Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analysis Of Moral Message On “Demi Lovato” Songs Lyrics Marsela; Abdul Rohman; Widi Syahtia Pane
Inquest Journal Vol. 1 No. 02 (2023): April
Publisher : Wadah Inovasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.555 KB) | DOI: 10.53622/ij.v1i02.168

Abstract

Background: While discussing a song's lyrics, the ability of the music to convey emotion immediately comes to mind. Usually, a song's lyrics give an account of the feelings or thoughts that go into it. Inspirational lyrics are good lyrics. Whether a song has an impact on the listener's ears depends on the phrases that make up the song. Rahim (2019) asserts that a word, expression, or sign that refers to or represents something and can be described in other words constitutes the meaning of music lyrics. Methodology: Research that is descriptive and frequently uses analysis is called qualitative research. According to Creswell (2014), the research design employed in this study is qualitative research. This is because the purpose of the research is to determine the meaning behind the lyrics of a song by Demi Lovato. Findings: The findings in this study are to answer the researcher's questions, the researcher listens or reads the song lyrics thoroughly and the data results are taken from the process of analyzing the moral message in the album "Let it go".
METODE PENANGKAPAN, JENIS DAN UKURAN LOBSTER YANG TERTANGKAP DI PERAIRAN SUKA MULYA, LABANGKA, SUMBAWA Marsela; Kautsari, Neri; Ahdiansyah, Yudi; Mardhia, Dwi; Bachri, Syamsul; Latuconsina, Husain
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 6 No. 3 (2022): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.6.3.293-304

Abstract

Perairan Desa Suka Mulya, Sumbawa adalah salah satu lokasi penangkapan lobster di Nusa Tenggara Barat. Saat ini, informasi terkait pola penangkapan, spesies dan ukuran lobster sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penangkapan, jenis dan ukuran lobster (Panulirus spp) yang ditangkap di perairan Desa Suka Mulya. Pola penangkapan ikan diperoleh dari hasil wawancara dengan nelayan. Sampel lobster diperoleh dari pedagang di Desa Suka Mulya. Pengamatan dilakukan terhadap jenis, panjang karapas dan bobot lobster, persentase lobster layak tangkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nelayan di Suka Mulya melakukan penangkapan lobster menggunakan alat tangkap jaring. Penangkapan hanya dilakukan setelah kegiatan bertani. Terdapat empat jenis lobster yang ditangkap yaitu Panulirus versicolor, Panulirus penicillatus, Panulirus homarus dan Thenus orientalis. Komposisi hasil tangkapan tertinggi diperoleh pada jenis Panulirus penicillatus. Ukuran panjang dan bobot pada jenis Panulirus penicillatus, Panuliris versicolor, P. homarus dan Thenus orientalis berturut-turut adalah 5,53 hingga 14,99 cm, 8,93 hingga 11,51 cm, 6,20 hingga 13,21 cm dan 22 ,40 cm. Jenis P. homarus memiliki berat berkisar 100-884 gram. P. penicillatus memiliki berat berkisar 80 hingga 1437 gram dan jenis P. versicolor memiliki berat berkisar 250 hingga 610 gram. Sekitar 66-93% termasuk layak tangkap. Kata kunci: lobster, panulirus, tangkapan lestari
Analisis Makna Konotatif dalam Kumpulan Puisi Museum Kehilangan Karya Wawan Kurniawan Marsela; Putri Yulyanti; Dodi Firmansyah
Metakognisi Vol 7 No 1 (2025): Metakognisi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Babunnajah Pandeglang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57121/meta.v7i1.295

