Articles
The Effect Of The Number Of Blades And Pulleys Of The Banana Cutting Machine
Maulana, Alvian Candra;
Fauzi, Ah. Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 6 No. 2 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL INOVASI TEKNOLOGI TAHUN 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v6i2.2608
Mesin pemotong pisang merupakan mesin yang dibuat untuk memotong pisang secara tipis-tipis dengan ukuran tebal 2 mm menggunakan 2 mata pisau untuk pembuatan keripik pisang dengan bentuk irisan atau potongan pisang yaitu vertikal dan horizontal. Dalam peneleitian analisa pengaruh jumlah mata pisau dan diameter pulley terhadap kinerja mesin pemotong pisang dengan tahapan yaitu studi literatur, desain alat, perakitan komponen mesin, dan kesimpulan. Hasil penelitian pengarum jumlah mata pisau dan diameter pulley didapatkan pengaruh yang signifikan mata pisau 2 dengan mata pisau 1 terhadap hasil irisan pisang, dan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap diameter pulley 100 mm dan diameter pulley 300 mmterhadap hasil irisan pisang.
Perancangan Model Elemen Pemanas Pada Penggoreng Keripik Pisang Kapasitas 4 Kg
Lutfi, Muhammad;
Fauzi, Ah. Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 6 No. 2 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL INOVASI TEKNOLOGI TAHUN 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v6i2.2610
Pisang, nama latin musap Paradise ini adalah jenis buah tropis yang sangat umum. Ini terutama diproduksi di Indonesia. Di Jawa, kapasitas produksi tahunan Madura adalah sekitar 180.153 ton. Ada aneka buahpisang sering di sajikan dalam bentuk keripik. Pada penelitian pertama yang menggunakan kompor gas proses pemanas terlalu lama. Untuk mengatasi hal tersebut, Penulis merancang wajan dengan menggunakan elemen/heater, hasil dari perancangan ini adalah dalam proses penggorengan 4 kg dan di butuhkan waktu 30 menit.Untuk mencapai suhu 130°C dalam satuan watt adalah 0,629 kWH. Daya maksimum elemen pemanas adalah 2200 watt atau 2,2 kW. Elemen pemanas yang di pakai dalam perancangan ini sangat memungkinkan energi yang di butuhkan.
Analisa Kebutuhan Daya Pada Alat Penggorengan Keripik Pisang Kapasitas 4 Kg
Solachudin, Muchamat Agus;
Fauzi, Ah. Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 6 No. 2 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL INOVASI TEKNOLOGI TAHUN 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v6i2.2613
Proses perhitungan kebutuhan daya pada penggoreng keripik agar mengetahui daya dari mesin penggoreng keripik pisang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui berapa daya yang dibutuhkan dan pengaruhnya pada mesin penggoreng keripik pisang kapasitas 4 kg. Proses pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi observasi dan wawancara dari ketiga data tersebut direduksi, penyajian data dan analisa data. Lalu selanjutnya langkah diambil peneliti adalah analisis data meggunakan rumus penghitungan daya pada penggoreng. Penelitian ini berguna untuk memahami dalam bidang akademis diharapkan dapat mengetahui bahwa hasil dari perhitungan daya pada mesin penggoreng keripik pisang kapasitas 4 kg dapat bekerja dengan efisien. Secara praktis
Analisa Kebutuhan Daya Pada Alat Pemeras Kelapa Kapasitas 20 Kg/Jam
Nugraha, Febry Tri Wirya;
Fauzi, Ah. Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 6 No. 2 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL INOVASI TEKNOLOGI TAHUN 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v6i2.2617
Secara umum, buah kelapa dikenal sebagai coconut orang belanda menyebutnya kokoosnot atau kloper, sedangkan orang Prancis menyebutnya cocotier. Di Indonesia kelapa biasanya disebut krambil atau kelapa. Proses mendapatkan santan alami yang segar itu sendiri cukup sulit dikarenakan proses pemarutan kelapa dan proses pemerasan hasil parutan tersebut akan menguras waktu dan tenaga yang cukup banyak jika dilakukan secara manual. Tujuan dalam penelitian ini yaitu menganalisa kebutuhan daya pada mesin pemeras kelapa. Metode yang digunakan diantaranya dokumentasi, studi literature, dan observasi dilapangan. Berdasarkan analisa data dapat diketahui jumlah gaya seluruhnya 343,3 N hasil dari perhitungan torsi sebesar 17,16 Nm dan Rpm yang digunakan pada mesin pemeras 20 Rpm. sehingga diperoleh hasil dari kebutuhan daya mesin pemeras kelapa sebesar 0,06 Hp atau 44,7 watt, dari perhitungan tersebut maka motor dengan daya 0,25 Hp dapat digunakan untuk menggerakan mekanisme screw pemeras.
