Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGEMBANGAN STANDAR FISIK DAN NON FISIK WASIT SEPAKBOLA ASOSIASI PSSI KABUPATEN BIREUEN Tawakal Tawakal; Imran Fadhil; Khairul Rizal
Lentera : Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Vol 6 No 4 (2022): LENTERA, AGUSTUS 2022
Publisher : LPPM Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang wasit yang diharapkan akan menjalankan fungsinya secara baik dan benar dengan selalu menjunjung tinggi rasa keadilan dan tanggung jawab terhadap terselenggarakannya pertandingan. Kesukaran yang muncul di lapangan tidak saja disebabkan oleh kurang dikuasainya ‘medan’ lapangan, melainkan juga faktor-faktor eksternal yang mendukungnya. Hal ini kiranya bukan menjadi suatu kendala kemajuan dalam perwasitan, melainkan lebih menjadikan suatu tantangan yang perlu dihadapi oleh wasit dalam menegakkan otoritas dan kredibilitasnya. Dalam penelitian ini pengambilan subjeknya adalah tim ahli dan wasit sepakbola Asosiasi PSSI Kabupaten Bireuen dan kemudian diambil secara acak dipilih sesuai dengan tingkatan-tingkatan baik kemampuan maupun usia. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini diambil sejumlah 5 sampel. Hasil dari penelitian yang sudah diperoleh berdasarkan analisis dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa instrumen pengembangan standar fisik dan non fisik wasit sepakbola Asosiasi PSSI Kabupaten Bireuen merupakan standar yang valid dan reliabel dengan memiliki tingkat validitas atau kesahihan yang sedang dengan perolehan poin indek skor validitas 0.485 dan memiliki tingkat reliabilitas yang sedang atau keterandalan dengan perolehan poin indeks skor reliabilitas 0.443, sehingga produk pengembangan standar fisik dan non fisik wasit sepakbola Asosiasi PSSI Kabupaten Bireuen sehingga dapat digunakan dalam konteks perwasitan.
PELATIHAN OLAHRAGA FUTSAL SEBAGAI SARANA MENGURANGI AKTIVITAS GAME ONLINE PADA ANAK-ANAK DI DESA GAMPONG BARO Muhammad Mirza Luthfi; Tawakal Tawakal
Lentera : Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Vol 6 No 5 (2022): Lentera, Desember 2022
Publisher : LPPM Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah meningkatnya aktivitas game online yang dilakukan oleh anak-anak di desa Gampong Baro. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi, maka dilakukan pelatihan olahraga futsal yang bertujuan untuk mengurangi aktivitas bermain game online pada anak-anak di kelurahan Mangunharjo. Peserta dalam kegiatan pelatihan ini adalah 25 anak laki-laki berusia antara 15-20 tahun. Tahapan dalam kegiatan ini adalah diskusi dengan karang taruna dan perangkat desa Gampong Baro, pelatihan teknik dasar futsal, praktek dan pendampingan, turnamen futsal, evaluasi. Metode yang digunakan adalah collaborative learning, teaching game tournament, ceramah, demontrasi dan drill. Berdasarkan hasil pelatihan dan evalusi dapat disimpulkan bahwa pelatihan olahraga futsal sangat efektif sebagai sarana untuk mengurangi aktivitas bermain game online pada anak-anak di desa Gampong Baro.
Pelatihan Futsal Anak Usia Sekolah Dasar Desa Pulo Kiton Kabupaten Bireuen Tawakal; Imran Fadhil; Alyadi S
Lentera : Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Vol 7 No 3 (2023): Lentera, Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/ltr2.v7i3.2098

