Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENYULUHAN KESEHATAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT MELALUI CUCI TANGAN MENGGUNAKAN SABUN Harleli, Harleli; Edihar, Muh.
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i2.2251

Abstract

Kesehatan dalam kehidupan manusia merupakan hal yang terpenting terutama bagi anak usia dini yang dapat dicapai dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan cara menjaga kebersihan diri, dapat dilakukan dengan cara mencuci tangan menggunakan sabun. langkah awal untuk merubah sikap siswa agar menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sehingga mewujudkan sekolah yang sehat adalah di sekolah. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang cara mencuci tangan menggunakan sabun dengan benar. Metode yang digunakan meliputi ceramah, tanya jawab dan pemberian leaflet tentang PHBS. Sebelum diberikan penyuluhan siswa diberikan pre-test kemudian dilakukan penyuluhan dan dilanjutkan post-test terhadap peserta, kemudian dilanjutkan praktek cuci tangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perbedaan signifikan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan, dengan nilai p-value = 0,000 < α = 0,05, yang mengindikasikan bahwa penyuluhan PHBS berperan positif dapat meningkatkan pemahaman PHBS melalui cuci tangan menggunakan sabun pada siswa dengan benar. Kesimpulannya, pengetahuan PHBS efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya cuci tangan menggunakan sabun supaya terhindar dari penyakit infeksi
ADSORPSI KALSIUM AIR PAYAU SEBAGAI SUMBER AIR BERSIH BAGI MASYARAKAT PESISIR DENGAN SILIKA TERMODIFIKASI DARI ABU SEKAM PADI Kahar, Kaharuddin; Edihar, Muh; Harimu, La; Dahlan; Mutmainnah
Al-Kimia Vol 13 No 1 (2025): JUNE
Publisher : Study Program of Chemistry - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Many Indonesian residents have difficulty obtaining clean water, especially people who live in coastal areas. Those who live there can only consume brackish water which is considered to have side effects on health due to the excessive calcium content. This research offers a simple method, namely adsorption using abundant raw materials, namely rice husk ash from agricultural waste resulting from burning rice husks. Using husks directly has less effectiveness, so it needs to go through additional processes such as removing impurities and modifying the structure. This research aims to reduce calcium levels in brackish water using silica that has been modified from rice husk ash. The process of making adsorbents is carried out by sieving, heating, filtering, washing to obtain silica, then modifying and optimizing important parameters until its application to brackish water. The difference between pre-modified and modified silica can be seen in the characterization with FTRI at wave numbers from 470 cm-1 to 430 cm-1 1, namely deeper bending vibrations, which are also clarified by the surface condition with more structured pores seen in the SEM results. The modified silica works optimally at a mass of 0.4 grams, pH 7.5, contact time of 40 minutes and concentration of 50 ppm. It has an adsorption capacity of 3.2 mg/g and follows the Langmuir isotherm pattern.
Synthesis and Characterization Materials Modern (CMC-Fe3O4-Chitosan-TiO2) As Portable Adsorbent Toxic Metal (Hg) and Dye Substance (Rh B) Kahar, Kaharuddin; Edihar, Muh; Suhardin
Advance Sustainable Science Engineering and Technology Vol. 6 No. 3 (2024): May - July
Publisher : Science and Technology Research Centre Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/asset.v6i3.709

Abstract

The synthesis of the portable adsorbent material CMC-Fe3O4-Chitosan-TiO2 begins by inserting the CMC-Chitosan mixture into the leaching solution. Next, concentrated NaOH and 3% CaCl2 were added, then decanted and dried at room temperature. After that, the composite was coated with TiO2 and then dried in an oven at a temperature below 100 oC. The success of the synthesis was indicated by the presence of specific absorption in FT-IR. 3429 cm-1 hydroxyl group, 2926 cm-1 for the CH/CH3 group, 1631 cm-1 for the carbonyl group (C=O), 1642 cm-1 which is the CH/CH3 group, as well as ) and ( at 400-600 cm-1. In addition, the different surface morphology of the material formed from its basic components is based on SEM characterization sails. Adsorption test results for Hg (II) metal ions were 53% while dyes were 38% with a time of 40 minutes. This research is good for handling watermaster
Edukasi Kesehatan: Bahaya Fast Food pada Mahasiswa Menggunakan Media Sosial Harleli , Harleli; Edihar, Muh
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v2i4.572

