Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

ASUHAN KEBIDANAN IBU NIFAS PADA 6 JAM S/D 6 HARI POSTPARTUM Eka Maya Saputri
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v11i2.179

Abstract

Masa nifas (puerperium) merupakan masa yang dimulai setelah plasenta keluar dan berakhirketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan semula (sebelum hamil), dan berlangsung selama kira-kira 6 minggu. Masa ini merupakan masa yang rawan bagi ibu, sekitar 60% kematian ibu terjadi setelah melahirkan dan hampir 50% dari kematian pada masa nifas terjadi pada 24 jam pertama setelah persalinan, sangat tepat jika para tenaga kesehatan memberikan perhatian yang tinggi pada masa nifas ini. Laporan kasus ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu nifas agar tidak terjadi komplikasi. Studi kasus dilakukan di Bidan Praktik Mandiri (BPM) Hj. Dince Safrina Pekanbaru kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke rumah pasien. Asuhan kebidanan pada Ny. N dilakukan mulai dari tanggal 29 Oktober sampai dengan 04 November 2019 kunjungan dilakukan selama 2 kali. Metode pendokumentasian dalam bentuk subjektif, objektif, analisis dan penatalaksanaan (SOAP). Studi kasus ini dilakukan pada ibu nifas. Hasil Laporan ini diperoleh ibu tidak mengalami komplikasi dalam masa nifasnya tetapi hanya keluhan fisiologis yang dialami ibu seperti mules pada perut ibu, nyeri pada luka perineum dan pengeluaran ASI yang masih sedikit. Setelah dilakukan asuhan kebidanan, pasien menerima dan memahami serta melaksanakan anjuran yang telah diberikan. Disarankan kepada penyedia layanan untuk memperbanyak menyediakan liflet khususnya untuk ibu nifas, agar ibu nifas bisa mengulang membacanya kembali ketika berada di rumah
Pengabdian Masyarakat Melalui Pelaksanaan Rolling Massage Dan Pemberian Minyak Aromaterapi Lavender Pada Ibu Nifas Untuk Meningkatkan Produksi ASI Di PMB Deliana Eka Maya Saputri; Juli Selvi Yanti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i2.837

Abstract

Massage rolling (punggung) yaitu salah satu terapi relaksasi yang bertujuan untuk menstimulasi saraf pusat hingga dapat meningkatkan produksi ASI khususnya pada ibu post partum dan dapat memberikan kenyamanan dan rileksasi pada ibu setelah persalinan. Tindakan massage rolling (punggung)dapat memengaruhi hormone prolaktin yang berfungsi sebagai stimulus produksi ASI pada ibu selama menyusui,  sedangkan  kandungan lavender adalah linalyl asetat dan linalool dimana Linalool merupakan kandungan aktif utama pada lavender yang berperan pada efek anti cemas (relaksasi). Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat terutama ibu nifas dan menyusui tentang rolling massage dan pemberian minyak aromaterapi lavender untuk melancarkan Produksi ASI. Pengabdian dilaksanakan di PMB Deliana pada bulan bulan Januari – April 2022 yang akan menjadi objek dalam Pengabdian kepada masyarakat ini adalah Ibu Nifas hari ke 4 yang ASInya tidak lancar. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan 2 tahapan yaitu pemberian informasi dan pelaksanaan massage rolling dengan pemberian minyak aromaterapi lavender pada ibu nifas. Dimana  setelah dilakukan Edukasi tentang pentingnya massage roliing dengan menggunakan minyak lavender, pengetahuan ibu dan keluarga menjadi meningkat ini dapat dilihat dari antusiasnya ibu dan keluarga untuk melakukan diskusi ataupun tanya jawab  dan dalam pelaksanaan keterampilan untuk massage rolling sehingga memberikan nilai yang positif bagi penulis. Kata Kunci: Rolling Massage, Minyak Terapi, Ibu Nifas
Sosialisasi Dan Pelatihan Massage Untuk Mengurangi Nyeri Persalinan Pada Ibu Hamil Trimester III Di PMB Deliana Juli Selvi Yanti; Eka Maya Saputri
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i2.839

