Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGARUH UNSUR SINEMATOGRAFI KDRAMA TERHADAP EFEK SINEMATERAPI PADA PEREMPUAN PEKERJA DI DKI JAKARTA Fitriati, Trimalda Nur; Satrinia, Dwina; Sularso, Alva Nurvina; Rahmayadi, Gagas Ezhar; Azzahrah, Aprilia Putri
Narada : Jurnal Desain dan Seni Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/narada.2024.v11.i1.007

Abstract

As economic demands increase and gender roles change, the number of working women increases. The challenges faced by working women are also high, because they need to balance their roles as "housewives" and career women. This resulted in an increasing stress levels in working women. Another way to overcome stress beside getting enough rest is to do enjoyable things, such as doing hobbies or watching films. K-drama has regained its place in the hearts of Indonesian women for their popularity both in storylines and attractive casts. It has elements that can reduce the stress of their viewers. Therefore, this study aims to determine the cinematographic elements of K-dramas that can provide a cinematherapy effect on working women. This study uses both qualitative and quantitative methods. The main data collection was carried out by interviewing female working respondents who live in DKI Jakarta. As a result, the cinematographic element that has the most influence on the cinematherapy effect on K-dramas is the type of shot. According to a number of respondents, types of shots such as medium close up, extreme close up, are able to enhance the dramatic effect from humorous scenes of K-drama.
Logo Destinasi Branding sebagai Representasi Identitas Visual Potensi Wisata Desa Ciasmara Fitriati, Trimalda Nur; Rahmayadi, Gagas Ezhar; Satrinia, Dwina; Tyas, Sasmi Hidayatul Yulianing; Danniswara, R. Bhima; Fajriyah, Siti Zahrotul; Putra, Kukuh Julia; Syakur, Akhmad Nabilrizqi Aulia; Ergianta, Dhimas Zaki
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/sorot.v4i2.9743

Abstract

Desa Ciasmara, Kabupaten Bogor memiliki berbagai potensi wisata yang dapat dikembangkan. Namun kurangnya strategi promosi menyebabkan berbagai potensi wisata yang ada kurang diketahui dan diminati masyarat. Sebagai upaya dalam pengembangan potensi wisata Desa Ciasmara, maka tim pengabdian masyarakat ini membantu Desa dalam perancangan identitas visual berupa logo. Identitas visual digunakan sebagai upaya promosi, guna meningkatkan daya tarik wisatawan. Metode yang digunakan dalam proses pengabdian masyarakat adalah penyadaran atau peningkatan pemahaman dan pendampingan dalam proses perancangan logo wisata. Kegiatan melibatkan 25 orang warga Desa Ciasmara, sebagai perwakilan dari berbagai sektor yang berkaitan dengan upaya pengembangan potensi wisata. Seperti Kepala Desa, Sekretaris Desa, BUMDEs, Karang Taruna, UMKM, dan pengelola wisata. Proses perancangan berlangsung kurang lebih selama 4 bulan, dan selalu melibatkan perwakilan masyarakat desa dalam pengambilan keputusan. Diakhir kegiatan, sebagian besar representatif masyarakat merasa puas dengan adanya kegiatan ini dan berharap kegiatan serupa dapat berlanjut dikemudian hari, agar upaya pengembangan wisata Desa Ciasmara lebih optimal.
Pentingnya Personal Branding: Pembekalan Siswa-Siswi SMK Telekomunikasi Telesandi dalam Menyambut Dunia Kerja Rahma, Dea Wemona; Fitriati, Trimalda Nur; Firman, Reza Ramadani; Daryatmo, Khansa Tanaya Putri; Rifky, Reza Mohammad; Aisyah, Najwa; Wibowo, Nadine Charista
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/sorot.v3i2.7569

Abstract

Lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) ditujukan untuk langsung bekerja setelah lulus. Namun kemampuan teknis (hard skills) saja tidak cukup. Para lulusan perlu dibekali dengan kemampuan soft skills. Mayoritas industri menginginkan tenaga kerja yang memiliki kemampuan hard skill dan soft skill yang seimbang. Berdasarkan permasalahan tersebut, tim abdimas memberikan solusi berupa kegiatan sharing session dengan judul “Build Your Personal Brand (Persiapan Untuk Dunia Kerja dan Kuliah)” kepada siswa-siswi SMK Telekomunikasi Telesandi Bekasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan cara membangun personal branding dari curriculum vitae (CV). Selain itu, kegiatan ini juga dilaksanakan untuk membekali para siswa dengan wawasan terkait soft skills penting yang dibutuhkan dan dicari oleh perusahaan di era digital saat ini. Kegiatan dihadiri oleh 268 siswa, yang terdiri dari siswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Desain Komunikasi Visual (DKV), dan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Pada akhir acara, peserta melakukan pengisian feedback kegiatan melalui kuesioner. Secara keseluruhan siswa merasa puas dengan kegiatan dan setuju bahwa materi yang mereka dapatkan sudah sesuai dengan kebutuhannya. Tim abdimas melihat adanya peluang keberlanjutan program abdimas ini di masa mendatang dan pihak mitra sekolah pun juga terbuka dengan rencana ini.
PERANCANGAN SIGNAGE SYSTEM UNTUK PENUNJANG PARIWISATA DESA CIASMARA R. Bhima Danniswara; Trimalda Nur Fitriati; Siti Zahrotul Fajriyah; Zarona Zalfa Ananda; Alifa Sarha Fasha
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6069

