Articles
Tempat Pemotongan Media Tanam Pembibitan
Rohmatulloh, Aksin;
Fauzi, Ah. Sulhan;
Ilham, M. Muslimin
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1080
Indonesia sebagian besar masyarakatnya bekerja dibidang pertanian, oleh sebab itu untuk menunjang kegiatan pertanian sangat dibutuhkan alat dan mesin pertanian. Seperti yang kita lihat saat ini masih banyak para petani menggunakan alat dan mesin pertanian berteknologi sederhana untuk kegiatan dibidang pertanian. Dalam hal ini, perlu untuk menciptakan sebuah alat mesin dengan inovasi baru terhadap penyetiman bibit yang belum digunakan dalam bidang pertanian maupun perkebunan. Adanya teknologi mesin yang akan dirancang ini memiliki tingkat efektifitas yang tinggi terhadap pengolahan tanah, dimana mesin ini memiliki lima kegunaan, yaitu mixer pencampur tanah dan air, mesin spiral pendorong tanah, mesin konveyor penata media tanam pembibitan tanah, tempat pemotongan media tanam pembibitan, dan pemotong media tanam pembibitan sembilan pisau. Mesin pencetak media tanam pembibitan adalah mesin yang berfungsi untuk mencetak media tanam pembibitan dalam bidang pertanian guna untuk mempermudah dan mempercepat pekerjaan manusia. Petani akan lebih cepat dalam pembuatan media tanam karena mesin ini dapat langsung mencatak media tanam dengan cepat dan lebih banyak, sehingga para petani dapat menghemat waktu dan tenaga lebih banyak. Terciptanya inovasi mesin tersebut akan menghasilkan bentuk tanah yang di inginkan. Kegunaan masing-masing alat yang terdapat dalam satu mesin tersebut tentu sangat bermanfaat dan menjadikan produktivitas semakin efektiv dan efisien.
Mesin Spiral Pendorong Tanah Media Tanam Pembibitan
Prayogo, Yogi Suryo;
Fauzi, Ah. Sulhan;
Ilham, M. Muslimin
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1081
Perancangan ini di latar belakangi masih banyaknya pelaku UMKM yang masih menggunakan tenaga manual manusia. Permasalahan dari perancangan ini adalah Bagaimana rancang bangun alat pengisi tanah (spiral) pada plastik rol media tanaman yang efisien dan dapat cepat mengisi tanah pada plastik. Perancangan alat pengisi tanah (spiral) ini melalui beberapa tahap – tahap langkah perancangan, tahap pertama adalah mulai, study literatur untuk dijadikan referensi untuk pembuatan alat ini. Untuk desain alat pengisi tanah ini di buat dengan konstruksi yang simple dan efisien, sebab alat pengisi tanah sebelumnya hanya bisa mengisi satu persatu pengisian tanah. Maka dari sini menciptakan mesin pengisi tanah (spiral) pada plastik rol media tanam. Menggunakan screw conveyor yang mengambil desain awal dari proses pengemasan padi atau gabah setelah proses penjemuran dengan memodifikasi menjadi empat alur spiral dalam satu rangka yang digerakan oleh motor listrik 0,5 Hp melaui gearbox WPA 40 dengan rasio 1:60 untuk mendapatkan putaran yang diinginkan.
