Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengembangan e-modul pembelajaran mandiri materi senyawa hidrokarbon pada siswa kelas XI SMA Negeri 3 Palangka Raya Santi Kartikasari; Abudarin Abudarin; Abdul Hadjranul Fatah
Journal of Environment and Management Vol. 2 No. 2 (2021): Journal of Environment and Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Palangka Raya dan (and) Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia (IATPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jem.v2i2.2946

Abstract

Penelitian ini bertujuan menilai kelayakan e-modul materi senyawa hidrokarbon untuk belajar mandiri, penguasaan siswa atas materi e-modul, dan efektifitas e-modul tersebut. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 3 Palangka Raya pada Tahun Pelajaran 2019/2020. Studi pendahuluan berupa studi pustaka dan observasi terhadap siswa kelas XI MIPA 3 dilakukan guna mengetahui proses pembelajaran dan bahan ajar yang digunakan secara daring. Berdasarkan data tersebut, kemudian, dilakukan pengembangan e-modul. E-modul diujicobakan kepada kelas XI MIPA 1 secara on-line, dengan diawali pre test dan diakhiri dengan post test. Data yang diperoleh digunakan untuk penyempurnaan e-modul yang diimplementasikan kepada kelas eksperimen semu, yaitu kelas XI MIPA 2 (31 siswa) dan kelas XI MIPA 4 (dengan 29 siswa) sebagai kelas kontrol. Uji kelayakan oleh ahli menunjukkan bahwa e-modul memiliki rerata nilai sebesar 91,90% (kategori sangat layak) untuk kualitas isi/konten, 93,33% (kategori sangat layak) untuk kualitas instruksional, dan 95,38% (kategori sangat layak) untuk kualitas teknik (media). Uji kelayakan keterbacaan oleh siswa menghasilkan rerata nilai sebesar 95,67% (kategori sangat layak). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan e-modul terbukti meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep (materi) pelajaran. Efektivitas e-Modul ditunjukkan dari tingginya nilai post test kelas eksperimen dibandingkan dengan nilai kelas kontrol.
Penguasaan konsep hukum-hukum dasar kimia hasil pembelajaran menggunakan Lembar Kerja Siswa berbasis Learning Cycle 5E pada siswa kelas X SMA Negeri 4 Palangka Raya Tahun Ajaran 2017/2018 Nike Helmiati; Abudarin Abudarin; Abdul Hadjranul Fatah
Journal of Environment and Management Vol. 2 No. 3 (2021): Journal of Environment and Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Palangka Raya dan (and) Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia (IATPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jem.v2i3.4381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan memperoleh dan menguasai konsep hukum-hukum dasar kimia hasil pembelajaran menggunakan lembar kerja siswa berbasis learning cycle 5E pada siswa kelas X SMA Negeri 4 Palangka Raya tahun ajaran 2017/2018. Subjek penelitian yang terlibat dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 1 dan X MIPA 2 yang berjumlah 60 siswa. Data kemampuan siswa memperoleh konsep dikumpulkan melalui kegiatan pembelajaran menggunakan LKS berbasis learning cycle 5E, sedangkan data penguasaan konsep siswa dikumpulkan melalui tes penguasaan konsep yang dilakukan sebelum dan setelah pembelajaran. Data hasil tes dianalisis menggunakan teknik persentase untuk menentukan tingkat penguasaan konsep, sedangkan untuk menentukan peningkatan penguasaan konsep digunakan normalized gain score analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan LKS berbasis learning cycle 5E membantu siswa mampu: (1) mengonstruksi pernyataan hukum kekekalan massa (100%), hukum perbandingan tetap (100%), hukum perbandingan berganda (91,67%), hukum perbandingan volume (93,33%), dan hukum Avogadro (78,33%) serta (2) menerapkan hukum kekekalan massa (95,00%), hukum perbandingan tetap (92,92%), hukum perbandingan berganda (91,25%), hukum perbandingan volume (82,64%), dan hukum Avogadro (94,58%). Kemampuan siswa menguasai konsep hukum-hukum dasar kimia pasca pembelajaran menggunakan LKS berbasis learning cycle 5E mencapai rata-rata sebesar 80,42% (kategori baik) dengan gain score ternormalkan sebesar 0,76 (kategori tinggi).
Analisis Kesesuaian Konsep Struktur Atom Pada Buku Kimia Kelas X SMA/MA Terhadap Silabus Kurikulum 2013 Edisi Revisi Dan Penyusunan Makro Wacana Desy Natalia; Abdul Hadjranul Fatah; Mulawi
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang
Publisher : FKIP Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.055 KB) | DOI: 10.37304/jikt.v10i2.31

