Kediri merupakan daerah dengan hasil pertanian yang beragam, salah satu komoditas unggulannya adalah jagung berkualitas tinggi. Jagung tidak hanya menjadi sumber pangan alternatif yang kaya akan karbohidrat, tetapi juga dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan ternak, seperti ayam, sapi, dan kambing. Namun, dalam praktiknya, proses pemipilan jagung di UMKM milik Bapak Hj. Tommy masih dilakukan dengan mesin berkapasitas kecil dan teknologi sederhana, yang menyebabkan proses produksi kurang efisien dalam hal waktu, tenaga, dan biaya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang (redesain) rangka mesin pemipil jagung agar mampu meningkatkan kapasitas produksi hingga 1 ton per jam, meminimalkan kerusakan biji, mempercepat pemisahan dari tongkol, dan mengurangi kelelahan fisik pekerja. Redesain dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan permasalahan di lapangan, menggunakan material besi kanal UNP yang dinilai lebih kuat, stabil, dan tahan terhadap beban kerja. Pengujian diperlukan untuk memastikan performa mesin sesuai kebutuhan pasar dan standar operasional. Hasil redesain ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja, menekan biaya produksi, serta mendorong inovasi dan keberlanjutan sektor pertanian di kalangan UMKM.