Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Financial Distress, Opini Audit, Dan Aktivitas Komite Audit Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Sektor Transportasi dan Logistik Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2023) Deliana, Cindy Benedicta; Isynuwardhana, Deannes; Nurbaiti, Annisa
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap bisnis ingin menghasilkan uang sebanyak mungkin bagi para pemegang sahamnya. Meningkatkan nilaiperusahaan sangat penting untuk membantu bisnis apa pun mencapai tujuannya seefektif mungkin. Harga sahamperusahaan dan keinginan kuat investor untuk mengalokasikan uang tunai ke perusahaan tersebut menunjukkan nilaibisnis yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memastikan bagaimana aktivitas komite audit, kesulitankeuangan, dan perspektif audit berhubungan dengan nilai perusahaan. Bisnis di industri logistik dan transportasi yangterdaftar di BEI antara tahun 2020 dan 2023 merupakan target audiens penelitian ini. Pendekatan yang digunakandalam penelitian ini adalah kuantitatif. Selama periode empat tahun, penelitian ini mengumpulkan sampel dari 16organisasi menggunakan teknik purposive sampling. Ada 58 set data observasional secara keseluruhan setelahpengumpulan enam set data outlier. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel, yang ditanganioleh perangkat lunak Eviews 12. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kesulitan keuangan memiliki dampaksimultan pada nilai perusahaan, aktivitas komite audit, dan opini audit. Sebagian, nilai perusahaan tidak terpengaruhsecara signifikan oleh kesulitan keuangan sebagaimana ditentukan oleh Laba Per Saham (EPS) atau oleh aktivitaskomite audit sebagai pengganti frekuensi rapat audit. Sementara itu, nilai perusahaan terpengaruh secara signifikanoleh opini audit parsial. Kata Kunci-financial distress, opini audit, aktivitas komite audit, nilai perusahaan
Pengaruh Kepemilikan Publik, Leverage, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Pengungkapan Manajemen Risiko (Studi Kasus pada Perusahaan Sektor Basic Materials yang Terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) Tahun 2022) Firdaus, Rachmat; Isynuwardhana, Deannes; Nurbaiti, Annisa
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengungkapan manajemen risiko merupakan suatu informasi mengenai pengelolaan risiko perusahaan danmenyampaikan dampak perusahaan yang akan mendatang. Maka adanya pengungkapan manajemen risiko untukmembantu perusahaan memberikan informasi terhadap pihak eksternal pada perusahaan mengenai risiko perusahaan.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis data sekunder dengan menggunakan IBM SPSS 26 untukmelakukan pengujian hipotesis penelitian. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 64 data perusahaandari 68 perusahaan dengan menggunaka purposive sampling pada Perusahaan sektor basic materials yang terdaftar diindeks saham syariah indonesia (ISSI) tahun 2022. Penelitian ini menggunakan analisis statistic deskriptif dan regresilinier berganda. Penelitian ini juga ingin mengetahui pengaruh kepemilikan publik, leverage, ukuran perusahaanterhadap pengungkapan manajemen risiko pada sektor basic materials yang terdaftar di indeks saham syariahindonesia (ISSI) tahun 2022. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan publik, leverage, ukuranperusahaan berpengaruh terhadap pengungkapan manajemen risiko. Selain itu secara parsial leverage tidakberpengaruh terhadap pengungkapan manajemen risiko, sedangkan kepemilikan publik, ukuran perusahaan secaraparsial berpengaruh terhadap pengungkapan manajemen risiko. Bedasarkan hasil penelitian ini dari ketiga variabeltersebut dapat digunakan secara bersamaan, kepemilikan publik, leverage,ukuran perusahaan memiliki pengaruh yangsignifikan terhadap pengungkapan manajemen risiko perusahaan. Penelitian ini tidak mencakup semua variabel karenamungkin ada variabel lain yang dapat mempengaruhi variabel penelitian. Kata Kunci-pengungkapan manajemen risiko, kepemilikan publik, leverage, ukuran perusahaan
Pengaruh Komite Manajemen Risiko, Kepemilikan Institusional, Dan Keahlian Komite Audit Terhadap Pengungkapan Manajemen Risiko (Studi pada Perusahaan Sektor Transportasi dan Logistik yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022) Mayasha, Efiearly; Isynuwardhana, Deannes; Nurbaiti, Annisa