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk: (1) Mendeskripsikan kesesuaian konsep struktur atom terhadap silabus Kurikulum 2013 edisi revisi, (2) Mendeskripsikan struktur makro wacana dalam materi ajar kimia SMA/MA kelas X hasil analisis pada konsep struktur atom, (3) Mendeskripsikan proposisi apa saja yang berpotensi kesalahan konsep yang terdapat pada narasi materi struktur atom SMA/MA kelas X SMA/MA pada buku A dan buku B. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Objek penelitian ini adalah (1) buku teks Kimia SMA/MA kelas X Penulis Unggul Sudarmo yang diterbitkan oleh Penerbir Erlangga tahun 2016 (Buku A), (2) buku teks Kimia SMA/MA kelas X Penulis A. Haris Watoni Dkk yang diterbitkan oleh Penerbit Yrama Widya tahun 2016 (Buku B). Hasil penelitian menunjukan Jumlah label konsep gabungan dari kedua buku adalah 29 label konsep. Pada buku A mempunyai 26 label konsep dan buku B mempunyai 25 label konsep yang sesuai dengan silabus Kurikulum 2013 edisi revisi. Proposisi kesalahan konsep pada buku teks A yaitu: pemahan kata dan gambar percobaan Rutherford tampa dijelaskan. Proposisi kesalahan konsep pada buku teks B yaitu kata yang sulit dipahami dan jumlah subkulit yang tidak tepat.
Analisis Kesesuaian Konsep Ikatan Kimia Pada Buku Kimia Kelas X SMA/MA Terhadap Silabus Kurikulum 2013 Dan Penyusunan Makro Wacana Seni Rusianti; Abdul Hadjranul Fatah; Mulawi
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang
Publisher : FKIP Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.535 KB) | DOI: 10.37304/jikt.v10i2.32

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan kesesuaian konsep ikatan kimia hasil analisis materi ajar Kimia SMA/MA kelas X tehadap Kurikulum 2013, (2) mendeskripsikan struktur makro wacana dalam materi ajar Kimia SMA/MA kelas X hasil analisis pada konsep ikatan kimia, dan (3) mendeskripsikan proposisi apa saja yang berpotensi menimbulkan kesalahan konsep yang terdapat dalam materi ajar kimia SMA/MA kelas X hasil analisis pada topik ikatan kimia. Buku teks yang dianalisis meliputi buku teks A dan buku teks B. Instrumen yang digunakan yaitu tabel identifikasi relevansi teks asli dengan label konsep, tabel analisis wacana proposisi mikro dan makro, model struktur makro wacana dan tabel identifikasi proposisi yang berpotensi menimbulkan kesalahan konsep. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian dan analisis data yang telah dilakukan yaitu label konsep yang terdapat pada buku teks A berjumlah 26 label konsep dan semuanya telah sesuai dengan Silabus Kurikulum 2013 dan label konsep yang terdapat pada buku teks B berjumlah 21 label konsep dari 21 label konsep ada bebarapa label konsep yang tidak memenuhi Kompetensi Dasar (KD) dan Materi Pokok (MP) pada Silabus Kurikulum 2013 yaitu Kompetensi Dasar (3.6) Menganalisis kepolaran senyawa dengan Materi Pokok ikatan kovalen polar dan nonpolar. Ikatan kimia berdasarkan struktur makro wacana pada buku teks A dan buku teks B pembahasan konsep pada dimensi elaborasi mencapai level 4 dan pada dimensi progresi terdapat 4 label konsep pada level. Proposisi yang berpotensi menimbulkan kesalahan konsep pada buku A yang dibahas yaitu konsep hukum oktet. Pada buku teks B tidak terdapat proposisi yang berpotensi menimbulkan kesalahan konsep.
Analisis Materi Ajar Kimia SMA/MA Kelas XII Pada Konsep Sifat Koligatif Larutan Sri Haryati Wulandari; Abdul Hadjranul Fatah; Maya Erliza Anggraeni
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang
Publisher : FKIP Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1229.096 KB) | DOI: 10.37304/jikt.v10i2.39

