Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Improving Elementary School Students' Knowledge About the Dangers of Intestinal Worms Through Interactive Health Education Programs: Peningkatan Kesadaran Siswa SD Tentang Bahaya Cacing Usus melalui Program Edukasi Kesehatan Interaktif Ariyanti, Syahida; Nurfitri, Nurfitri; Ibrahim, Arsyik
Jurnal Abdita Naturafarm Vol. 3 No. 1 (2026): J Abdita Naturafarm
Publisher : B-Creta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70392/jan.v3i1.35

Abstract

Helminthiasis is a disease commonly found in tropical regions, transmitted through soil, and capable of causing intestinal tract infections that result in the loss of carbohydrates, proteins, and blood. This disease is generally associated with poor personal hygiene. The prevalence of helminthiasis in Indonesia ranges from 2.5% to 62%, with an average prevalence of 28% across 181 districts/cities in 2021 (Ministry of Health, 2017). This health promotion activity aimed to improve the knowledge and awareness of students at SD Muhammadiyah 4 Samarinda regarding the dangers and prevention of helminthiasis, as well as to provide understanding of the pharmacist’s role in community life. The methods included presentations using PowerPoint, distribution of leaflets, and administration of pre- and post-intervention questionnaires. The results showed an 8% increase in students’ knowledge about helminthiasis prevention, rising from 81% before the intervention to 89% after.
Analisis Kinerja Filter Gambar terhadap Noise pada Penyakit Tanaman Tomat Erdin, Muh.; Nurfitri, Nurfitri
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v4i3.1335

Abstract

Pertanian memiliki peranan penting dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia. Ketersediaan lahan dan iklim yang mendukung menjadikan pertanian masih menjadi sumber nafkah bagi sebagian orang. Pertanian memiliki sejarah yang sangat panjang dan revolusi besar-besaran untuk menggunakan teknologi masih belum masif saat ini. Teknologi 4.0 sangat membantu petani dalam meningkatkan produksi dan menurunkan gagalnya panen. Pendeteksian penyakit dengan menggunakan machine learning sangat membantu untuk menentukan jenis penyakit dan pengobatan yang diperlukan. Keterbatasan dataset sangat memperngaruhi hasil dari prediksi penyakit tersebut sehingga dengan bantuan adannya filter akan membantu meningkatkan hasil dengan dataset yang terbatas. Pada percobaan ini digunakan tiga jenis filter yang dilakukan pengujian dengan tiga jenis noise yang berbeda. Jenis noise yang digunakan adalah Gaussian, Salt and Paper serta Speckle untuk menguji kinerja filter dengan menggunakan aplikasi MatLab. Adapun filter yang digunakan adalah filter Bilateral, NLM dan Median. Dataset yang digunakan adalah dataset pada tanaman tomat dengan random sampling dan diambil 18 gambar pada masing-masing kelas dengan total ada 7 kelas. Percobaan menggunakan noise Gaussian menghasilkan filter NLM yang bagus dalam memperbaiki gambar yang diberikan noise. Filter Median terbukti mampu memperbaiki gambar yang diberikan noise Salt and Paper. Penggunaan noise Speckle pada gambar menghasilkan filter Bilateral sebagai filter yang mampu memperbaiki gambar dengan kualitas terbaik. Dengan menggunakan hasil semua percobaan dengan semua noise maka dihasilkan filter NLM sebagai filter terbaik dalam memperbaiki gambar yang diberikan noise dengan nilai PSNR (dB), SSIM dan MSE adalah 25,20 , 0,76 , 0,003. Nilai rata-rata tersebut membuktikan bahwa filter NLM dapat memperbaiki gambar pada semua kelas dengan hasil rata-rata terbaik.
Formula Cerita Detektif dalam Novel Yogisha X No Kenshin Karya Keigo Higashino Putri, Tiara Rosmika; Anwar, Fithyani; Taqdir, Taqdir; Nurfitri, Nurfitri
HUMANIKA Vol 32, No 2 (2025): December
Publisher : Faculty of Humanities, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/humanika.v32i2.78049