Abstract

Banyak anak-anak yang gemar bermain bola dilingkungan Desa Pulo Kiton Kabupaten Lombok Bireuen. Anak-anak yang gemar bermain bola rata-rata usia sekolah dasar antara usia 9-12 tahun. Permasalahan yang terjadi yaitu tidak ada pelatihan dasar bermain bola sehingga terjadi cidera otot ataupun patah tulang. Sebagai pencegahan preventif supaya tidak terjadi cidera pada anak-anak yang suka bermain bola perlu adanya pelatihan dasar bola kecil yaitu futsal untuk memupuk minat dan bakat anak. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk membina anak usia sekolah bermain futsal di Desa Pulo Kiton. Program pelatihan futsal anak usia sekolah dasar menjadi alternative solusi membina minat dan bakat bermain bola. Metode yang digunakan adalah partisipatif menggunakan pendekatan yaitu; 1) sosialisasi dan persiapan pelatihan, 2) informasi pelatihan dasar permaianan bola kecil, 3) kegiatan pelatihan futsal, 4) evaluasi pelatihan. Pelaksanaan kegiatan program pelatihan futsal diikuti sebanyak 24 anak, kelas 4 sampai kelas 6 sekolah dasar. Peserta pelatihan futsal sekolah dasar dengan rincian, yaitu; a) kelas 4, sebanyak 8 orang, b) kelas 5, sebanyak 11 orang, c) kelas 6, sebanyak 6 orang. Pelaksanaan pelatihan futsal dilakukan secara partisipasi aktif siswa didampingi tutor yaitu para pelatih Level 1 Nasional sebanyak 3 orang.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Inkuiri Terbimbing Untuk SMA Kelas XI Materi Asam Basa Meriza Faradilla; Khairul Rizal; Tawakal Tawakal
Lentera : Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Vol 7 No 3 (2023): Lentera, Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/ltr2.v7i3.2116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD berbasis inkuiri terbimbing untuk peserta didik SMA kelas XI pada materi asam basa. Penelitian ini menggunakan metode research and development. Model pengembangan yang digunakan adalah model penelitian yang dikembangkan oleh Borg and Gall yang meliputi (1) research and information collecting (2) planning, (3) develop preliminary form of the product, (4)preliminary field testing, (5)main product revision, (6)main field testing, (7) operational product revision, (8) operational field testing, (9) final product revision, (10) dissemination and distribution. Penerapan LKPD dilakukan di SMAN 3 Banda Aceh dan SMA Inshafuddin Banda Aceh yang dipilih secara purposive sampling. Kelayakan LKPD berbasis inkuiri terbimbing yang dikembangkan ditinjau dari dua kelayakan yaitu secara teoritis dan empiris. Kelayakan secara teoritis melalui validasi ahli dan kelayakan empiris melalui uji keterbacaan terhadap bahan ajar LKPD. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar validasi ahli yang mencakup aspek materi, konstruksi/penyajian, dan bahasa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa aspek kelayakan materi sebesar 92% dengan kategori sangat valid, konstruksi/penyajian sebesar 98% dengan kategori sangat valid, dan aspek bahasa sebesar 70% dengan kategori valid, dengan perolehan rata-rata sebesar 86,67% dengan kategori sangat valid. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar LKPD berbasis inkuiri terbimbing yang telah dikembangkan layak digunakan secara teoritis dan empiris dalam proses pembelajaran di kelas bagi peserta didik SMA kelas XI pada materi asam basa.
Minat Mahasiswa Penjas Fkip Uniki Dalam Mengikuti Kegiatan Senam Rutin Kebugaran Jasmani Masyitah; Tawakal; Amiruddin; Agung Cahyadi
Lentera : Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani tidak menyadari bahwa manfaat dari Senam Kebugaran Jasmani, terbukti bahwa pada saat pelaksanaan kegiatan senam rutin setiap hari Kamis masih banyak mahasiswa yang tidak mengikuti kegiatan tersebut dikarenakan tidak mengahafal gerakan, malas bangun tidur yang menyebabkan terlambat, jarak tempat tinggal yang jauh dan faktor lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Teknik penarikan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 100 orang mahasiswa. Instrumen penelitian dengan menyebarkan kusioner berupa angket kepada mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data sebagai berikut: (1) untuk kategori minat tertinggi diperoleh oleh 30 orang mahasiswa dengan besar persentase 30%, (2) kategori sedang diraih oleh 30 orang dengan besar persentase 30%, dan (3) 40 mahasiswa berada pada kategori minat rendah dengan besar persentase 40%.
Improving the social skills of elementary school students through traditional games Tawakal; Imran Fadhil; Alyadi S; Mahmudin Aritanoga; Agung Cahyadi
International Journal of Advances in Educational Research Vol. 1 No. 1 (2024): July
Publisher : Pelita International Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62941/ijaer.v1i1.41