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap aktivitas bisnis pasti dihadapkan pada risiko dan ketidakpastian yang tidak dapat dihindari sehingga dapatmengancam kelangsungan hidup perusahaan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh komitemanajemen risiko, kepemilikan institusional, dan keahlian komite audit terhadap pengungkapan manajemen risiko.Perusahaan yang menjadi objek penelitian yaitu sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di BEI periode 2018-2022. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi data panel.Dalam pengambilan sampel, diperoleh sebanyak 10 perusahaan selama lima tahun, sehingga total data observasi yangdigunakan sebanyak 50. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini ialah komite manajemen risiko, kepemilikaninstitusional, dan keahlian komite audit secara simultan mempengaruhi pengungkapan manajemen risiko pada objekpenelitian. Namun jika dijabarkan secara parsial, komite manajemen risiko berpengaruh positif, kepemilikaninstitusional berpengaruh negatif, dan ada atau tidaknya keahlian dalam bidang akuntansi atau keuangan anggotakomite audit tidak berpengaruh terhadap pengungkapan manajemen risiko pada objek penelitian. Kata Kunci-keahlian komite audit, kepemilikan institusional, komite manajemen risiko, pengungkapan manajemenrisiko
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Risiko Perusahaan, Profitabilitas, Kompleksitas Terhadap Audit Fee (Studi Kasus Pada Perusahaan Sektor Financials yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2018-2022) Ramadhan, Muhammad Riza; Isynuwardhana, Deannes; Nurbaiti, Annisa
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Audit Fee ialah imbalan kepada auditor dan KAP atas jasa auditnya. Institut Akuntan Publik Indonesia memilikiPeraturan Administratif Nomor 2 Tahun 2016 tentang penetapan audit fee mengenai penetapan imbalan jasa audit.Kemampuan perusahaan untuk bernegosiasi dengan KAP akan menentukan berapa banyak biaya audit perusahaanyang menjadi haknya. Studi ini melihat bagaimana biaya audit dipengaruhi dari ukuran, rasio, profibilitas, sertakompleksitas perusahaan di bidang keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX). Populasi penelitian initerdiri dari bisnis sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sebuah sampel dari 27 perusahaan dipilih.Pada penelitian ini, regresi data panel dipergunakan guna analisis menerapkan penggunaan perangkat lunak Eviews12 serta metodologi kuantitatif. Tes statistik deskriptif, tes asumsi tradisional, tes model regresi data panel, serta teshipotesis ialah teknik analisis data yang dipergunakan. Temuan dari penelitian ini memperlihatkan apabila biaya auditdipengaruhi secara simultan oleh ukuran, risiko, profitabilitas, serta kompleksitas perusahaan. Sedangkan faktorrisiko, profitabilitas, dan kompleksitas perusahaan tidak mempunyai pengaruh pada biaya audit, variabel ukuranperusahaan mempunyai efek positif sebagian. Peneliti masa mendatang diharapkan bisa menggantikan variabellainnya selain variabel peneliti serta merubah objek penelitian. Supaya meningkatkan transparansi informasi yang adabagi auditor, perusahaan diminta agar memasukkan informasi mengenai biaya audit pada laporan tahunan mereka.Detail ini juga bisa dipertimbangkan dari auditor saat memutuskan berapa biaya audit yang harus dikenakan terhadapperusahaan. Kata Kunci-audit fee, ukuran perusahaan, risiko perusahaan, profitabilitas, kompleksitas
MENDETEKSI KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN MENGGUNAKAN TEORI FRAUD HEXAGON Nurbaiti , Annisa; Arthami, Azka
Akurasi : Jurnal Studi Akuntansi dan Keuangan Vol 6 No 1 (2023): Akurasi: Jurnal Studi Akuntansi dan Keuangan, Juni 2023
Publisher : Faculty of Economics and Business University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/akurasi.v6i1.359

Abstract

This study aims to examine the effect of the hexagon fraud theory on fraudulent financial statements in the transportation and logistics sector in 2017 – 2021. This study uses a quantitative approach, with secondary data on company annual reports. A total of 60 samples were selected by purposive sampling and analyzed using panel data regression. The research findings show that pressure has a significant negative effect on fraudulent financial statements, while opportunity and rationalization have a significant positive effect on fraudulent financial statements. However, capability, arrogance, and collusion have no significant effect on fraudulent financial statements. The results of this study imply that the existence of pressure, opportunity, and rationalization on a person can indicate fraudulent financial reporting.