Abstract

Effluarage massage merupakan salah satu metode pemijatan untuk mengurangi nyeri selama persalinan yang terdaftar dalam Summary of pain relief measures during labor, dimana pada kala I fase laten (pembukaan 0-3 cm) dan fase aktif (pembukaan 4-7 cm) aktivitas yang bisa dilakukan oleh ibu dan pendamping saat bersalin adalah effleurage. Effleurage adalah pijatan ringan dengan menggunakan jari tangan, biasanya pada perut, seirama dengan pernapasan saat kontraksi. Effleurage dapat dilakukan oleh ibu bersalin sendiri atau pendamping persalinan selama kontraksi berlangsung. Massage ini sebaiknya telah diajarkan pada ibu hamil dan pendamping persalinan sejak ibu dalam masa kehamilan. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini Untuk menambah pengetahuan dan keterampilan  ibu hamil trimester III dan pendamping persalinan tentang Effleurage massage. Pengabdian dilaksanakan di PMB Deliana pada bulan Juni 2022 yang akan menjadi objek dalam pengabdian masyarakat adalah ibu hamil TM 3 beserta pendamping persalinan. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat  ini dengan cara memberikan informasi dan keterampilan ibu hamil TM 3 beserta pendamping. Hasil dari pengabdian ini yaitu ibu hamil dan pendamping memahami dan mengerti tentang efflueurage massage dan akan menerapkan efflueurage massage saat proses persalinannya. Simpulan dari kegiatan ini yaitu Ibu hamil dan pendamping berjanji akan melaksanakan effleurage massage pada saat persalinan nantinya demi untuk memberikan rasa kenyamanan dalam menghadapi nyeri persalinan Kata kunci : sosialisasi,Pelatihan, Effleurage Massage, Ibu Hamil, Pendamping persalinan
Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Sebagai Upaya Peningkatan Kunjungan Ibu Hamil Di Puskesmas Garuda Pekanbaru Juli Selvi Yanti; Eka Maya Saputri
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v5i1.730

Abstract

Dengan adanya kegiatan kelas ibu hamil di Puskesmas Garuda Pekanbaru diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu mengenai kehamilan, serta meningkatkan intensitas kunjungan ibu hamil di Puskesmas Garuda Pekanbaru. Secara umum kelas ibu hamil bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta merubah sikap dan perilaku ibu hamil. Dan pada setiap materi kelas ibu hamil yang akan disampaikan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi ibu hamil tetapi tetap mengutamakan materi pokok. Tingginya angka kematian ibu (AKI) adalah indikator kritis status kesehatan para perempuan, kematian seorang ibu dalam keluarga memiliki dampak hebat,tidak hanya dalam hal kehilangan suatu kehidupan namun juga karena efeknya pada kesehatan dan usia hidup anggota keluarga yang ditinggalkan. Pengabdian ini dilaksanakan di Posyandu Puskesmas Garuda pada tanggal 19 September 2023, dengan peserta berjumlah 12 ibu hamil. Pelaksanaan berjalan dengan lancar, bidan dan penulis bersama-sama memberikan penyuluhan pada ibu hamil tentang hal hal yang perlu dipahami ibu hamil sesuai dengan yang buku KIA yang dimilii oleh ibu hamil. Setelah dilaksanakan penyuluhan bidan dan penulis melakukan evaluasi pehaman peserta dengan cara melemparkan beberapa pertanyaan didapatkan sebagian besar (80%) ibu hamil dapat menjelaskan kembali pertanyaan yang diajukan oleh bidan Dengan terlaksananya pengabdian  ini diharapkan dapat diperoleh hasil yaitu publikasi artikel karya ilmiah tentang “Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil sebagai Upaya Peningkatan Kunjungan Ibu Hamil di Puskesmas Garuda Pekanbaru” yang dipublikasikan di jurnal terakreditasi/bereputasi
Pelaksanaan Kelas Ibu Nifas Sebagai Upaya Peningkatan Kunjungan Ibu Nifas Di Puskesmas Garuda Pekanbaru Eka Maya Saputri; Juli Selvi Yanti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v5i2.3732