Abstract

This study analyzes the application of the classical detective formula in Keigo Higashino’s novel Yogisha X no Kenshin using John George Cawelti’s theory of the classical detective formula. The purpose of this research is to identify the narrative patterns and their modifications that distinguish the novel from conventional detective formulas. The study employs a descriptive qualitative method with a close-reading technique. The data were obtained from the Japanese version of the novel and its Indonesian translation, then classified according to the five aspects of the classical detective formula: introduction of the detective, crime and clues, investigation, announcement of the solution, explanation of the solution, and the ending. The findings show that although the classical detective formula is applied consistently, it is accompanied by structural innovations. The story does not begin with the introduction of the detective, but instead opens with the depiction of a crime supported by false clues functioning as diversions. The character Yukawa Manabu is portrayed as a physics professor who solves the case through a scientific approach. The investigation process highlights not only the criminal aspects but also the moral conflicts accompanying the perpetrator’s actions. The stages of announcing and explaining the solution, together with the ending, are presented sequentially and form a confrontational structure in revealing the true perpetrator. Yogisha X no Kenshin enriches the detective genre by modifying the classical formula through scientific reasoning, clue manipulation, and nuanced characterization of the perpetrator. Such innovations represent an important contribution to the development of modern detective formulas in Japan.
Pengaruh Komunikasi Dan Lingkungan Kerja Fisik Terhadap Semangat Kerja Pegawai Pada Puskesmas Kabupaten Kerinci Khairi, Awal; Nurfitri, Nurfitri; Yani, Eka
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i1.2026.480-485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruh komunikasi, dan lingkungan kerja fisik terhadap semangat kerja pegawai pada Puskesmas di Kabupaten Kerinci. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai yang ada pada Puskesmas di Kabupaten Kerinci. Responden dalam penelitian ini berjumlah 127 sampel. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster sampling dan stratified. Data dikumpulkan melalui angket yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya terlebih dahulu dan juga uji empirik item di lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi berganda. Hasil penelitian ini telah menemukan signifikan pengaruh komunikasi dan lingkungan kerja fisik terhadap semangat kerja pegawai pada Puskemas di Kabupaten Kerinci. Hal ini berarti semakin meningkat komunikasi dan lingkungan kerja fisik maka akan meningkat pula semangat kerja pegawai. 
Pengaruh Edukasi Gizi dan Senam Diabetes terhadap Stabilitas Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Tipe 2: Studi Pra-Eksperimental Syatriani, Sri; Nurfitri, Nurfitri; Laelaem, Mei Pemi
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 2 (2026): April 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i2.2468

Abstract

Diabetes di kawasan pasifik barat mencapai 38% dan memiliki prevalensi diabetes tertinggi ketiga (11,9%) di dunia. Indonesian masuk dalam kawasan pasifik barat menjadi urutan kedua teratas (19,5 juta). Pasien diabetes tipe 2 harus menjaga agar kadar gula darah tetap stabil, yaitu dengan mengatur pola makan, aktivitas fisik, kontrol gula darah, dan rutin minum obat. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi dan edukasi senam diabetes mellitus terhadap stablitas kadar glukosa darah pasien diabetes tipe 2 di Puskesmas Karuwisi. Jenis penelitian adalah pra eksperimental dengan rancangan one group pre-test-pos-test. Jumlah sampel 16 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa glukometer. Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan jumlah sampel yang stabil gula darahnya setelah dilakukan edukasi sebanyak 14 responden (87,5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh edukasi gizi (nilai p = 0,000 < α = 0,05) dan senam diabetes (nilai p = 0,029 < α = 0,05) terhadap stabilitas kadar glukosa darah pasien diabetes tipe 2. Simpulan penelitian yaitu ada pengaruh edukasi gizi dan senam diabetes terhadap stabilitas kadar glukosa darah pasien diabetes tipe 2, pasien disarankan mengatur pola makan sesuai dengan prinsip 3J dan rutin melakukan aktifitas fisik seperti senam diabetes 3-4 kali dalam seminggu
Delusi Erotomania Tokoh Kanuma Dalam Novel Kankin Karya Akiyoshi Rikako Nurilmi, Aqilah; Anwar, Fithyani; Kasmawati, Kasmawati; Nurfitri, Nurfitri
JURNAL ILMU BUDAYA Vol. 14 No. 1 (2026): jurnal ilmu budaya
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/jib.v14i1.50886

Abstract

This study aims to identify the characteristics of erotomanic delusion experienced by the character Kanuma in the novel Kankin by Akiyoshi Rikako using a literary-psychological approach. This research employs a qualitative descriptive method by analyzing narrative and dialogue excerpts that reflect the character’s behavior and thought patterns. The analysis is based on the theory of erotomania, also known as de Clérambault’s syndrome. The results show that Kanuma exhibits fixed-type erotomania, marked by a persistent belief in a romantic relationship with a single object. Kanuma believes that Yukie loves him and interprets ordinary interactions as signs of affection. Five characteristics are identified: persistent delusion, resistance to reality, obsessive behavior, complex interpretations, and potential for dangerous actions. The findings indicate that erotomania not only affects the perpetrator but also poses a serious threat to the victim.