Analisis Perbandingan Model Taffer, Springate, dan Grover dalam Memprediksi Kebangkrutan Perusahaan Pertambangan Subsektor Logam dan Mineral Periode Tahun 2018-2021 Faisal, Andri; Setyawan, Iwan; Nurbaiti, Annisa
Mediastima Vol. 31 No. 1 (2025): Mediastima
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, IBI-K57

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/mediastima.v31i1.1624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan model prediksi financial distress dengan menggunakan tiga model, yakni Taffler, Springate dan juga Grover. Tiga model ini merupakan alternatif pilihan model Altman Financial Distress yang sudah dikenal lama. Dalam memprediksi kebangkrutan perusahaan. Pada penelitian ini penggunaan tiga model itu diperuntukkan untuk menduga financial distress pada perusahaan pertambangan logam yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Adapun periode pengamatan prediksi ini yakni selama tahun 2018-2021. Pemilihan sampel dengan menggunakan purposive pada perusahaan pertambangan yang telah disebut sebelumnya. Data Penelitian diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang sudah diaudit dan dipublikasikan dalam website idx.com. Metode pengolahan data dengan menghitung beberapa rasio keuangan yang ada dan mengalkulasi sesuai model Taffler, Springate dan juga Grover. Hasil Kalkulasi dibandingkan dengan kriteria masing-masing model, dan dari penilaian ini, dapat diambil kesimpulan apakah perusahaan mengalami kesulitan keuangan ataupun tidak. Dari rasio tersebut juga menghitung rata-rata dari selama periode pengamatan tersebut dan menarik kesimpulan dengan membandingkan perusahaan tersebut masih ada (listing) atau tidak di Bursa Efek Indonesia. Dari hasil kalkulasi menunjukkan ofler dan Grover mempunyai keakuratan yang cukup tinggi yakni 77,78 % namun hasil besar itu tidak ditemukan pada metode Springate yang hanya berkisar sekitar 59,6 Baik Setelah hasil dikumpulkan baik dari ketiga model tersebut diuji perbedaan dengan menggunakan uji Kruskall Waliss dan menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan pada model prediksi tersebut.
Pengaruh Fungsi Audit Internal, Struktur Corporate Governance, Dan Leverage Terhadap Audit Fee (Studi pada Perusahaan Sub Sektor Bank yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2016-2020) Hanindyasari, Arinta; Nurbaiti, Annisa
eProceedings of Management Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Audit fee merupakan besaran biaya yang diberikan kepada auditor eksternal atas jasa yang telah diberikannya.Penetapan audit fee dilakukan dengan kesepakatan antara auditor dan entitas klien sesuai dengan surat perikatanyang telah disepakati. Variabel dependen pada penelitian ini yaitu fungsi audit internal, struktur corporategovernance, dan leverage. Untuk variabel independen pada penelitian ini yaitu audit fee. Penelitian ini dilakukanuntuk menganalisis pengaruh fungsi audit internal, struktur corporate governance, dan leverage terhadap auditfee pada perusahaan keuangan sub sektor perbankan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2020.Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan sub sektor perbankan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesiatahun 2016-2020. Telah diperoleh 17 perusahaan dengan total sampel sebanyak 85 sampel. Teknik analisismenggunakan regresi data panel. Berdasarkan hasil penelitian fungsi audit internal, struktur corporategovernance, dan leverage berpengaruh simultan terhadap audit fee. Untuk parsial fungsai audit internal, komiteaudit, pemegang saham manajerial, dan dewan komisaris berpengaruh negatif terhadap audit fee. Untuk komisarisindependen dan leverage berpengaruh positif terhadap audit fee. Peneliti berikutnya diharapkan dapat memperluasobjek penelitian dan menggunakan variabel selain variabel peneliti. Untuk perusahaan diharapkan dapatmemberikan informasi mengenai audit fee yang lengkap.Kata kunci-audit fee, fungsi audit internal, leverage, struktur corporate governance.
