Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Adsorption of Heavy Metal Mercury (Hg) Using Meranti Wood as Activated Carbon Zimon Pereiz; Chuchita Chuchita; Efriyana Oksal; Miranti Maya Sylvani; Yunus Pebriyanto; Oktaviani Naulita Turnip; Ahmad Irawan
Jurnal Kimia Fullerene Vol 11 No 1: Fullerene Journal Of Chemistry
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37033/fjc.v11i1.712

Abstract

The objective of this research is to assess the adsorption capacity of activated carbon derived from meranti wood (Shore spp) for mercury (Hg) removal from liquid waste. To establish the relationship between concentration and absorbance, the method employed involves calibrating mercury concentration using calibration curves. Additionally, the effects of pH and exposure time on adsorption capacity were examined. The results indicate that activated carbon from meranti wood can significantly adsorb mercury, achieving an efficiency level of 97.610% at pH 3, with adsorption stability reached within 80 minutes at an adsorption rate of 94.30%. The conclusions drawn from this study suggest that activated carbon from meranti wood is a sustainable and effective solution for addressing mercury contamination in wastewater. It also highlights the importance of regulating pH and exposure time. This research contributes significantly to the development of environmentally friendly methods for water purification.
Edukasi Kesehatan dan Pelatihan Pengolahan Teh Celup Bawang Dayak sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Herbal Berbasis Lokal Ahmad Irawan; Zimon Pereiz; Hendrik Segah; Chuchita; Efriyana Oksal; Aji Pamungkas
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.3202

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Habaring Hurung, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, dengan fokus pada peningkatan pengetahuan serta keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bawang dayak (Eleutherine palmifolia) sebagai teh celup herbal untuk membantu menurunkan kadar gula darah. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan partisipatif yang mencakup sosialisasi, diskusi interaktif, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Sebanyak 50 orang berpartisipasi, terdiri atas ibu rumah tangga, kader PKK, tokoh masyarakat, remaja, hingga warga lanjut usia yang berisiko diabetes. Hasil kegiatan memperlihatkan peningkatan yang sangat signifikan: pemahaman masyarakat meningkat dari 11,2% pada pre-test menjadi 97,2% pada post-test. Selain itu, keterampilan peserta dalam mengolah bawang dayak menjadi teh celup higienis juga semakin baik, sehingga mereka mampu menerapkan teknik pengolahan dengan benar. Dampak program ini tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemanfaatan tanaman obat lokal, tetapi juga membuka peluang usaha mikro berbasis herbal yang bernilai ekonomi. Dengan demikian, kegiatan ini dapat dijadikan contoh model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, yang mendukung ketahanan kesehatan sekaligus perekonomian rumah tangga berbasis kearifan lokal.