Hindyah Ike Suhariati
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Medika Jombang

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : JURNAL KEPERAWATAN

THE INFLUENCE OF PARENT ROLE TO SCHOOL PHOBIA FOR PRESCHOOL (Cross Sectional Study In TK. Dharma Wanita Persatuan RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang) Hindyah Ike Suhariati
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2018): Jurnal Keperawatan No. 15 No.1
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of  this research is to know influence of parent role ( function of asih, asih, asuh) to school phobia occurrence. The  research was cross sectional study design with of purposive sampling technique. The number of sample were 49 respondent of preschool age parent in TK. Dharma Wanita Persatuan RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang.  Result of this research are  34,7% of school phobia and 65,3% of non school phobia,  asah function  : medium 79,6%, goodness 20,4%, function of asih : medium 24,5%, goodness 75,5% and function of asih : medium 18,4%, goodness 81,6%, by using  non parametric analysis with chi square test by Confidence Interval 95% and alpha 5% revealed no  significant relation between parent role and school phobia occurence to preschool in TK. Dharma Wanita Persatuan RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang 2017, proved by Asymp.Sig 0,628. Furthermore analysis regarding to  each parent characteristic revealed Asymp.Sig 0,408 for  asih function, 0,262 for asuh function  and 0,924 for asah function. So  at alpha 5% can be concluded that  no significant relation between the third parent and school phobia occurence in pre school. By the rate of school phobia was  high (34,7%), so can be describe for parent  to pay attention the physical condition of physic, mental and social in introducing to school overview as one of the child preparation. Role of nurse as health care provider to contribut by advocation to teacher and parent to give practice, stimulation, conditioning, model, advise, or conseling. And require of continuing research for exploration factor that influence school phobia for preschool.
STIMULASI BERMAIN BERCERITA METODE FLANEL MENINGKATKAN KOMUNIKASI VERBAL PADA ANAK USIA PRASEKOLAH PENELITIAN QUASI EXPERIMENT DI TK DHARMA WANITA PERSATUAN RSJ DR RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG Hindyah Ike Suhariati
Jurnal Keperawatan Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Komunikasi verbal merupakan kemamapuan yang harus dikuasai anak usia prasekolah agar dapat membangun interaksi yang baik dengan temannya di sekolah. Kenyataannya 40% anak usia prasekolah belum bisa berkomunikasi dengan baik di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan pengaruh stimulasi bermain bercerita metode flanel terhadap komunikasi verbal pada anak usia prasekolah. Desain penelitian ini adalah Quasi Experiment. Populasinya adalah seluruh anak usia prasekolah di TK Dharma Wanita Persatuan RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat Lawang yang mengalami keterlambatan berkomunikasi. Tehnik sampling dengan Non Randomise Sampling, jumlah sampel 32 responden, 16 anak sebagai kelompok perlakuan dan 16 anak sebagai kelompok kontrol. Variabel independen adalah stimulasi bermain bercerita metode flanel dan variabel dependen adalah kounikasi verbal. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test dengan taraf signifikansi sebesar 95% (α = 0,05). Hasil penelitian didapatkan stimulasi bermain bercerita metode flanel berpengaruh terhadap peningkatan komunikasi verbal pada anak usia pra sekolah (p = 0,000). Simpulan Stimulasi bermain bercerita metode flanel dapat meningkatkan secara signifikan kemampuan komunikasi verbal pada anak usia prasekolah. Saran Kegiatan bermain ini dapat dijadikan suatu acuan tindakan keperawatan anak, dalam menangani anak dengan masalah komunikasi verbal. Kata Kunci : Bermain metode flanel, komunikasi verbal, prasekolah
Pengaruh terapi bermain flashcard terhadap perkembangan anak usia pra sekolah Kadek Desi Susanti; Hindyah Ike Suhariati; Arif Wijaya
Jurnal Keperawatan Vol 18 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v18i2.820

Abstract

Perkembangan pada anak sering kali kurang di perhatikan oleh orang tua dan lebih fokus terhadap pertumbuhan serta menganggap perkembangan akan berlangsung secara ilmiah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh terapi bermain flashcard terhadap perkembangan anak usia pra sekolah di TK Bina Insani Candimulyo. Desain penelitian ini pre eksperimental dengan pendekatan one group pre-post test disign. Populasinya semua anak yang mengalami gangguan perkembangan di TK Bina Insani sebanyak 36 responden. Teknik sampling menggunakan simple random sampling dengan sampel 33 responden. Instrumen penelitian menggunakan SOP dan lembar DDST dengan pengolahan data editing, coding, scoring, tabulating dan uji statistik menggunakan wilcoxon tingkat kesalahan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan anak sebelum di berikan terapi bermain flashcard adalah normal (30,3%), suspect (51,5%), untestable (18,2%). Perkembangan anak sesudah diberikan terapi bermain flashcard adalah normal (45,5%), suspect (54,5%), untestable (0). Hasil uji statistik wilcoxon didapatkan p (0,001) lebih rendah dari α (0,05) atau (p<α), maka H1 diterima. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi bermain flashcard terhadap perkembangan anak usia pra sekolah di TK Bina Insani Candimulyo Jombang.
Hubungan peran keluarga dengan depresi remaja belajar daring selama pandemi COVID-19 Hindyah Ike Suhariati; Anin Wijayanti
Jurnal Keperawatan Vol 19 No 1 (2021): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v19i1.841

