Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Perancangan Enterprise Architecture Fungsi Marketing Dan Promotion Pt Smithindo Mitra Mandiri Menggunakan Togaf Adm Aldi Abriyanto; Yuli Adam Prasetyo; Asti Amalia Nur Fajrillah
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Smithindo Mitra Mandiri merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi dan penjualan produk fashion yang mengungusung konsep “fashion as a Daily Outfit” yang bertujuan untuk menjadikan setiap produk smith sebagai kebutuhan untuk beraktifitas sehari-hari. Dalam upaya untuk dapat berkompetisi dengan perusahaan competitor, smith harus melakukan pelaksanaan strategi yang berbeda dari perusahaan lain dan tentunya disesuaikan dengan kondisi dan tujuan/goal perusahaan. Dalam menjalankan proses bisnis perusahaan yang mengutamakan (goods) barang dan (service) layanan yang berkualitas, sehingga menuntut fungsi marketing dan promotion untuk mempunyai kinerja dan strategi pemasaran yang baik dan terstruktur. Agar strategi bisnis dan teknologi informasi dapat diselaraskan perusahaan memerlukan rancangan arsitektur enterprise architecture untuk dijadikan sebagai panduan architecture reference. Metodologi yang digunakan dalam perancangan Enterprise Architecture ini adalah TOGAF ADM. Tahapan dalam TOGAF ADM untuk penelitian ini berawal dari fase Preliminary, Architecture Vision, Business Architecture, Information System Architecture, Technology Architecture, Opportunities and Solutions, dan Migration Planning. Penelitian ini menghasilkan sebuah rancangan enterprise architecture pada PT Smithindo Mitra Mandiri untuk fungsi marketing dan promotion, idenitifikasi project usulan dan roadmap untuk pengembangan TI perusahaan. Kata Kunci : Enterprise Architecture, marketing dan promotion, TOGAF ADM Abstract PT Smithindo Mitra Mandiri is a company engaged in the production and sales of fashion products that carries the concept of “Fashion as a Daily Outfit” which aims to make every product produced by Smith as a requirement for daily activities. In an effort to compete with the competitor companies, Smith has to perform the implementation of a different strategy from other companies and clearly tailored to the conditions and goals of the company. In running their business process, the company prioritizes goods and service in the best quality, thus it demands the function of marketing and promotion to have a great performance and structured marketing strategies. In order for business strategy and information technology to be aligned, the company requires the design of enterprise architecture to serve as a guide architecture reference. The methodology used in the design of Enterprise Architecture is TOGAF ADM. The stages in TOGAF ADM for this research are Preliminary phase, Architecture Vision, Business Architecture, Information System Architecture, Technology Architecture, Opportunities and Solutions, and Migration Planning. This study resulted in an Enterprise Architecture desigh at PT Smithindo Mitra Mandiri for marketing and promotion functions, identification of proposed projects and roadmap for the enterprise of OT development. Keywords: Enterprise Architecture, marketing and promotion, TOGAF ADM
Perancangan Sistem Green Erp Pada Modul Manufacturing Berbasis Odoo Untuk Industri Garmen Dengan Menggunakan Metode Asap Restu Kuatno; Ari Yanuar Ridwan; Asti Amalia Nur Fajrillah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak CV Indogarment adalah industri pakaian yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat. Sistem kerja yang terdapat pada perusahaan ini yaitu make-to-order. Proses produksi yang terjadi perusahaan ini adalah didalam proses bisnisnya yaitu adanya kendala seperti dalam kegiatan monitoring, kemudian pencatatan aspek standar yang ramah lingkungan dan tidak adanya reporting secara otomatis. Green manufacturing adalah salah satu cara untuk mengurangi limbah kain yang sudah tidak dibutuhkan lagi. Oleh karena itu, perlu adanya perancangan sistem Green Manufacturing agar bisa mendukung semua kegiatan proses produksi di CV Indogarment. Pada proses Green Manufacturing menggunakan metode Accelerated SAP (ASAP). Penelitian ini dilakukan dengan bebrapa tahap yaitu tahap wawancara, observasi, menganalisa dan melakukan usulan perancangan sistem yaitu konfigurasi dan penyesuaian modul manufacturing. Setelah itu melakukan tahap pengujian pada modul manufacturing. Hasil dari penelitian ini yaitu adanya sistem ERP pada Odoo yang sudah disesuaikan dengan proses bisnis pada perusahaan dan proses bisnis usulan agar dapat mempermudah perusahaan dalam menjalankan proses produksi di CV Indogarment. Kata kunci : Accelerated SAP (ASAP), ERP Odoo, Green Manufacturing Abstract CV Indogarment is a clothing industry located in Bandung, West Java. The work system found in this company is make-to-order. The production process that occurs in this company is in the business process, namely constraints such as monitoring activities, then recording the standard aspects that are environmentally friendly and the absence of automatic reporting. Green manufacturing is one way to reduce fabric waste that is no longer needed. Therefore, it is necessary to design a Green Manufacturing system in order to support all production process activities at CV Indogarment. In the Green Manufacturing process using the Accelerated SAP (ASAP) method. This research was conducted with several stages, namely the stages of interviewing, observing, analyzing and making system design proposals, namely configuration and adjustment of manufacturing modules. After that, do the testing phase in the manufacturing module. The results of this study are the existence of an ERP system in Odoo that has been adapted to the business processes in the company and the proposed business process in order to facilitate the company in carrying out the production process at CV Indogarment. Keywords: Accelerated SAP (ASAP), ERP Odoo, Green Manufacturing