Abstract

Makna konotatif adalah makna tambahan yang mengandung nilai rasa dalam sebuah teks. Penelitian ini menganalisis makna konotatif dari 17 puisi dari kumpulan puisi Museum Hilang karya Wawan Kurniawan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, karena hasilnya disajikan dalam bentuk narasi, bukan angka. Fokus penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan makna konotatif yang terkandung dalam kumpulan puisi "museum hilang" karya Wawan Kurniawan. Denzin dan Lincoln (dalam Ahmadi, 2014:14) berpendapat bahwa penelitian kualitatif memiliki fokus multimetodis, termasuk pendekatan interpretatif dan naturalistik untuk materi pelajaran. Hasil penelitian ini adalah penemuan 22 makna konotatif dari 17 puisi yang dianalisis. Makna konotatif memiliki makna tambahan yang dipengaruhi oleh unsur nilai rasa yang berasal dari respons emosional individu. Berdasarkan penjelasan di atas, untuk itu, peneliti menyarankan kepada pembaca untuk memahami makna konotasi yang terkandung dalam puisi, tidak hanya itu, pembaca juga perlu memahami gaya bahasa yang digunakan oleh penulis dalam karya sastra tersebut.
Implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 2 Kota Serang Marsela; Nabilah Azzahra Maulana; Tatu Hilaliyah
Metakognisi Vol 7 No 1 (2025): Metakognisi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Babunnajah Pandeglang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57121/meta.v7i1.304

Abstract

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, Kurikulum Merdeka hadir untuk menekankan pengembangan karakter dan kompetensi abad 21. Penelitian ini mengkaji adaptasi, kendala, dan capaian Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 2 Kota Serang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan percakapan dengan wakil kepala sekolah untuk kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada tantangan dalam penerapan kurikulum baru, seperti perlunya pelatihan guru dan sosialisasi orang tua, sekolah ini telah berhasil menerapkan pendekatan pembelajaran yang lebih fleksibel yang berfokus pada pengembangan kepribadian siswa. Asesmen formatif dan sumatif diprioritaskan untuk evaluasi pembelajaran, mendukung pemahaman dan penerapan materi siswa. Selain itu, kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua memainkan peran penting dalam keberhasilan implementasi kurikulum ini. Temuan ini juga menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran bagi siswa di seluruh Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan kebijakan pendidikan dan praktik pembelajaran di Indonesia yang lebih efektif dan relevan.
PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA PENYANGGAR DALAM RANGKA OPTIMALISASI PENDAPATAN ASLI DESA CIPTA KARYA Solikhin; Yoseph Erbito; Marsela
Mount Hope Economic Global Journal Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengharapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/mega.v2i3.624

Abstract

The purpose of this study is how to manage the Village-Owned Enterprise of Penyanggar in order to optimize the original income of Cipta Karya Village". The research method uses a qualitative approach. The data analysis technique uses an interactive model according to Miles and Huberman. Based on the results of the study, it can be concluded that the management of BUMDes Penyanggar is carried out in accordance with the AD/ADRT, requiring the contribution of BUMDes Penyanggar to the original income of Cipta Karya Village and maximizing the utilization of the existence of BUMDes Penyanggar so that it can provide direct benefits to the community of Cipta Karya Village, so that it can support the management of BUMDes Penyanggar in order to optimize the original income of Cipta Karya Village optimally, this can be seen from the existence of BUMDes Penyanggar in Cipta Karya Village has had a good impact on the Village Government and the community of Cipta Karya Village.
Digital Counter-Narrative Strategy: A Model for Preventing Radicalism Through Social Media Benny Erwin; Marsela
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 9 No 1 (2026): January
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33822/jep.v9i1.10619

Abstract

This research analyses the development of the 4C Model (Context, Communication, Collaboration, Connection) as a digital counter-narrative strategy to prevent the spread of radicalism on social media. This study uses a literature review of 25 journal articles published between 2015 and 2024 to develop a comprehensive strategic framework for digital radicalism prevention efforts. The research data were collected through a systematic review of academic articles from Google Scholar, focusing on digital counter-narrative strategies and social media radicalisation. The study adopted Chris Heuer's 4C framework in data analysis. The results show that the 4C Model offers an effective approach to developing digital counter-narrative strategies. Context emerges as the fundamental component determining implementation success, demonstrated through the importance of understanding audience characteristics and local context. Communication requires multimodal approaches and authentic storytelling, while multi-stakeholder collaboration proves crucial in building program credibility. Connection through active digital community building becomes key to program sustainability. The research provides practical recommendations for implementing the 4C Model in the Indonesian context, including the development of a local content database and a structured monitoring system. The Model requires continuous adaptation to the dynamic changes in the digital landscape and target audience characteristics.