Analisis Temperatur Terhadap Hasil Pengeringan pada Mesin Pengering Cengkeh
Setiawan, Bayu;
Ilham, M. Muslimin;
Fauzi, Ah. Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1082
Cengkeh termasuk komoditi hasil pertanian dengan nilai jual tinggi, bersifat musiman. Penanganan paska panen cengkeh di tingkat petani biasanya dilakukan secara tradisional. Cuaca mendung, hujan dan saat malam hari menyebabkan tidak tersedianya energi surya sehingga pengeringan segera dilakukan setelah pemanenan, karena keterlambatan pengeringan akan berakibat buruk terhadap kualitas cengkeh perlu digantikan oleh mesin pengering cengkeh. Penelitian tentang temperatur terhadap hasil pengeringan optimal pada mesin pengering cengkeh telah dilakukan. Untuk mendapatkan hasil pengeringan cengkeh dengan kualitas yang baik pada mesin pengering cengkeh diperlukan pengaturan temperatur mesin pengering cengkeh. Upaya memaksimalkan kualitas hasil pengeringan adalah konsep yang akan dianalisa pada penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung temperatur mesin pengering cengkeh agar hasil pengeringan yang optimal. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. hasil pengujian pengeringan yang telah dilakukan didapatkan hasil kadar air terendah yaitu 6,3% pada temperatur pengeringan 75ºC dan kadar air tertinggi yaitu 8,9 pada temperatur pengeringan 40ºC sehingga terdapat perbedaan kadar air yang signifikan pada saat temperatur pengeringan berbeda, dari hasil perhitungan temperatur pada mesin pengering cengkeh temperatur yang tinggi cukup baik digunakan untuk hasil pengeringan yang maksimal.
Perancangan dan Perakitan Mesin Pencacah Bulu Ayam
ma’arif, Faizzal;
Ilham, M. Muslimin;
Fauzi, Ahmad Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1083
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pengolahan limbah bulu ayam, dalam memanfaatkan limbah bulu ayam yang ada di sekitar kita menjadi pupuk organik yang bisa di manfaatkan di sektor pertanian, untuk mengetahui efektivitas pemberian solusi dari pendaur ulang limbah bulu ayam yang membantu peternak dalam memanfaatkan limbah bulu ayam menjadi pupuk organik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mesin pencacah bulu ayam. Pengumpulan bulu ayam dari peternak akan di daur ulang menjadi pupuk organik, yang bermanfaat di sektor pertanian. Berdasarkan pendaur ulangan limbah bulu ayam ini diharapkan bisa mengurangi pencemaran, manfaat program ini juga dapat memberikan solusi yang bermanfaat kepada peternak. Sehingga dapat di pastikan apakah benar bermanfaat mesin pencacah bulu ayam ini bagi peternak. Solusi peneliti ini bukan mengatasi pencemaran limbah bulu ayam, melainkan dapat mengurangi pencemaran limbah bulu ayam ini. Atas dasar progran ini peneliti bisa mengurangi limbah bulu ayam dan pada program ini peneliti menunjukkan bahwa bulu ayam ini bukan hanya sampah tapi dapat di olah menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi pertanian.
Rancang Bangun Pemindah Putaran Mesin Pengering Cengkeh
Orlando, Pindy Thio;
Ilham, M. Muslimin;
Fauzi, Ah. Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1085
Penanganan panen cengkeh ditingkatkan petani pada umumnya dilakukan secara tradisional, tradisional dalam artian masih mengandalkan tenaga manusia dan pemanfaatan cuaca di sekitar tempat tinggal. Jadi berhasil atau tidaknya pengolahan cengkeh sangat dipengaruhi oleh kedua hal tersebut selain itu membutuhkan waktu yang cukup lama karena keadaan cuaca yang tidak menentu pengeringan bunga cengkeh dengan cara alami (penjemuran), untuk mencapai tingkat kekeringan sesuai keinginan pasar. Penjemuran cengkeh memakan waktu kurang lebih 3 – 4 hari, tetapi bila musin hujan bisa lebih lama lagi. Didusun Sumber Desa Prigi Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek pengeringan cengkeh dengan media asap api ada beberapa kelemahan, antara lain adalah temperatur sulit dikontrol dan harus membalik cengkeh disetiap waktu agar tidak gosong, namun selain kelemahan juga memiliki keungulan yaitu tidak membutuhkan listrik. Apa bila pengeringan cengkeh dilakukan menggunakan mesin pengering, udara digunakan sebagai media panas, caranya udara tersebut dialirkan dalam pipa yang dipanaskan oleh gas LPG, selanjutnya udara panas yang dihasilkan dialirkan menggunakan blower menuju kedalam ruang tabung cengkeh, dengan cengkeh yang digerakkan menggunakan screw.