Abstract

Buku teks yang dianalisis yaitu 2 buku teks kimia SMA/MA Kelas XII. Instrumen yang digunakan yaitu tabel identifikasi relevansi antara teks asli dengan label konsep, tabel identifikasi proposisi mikro makro pada materi ajar, dan tabel identifikasi proposisi berpotensi kesalahan konsep. Data dianalisis secara deskriptif. Jumlah label konsep buku teks A yaitu 46 buah dan buku teks B yaitu 40 buah. Struktur makro wacana kedua buku teks, label konsep konsentrasi larutan dimensi elaborasi mencapai level 4, pengertian sifat koligatif larutan mencapai level 3, jenis-jenis sifat koligatif larutan mencapai level 6, dan penerapan sifat koligatif larutan mencapai level 4. Dimensi progresi kedua buku teks pada level 2 terdapat 4 konsep. Buku teks A, proposisi berpotensi kesalahan konsep mengandung konsep prasyarat yang salah. Buku teks B, proposisi berpotensi kesalahan konsep yaitu simbol kenaikan titik didih, titik didih titik beku, dan penurunan titik beku. Beberapa contoh soal kedua buku teks tidak tertulis satuan.
Konsepsi Siswa Kelas XI IPA Negeri 5 Palangka Raya Tentang Senyawa Hidrokarbon Tahun Ajaran 2018/2019 Recka Susanti; Abdul Hadjranul Fatah; Sri Wahyutami
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang
Publisher : FKIP Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (850.834 KB) | DOI: 10.37304/jikt.v10i2.41

Abstract

Penelitian merupakan penelitian deskriptif, dilaksanakan di SMA Negeri 5 Palangka Raya pada 80 siswa di kelas XI IPA-1 SMA Negeri 5 Palangka Raya Tahun ajaran 2018/2019. Data penelitian didapat melalui tes uraian siswa dan wawancara siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kosepsi siswa tertinggi terletak pada konsepsi siswa tantang pengertian senyawa hidrokarbon yaitu sebesar 63,75% dan berada pada kategori tuntas. Konsepsi siswa tentang memberikan nama senyawa hidrokarbon alkana, alkena dan alkuna ialah 34,6% siswa masuk kategori tidak mengerti. Konsepsi siswa tentang membedakan atom C primer, sekunder, tersier dan kuartener ialah 33,125% masuk kategori tuntas dan konsepsi siswa terendah tentang mengelompokan senyawa hidrokarbon berdasarkan kejenuhan ikatan ialah 30% siswa masuk kategori tuntas. Penguasaan konsepsi siswa terbagi kedalam (empat) kategori yaitu tidak mengerti, tuntas sebagian, mendekati tuntas dan tuntas. Banyak siswa menjawab dengan benar pengertian senyawa hidrokarbon dan menjawab dengan benar perbedaan atom C primer, sekunder, tersier dan kuartener. Banyak siswa tidak mampu menjawab dengan benar mengelompokan senyawa hidrokarbon berdasarkan kejenuhan ikatan dan memberikan nama pada senyawa hidrokarbon.
Pengembangan Bahan Ajar Materi Unsur Nitrogen Dan Fosfor Berbasis Kontekstual Untuk Mata Kuliah Kimia Dasar Abdul Hadjranul Fatah; Agtri Wulandari
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang
Publisher : FKIP Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jikt.v8i2.57

Abstract

Kimia dasar merupakan ilmu kimia yang berperan penting dalam mempelajari materi kimia lanjut dan sebagai dasar perkembangan ilmu pengetahuan di masyarakat. Hasil belajar mahasiswa pada salah satu universitas di Palangka Raya menunjukkan bahwa masih terdapat mahasiswa yang tidak lulus mata kuliah Kimia Dasar. Salah satu penyebab rendahnya hasil belajar karena buku ajar yang digunakan masih bersifat informatif. Tahap penelitian pengembangan menggunakan model 4-D Thiagarajan yang terdiri dari define, design, development, dan disseminate. Tahap disseminate pada penelitian ini tidak dilakukan karena disesuaikan dengan tujuan penelitian. Validasi produk dilakukan oleh 3 orang ahli dan diuji keterbacaannya pada mahasiswa. Hasil pengembangan berupa Bahan Ajar untuk Mahasiswa dan Buku Petunjuk Dosen. Persentase kelayakan yang diberikan oleh validator untuk Bahan Ajar Mahasiswa sebesar 91,2% dan Buku Petunjuk Dosen yaitu 92,4%, sedangkan persentase kelayakan berdasarkan uji keterbacaan mahasiswa sebesar 81,3%. Dapat disimpulkan bahwa produk pengembangan yaitu Bahan Ajar Unsur Nitrogen dan Fosfor berbasis Kontekstual untuk Mata Kuliah Kimia Dasar dikategorikan layak.
Kesulitan Siswa Kelas XII MIA SMA Negeri Di Kota Palangka Raya Tahun Ajaran 2018/2019 Dalam Memahami Konsep Sel Elektrolisis Yang Ditelusuri Menggunakan Instrumen Two Tier Multiple Choiche Anastasia Dimas Febyanti; Suandi Sidauruk; Abdul Hadjranul Fatah
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang
Publisher : FKIP Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jikt.v11i1.68

