Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PERAN GURU DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SMK TARUNA KARYA 2 KARAWANG Rahma Dilla Zainuri; Siti Masruroh
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6, No 01 (2023): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v6i01.4023

Abstract

Tujuan Pennelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru dalam membangun etika, nilai dan karakter peserta didik sehingga bisa mencetak dan membentuk generasi yang memiliki kepribadian yang baik. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subyek penelitian siswa-siswi SMK Taruna Karya 2 Karawang Tahun Pelajaran 2021/2022. Pengumpulan data dengan cara melalui observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian ini peneliti berharap agar dapat memberikan kontribusi dan manfaat bagi semua pihak yang terkait, terutama bagi siswa, memberikan motivasi bahwa belajar dengan membangun karakter siswa itu menyenangkan serta siswa dapat memperaktekannya dalam kehidupan sehari-hari, Bagi sekolah, sebagai masukan yang konstruktif dalam mengelola program pendidikan karakter di sekolah dan menjadi bahan sekaligus referensi bagi kepala sekolah, guru, komite sekolah dan seluruh warga sekolah dalam mengembangkan pendidikan karakter di sekolah.
INOVASI PENANGANAN KEKERASAN PADA PEREMPUAN DAN ANAK MELALUI PEMBINAAN AGAMA DAN MORAL DI KECAMATAN KLARI KABUPATEN KARAWANG Siti Masruroh; Qorrie Annisaa; Rahma Dilla Zainuri
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6, No 01 (2023): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v6i01.4024

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk; (a) untuk menambah wawasan masyarakat terutama perempuan dan anak agar memiliki pondasi agama dan nilai nilai moral yang tinggi untuk menghindari dan mencegah kekerasan baik secara fisik maupun non fisik. (b) mampu bersikap waspada dari ancaman dan kekerasan serta kejahatan dengan baik sebagai implikasi penanaman nilai agama dan moral dilingkungan keluraga dan masyarakat. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode pengambilan sample. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Metode analisis data dari penelitian ini adalah deskriptif. Dari hasil penelitian ini diharapkan kaum perempuan dan anak memiliki kemampuan menjaga diri dari sikap kekerasan
PERAN PEMBELAJARAN SOSIAL UNTUK ANAK USIA DINI DALAM PENGUATAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA DI SD NEGERI 1 TAMELANG Lusiana Rahmatiani; Siti Masruroh; Rahma Dilla Zainuri
BUANA ILMU Vol 8 No 1 (2023): Buana Ilmu
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v8i1.6257

Abstract

Secara deskriptif analisis data, penelitian ini akan dibahas berdasarkan temuan dokumentasi dan observasi lapangan pengelolaan pembelajaran dalam proses pembelajaran sosial bagi siswa usia dini di SD Negeri 1 Tamelang. Keterampilan sosial anak usia dini mengacu pada kapasitas anak untuk bersosialisasi atau terlibat dengan orang lain dalam konteks sosial dengan cara-cara tertentu yang sesuai sambil menghindari perilaku yang akan ditolak oleh lingkungan. Akibatnya, keterampilan sosial di awal kehidupan harus dikembangkan secara ideal untuk pertumbuhan masa depan, karena keterampilan sosial memengaruhi penerimaan siswa dalam kelompok, memungkinkan mereka untuk berkembang lebih jauh. Empati, kerja sama, akuntabilitas, dan daya saing yang sehat adalah semua aspek keterampilan sosial.
PANDANGAN AGAMA ISLAM DALAM UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT PADA PEMILU TAHUN 2024 Rahma Dilla Zainuri; Haerudin; Siti Masruroh; mit; Rebi Hadinata; Heri Sandi
BUANA ILMU Vol 8 No 2 (2024): Buana Ilmu
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v8i2.7237

