Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PKM Pengembangan Genset Biogas dengan Sistem Monitoring Daya Listrik IOT untuk Mesin Perontok Kacang Tanah di Desa Pattiro Deceng Mustafa, Syahrul; Muhammad, Umar; Chandra, Muhammad Ali
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.505

Abstract

Kebutuhan energi terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan peningkatan taraf ekonomi masyarakat. Pengembangan energy alternative menjadi topik yang sangat ramai dibicarakan saat ini. Sumber daya alam minya, gas dan batu bara yang semakin banyak digunakan membutuhkan alternative energy sehingga mampu memenuh kebutuhan manusia. Biogas merupakan salah satu bahan bakar alternative dari kotoran sapi yang diolah menjadi gas dengan berbagai proses sehingga menghasilkan biogas yang dapat dipakai di dalam kebutuhan sehari-hari. PKM ini memanfaatkan biogas yang telah dimiliki mitra yaitu salah satu CLPDTR dari anggota kelompok tani toba di Dusun maddenge, Desa Pattiro di Kabupaten Maros untuk menyalakan mesin Perontok Kacang Tanah berbahan bakar biogas yang telah dimurnikan menggunakan pemurnian gas metana lalu di alirkan ke genset. Pemilihan mesin pengupas kulita kacang karena mayoritas masyarakat di Dusun Madengge adalah petani kacang sehingga membutuhkan mesin Perontok  kacang tanah untuk efisiensi kerja.  Hasil kegiatan Pengabdian ini yaitu menghasilkan mesin perontok kacang tanah dengan menggunakan motor Listrik 1 phasa dengan sumber Listrik dari genset biogas dengan pemurni gas metana menggunakan system monitoring daya Listrik IOT dengan adanya alat ini sangat membantu para petani kacang tanah dalam hal mengefisienkan waktu pada saat perontokan kacang tanah dan berdambak pada peningkatan pendapatan ekonomi.
PKM PEMANFAATAN BIOGAS PADA UNIT CLPDTR SEBAGAI BAHAN BAKAR GENSET DENGAN SISTEM MONITORING DAYA LISTRIK IOT UNTUK MESIN PENGUPAS KULIT KACANG DI DESA PATTIRO DECENG KABUPATEN MAROS Mustafa, Syahrul; Muhammad, Umar; Ikhsan, Muhammad
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.36871

Abstract

Gas bahan bakar (BBG) adalah gas alam yang terdiri dari methana, dan banyak ditemukan di Indonesia. Bahan bakar gas lebih murah daripada BBM. Tiga metode penelitian kuantitatif digunakan untuk melakukan penelitian ini. Tahap pra-lapangan, lapangan, dan pengolahan data adalah tahap-tahap penelitian ini. Hasil pengujian generator set biogas di daerah Desa Pattiro deceng kab Maros. Pengujian dilakukan tanpa beban dan dengan beban menggunakan mesin pengupas kulit kacang. Kami juga menguji pengukuran tekanan gas dengan 0,4 bar. Kami juga membandingkan hasil pengukuran monitor daya listrik IOT dengan alat ukur multimeter. Parameter putaran generator tanpa beban dan berbeban digunakan untuk menentukan rasio optimal percobaan. Pada percobaan, parameter putaran generator tanpa beban dan berbeban ditentukan, dengan tujuan mengoptimalkan penggunaan genset biogas. Selain itu, percobaan juga membandingkan pengukuran sistem pemantauan daya listrik IOT dengan alat ukur multimeter, yang memiliki nilai arus yang bervariasi hingga 10 %.
Pendampingan Masyarakat Peternak Ayam Broiler dalam Pemanfaatan Teknologi PLTS-PLN Hybrid pada Sistem Close House Irvawansyah, Irvawansyah; Muhammad, Umar; Z, Sultan Mubarak
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): January 2026
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jpm.v6i3.2924

Abstract

This Community Service (PkM) activity aims to improve the efficiency of PLN electricity usage in managing closed poultry houses (close house) through the application of Hybrid PLTS-PLN technology, IoT systems, and water filtration systems. The main problems addressed in this activity include the high electricity consumption of partner farmers in managing close house poultry facilities, poor water quality, and limited monitoring of the poultry houses, which previously relied only on blurred plastic sheets attached to the walls.The methods used in this activity consist of several stages, including problem identification, literature study, system design, fabrication, testing, installation, and dissemination of system usage to partners.The results of this activity show an efficiency improvement in electricity usage of 165,888 kWh per production cycle and 995.328 kWh annually, resulting in savings of Rp. 174,801.85 per cycle and Rp. 1,048,801.85 annually. In addition, the developed system successfully reduced mortality rates from 220 birds (5.5%) to 133 birds (3%), while also facilitating partner farmers in monitoring poultry house conditions through IoT-based CCTV and controlling lighting systems via smartphones.Challenges encountered during implementation included limited working time and long procurement durations for components, which were constrained by the availability of offline supplies.This activity provides both short-term and long-term impacts, as well as opportunities for further development of livestock technology implementation on a more complex scale using renewable energy in rural areas.