Pengaruh Kepemilikan Manajemen, Kepemilikan Publik Dan Komite Audit Independen Pada Pengungkapan Manajemen Risiko (Studi pada Sektor Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016- 2020) Utami, Ni Made Dinda Savitri; Nurbaiti, Annisa
eProceedings of Management Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengungkapan manajemen risiko dapat dijadikan sebagai solusi dalam mengelola ketidakpastian perusahaan dandiharapkan dapat mencegah terjadinya risiko yang dapat menimbulkan kerugian bagi perusahaan. Gangguantersebut tidak dapat diselesaikan dengan baik maka sudah dapat dipastikan akan timbul kerugian di masamendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah pengaruh kepemilikan manajemen, kepemilikan publikdan komite audit independen terhadap pengungkapan manajemen risiko pada perusahaan sektor perbankan yangterdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2016-2020. Data yang digunakan dalam penelitian inidiperoleh dari data laporan tahunan. Populasi penelitian ini yaitu seluruh perusahaan sektor perbankan yangterdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2016-2020. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian inimenggunakan purposive sampling sehingga memperoleh jumlah sampel 75 terdiri dari 15 perusahaan denganperiode 5 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah analisis regresi data panel dengan menggunakansoftware Eviews 12. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan manajemen, kepemilikan publik dankomite audit independen secara simultan berpengaruh terhadap pengungkapan manajemen risiko. Secara parsialkepemilikan publik berpengaruh terhadap pengungkapan manajemen risiko. Hasil penelitian ini dapat digunakanoleh para investor sebagai bahan pertimbangan dalam pengambil keputusan berinvestasi di perusahaan perbankan.Kata Kunci-kepemilikan manajemen, kepemilikan publik, komite audit independen, pengungkapan manajemenrisiko
Pengaruh Kepemilkan Manajerial, Disclosure, Dan Debt Default Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Pertambangan Sub Sektor Batu Bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020) Nababan, Supriadi; Nurbaiti, Annisa
eProceedings of Management Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Opini audit going concern adalah pendapat yang dikeluarkan oleh seorang auditor untuk mengevaluasi denganmemperhatikan kondisi keuangan apakah terdapat kesangsian atau keraguan terhadap perusahaan untukmempertahankan kelangsungan usahanya dalam waktu jangka panjang. Opini audit going concern merupakanyang menjadi perhatian utama bagi perusahaan karena terdapat indikasi perusahaan akan mengalamikebangkrutan dalam waktu jangka pendek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikanmanajerial, disclosure, dan debt default terhadap penerimaan opini audit going concern pada perusahaan sektorpertambangan sub sektor batu bara yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020 baik secarasimultan dan parsial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel padapenelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang memperoleh 13 perusahaan sektor pertambangansub sektor batu bara dalam waktu 5 tahun periode penelitian, sehingga diperoleh sebanyak 65 sampel. Metodeanalisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi logistik dengan menggunakan software IBMSPSS statistics versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial, debt disclosure, dandebt default berpengaruh secara simultan terhadap penerimaan opini audit going concern. Secara parsialkepemilikan manajerial dan disclosure tidak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan opini audit goingconcern sedangkan debt default berpengaruh positif signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern.Kata kunci-kepemilikan manajerial, disclosure, debt default, opini audti going concern
