Neng Nila Nursafaat
Universitas Buana Perjuangan Karawang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Guru Ideal Menurut Syekh Az-Zarnuji Dan Relevansinya di MA Al-Ahliyah Kotabaru Karawang Herdian Kertayasa; Mitra Sasmita; Agus Fudholi; Neng Nila Nursafaat; Siti Awalia Kurniasari; Bahrul Kamil
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11227

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kemerosotan moral yang banyak terjadi di dunia pendidikan diantaranya terdapat oknum guru yang berbuat tidak senonoh terhadap anak didiknya, guru tidak memegang teguh etika sebagai pendidik bagi anak didiknya, dan kurangnya menghayati tugas dan tanggung jawab sebagai seorang pendidik. Padahal kewibawaan gurulah yang menyebabkan guru dihormati, sehingga masyarakat tidak akan meragukan seorang guru. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan guru Ideal menurut Syekh Az-Zarnuji serta mendeskripsikan relevansi pemikiran Syekh Az-Zarnuji pada guru di MA Al-Ahliyah Kotabaru Kab. Karawang. Penelitian ini dengan pendekatan kualitatif, yaitu menemukan teori dari data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan langkah-langkah seperti pengumpulan data (Data Collection), reduksi data (Data Reduction), display data verifikasi dan penegasan kesimpulan (Conclution Drawing and Verification). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep guru ideal yang harus dimiliki oleh setiap guru menurut Syekh Az-Zarnuji dalam kitab Ta’lim Muta’allim yaitu: 1) alim), 2) wara’, 3) tua umurnya/dewasa, 4) berwibawa, 5) murah hati, dan 6) penyabar dan penuh kasih sayang. Relevansinya guru PAI MA Al-Ahliyah menunjukkan sangat baik dalam bersikap ‘alim, penyabar dan penuh kasih sayang, menunjukkan baik dalam menampilkan sikap murah hati, berwibawa, dan dewasa serta menunjukkan cukup baik dalam bersikap wara’ dalam pembelajaran di sekolah dan di masyarakat. Implikasi dari penelitian ini diharapkan menjadi sumbangsih dalam pendidikan khususnya dalam kajian tentang guru, mengingat tugas dan fungsi guru sangat mulia jika dilakukan sesuai dengan realitas agar senantiasa menjadi teladan bagi peserta didik maupun masyarakat.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN MENGGUNAKAN METODE IQRA’ DI DTA ASY-SYIFA PERMATA Neng Nila Nursafaat; Haerudin; Rahma Dilla Zainuri
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 14 No 1 (2026): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v14i1.6977

Abstract

Initiatives to Improve the Ability to Read the Qur'an by Using the Iqra' Method at DTA Asy-Syifa Permata. This study aims to assess initiatives aimed at improving fourth grade students' Qur'an reading ability at DTA Asy-Syifa Permata through the Iqra' technique. This research uses qualitative methodology through case studies, focusing on teachers and students as the main subjects. The data obtained consisted of interviews, direct observation at school, and documentation, which were then evaluated thematically. The study concluded that the Iqra technique improves students' ability to read the Qur'an through various stages. Nonetheless, internal and external obstacles, including students' lack of aptitude and motivation from educators and parents, must be overcome through initiatives such as implementing regular Qur'ānic reading practice using the Iqra' method, using creative and innovative educational media, giving praise to students, and gaining a deeper understanding of students' abilities and personalities.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER ISLAMI PESERTA DIDIK DI SMPN 1 KARAWANG Neng Nila Nursafaat; Rebi Hadinata; Muhlis Imzani Taman Najib; Agus Fudholi; Ajat Sudarajat
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.16956

Abstract

Education plays a vital role in shaping students' character. In the school environment, the development of Islamic character is carried out through collaboration between teachers and the school community by integrating religious values into various activities. Education is not only focused on transferring knowledge but must also instill faith, build character, and develop students' potential according to religious teachings, particularly the Qur'an for Muslims. Islamic character encompasses responsibility, honesty, independence, discipline, and mutual respect. This study aims to examine the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in shaping students' Islamic character at SMPN 1 Karawang. This qualitative descriptive research was conducted on August 7, 2024. The results show that PAI teachers act as mentors, educators, and motivators. As mentors, they foster positive habits through habituation methods, such as congregational prayers and Quranic recitation activities. As educators, they serve as role models by demonstrating Islamic attitudes and behavior. As motivators, they encourage students to learn, maintain worship practices, and optimize their potential. Effective development of Islamic character can help students become individuals with noble morals both in school, family, and society. However, observations indicate ongoing challenges in implementing Islamic character, such as a lack of politeness and self-confidence. Therefore, strengthening the role of PAI teachers is crucial to nurturing a generation with strong Islamic character and integrity.