Rancang Bangun Sistem Pemanas Mesin Pengering Cengkeh
Anggara, Farizal Septian Dwi;
Ilham, M. Muslimin;
Fauzi, Ah. Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1086
Secara umum, apabila sinar matahari memancar terang, pengeringan bunga cengkeh dengan cara alami (penjemuran), untuk tingkat kekeringan sesuai keinginan pasar, Penjemuran cengkeh memakan waktu kurang lebih 3 – 4 hari, tetapi bila musin hujan bisa lebih lama lagi. Didusun Sumber Desa Prigi Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek pengeringan cengkeh dengan media asap api ada beberapa kelemahan. antara lain adalah temperatur sulit dikontrol dan harus membalik cengkeh disetiap waktu agar tidak gosong, namun selain kelemahan juga memiliki keungulan yaitu tidak membutuhkan listrik. Apabila pengeringan cengkeh dilakukan menggunakan mesin pengering, udara digunakan sebagai media panas, caranya udara tersebut dialirkan dalam pipa yang dipanaskan oleh gas LPG, selanjutnya udara panas yang dihasilkan dialirkan menggunakan blower menuju kedalam ruang tabung cengkeh. Pada perancangan ini, perancng ingin membuat suatu alat pemanas mesin pengering cengkeh yang yang mengunakan panas dari kompor semawar yang dapat menghasilkan suhu 70°C untuk mengeringkan cengkeh selama 3 jam dengan kapasitas 15 Kg dalam sekali proses.
Rancang Bangun Sistem Pendingin Cengkeh Menggunakan Blower
Prasetyo, Kurnia Andi;
Ilham, M. Muslimin;
Fauzi, Ah. Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1087
Didusun Sumber Desa Prigi Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek pengeringan cengkeh dengan media asap api ada beberapa kelemahan, antara lain adalah temperatur sulit dikontrol dan harus membalik cengkeh disetiap waktu agar tidak gosong, namun selain kelemahan juga memiliki keungulan yaitu tidak membutuhkan listrik.Apa bila pengeringan cengkeh dilakukan menggunakan mesin pengering, udara digunakan sebagai media panas , caranya udara tersebut dialirkan dalam pipa yang dipanaskan oleh gas LPG , selanjutnya udara panas yang dihasilkan dialirkan menggunakan blower menuju kedalam ruang tabung cengkeh, dengan cengkeh yang digerakkan menggunakan screw.Penambahan sistem pendingin pada mesin pengering cengkeh diharapkan dapat membantu dan mempermudah proses pengeringan. Sistem pendingin yang kita rancang ini berfungsi untuk mendinginkan cengkeh menggunakan blower yang sudah dikeringkan pada mesin pengering cengkeh..Sistem pendinginan cengkeh dengan menggunakan blower merupaka teknologi yang lebih maju. Dengan cara ini, cengkeh yang sudah dikeringkan menggunakan panas dari kompor gas didinginkan dengan blower mampuberjalan dengan baik. Pengujian menggunakan stopwatch dengan temperature 70°C yang diakibatkan oleh komporgas mampu diturunkan dengan temperature ruangan 28°C.