Design And Construction Of Touch Buildering With Thread System For Home Industry
Kurniawan, Irfan Angga;
Fauzi, Ah. Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 6 No. 2 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL INOVASI TEKNOLOGI TAHUN 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v6i2.2628
Tahu bulat merupakan salah satu makanan khas kota Tasikmalaya yang cukup popular. Tahu bulat diolah dengan cara digoreng sehingga rasanya tampil gurih dan sangat lezat. Salah satu UMKM dalam membutuhkan inovasi dalam memproduksi tahu bulat Usaha Mikro Kecil Menengah Gudange Tahu Takwa (GTT) yang berada di Desa Toyoresmi,Kec.Ngasem. Dimana dalam proses produksi tahu bulat terbilang masih sederhana dan perlu penambahan inovasi alat, proses produksi ditempat ini masih mengandalkan tenaga manusia dan memerlukan bantuan sendok makan untuk membuat bulatan-bulatan tahu. Oleh karena itu melihat kendala yang dialami UMKM khususnya dalam pembuatan tahu bulat dibutuhkan perancangan alat Rancang Bangun Alat Pembuat Tahu Bulat Dengan Sistem Ulir untuk Industri Rumahan Kapasitas 250 butir/menit. Hasil dari perancangan ini akan mempermudah dan memperingankan pekerjaan pelaku usaha tahu bulat dalam proses pembuatan agar dapat hasil yang maksimal efektif dan efisien. Dari hasil penelitian alat ini menggunakan kecepatan 241 rpm untuk membuat 250 butir tahu bulat , 1butir tahu bulat memiliki berat 14gram maka proses pembuatan tahu dalam waktu 1 menit menghasilkan 250 butir membutuhkan 3,5Kg
Analisa Komposisi Bahan Pupuk Kompos Dari Sampah Organik
Windanu, Candra Arisqi;
Fauzi, Ah. Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 7 No. 2 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL INOVASI TEKNOLOGI TAHUN 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v7i2.3494
Mesin pembuat pupuk kompos dari sampah organik mesin yang dibutuhkan untuk mempermudah dalam pembuatan kompos secara efektif dan efisien bagi masyarakat yang ingin mengolah sampah organik menjadi kompos. Adapun Hasil analisa komposisi bahan dan hasil bahan pembuat kompos pembuat kompos dari sampah organik didapatkan data dari 3 percobaan pada mesin pencacah menyimpulkan hasil cacahan yang bagus dengan waktu 5 menit yaitu pada percobaan ketiga dengan bahan sampah organik berjumlah 25 kg. Hasil cacahan sampah organik didapat sudah cukup memenuhi target yang di harapkan. Untuk analisa komposisi bahan dan hasil bahan pembuat kompos dari sampah organik diperoleh data dari 3 percobaan menggunakan bahan sayuran yang sudah tercacah sebanyak 23,5 kg, ditambahkan tanah 15, dan arang sekam 10 kg dengan waktu 1 menit didapatkan hasil bahan yang tercampur sudah cukup tercampur dengan merata. Dari tabel output analisis of varian (ANOVA) dapat disimpulkan bahwa nilai F hitung = 92475.980 dengan tingkat signikasi sebesar 0.002 < 0.05 maka dapat kita ketahui bahwa ada pengaruh dari variabel X (Berat Bahan) terhadap variabel Y (Berat Hasil).
Rancang Bangun Alat Pencacah Sampah Organik Berkapasitas 25 kg/ 10 Menit
Rezza, Ilham Masykuri;
Fauzi, Ah Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 7 No. 2 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL INOVASI TEKNOLOGI TAHUN 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v7i2.3495
Pengolahan sampah organik untuk keperluan pembuatan kompos dapat dilakukan secara sederhana. Sampah berupa dedaunan dimasukan ke dalam mesin pencacah sampah agar ukuran sampah menjadi lebih kecil sehingga memudahkan dalam proses decomposing dengan bantuan mikrobakteri pengurai untuk hasil yang maksimal.. Rancang bangun alat pencacah sampah organik menggunakan pendekatan perancangan dengan mendesain alat dengan sedemikian rupa agar mudah digunakan dengan menggunakan agar lebih efisien dan menghasilkan hasil cacahan yang maksimal. Mesin pencacah sampah ini dirancang dengan mekanisme shreder dimana sampah yang dimasukan akan tertarik, terpotong dan tercacah sehingga menjadi serpihan kecil. Hasil uji coba dari mesin pencacah sampah organik berkapasitas 25kg/10 menit, ini dijalankan pada beberapa tahap pengujian alat apakah sudah sesuai dengan desain, pengoprasian alat yang dihasilkan dengan waktu yang diinginkan. Dengan spesifikasi alat tabung pencacah berdiameter 85x45x50cm dengan tebal 0,7mm dan pisau pencacah berdiameter 2cm dan ketebalan pisua pencacah 3mm dengan putaran rpm sebesar 360rpm.