Abstract

Pandemi COVID-19 mengaharuskan semua anak – anak belajar secara daring. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19. Sebagian besar orang tua merasa khawatir untuk melepas anaknya melakukan pembelajaran di sekolah ataupun melakukan aktivitas lain di luar rumah, hal ini tentunya akan membuat remaja bosan dan bahkan sampai terjadi depresi. Berdasarkan data survei Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) pada bulan Juli 2020 di 34 provinsi menunjukkan presentasi anak perempuan dengan gejala – gejala yang mengarah pada depresi lebih tinggi dibandingkan anak laki – laki. Sebanyak 93% yang menunjukkan gejala depresi berada pada rentang 14 – 18 tahun, sementara 7 % di rentang usia 10 – 13 tahun. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan peran keluarga dengan depresi remaja belajar daring selama pandemi COVID-19 di Desa Sumberporong Kecamatan Lawang - Malang. Desain penelitian ini analitik cross sectional. Populasinya semua remaja di Desa Sumberporong Kecamatan Lawang – Malang berjumlah 66 remaja, sampelnya berjumlah 57 remaja dengan tehnik Simple Random Sampling. Variabelnya ada 2 variabel independent yaitu peran keluarga dan variabel dependent yaitu depresi remaja, pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik pengolahan data menggunakan editing, coding, scoring dan tabulating dan uji statistik menggunakan rank spearman. Hasil penelitian ini didapatkan dari 57 responden, sebagian besar (59,6%) responden peran keluarga positif sejumlah 34, hampir setengah (47,4%) responden depresi remaja ringan sejumlah 27 remaja. Uji rank spearman menunjukkan bahwa nilai p = 0,001 < a (0,05), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Kesimpulan penelitian adalah ada hubungan peran keluarga dengan depresi remaja belajar daring selama pandemi COVID-19 di Desa Sumberporong Kecamatan Lawang - Malang.
Pengaruh health education terhadap persepsi ibu tentang pola makan sehat anak prasekolah Hindyah Ike Suhariati; Dwi Prasetyaningati
Jurnal Keperawatan Vol 20 No 2 (2022): Edisi Khusus Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v20i2.1046

Abstract

Anak usia prasekolah merupakan usia anak yang masih bergantung dengan orang tuanya, anak membutuhkan peranan orang tua dalam mengatur kebiasaan makan mereka. Anak usia prasekolah cenderung mengkonsumsi segala sesuatu makanan yang diberikan oleh orang tua, dimana sebagian besar anak prasekolah masih kurang dalam konsumsi sayur dan buah. Kurangnya asupan makanan pada anak prasekolah dapat mempengaruhi kecukupan gizi seimbang, bahkan menimbulkan gizi buruk. Jika anak mengidap gizi buruk dapat berpengaruh pada ketahanan tubuhnya, sehingga mudah sakit, serta mempengaruhi tumbuh kembangnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh health education terhadap persepsi ibu tentang pola makan sehat pada anak prasekolah di TK Dharmawanita 2 RSJ Lawang. Metode penelitian ini menggunakan pra eksperimen dengan desain one group pre and post design. Populasi semua ibu yang mempunyai anak prasekolah di TK Dharmawanita 2 RSJ Lawang sebanyak 49 orang, sampelnya berjumlah 44 orang, dengan teknik sampling menggunakan teknik simple random sampling. Variabel independent yaitu health education dan variabel dependent yaitu persepsi ibu tentang pola makan sehat pada anak prasekolah, pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik pengolahan data menggunakan editing, coding, scoring, tabulating dan uji statistic menggunakan mc nemar dengan alpha 0,05. Hasil penelitian persepsi ibu sebelum health education menunjukkan bahwa sebagian besar pola makan tidak sehat yaitu 26 responden yaitu 59,9%. Persepsi ibu sesudah health education menunjukkan bahwa sebagian besar pola makan sehat yaitu 33 responden yaitu 75%. Uji Mc Nemar menunjukkan nilai signifikansi p-value = 0,000 < a (0,05), sehingga H1 diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh health education terhadap persepsi ibu tentang pola makan sehat anak prasekolah
Pengaruh Relaksasi Otot Progresif terhadap Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Indrawati, Ucik; Firdaus, Rickiy Akbaril Okta; Suhariati, Hindyah Ike
Jurnal Keperawatan Vol 23 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan Maret 2025
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v23i1.1454

Abstract

Diabetes Mellitus tipe 2 terjadi akibat resistensi insulin yang disebabkan glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel. Relaksasi otot progresif dapat menurunkan kadar gula darah dan memiliki peran dalam mengelola sistem saraf simpatis dan parasimpatis yang dapat menghambat proses glukogenesis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh relaksasi otot progresif terhadap kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Metode penelitian ini menggunakan quasy experiment with two group pre-test post -test design. Sampel sebanyak 40 responden yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi 20 responden dan kelompok kontrol 20 responden. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Paired T-test. Hasil statistic dalam penelitian ini pada kelompok intervensi sebelum dan sesudah diberikan relaksasi otot progresif yakni p = 0.002 dimana nilai tersebut kurang dari Alpha (< 0.05), yang berarti ada pengaruh relaksasi otot progresif terhadap kadar glukosa darah. Kesimpulan relaksasi otot progresif berpengaruh terhadap kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Kata Kunci: relaksasi otot progresif, kadar glukosa darah, diabetes mellitus tipe 2