Abstract

Traditional games in today's millennial era are almost unheard of, but most children today spend their free time playing modern games such as smartphones. Seeing this phenomenon makes us concerned because the effects of frequent students playing modern games on gadgets such as smartphones decrease students' social levels. This can be seen from the observations made at State Elementary School (SD Negeri 54 Banda Aceh); children prefer individual activities, are difficult to regulate, and like to argue. The study aimed to determine whether the traditional game of Englolibaba biscuits can improve students’ social skills. This research uses the action research method, which includes planning, action, observation, and reflection. The action given was the traditional game of Englolibaba biscuits. Data collection techniques in this study were observation, interview, and documentation. The sample in this study amounted to 20 fifth-grade students. The results showed increased students' social skills given the action of the traditional game of Englolibaba biscuits. This was proven based on the significant level, where the results stated a significant difference between the pre-test and post-test results. So, it can be concluded that there is an increase in students' social skills after being given the traditional game of Englolibaba biscuits.
Pengaruh Senam Tabola Bale terhadap Minat Siswa Kelas II Mengikuti Senam di SDN 54 Banda Aceh Tria Okta Laroosa; Tawakal; Munzir
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.485

Abstract

Rendahnya minat siswa sekolah dasar dalam mengikuti kegiatan senam menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan pendidikan jasmani, yang ditunjukkan oleh kurangnya antusiasme, partisipasi, dan keterlibatan siswa selama kegiatan berlangsung. Kondisi tersebut mendorong perlunya inovasi pembelajaran melalui penggunaan Senam Tabola Bale yang memanfaatkan irama musik populer, energik, dan mudah diikuti anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Senam Tabola Bale terhadap minat siswa kelas II dalam mengikuti kegiatan senam di SD Negeri 54 Banda Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment). Populasi berjumlah 106 siswa, sedangkan sampel sebanyak 60 siswa dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Data dikumpulkan melalui angket dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene, serta Independent Samples t-test dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor minat kelas eksperimen sebesar 19,97, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 18,24. Data berdistribusi normal dan homogen dengan nilai signifikansi masing-masing di atas 0,05. Uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi 0,036 (p<0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan Senam Tabola Bale terhadap minat siswa. Hasil observasi juga memperlihatkan pelaksanaan Senam Tabola Bale berada pada kategori sangat baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Senam Tabola Bale efektif meningkatkan minat siswa kelas II dalam mengikuti kegiatan senam di SD Negeri 54 Banda Aceh.
Dinamika Kesetaraan Gender: Perjuangan Perempuan Aceh Dalam Olahraga Sepak bola di Tengah Norma Sosial dan Adat Istiadat Mahmudin Aritanoga; Agung Cahyadi; Masyitah; Tawakal
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Vol. 9 No. 1 (2025): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/4wjnmm58