Abstract

Pemilu adalah satu proses demokrasi yang harus dilaksanakan untuk memilih para pemimpin, baik sebagai wakil rakyat di lembaga legislatif (ahl al-halli wa al-‘aqdi) maupun kepala negara --presiden dan wakilnya-- yang disebut dengan khalifah. Untuk itu setiap warga negara wajib menggunakan hak pilihnya, dan khusus bagi umat Islam wajib memilih orang-orang yang terbaik, sesuai pilihan hati nuraninya masing-masing, tanpa adanya pengaruh, intimidasi dari partai politik manapun, baik partai nasional maupun partai lokal.
ISLAMIC EDUCATION AS THE SPIRITUAL AND MORAL FOUNDATION OF THE YOUNG GENERATION Mitra Sasmita; Agus Fudholi; Rahma Dilla Zainuri
Indonesian Journal of Education (INJOE) Vol. 4 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Education (INJOE)
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Islamic education system is central to the cultivation of values in young people especially given the present day modernisation and globalisation. In this particular study, the research approach adopted is that of literature review. The results showed that; (1) Integrating good moral values and ethics with Islamic teachings, (2) Preserving and self-affirming the spiritual core amidst global diaspora, (3) Outlining proper boundaries in contemporary moral issues, (4) Enhancing spiritual intelligence aside from emotional and intellectual intelligence. Some of the major challenges that have been reported are, the media and technological negatives, the secularized nature of education, and the disconnect between religion and education. Possible ways for improvement are: the adoption of a more comprehensive curriculum reform, enhancement of teachers’ skill levels, the integration of information technology in the teaching process, and the promotion of collaboration among educational establishments, parents, and society. Thus, Islam education has a great promise in producing well-rounded morally upright and strong minded young individuals. And to enhance the relevance and efficacy of purpose of Islamic education in developing young people on the various aspects needed to be competitive in the future is to introduce the education into its current context.
Model Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Modern Mitra Samita; Ifah Khadijah; Usep Suherman; Rahma Dilla Zainuri; Haerudin Haerudin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4699

Abstract

Research on Islamic Religious Education (PAI) curriculum and learning is a strategic instrument in encouraging innovation in Islamic education amidst the dynamics of scientific and technological developments and social change. This article aims to analyze the concept of developing PAI curriculum and learning research, identify key issues faced in educational practice, and formulate a relevant and applicable research development model. The study results indicate that the development of PAI curriculum and learning research needs to be directed at integrating revealed values with modern pedagogical approaches in a systematic and sustainable manner. This concept positions Islamic Religious Education (PAI) not only as a means of transferring religious knowledge, but also as a process of character formation, strengthening faith, and fostering social responsibility in students. The main problems faced in developing Islamic Religious Education (PAI) curriculum and teaching include low innovation in learning methods, limited competency and resources of educators and researchers, a lack of relevance of the material to technological developments and social contexts, and a lack of research based on the real needs of students.  Therefore, this article recommends a model for developing Islamic Religious Education curriculum and learning research that combines Research and Development (R&D), Design-Based Research (DBR), and Action Research approaches with Islamic educational principles. Implementation of this model is carried out through stages of trial and error, reflection, and continuous evaluation. Thus, Islamic Religious Education curriculum and learning research is expected to improve learning effectiveness, encourage educational innovation, and realize the goals of Islamic education in developing knowledgeable, faithful, and morally upright individuals.
Model-model Pembelajaran Inovatif sebagai Implementasi Kurikulum PAI yang Responsif terhadap Perubahan Zaman Rahma Dilla Zainuri; Ifah Khadijah; Haerudin Haerudin; Mitra Sasmita
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4700

Abstract

Perubahan zaman yang ditandai oleh perkembangan teknologi digital, globalisasi, dan dinamika sosial menuntut Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk beradaptasi melalui kurikulum dan strategi pembelajaran yang inovatif. Kurikulum PAI tidak hanya berfungsi sebagai pedoman materi ajar, tetapi juga sebagai instrumen pembentukan karakter, sikap religius, dan kompetensi abad ke-21 peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji berbagai model pembelajaran inovatif sebagai bentuk implementasi kurikulum PAI yang responsif terhadap tuntutan perubahan zaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan, meliputi kajian kurikulum PAI, teori pembelajaran inovatif, serta praktik pembelajaran PAI di era digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model-model pembelajaran inovatif, seperti pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning), pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning), blended learning, dan pembelajaran kolaboratif, mampu meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik, pemahaman nilai-nilai keislaman, serta integrasi antara aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Selain itu, model pembelajaran inovatif mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, kreatif, dan berakhlak mulia dalam menghadapi tantangan kehidupan modern. Dengan demikian, implementasi model-model pembelajaran inovatif dalam kurikulum PAI menjadi strategi penting untuk mewujudkan pembelajaran yang relevan, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan karakter Islami di tengah perubahan zaman.