKARAGAMAN SPESIES LEPIDOPTERA (RHOPALOCERA) DI KAWASAN TAMAN NOSTALGIA KOTA KUPANG Marsela Susana Bili; Mery Fahik; Henry P Eryah; HISREIDI FUNOME
Flobamora Biological Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Flobamora Biological Journal
Publisher : Program Studi Biologi Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan taman kota berperan penting sebagai habitat pendukung keanekaragaman hayati, termasuk kupu-kupu (Lepidoptera: Rhopalocera) yang sensitif terhadap perubahan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies kupu-kupu serta menganalisis tingkat keanekaragaman kupu-kupu di kawasan Taman Nostalgia Kota Kupang. Pengambilan data dilakukan melalui metode jelajah dengan pengamatan langsung pada pagi hingga siang hari, dilanjutkan dengan identifikasi morfologi menggunakan buku acuan. Tingkat keanekaragaman dianalisis menggunakan indeks Shannon–Wiener. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 81 individu kupu-kupu yang tergolong ke dalam empat famili, yaitu Nymphalidae, Papilionidae, Pieridae, dan Lycaenidae, dengan famili Nymphalidae sebagai kelompok yang paling dominan. Nilai indeks keanekaragaman menunjukkan kategori sedang, yang mengindikasikan bahwa Taman Nostalgia masih mampu mendukung komunitas kupu-kupu meskipun berada di lingkungan perkotaan. Penelitian ini memberikan data dasar penting bagi upaya pengelolaan taman kota yang berorientasi pada konservasi keanekaragaman Lepidoptera.
KEANEKARAGAMAN JENIS TUMBUHAN YANG MENJADI INANG KUPU-KUPU DI TAMAN NOSTALGIA Marsela Susana Bili; Mery Fahik; Henry P Eryah
Flobamora Biological Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Flobamora Biological Journal
Publisher : Program Studi Biologi Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Nostalgia merupakan salah satu ruang terbuka hijau perkotaan di Kota Kupang yang berperan penting sebagai habitat berbagai organisme, termasuk kupu-kupu. Keberadaan kupu-kupu sangat dipengaruhi oleh ketersediaan tumbuhan inang yang mendukung seluruh siklus hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan yang menjadi inang kupu-kupu serta menganalisis tingkat keanekaragaman tumbuhan inang di Taman Nostalgia. Penelitian dilakukan pada bulan Juli–Agustus 2024 menggunakan metode deskriptif eksploratif melalui observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 9 spesies tumbuhan inang dari 8 famili dengan total 164 individu, antara lain Gliricidia sepium, Plumeria rubra, Passiflora foetida, Bougainvillea sp., Stachytarpheta cayennensis, Azadirachta indica, Mangifera indica, Zinnia elegans, dan Bidens alba. Nilai indeks keanekaragaman Shannon-Wiener sebesar 2,13 menunjukkan kategori keanekaragaman sedang, dengan indeks kemerataan 0,97 dan indeks dominansi 0,13 yang mengindikasikan komunitas tumbuhan relatif stabil dan tidak didominasi oleh satu spesies tertentu. Keanekaragaman tumbuhan inang ini berperan penting dalam mendukung keberlangsungan populasi kupu-kupu dan menjaga keseimbangan ekosistem taman kota.
Sosialisasi BIOSMO (Biolarvasida Sirih Mosquito) dalam Pengolahan Air sebagai Tindakan Preventif untuk Meminimalisir Perkembangan Jentik Nyamuk Aedes aegypti L. di SMAS NCIPS Anna Apriani Maniuk Solo Anna Apriani Maniuk Solo; Mery Fahik; Madalena Da Costa; Oktavina G LP Manulangga; Leonardus Lewa Leko; Aswat Harnever Imanuel Manao; Henri Pietherson Eryah
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.300

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa-siswi terkait pengolahan air menggunakan BIOSMO untuk mencegah perkembangan jentik nyamuk dengan harapan dapat menurunkan kasus DBD di Kota Kupang di masa depan. Pelaksanaan PKM ini dilakukan dalam 3 tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Dalam tahap persiapan diperoleh biolarvasida berbentuk abate yang terbuat dari daun sirih. Sedangkan dalam tahap pelaksanaan, dilakukan dengan metode ceramah dan demonstrasi. Materi yang diberikan kegiatan ini meliputi materi sanitasi lingkungan, DBD, dan BIOSMO, serta pelatihan pembuatan dan aplikasi BIOSMO.  Sedangkan evaluasi dilakukan dengan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa-siswi terkait materi sebelum dan setelah sosialisasi. Evaluasi ini dilakukan dengan melihat jumlah umpan balik yang diberikan siswa-siswi selama kegiatan tanya jawab berlangsung. Sebelum kegiatan sosialisasi, terdapat 6% siswa yang sudah memahami materi dengan baik, 52% siswa memahami dengan tingkat pemahaman sedang, dan 42%  siswa kurang memahami materi yang diberikan. Setelah sosialisai, terjadi peningkatan pemahaman siswa-siswi dimana terdapat 94% siswa-siswi yang memahami materi dengan tingkat pemahaman baik dan 6% siswa-siswa yang memahami dengan tingkat pemahaman sedang. Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan sosialisasi dan pelatihan BIOSMO berhasil meningkatkan pemahaman siswa dalam pengolahan air untuk mencegah perkembangan jentik nyamuk. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini siswa-siswi dapat menerapkan penggunaan BIOSMO dalam kehidupan sehari-hari sehingga menurunkan jumlah kasis DBD di Kota Kupang.
Pelatihan Pembuatan Totebag Ecoprint sebagai Alternatif Plastik di SMA Negeri 2 Kupang Timur Madalena Da Costa; Anna Apriani M. Solo; Mery Fahik; Oktavina G.LP Manulangga; Leonardus Lewa Leko; Hory Iramaya Dilak; Henri P. Eryah
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.315

Abstract

Permasalahan limbah plastik yang semakin meningkat menjadi isu lingkungan global yang sangat urgen untuk diselesaikan. Salah satu alternatif untuk mengurangi penggunaan plastik adalah melalui pengenalan produk ramah lingkungan seperti totebag berbahan kain. Pelatihan pembuatan totebag dengan teknik ecoprint di SMA Negeri 2 Kupang Timur bertujuan untuk memberikan edukasi dan keterampilan praktis kepada siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan, sekaligus memberdayakan siswa-siswi melalui kreativitas seni. Teknik ecoprint menggunakan bahan alami, seperti daun dan bunga, untuk menciptakan motif unik pada kain tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya. Kegiatan ini melibatkan siswa dalam seluruh proses pembuatan totebag, mulai dari pemilihan bahan, proses pewarnaan dengan ecoprint, hingga produk akhir totebag ecoprint. Pelaksanaan PkM ini dilaksanakan dalam 4 tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan publikasi luaran. Hasil pelatihan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, yang berhasil menciptakan totebag dengan motif yang estetis dan bernilai jual. Di akhir pelatihan, tim PkM melakukan evaluasi untuk mengukur tingkat pemahaman siswa dengan cara melakukan diskusi tanya jawab terkait tujuan, manfaat dan tahapan pembuatan totebag ecoprint, dan secara keseluruhan siswa dapat menjawab dengan baik dan telah memiliki pemahaman yang baik bagaimana membuat totebag ecoprint dan mengaplikasikan. Dengan demikian, kegiatan pelatihan ini tidak hanya berkontribusi pada pengurangan limbah plastik, tetapi juga membangun kesadaran dan keterampilan baru yang relevan untuk keberlanjutan lingkungan dan juga membuka peluang ekonomi kreatif bagi siswa