Rancang Bangun Tabung Pengering Cengkeh Kapasitas 15Kg
Susanto, Restu;
Ilham, M. Muslimin;
Fauzi, Ah. Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1088
Di kecamatan Watulimo kabupaten Trenggalek terdapat suatu sentral cengkeh. setiap tahunnya mereka panen cengkeh dalam skala kecil sampai besar. mereka tinggal memetik lalu di keringkan untuk mendapatkan nilai ekonomi dengan menjualnya. Saat musim penghujan datang, produksi dari cengkeh kering petani mulai menurun. Petani mengalami kesulitan dalam mengeringkan cengkeh basah hasil yang dikeringkan pada musim kemarau dengan bantuan matahari dengan lama pengeringan bisa mencapai 5 hari dengan rata-rata waktu penjemuran 8 hingga 10 jam setiap hari tergantung terik matahari. Bertambah lamanya pengeringan cengkeh tersebut mengakibatkan terjadinya antrian lahan untuk pengeringan cengkeh basah. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan sebuah alat yang dapat melakukan pengeringan dari hasil pertanian yang tidak dipengaruhi oleh cuaca dan juga dapat menghemat lahan dan waktu pengeringan. Oleh karena itu, pada tugas akhir ini akan dibuat sebuah alat untuk menggantikan proses penjemuran yaitu pengeringan cengkeh yang dilakukan menggunakan mesin pengering dengan menggunakan sistem penggerak motor listrik. Disini motor listrik sebagai penggerak utama untuk menggerakkan tabung yang didalamnya berisi cengkeh.
Rancang Bangun Sistem Penggerak Mesin Pengering Cengkeh Kapasitas 15 Kg
Saputra, Riski Angger;
Ilham, M. Muslimin;
Fauzi, Ah. Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1089
Melihat perubahan teknologi dari jaman sekarang dalam bidang bisnis memang merupakan primadona baru bagi masyarakat Indonesia menuntut kita untuk selalu berinovasi menciptakan sesuatu yang baru. Salah satu usaha yang menerapkan tenaga mesin dan manusia adalah usaha pengeringan cengkeh menggunakan sistem penggerak motor listrik, yang terletak di Dusun Sumber Desa Prigi Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek. Proses pengeringan cengkeh dengan sistem penggerak motor listrik yang dilakukan oleh usaha industri ini masih tradisional yaitu dengan memanfaatkan panas dari sidar matahari. Melihat hal itu akhirnya dibuatlah alat penggerak mesin pengering cengkeh. Tujuan perancangan ini adalah untuk merancang sistem penggerak menggunakan motor listrik yang akan dipasang pada alat mesin pengering ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan cara observasi dan wawancara. Hasil dari wawancara dan observasi adalah tingkat efisiensi dicapai ketika menggunakan mesin penggerak prngering cengkeh kapasitas 15 kg.
Design And Build A Coconut Grater Machine With A Capacity Of 20 Kg/Hour
Ramadhan, Fajar Riski Kurnia;
Fauzi, Ah. Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 6 No. 2 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL INOVASI TEKNOLOGI TAHUN 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v6i2.2601
Terciptanya Mesin Pemarut Kelapa Kapasitas 20 Kg/jam ini dilatar belakangi dari permasalahan yang ada di masyarakat yang memarut kelapa dengan cara manual atau menggunakan tangan saja yang dinilai tidak efektif dan efisien. Tujuan perancangan ini menghasilkan Mesin Pemarut Kelapa dengan Kapasitas 20 Kg/jam dan berdimensi Tinggi pemarut dari rangka atas 120 mm, Lebar pemarut 200 mm, Lebar rangka utama 300 mm, Tinggi rangka utama 400 mm, Tebal plat casing pemarut 1 mm, Diameter pulley pemarut 75 mm, Diameter pulley motor listrik 190 mm, menggunakan pengerak utama motor listrik 1 HP/ 750 Watt dengan kecepatan putaran 1400 Rpm dengan rasio 1:1 agar kecepatan untuk memarut tetap maksimal. Komponen penyusun mesin pemarut yaitu pertama Pulley berfungsi untuk mentransmisikan daya putaran dani motor menuju Vbelt ke Pulley yang akan digerakkan untuk mentransmisikan daya poros kemudian akan menggerakkan poros. Kemudian pemarut berputar sesuai putaran motor listrik untuk memarut kelapa agar parutan kelapa keluar. Mesin ini juga didukung dengan rangka yang terbuat dari besi hollow 3 x 3 cm memiliki ketebalan 1,6 mm. menggunakan poros pemarut yang terbuat dari baja ST 41, serta dimesi panjang 310 mm dan berdiameter 10 mm. Sehingga mesin pemarut kelapa ini mampu memarut kelapa.