Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PELAKSANAAN KONSEP KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU MADRASAH DI MAN 1 GARUT Saepuloh, Eep; Salamah, Ummu; Munawaroh, Nenden
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 11 No. 1 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v11i1.1939

Abstract

This research analyzes the transformation of MAN 1 Garut into a leading madrasah through transformational leadership amidst intense educational competition. It aims to analyze the construction of concepts, implementation, and determinants, while reconstructing an effective leadership model to enhance institutional quality. Utilizing a descriptive qualitative method, data were collected through in-depth interviews with nine key informants, observation, and documentation, validated via triangulation.The results indicate that leadership is operationalized through a "Marathon Runner" philosophy, where the leader acts as a "Pacer" to maintain innovation consistency through a "Super Team" mechanism and "Silent Leadership" strategies. The power of "Spiritual Legitimacy" is proven to create emotional loyalty and a strong "Inner Contract" between the leader and staff. This transformation is empirically evidenced by international achievements at IMEC 2025 and the "MONTIME" work culture shift. Although hindered by bureaucratic rigidity, social capital in the form of public trust serves as the primary support. The novelty of this research is the formulation of the "Theocentric-Transformational Leadership Model Based on Exemplarity" (Imamiyah Leadership). This model synergizes modern management with spirituality to create sustainable quality, transcending conventional transformational models that tend to be secular.
Analisis Pertimbangan Hakim dalam Menjatuhkan Uqubat Cambuk Terhadap Pelaku Pelecehan Seksual Terhadap Anak (Studi Putusan 14/JN/2024/MS.LSK & 17/JN/2022/MS.Aceh) Zilfa, Cut Najwa; Salamah, Ummu
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hakim dalam menjatuhkan uqubat cambuk terhadap pelaku pelecehan seksual terhadap anak melalui studi Putusan Nomor 14/JN/2024/MS.Lsk dan Putusan Nomor 17/JN/2022/MS.Aceh. Penelitian menggunakan desain yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan konseptual. Bahan hukum primer meliputi Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta putusan pengadilan terkait, yang dianalisis secara kualitatif melalui pendekatan normatif-komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara yuridis hakim memiliki kewenangan menjatuhkan uqubat cambuk sebagai kekhususan hukum jinayat Aceh. Namun, dalam praktiknya, pertimbangan hakim lebih menitikberatkan pada aspek retributif dibandingkan perlindungan dan pemulihan korban. Putusan yang dikaji cenderung mengabaikan instrumen hukum nasional dan pedoman Mahkamah Agung yang menekankan pidana penjara berat serta rehabilitasi korban. Perbedaan antara penderitaan fisik pelaku dan trauma psikologis korban anak belum menjadi pertimbangan utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penjatuhan sanksi seharusnya tidak hanya berorientasi pada keadilan formal-prosedural, tetapi juga mengintegrasikan keadilan restoratif dan jaminan perlindungan hak anak secara komprehensif.
Implementasi Zakat Penghasilan sebagai Pengurang Pajak (Penguatan Literasi Fiskal dan Tata Kelola Lembaga Zakat di Kota Samarinda) Mubarak, Ahmad Habibie; Salamah, Ummu
Abdimas Mandalika Vol 5, No 3 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i3.37974

