Adi Hadianto
Departemen Ekonomi Sumberdaya Dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Komponen Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Bogor dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya Dedi Budiman Hakim; Adi Hadianto; Dian Verawati Panjaitan; Windi Wijayanti
BINA: JURNAL PEMBANGUNAN DAERAH Vol 1, No 2 (2023): BINA: JURNAL PEMBANGUNAN DAERAH
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62389/bina.v1i2.30

Abstract

Perekonomian Kabupaten Bogor saling terkait antar sektor dan antar wilayah. Tumbuh dan berkembangnya Kabupaten Bogor sangat dipengaruhi oleh aspek spasial dan komponen-komponen lain penentu pertumbuhan wilayah Kabupaten Bogor. Oleh karena itu, perlu dianalisis komponen penentu pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bogor dan faktor-faktor yang menjadi penentu pertumbuhan ekonomi wilayah itu sendiri. Metode analisis komponen pertumbuhan adalah LQ, SS, SQx, LQx, MC, dan SP. Sedangkan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bogor digunakan metode OLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa industri pengolahan merupakan salah satu sektor ekonomi yang menjadi basis dalam pembangunan ekonomi di Kabupaten Bogor. Disamping itu, terdapat sektor lain yang  memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bogor. Semua sektor ini tidak berdiri sendiri dan memiliki posisi saling mendukung baik sebagai sumber pasokan (backward linkages) maupun pasar produk (forward linkages). Faktor-faktor yang signifikan memengaruhi pertumbuhan ekonomi adalah luas wilayah, populasi, dan jumlah koperasi. Dalam konteks pertumbuhan ekonomi, fokus pembangunan dapat diarahkan pada sektor basis di setiap kecamatan. Namun agar terjadi pemerataan pembangunan (equity), pengembangan pertanian dalam arti luas dan kehutanan tetap menjadi prioritas karena banyak masyarakat yang tergantung kehidupannya dari kedua sektor ini.Kata Kunci: basis, ekonomi, kecamatan, pertumbuhan
Analisis Komponen Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Bogor Periode 2016-2019 Dedi Budiman Hakim; Adi Hadianto; Dian Verawati Panjaitan
BINA: JURNAL PEMBANGUNAN DAERAH Vol 1, No 1 (2022): BINA: JURNAL PEMBANGUNAN DAERAH
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62389/bina.v1i1.8

Abstract

Penetapan sektor prioritas penting dilakukan untuk mengetahui kebijakan khusus yang diperlukan untuk mendukung pembangunan ekonomi. Oleh karena itu, kebijakan tersebut dapat diterapkan secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sektor-sektor basis dengan menggunakan model Location Quotient (LQ) dan untuk mengidentifikasi komponen-komponen pertumbuhan ekonomi dengan menggunakan analisis Tipologi Klassen dan Shift Share (SS). Hasil analisis menunjukkan bahwa sektor basis di Kabupaten Bogor adalah Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, pertambangan, industri pengolahan, penyediaan air, pengelolaan limbah, dan limbah dan daur ulang memainkan peran yang sangat penting dalam pembangunan ekonomi. Dua komponen dominan yang menentukan pertumbuhan ekonomi adalah faktor wilayah (perekonomian Provinsi Jawa Barat) dan keunggulan kompetitif beberapa sektor di Kabupaten Bogor. Pemerintah dapat fokus pada sektor-sektor utama dengan menetapkan instrumen fiskal yang memberikan dampak berganda terhadap perekonomian Kabupaten Bogor.
Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Berkelanjutan Bernilai Ekonomi Berbasis Gender Equality and Social Inclusion di Kota Sukabumi Bahroin Idris Tampubolon; Ujang Sehabudin; Adi Hadianto; Hendri Wijaya
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2023): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.9.3.297-303

Abstract

The amount of waste in Sukabumi City tends to increase while the management rate is relatively low. Unmanaged waste generation is a problem of environmental degradation. Activities that can improve waste management, such as household waste from the source, are needed. This activity aims to provide knowledge to the community about the role of households in the waste management system and measure the level of change in knowledge of household members in the waste management stage from the source. The analysis method uses descriptive qualitative and quantitative. The methods of implementing the activity were lectures, focus group discussions, and interviews with respondents of the farmer women's group. The analysis tools used were pretest, posttest, and gap analysis. The activity results showed that households have a vital role and a significant contribution in managing household waste. The level of knowledge of farm women group participants has increased with a pretty good average value regarding the management of similar household waste.