Rancang Bangun Mesin Pengaduk Sampah Organik Berkapasitas 50 Kilogram/Menit
Ferdiansyah, Rafi Tegar;
Fauzi, Ah Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 7 No. 3 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL INOVASI TEKNOLOGI TAHUN 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v7i3.3584
Rancang Bangun Mesin Pengaduk Sampah Organik Berkapasitas 50 Kilogram/Menit,Rancang bangun mesin pengaduk sampah organik berkapasitas 50 kilogram/menit ini menggunakan pendekatan perancangan dengan mendesain alat yang simple agar mudah digunakan agar lebih efisien waktu. Mesin pengaduk sampah organik ini dengan bahan tabungnya menggunakan plat besi dengan tebal 0,7mm dan dimensi panjangnya 1000 mm, mempunyai lebar 850 mm, dan tingginya 900 mm serta memiliki poros pengaduk yang panjangnya 1120 mm dengan hook pengaduk berjumlah 4 biji dibuat melingkar dengan ketebalan 5 mm yang mempunyai bahan plat besi strip. hasil rancangan mesin berdimensi 1000mm x 850mm x 900mm dengan menggunakan plat besi ukuran 0,7mm dan spesifikasi hook mixer panjang poros 1100mm dengan diameter 40mm dan ketebalan hook mixer 5mm dan panjang 580mm lebar 25mm dengan menggunakan material plat strip dan berdasarkan hasil pengadukan yang maksimal terdapat pada pengjian ketiga yaitu mesin pengaduk mampu mengaduk sampah organik dengan kapasitas 48,5kg/menit.
Perancangan Sistem Penggerak dan Pisau Pada Mesin Perajang Keripik Umbi Mbote Semi Otomatis Kapasitas 1kg/Menit
Triwibowo, Yuda;
ah sulhan fauzi
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 9 No. 2 (2025): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/8pp6rm27
Penelitian ini bertujuan merancang sistem penggerak dan pisau pada mesin perajang keripik umbi mbote semi otomatis dengan kapasitas 1 kg/menit. Sistem penggerak menggunakan motor listrik 0,5 HP dengan transmisi puli dan sabuk V-belt yang dirancang untuk menghasilkan putaran pisau sebesar 200 rpm. Pisau perajang berbahan stainless steel tipe 304 dirancang untuk menghasilkan irisan seragam dengan ketebalan 1,5–2 mm. Hasil perhitungan daya, torsi, dan umur bantalan menunjukkan bahwa sistem bekerja dalam batas aman dan efisien, dengan estimasi umur bantalan lebih dari 10.000 jam. Uji kinerja membuktikan bahwa mesin mampu bekerja stabil, efisien, dan mudah dioperasikan. Mesin ini cocok untuk mendukung industri kecil pengolahan pangan berbasis umbi lokal.
Rancang Bangun Sistem Transmisi Mesin Pemipil Jagung Kapasitas 1 Ton/Jam Dengan Penggerak Diesel 7 Hp
Rahmatulloh, Achmad Nizar Nasib;
Ah. Sulhan Fauzi
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 9 No. 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/e6rmnj37
Jagung memiliki peran penting dalam membantu pertumbuhan hewan dan meningkatkan kualitas hasil ternak. Dalam memenuhi permintaan pasar yang besar terhadap jagung maka dibuatalah rancangan mesin pemipil jagung dengan kapasitas 1 ton/jam supaya mempercepat dan mempermudah mengolah jagung. metode penelitian ini dilakukan dengan observasi dan melakukan pengumpulan data melalui studi literatur. Hasil perancangan sistem transmisi mesin pemipil jagung memiliki perbandingan rasio 10:20 menghasilkan putaran pisau pemipil menjadi 1300 rpm.Tegangan geser izin poros pisau pemipil 2,2 kg/mm2 dan momen puntir rencana sebesar 1955,5 kg/mm2 sehingga diketahui munimum diameter poros 29,5 mm. Pasak yang digunakan memiliki dimensi panjang 7,5 mm lebar 5 mm dan panjang sabuk yang dipakai 139,6 cm. Nilai gaya yang terjadi 303,8 N, kemudian beban torsi sebesar 20,6 Nm, serta memiliki kecepatan sudut sebesar 136 rad/s, daya yang dikeluarkan motor penggerak untuk mengoprasikan alat pemipil jagung adalah 2801.8 watt atau 3,7 HP.