Abstract

Abstract: The implementation of income-based zakat as a deductible component of taxable income integrates both religious and national fiscal obligations. This policy has a strong legal foundation through laws governing zakat management and income tax. However, in practice, the utilization of zakat as a tax deduction remains suboptimal and ineffective. This article aims to analyze the implementation of the income zakat policy as a tax deduction in Samarinda City, with a focus on public fiscal literacy and the governance of zakat institutions. The study employs a socio-legal approach through community service activities, including socialization programs, focus group discussions, and administrative assistance involving BAZNAS, Islamic charitable institutions (LAZ), Zakat Collection Units (UPZ), the Tax Service Office, and Muslim workers. The findings indicate that the main obstacles to implementation lie in the low level of taxpayers’ understanding of the administrative mechanisms of zakat as a taxable income deduction, limited integrated socialization, and the absence of an integrated zakat and tax information system. Nevertheless, zakat institutions in Samarinda have demonstrated efforts toward professionalization through improved record-keeping systems and the digitalization of services. Strengthening fiscal literacy, enhancing inter-institutional coordination, and developing integrated data systems are key to optimizing the role of zakat as an instrument of social justice and a support for national fiscal policy.Abstrak: Implementasi zakat penghasilan sebagai pengurang PKP mengintegrasikan kewajiban keagamaan dan fiskal nasional. Kebijakan ini memiliki landasan hukum kuat melalui undang undang pengelolaan zakat dan pajak penghasilan. Namun dalam praktik pemanfaatan zakat sebagai pengurang pajak masih belum optimal dan efektif. Artikel ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan zakat penghasilan sebagai pengurang pajak di Kota Samarinda dengan menitikberatkan pada aspek literasi fiskal masyarakat dan tata kelola lembaga zakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-sosiologis melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang meliputi program sosialisasi, diskusi kelompok terarah, serta pendampingan administratif dengan melibatkan BAZNAS, Lembaga Amil Zakat (LAZ), Unit Pengumpul Zakat (UPZ), Kantor Pelayanan Pajak, serta pekerja Muslim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama implementasi terletak pada rendahnya tingkat pemahaman wajib pajak terhadap mekanisme administratif zakat sebagai pengurang PKP, terbatasnya sosialisasi yang terintegrasi, serta belum tersedianya sistem informasi zakat dan pajak yang terintegrasi. Meskipun demikian, lembaga zakat di Kota Samarinda telah menunjukkan upaya profesionalisasi melalui perbaikan sistem pencatatan dan digitalisasi layanan. Penguatan literasi fiskal, peningkatan koordinasi antarlembaga, serta pengembangan sistem integrasi data menjadi kunci untuk mengoptimalkan peran zakat sebagai instrumen keadilan sosial dan pendukung kebijakan fiskal nasional.     
Metode Private Learning dalam Pembelajaran Calistung Sebagai Upaya Pemberantasan Buta Aksara dan Meningkatkan Literasi dan Numerasi Untuk Anak Sekolah Dasar Rohmah, Munzilatur; Rahandi, Vania Zulfiani; Salamah, Ummu; Sabrina, Fionna Ayu; Wijaya, Andhega
Dedikasi: Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 2 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/dedikasi.v2n1.p7-15

Abstract

Desa Karas terletak di Kecamatan Karas Kabupaten Magetan Jawa Timur. Tiga sekolah dasar yang menjadi pilar pendidikan di kecamatan Karas untuk menempuh pendidikan dasar yaitu di SDN Karas 1, SDN Karas 2, dan SDN Karas 3. Terbatasnya jumlah guru sebagai fasilitator dalam proses kegiatan belajar mengajar mengakibatkan kurangnya kemampuan peserta didik dalam membaca, menulis, dan berhitung (calistung) di sekolah-sekolah tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melaksanakan program kerja Pemberantasan Buta Aksara atau Calistung. Calistung adalah suatu program yang diadakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-Tematik) sebagai bentuk kontribusi dalam membantu guru untuk meningkatkan kemampuan, pemahaman, serta semangat belajar peserta didik dalam kegiatan membaca, menulis, berhitung. Metode yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui metode pembelajaran calistung dengan private learning yang dikategorikan berdasarkan kemampuan, sampel dari penelitian ini sendiri merupakan siswa sekolah dasar kelas 1 hingga kelas 6 selingkung Desa Karas. Hasil yang di dapat yaitu kegiatan pemberantasan buta aksara atau calistung dengan metode private learning ini efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca, menulis dan berhitung. Hal tersebut selaras dengan didukung pernyataan langsung oleh beberapa wali kelas yang mengatakan bahwa mereka sangat terbantu dengan adanya program pemberantasan buta aksara atau calistung.