Abstract

Electrolysis cell is the study of the process of changing electrical energy into chemical energy. Electrolysis cell in particular are closely related to daily life so that it becomes one of the important things in chemistry, but this concept itself has a fairly high level of abstractness. This abstract is one of the reasons students have difficulty understanding chemical concepts. This study aims to describe the difficulties of class XII MIA high school students in the city of Palangka Raya in the academic year 2018/2019 in understanding the concept of electrolysis cells that are traced using two tier multiple choice instruments. The subjects of this study were 265 students of MIA class XII. This research was conducted in the even semester of the 2018/2019 school year. Student difficulty data were netted using the Electrolysis Cell Concept Understanding Test and conducted interviews with students who were experiencing difficulties. The data that has been obtained is then analyzed descriptively. The results showed that the percentage of students who had difficulty understanding the concept of electrolysis was 68.39%.
Kualitas Soal Penilaian Akhir Semester (PAS) Buatan Guru Mata Pelajaran Kimia Kelas XI MIA SMA Di Kabupaten Kotawaringin Barat Pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2018/2019 Yesi Gasela; Suandi Sidauruk; Abdul Hadjranul Fatah
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang
Publisher : FKIP Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jikt.v11i1.72

Abstract

The questions used in the Final Semester Assessment are teacher-made questions. This study aims to determine and describe the level of Quality of Final Semester Assessment Questions Made by Chemistry Subject Teachers in Class XI MIA Senior High School in Kotawaringin Barat District in Odd Semester Academic Year 2018/2019. This research is a descriptive study. The objects in this study were questions made by the teacher and students' answers from the Final Semester Assessment Chemistry subjects in class XI MIA High School A, class XI MIA High School B, class XI MIA High School C, and Class XI MIA High School D, in the odd semester of the year 2018/2019 teachings. The research data collection technique is the documentation method. Data analysis was performed by logical review and empirical review. The results showed that the results of the logical review analysis obtained the level of concordance with the basic competencies classified as good with a percentage of 86.67%. Judging from the aspects of material, construction, and language the level of appropriateness of the questions is good with a percentage of 85.63%. The distribution of Bloom's cognitive taxonomic domains is C1 at 22.67%, C2 at 43.33%, C3 at 34%, C4 at 0%, C5 at 0%, and C6 at 0%. The quality of the chemistry PAS questions for class XI MIA made by the teacher in terms of empirical review was obtained based on the different power index, difficulty index and distractor effectiveness. Empirical review, the number of questions with very good quality there are 35 (23.33%) questions, questions with good quality there are 55 (36.67%) questions, questions with not good quality there are 57 (38%) questions, and questions with the quality is not very good there are 3 (2%) questions.
Analisis Materi Ajar Konsep Laju Reaksi Pada Buku Teks Kimia SMA/MA Sakti Sakti; Abdul Hadjranul Fatah; Maya Erliza Anggraeni
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang
Publisher : FKIP Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jikt.v11i1.77

Abstract

This study aims to: (1) describe the appropriateness of the concept of reaction rates in class XI high school chemistry teaching material against the 2013 curriculum, (2) describe the macro structure in class XI high school / MA chemistry teaching material on the concept of reaction rate, and (3) describe any propositions that are potentially misconceptions contained in class XI SMA / MA chemistry teaching material on the concept of reaction rate. This research is a type of descriptive research. The objects of this study are: (1) SMA / MA grade XI chemistry textbooks. The data obtained were analyzed descriptively. Macro discourse arrangement of reaction rate in text book A discussion of the concept of elaboration dimension reaches level 4 and the progression dimension there are 4 concepts at level 2. Macro structure discourse of reaction rate in text book B discussion of the concept of elaboration dimension reaches level 4 and the progression dimension there are 5 concepts at level 2. Propositions that have the potential for misconceptions in textbook A are the catalyst explanation and reaction rate constants. Propositions that have the potential for concept errors in textbook B are molarity formulas, writing the reaction coefficient, explanation of the influence of surface area, explanation of the reaction order 0, reaction order 1, reaction order 2, reaction order 2, reaction order -2, and reaction order ½.