Abstract

Desa Wisata Ciasmara memiliki potensi unggulan berbasis pertanian, perikanan, dan wisata alam, dengan fokus pada wisata curug dan pemandian air panas, namun pengembangannya terhambat oleh ketiadaan penunjuk arah menuju lokasi wisata serta belum adanya label penamaan yang jelas sehingga wisatawan kesulitan mencapai titik-titik wisata. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan merancang signage yang mempermudah wisatawan dan masyarakat lokal dalam mengakses dan mengenali titik lokasi wisata di Desa Ciasmara. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tiga pilar utama, yaitu partisipasi aktif masyarakat dalam proses perancangan, aksi nyata melalui pembuatan dan penyediaan desain signage, serta riset sistematis untuk mengidentifikasi kebutuhan informasi dan karakteristik visual yang sesuai dengan konteks desa. Luaran yang dihasilkan berupa signage siap pasang dan desain signage siap produksi yang dirancang sesuai prinsip kejelasan informasi dan keterbacaan. Respon awal masyarakat lokal menunjukkan bahwa signage dinilai bermanfaat dalam membantu penyebaran informasi rute menuju lokasi wisata dan meningkatkan kemudahan navigasi di kawasan desa wisata. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan pengelolaan Desa Wisata Ciasmara melalui peningkatan kualitas informasi dan aksesibilitas, yang diharapkan mendukung keberlanjutan pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.
THE EFFECT OF USING VIRTUAL REALITY-BASED 360° VIDEO TECHNIQUES IN TOURISM PROMOTION ON THE PERCEPTION OF VISITING INTEREST Fitriati, Trimalda Nur; Fajriyah, Siti Zahrotul; Firman, Reza Ramadani; Sujana, Naura Zahra; Shafiq, Muhammad Syahran; Fadillah, Vinnie Ahmad
Wimba : Jurnal Komunikasi Visual Vol. 16 No. 2 (2025): Wimba: Jurnal Komunikasi Visual
Publisher : KK Komunikasi Visual & Multimedia Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jkvw.2024.16.2.5

Abstract

Virtual Reality (VR) telah berkembang menjadi teknologi yang digunakan dalam industri pariwisata untuk menyediakan pengalaman wisata virtual, dan memberikan pengalaman “try before you buy” kepada wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan teknik video 360° berbasis VR pada promosi pariwisata terhadap persepsi minat berkunjung. Pengumpulan data menggunakan metode kuantitatif-eksperimen melalui kuesioner berskala likert, kemudian dianalisis menggunakan program SPSS dan teori familiaritas pada minat berkunjung milik Sharifpour et al.,(2014) dan ​​Tan & Wu (2016). Subjek penelitian ini merupakan generasi milenial dan Gen Z, yang menjadi mayoritas wisatawan domestik di Indonesia. Objek penelitian ini berupa video “Bandung 360 Virtual Tour” yang bersumber dari kanal Youtube milik KEMENPAREKRAF. Dalam video tersebut menampilkan keindahan wisata alam Situ Patenggang. Hasil dari penilitian ini diperoleh bahwa variabel visual (X1) dan audio (X2) berpengaruh terhadap persepsi minat berkunjung (Y).
Boosting Critical Thinking in High School Students with Tech-Based Workshops at SMAN 1 Katapang Nanang Cahyadi; Lia Hafiza; Aisyah Novfitri; Haifa Nabila; Trimalda Nur Fitriati
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 2 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v4i2.8478

Abstract

The digital era has transformed societal norms, necessitating critical and solution-based thinking skills to navigate information overload and emerging challenges. This study aims to enhance high school students' critical thinking and problem-solving abilities through technology-based workshops. The program employs a variety of interactive methods, including games, digital modules, online quizzes, and case study analyses, to introduce students to a structured four-step framework: problem identification, solution exploration, solution evaluation, and execution planning. Hands-on sessions with programming platforms like C, along with hardware tools such as Arduino provide practical experience. The results indicate significant improvements in students' abilities to apply critical thinking to real-world problems, fostering proactive behavior and the emergence of local leaders within their communities. The program underscores the necessity of integrating structured problem-solving frameworks into educational curricula to prepare students for future challenges. Recommendations include adopting similar workshops in educational settings to leverage technology for enhancing critical thinking and problem-solving skills.