Pengaruh Profitabilitas, Komite Audit Dan Kompleksitas Perusahaan Terhadap Fee Audit (Studi Empiris Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman yang listed di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020) Fattah, Faisal; Nurbaiti, Annisa
eProceedings of Management Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fee Audit merupakan besarnya imbalan yang diterima oleh akuntan publik yang disesuaikan pada penugasan,kompleksitas jasa, dan tingkat keahlian sehubungan dengan pemberian jasa audit laporan keuangan. Aturanterkait Fee Audit dibuat oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) dalam Peraturan Pengurus Nomor 2Tahun 2016 tentang <Penentuan Imbalan Jasa Audit Laporan Keuangan=. Namun, pada kenyataanyapenggungkapan besaran Fee Audit di sebagian besar perusahaan dilakukan secara implisit, yang berarti FeeAudit disajikan bersamaan dengan jasa professional dalam laporan laba rugi perusahaan. Studi ini bertujuanuntuk mengetahui pengaruh profitabilitas, komite audit dan kompleksitas perusahaan terhadap Fee Audit padaperusahaan sektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2020. Sampelyang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 40 sampel dengan menggunakan purposive sampling. Data padapenelitian ini dianalisis dengan analisis deskriptif dan regresi data panel. Metode analisis yang digunakan adalahregresi data panel; menggunakan software Eviews versi 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas,komite audit dan kompleksitas perusahaan berpengaruh secara simultan terhadap Fee Audit. Secara parsial,profitabilitas dan kompleksitas perusahaan berpengaruh positif terhadap Fee Audit sedangkan komite audit tidakberpengaruh terhadap Fee Audit.Kata Kunci-fee audit, profitabilitas, komite audit, kompleksitas perusahaan
Co-Authors Adriaan Togudo Cipta Ajeng Luthfiyatul Farida Ali Riza Fahlevi Amalia Nur Alfiani Anisa Mustika Sari Anisa Mustika Sari, Anisa Mustika Annisa Dida Ramadhani Annisa Marwa Annisa, Hanif Khoti Anselma Saragih Arif Partono Prasetio Artanti, Nailah Arthami, Azka Asri, Putri Nur Azzahra Salsabiila S Bhagaskara, Muhammad Rakha Bunga Yohanna Eklesia Cesis Rahmi Afina Triani Daffa Raiza Herlambang Deannes Isynuwardhana Deliana, Cindy Benedicta Desak Nyoman Wiona Budi Fayola Difa Raiza Herlambang Dillak, Vaya Juliana Dini Wahjoe Hapsari Dita Kezia Diva Vania, Emeralda Dudi Pratomo Dwi Urip Wardoyo Endang Rustendi Erlangga Prakasa Faisal, Andri Fathia Kurnia Muliana Fattah, Faisal Fayola, Desak Nyoman Wiona Budi Febrial Pratama Feyzar Alif Akbar Hani Gita Ayuningtias Haniifah, Selvia Nur Hanindyasari, Arinta Hiro Tugiman Hiro Tugiman Hiro Tugiman, Hiro Junita, Indira Khairunnisa Kurnia Kurnia Maulid Ulil Barkah Ulil Mayasha, Efiearly Miftah Kamal Nuriyanto Muhammad Aria Gymnastiar Muhammad Fajar Nababan, Supriadi Nabilah Alyani Thayeb Nadya Dwi Wahyuni Nadya Dwi Wahyuni, Nadya Dwi Nuraini Suatkab Prabowo, Faizal Haris Eko Pratama, Febrial Qadli, Faruq Rachmat Firdaus Rachmawati, Nurul Aulia Raden Mohamad Herdian Bhakti Rafly Alvin Hidayat Rahayu, Meidina Putri Rahmadani, Rafiansyah Ramadhan, Muhammad Riza Ratih Hendayani Rizkiani, Nadia Meida Ruri Octari Dinata Rustendi, Endang Ryan Ramadhan Ferdiawan Rynalda, Diana S, Azzahra Salsabiila Saragih, Anselma Sari, Shella Permata Selvia Nur Haniifah Setiadi Setiadi Siska Ditya Mei Yanti Siska P Yudowati SRI RAHAYU Sri Rahayu Sudiyanti Tammy Rizkillah Syamsul Arifin Tammy Rizkillah, Sudiyanti Taqia, Azzahra Luciana Thayeb, Nabilah Alyani Thoi'ah, Naada Tri Utami Lestari Tsania Jaza Safara Tyas Ninditha Arih Utami, Ni Made Dinda Savitri Wahdan Arum Inawati Wiwik Sundari Wiwin Aminah Yunita Pratiwi Yusuf, Fernanda Andrian