Abstract

Masa Nifas (Puerperium) adalah masa setelah keluarnya plasenta sampai alat-alat reproduksi pulih seperti sebelum hamil dan secara normal masa nifas berlangsung selama 6 minggu atau 40 hari. Pelayanan Nifas adalah pelayanan kesehatan sesuai standar pada ibu mulai 6 jam sampai 42 hari pasca persalinan oleh tenaga kesehatan. Kunjungan masa nifas sangat dianjurkan pada ibu nifas untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Kunjungan masa nifas dilakukan untuk menilai keadaan ibu dan bayi baru lahir, dan untuk menjaga, mendeteksi dan menangani masalah – masalah yang terjadi, terdapat sekurang- kurangnya tiga kali sesuai jadwal yang dianjurkan. Namun, terdapat permasalahan dalam tingkat kunjungan ibu nifas yang masih rendah, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan ibu dan bayi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kunjungan ibu nifas adalah melalui pelaksanaan kelas ibu nifas. Kelas ini dapat memberikan pengetahuan, keterampilan, dan dukungan psikososial kepada ibu nifas, sehingga dapat mempengaruhi perilaku kunjungan dan pemenuhan kebutuhan kesehatan ibu dan bayi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mitra maupun ibu nifas tentang pentingnya peningkatan kunjungan ibu nifas yang dilakukan sebanyak 3 kali kunjungan. Pengabdian masyarakat ini akan dilaksanakan di Puskemas Garuda, yang akan menjadi objek dalam Pengabdian ini adalah Ibu Nifas. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan yang dilakukan dengan ceramah langsung untuk meningkatkan pengetahuan mitra tentang bagaimana pentingnya kunjungan pada masa nifas. Luaran yang ditargetkan oleh penulis adalah adanya publikasi artikel pada jurnal pengabdian yang terakreditasi (SINTAN 5) dan masyarakat khusunya pada ibu nifas tentang pelaksanaan kelas ibu nifas sebagai upaya peningkatan kunjungan ibu nifas di puskesmas garuda pekanbaru. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 19 September 2023. Hasil pengabdian kelas ibu nifas ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu nifas terhadap pentingnya melakukan kunjungan nifas. Diharapkan pada ibu nifas untuk dapat membuat kelas ibu nifas serta dapat dilaksnakan secara rutin dan kegiatan kelas ibu nifas ini dapat dilakukan di puskesmas ataupun di klinik kesehatan lainya.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Degan Kejadian Disminore Pada Remaja Putri Disma Negeri 4 Pekanbaru Tahun 2025 Novita, Novita; Husanah, Een; Damayanti, Ika Putri; Saputri, Eka Maya; Ardhiyanti, Yulrina
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2327

Abstract

Dismenore merupakan keluhan nyeri menstruasi yang sering dialami oleh remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas belajar serta kualitas hidup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenore pada remaja putri di SMA Negeri 4 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah siswi kelas X dan XI yang berjumlah 85 orang yang diambil secara acak menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner google from dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia menarche (p=0,003), lama menstruasi (p=0,004), dan indeks massa tubuh (IMT) (p=0,037) dengan kejadian dismenore. Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan olahraga (p=0,211) dan riwayat keluarga (p=0,114) dengan kejadian dismenore. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar edukasi terkait pencegahan nyeri haid pada remaja.
Hubungan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Deteksi Dini Kanker Payudara Terhadap Pemeriksaan SADARI Dipondok Pesantren Putri Ummu Sulaim Pekanbaru 2025 Zega, Fitriana; Saputri, Eka Maya; Warlenda, Sherly Vermita; Afni, Rita; Andriyani, Rika
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2332

Abstract

Kanker payudara merupakan penyebab kematian utama pada wanita. Salah satu upaya deteksi dini yang efektif adalah Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Namun, pelaksanaan SADARI masih rendah, terutama di kalangan remaja putri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan remaja putri tentang deteksi dini kanker payudara dengan perilaku pemeriksaan SADARI. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel terdiri dari 67 santriwati Pondok Pesantren Putri Ummu Sulaim yang dipilih secara simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan perilaku SADARI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan baik (76,1%) dan telah melakukan SADARI (85,1%). Uji chi-square menunjukkan hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan perilaku SADARI (p=0,000) dengan Odds Ratio sebesar 64,28. Kesimpulannya, terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku SADARI. Peningkatan edukasi mengenai deteksi dini kanker payudara sangat penting untuk mendorong praktik SADARI secara rutin.