Abstract

Konsumsi fast food di kalangan mahasiswa meningkat seiring gaya hidup dan kemudahan akses makanan siap saji. Rendahnya pengetahuan mengenai dampak fast food berpotensi meningkatkan risiko penyakit tidak menular seperti obesitas, diabetes melitus, dan hipertensi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengetahui perbedaan pengetahuan mahasiswa sebelum dan sesudah diberi edukasi bahaya konsumsi fast food melalui edukasi berbasis media sosial. Kegiatan dilakukan pada 30 mahasiswa prodi gizi FKM UHO dengan desain pre-test dan post-test. Media edukasi berupa poster tentang bahaya fast food, kandungan gizi, strategi mencegah komsumsi fast food. Poster dan video disebarkan melalui Instagram dan WhatsApp, dilanjutkan pertemuan edukasi daring melalui Google Meet. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan sebelum (20%) dan sesudah edukasi (80%), bahaya komsumsi fast food. edukasi berbasis media sosial terbukti efektif dan dapat dijadikan strategi promosi kesehatan yang relevan bagi mahasiswa.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kekambuhan Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Wua Wua Tahun 2024 Harleli; Muh Edihar
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): Jan-Feb
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v3i1.678

Abstract

Kekambuhan hipertensi merupakan terjadinya peningkatan tekanan darah secara berulang ≥140/90 mmHg. faktor penyebab terjadinya  kekambuhan hipertensi, karena sering mengkomsumsi  makanan tinggi lemak, tinggi natrium, kurangnya aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kekambuhan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Wua Wua. Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari 71 pasien hipertensi. Analisis data menunjukkan bahwa dukungan keluarga memiliki nilai p = 0,100 (>0,05) dan kepatuhan minum obat memiliki nilai p = 0,351 (>0,05). Hasil menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat dengan kekambuhan hipertensi. Kesimpulan dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat tidak berhubungan secara signifikan dengan kekambuhan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Wua Wua.
Hierarchical NiO/TiO2-Biomass-Derived Porous Carbon Composite with Improved Electrochemical Kinetics for Energy Storage Applications Nurdin, Muhammad; Maulidiyah, Maulidiyah; Watoni, Abdul Haris; Zakir, Muhammad; Muliadi, Muliadi; Muzakkar, Muhammad Zakir; Azmi, Khusnul Ulul; Edihar, Muh; Zulfan, Ahmad
Journal of Multidisciplinary Applied Natural Science Articles in Press
Publisher : Pandawa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47352/jmans.2774-3047.371

Abstract

The development of high-performance and sustainable anode materials remains a crucial challenge for next-generation energy storage systems. In this study, NiO/TiO₂–biomass-derived porous carbon (BPC) composites were successfully synthesized using palm kernel shell-derived porous carbon as a conductive matrix. Structural and morphological characterizations confirmed the homogeneous distribution of NiO and TiO₂ crystals within the porous carbon framework. The FTIR and XRD analyses verified the presence of metal-oxygen bonds and high phase purity, while SEM revealed a well-developed porous structure. Electrochemical evaluations were performed in KOH solution using a three-electrode configuration. The optimized NiO-TiO2/BPC (1:2) electrode delivered a specific capacity of 7.76 mAh g⁻¹ at 10 mV s⁻¹ and sustained 3.59 mAh g⁻¹ at 80 mV s⁻¹, demonstrating favorable rate capability. Galvanostatic charge-discharge measurements further confirmed the improved performance, reaching 8.75 mAh g⁻¹ at 3 A g⁻¹. This enhanced electrochemical behavior is attributed to the synergistic integration of conductive porous carbon with electroactive NiO and TiO₂ phases. These findings indicate that the NiO-TiO₂/BPC composite functions as a hybrid alkaline electrode material and has potential for safe and sustainable aquatic energy storage devices.