Abstract

This study aims to understand the role of social institutions such as families, schools, sports organizations, and local governments in supporting or hindering women's participation in sports. The research method uses a qualitative descriptive approach that is exploratory and the implementation of research in Bireuen district, Aceh province. The research subjects involved 27 informants from several community institutions, government and non-government institutions. Such as athletes and former women's soccer athletes, then officials/coaches/referees of Askab PSSI Bireuen, Bireuen community leaders who have been involved in soccer, traditional leaders (Aceh Customary Council) Bireuen, MPU (Ulama Consultative Assembly) Bireuen, DISPORAPAR Bireuen, and KONI Bireuen. Data collection techniques were carried out with semi-structured interviews (in-depth interviews), participant observation, and documentation. Based on data identification and analysis, these findings reveal that: Shows a consistent pattern in all informant groups that recognizes women's participation space but with conditions (sharia clothing and having a special field). Then, parental support is very strong and athletes are motivated by high-achieving athletes, while support from Askab PSSI, the government, and the community is still limited. Furthermore, it confirms that the fatwa on women's football that was issued in 2019 by the Aceh MPU was never officially issued, but was only a personal opinion from the Deputy MPU Aceh at that time which was then widely circulated in the community's interpretation as an MPU Aceh fatwa. Conclusion, This study reveals that Acehnese women's participation in football takes place in a space full of social, cultural, and religious negotiations.
Evaluasi Teknik Transmisi Gerakan Clean and Jerk Terhadap Penurunan Daya Angkat Pada Atlet Angkat Besi Fahriansyah Fitrah; Irfandi; Tawakal
Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Undiksha Vol 17 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpko.v17i2.118067

Abstract

Penurunan daya angkat pada fase transmisi gerakan clean and jerk merupakan permasalahan krusial yang menentukan keberhasilan total angkatan atlet angkat besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab penurunan daya angkat serta strategi peningkatan kinerja pada gerakan clean and jerk . Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif analitis. Subjek penelitian terdiri dari 11 atlet angkat besi di Seramoe Angkat Besi Aceh yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling . Data dikumpulkan melalui instrumen kuesioner berukuran Likert, observasi lapangan, dan dokumentasi sistematis. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan daya angkat secara signifikan dipengaruhi oleh ketidaktepatan posisi awal ( setup ), teknik tarikan ( pull ) yang kurang optimal, serta faktor pemulihan ( recovery ) yang tidak memadai. Variabel pemulihan memperoleh penilaian rata-rata tertinggi dari responden, menunjukkan bahwa kelelahan manajemen sangat krusial terhadap kinerja maksimal. Upaya peningkatan performa dinilai paling efektif melalui penerapan latihan kekuatan terstruktur, khususnya latihan front squat yang terbukti meningkatkan stabilitas posisi front rack dan kekuatan otot kaku. Simpulan dari penelitian ini adalah keberhasilan angkatan laut clean and jerk ditentukan oleh sinergi antara presisi teknik, kondisi fisik yang prima, dan efektivitas pemulihan. Disarankan agar pelatih mengintegrasikan teknik evaluasi rutin dan program kekuatan spesifik untuk mengoptimalkan prestasi atlet.
Tingkat Kondisi Fisik Dominan terhadap Kemampuan Bermain Bola Voli pada Siswa Binaan Ekstrakurikuler MAS Tgk. Chiek Oemar Diyan Kab. Aceh Besar Agung Gunedi Rs; Zikrur Rahmat; Tawakal Tawakal
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.525

Abstract

Volleyball performance is strongly influenced by physical condition components that support the effective execution of fundamental techniques. School extracurricular coaching requires objective information regarding students' physical condition to design appropriate training programs and improve athletic achievement. This study aimed to analyze the dominant physical condition affecting volleyball playing ability among students participating in the volleyball extracurricular program at MAS Tgk. Chiek Oemar Diyan, Aceh Besar Regency. This study employed a quantitative approach using a survey design. The population consisted of 14 students, all of whom were selected as the research sample through the total sampling technique. Data were collected using the medicine ball throw, vertical jump, side step test, wall toss test, and a volleyball skills test. Data were analyzed using descriptive statistics and the coefficient of determination with IBM SPSS Statistics. The results revealed that the students' dominant physical condition was generally categorized as good (42.86%), while their volleyball playing ability was also classified as good (35.71%). The adjusted R square value of 0.491 indicated that physical condition contributed 49.1% to volleyball playing ability, whereas the remaining 50.9% was influenced by other factors beyond the scope of this study. It can be concluded that systematic physical conditioning should be integrated with technical, tactical, and mental training to optimize volleyball performance and enhance students' athletic achievement.