Enterprise Architecture Bagi Sekolah Menengah Atas Menggunakan Enterprise Architecture Planning (eap): Sebuah Strategi Untuk Memperoleh Keunggulan Bersaing (studi Kasus Pada Sekolah Menengah Atas Di Kabupaten Bandung) Galuh Wisnu Pambayun; Tien Fabrianti Kusumasari; Asti Amalia Nur Fajrillah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan merupakan pilar utama pengembangan sumber daya manusia dan masyarakat suatu bangsa. Pendidikan diharapkan mampu membentuk sumber daya manusia yang berkualitas dan mandiri, serta memberi dukungan dan perubahan terhadap masyarakat, bangsa, dan negara diwujudkan dengan membentuk institusi-institusi pendidikan. Di Indonesia, semua penduduk wajib mengikuti program wajib belajar pendidikan dasar selama 12tahun, 6tahun di Sekolah Dasar, 3tahun di Sekolah Menengah Pertama, dan tiga tahun di Sekolah Menengah Atas/Kejuruan yang telah diatur dalam Permen Dikbud No.19 tahun 2016 tentang Program Indonesia Pintar Pasal 2. Dengan hal ini, institusi pendidikan di Indonesia terus meningkat jumlahnya setiap tahun. Maraknya pertumbuhan institusi tersebut, menjadikan persaingan terhadap masing-masing institusi pendidikan yang menimbulkan tidak meratanya kualitas yang diberikan masing-masing institusi. Oleh karena itu, institusi pendidikan harus mengambil beberapa strategi untuk meraih keunggulan bersaing dibanding para pesaingnya. Salah satu cara untuk mendapatkannya dengan perancangan enterprise architecture agar penerapan tekologi informasi selaras dengan kebutuhan bisnis institusi dan kegiatan operasional institusi dapat berjalan dengan optimal. Perancangan enterprise architecture pada penelitian ini menggunakan metotodologi Enterprise Architecture Planning (EAP). Hasil dari penelitian ini berupa blueprint yang terdiri dari arsitektur data, arsitektur aplikasi, dan arsitektur teknologi yang dapat dijadikan landasan perbaikan dan pengembangan sistem informasi pada institusi guna mendukung fungsi bisnisnya. Kata kunci: Pendidikan, Enterprise Architecture, Competitive Advantage, Sekolah Menengah Atas, Enterprise Architecture Planning, blueprint. Abstract Education is the main pillar of the development of human resources and society of a nation. Education is expected to be able to form quality and independent human resources, as well as provide support and changes to the community, nation, and country realized by forming educational institutions. In Indonesia, all residents are required to take part in the compulsory education program for 12years, 6years in elementary school, 3years in junior high school, and 3years in senior high school / vocational school which has been regulated in Minister of Education and Culture Regulation 19 year 2016 of Indonesia Smart Program article 2. With this, educational institutions in Indonesia continue to increase in number every year. The rise of the institution's growth has made competition for each educational institution that has caused uneven quality that is given by each institution. Therefore, educational institutions must take several strategies to achieve competitive advantage over their competitors. One way to get it is by designing an enterprise architecture so that the application of information technology is aligned with the business needs of the institution and the operational activities of the institution can run optimally. The design of enterprise architecture in this study uses the Enterprise Architecture Planning (EAP) methodology. The results of this study are in the form of a blueprint consisting of data architecture, application architecture, and technology architecture that can be used as a basis for improvement and development of information systems in institutions to support their business functions. Keywords: Education, Enterprise Architecture, Competitive Advantage, high school, Enterprise Architecture Planning, blueprint.
Perancangan Sistem Green Sales And Distribution Menggunakan Aplikasi Odoo Dengan Metode Accelerated Sap Pada Industri Pengolahan Karet (studi Kasus: Cv Inti Karet Bandung) Muhammad Ferdi Kurniawan; Ari Yanuar Ridwan; Asti Amalia Nur Fajrillah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak CV Inti Karet Bandung adalah perusahaan job order atau perusahaan yang melaksanakan kegiatan produksinya sesuai dengan pesanan pelanggan. CV Inti Karet Bandung membuat berbagai produk pengolahan dari karet, diantaranya: rubber packing (dengan berbagai type), rubber plug, rubber tube, rubber terminal, bearing pad untuk jembatan dan produk teknik dari karet lainnya. Permasalahan yang terdapat pada perusahaan antara lain belum terintegrasi semua aktivitas dalam proses penjualan dan distribusi dengan gudang, keterlambatan pengiriman barang, muatan pengiriman yang dibutuhkan sedikit sehingga mengalami pengiriman dua kali, pengecekkan stock, akses informasi tidak real time dan memiliki kendala pada limbah lingkungan. Berdasarkan permasalahan diatas maka dilakukan perancangan sistem green sales and distribution menggunakan aplikasi Odoo dengan metode ASAP (Accelerated SAP) dan terintegrasi dengan modul green purchasing, green accounting dan green manufacturing. Hasil dari penelitian ini adalah menerapakan modul sales and distribution pada aplikasi Odoo yang telah disesuaikan dengan proses dan kebutuhan dari perusahaan yang bertujuan untuk mempermudah perusahaan dalam mengatasi permasalahan limbah yang diproduksi.. Kata Kunci: Enterprise Resource Planning (ERP, Odoo, Sales and Distribution, Metode Accelerated SAP (ASAP) Abstract CV Inti Karet Bandung is a job order company or company that carries out its production activities in accordance with customer orders. CV Inti Karet Bandung makes various processing products from rubber, including: rubber packing (with various types), rubber plug, rubber tube, rubber terminal, pad bearings for bridges and other rubber products. The problems that exist in the company include not integrated all activities in the sales and distribution process with warehouses, late delivery of goods, shipping loads that are needed a little so that twice shipping, checking stock, access to information is not real time and has constraints on environmental waste. Based on the above problems, a green sales and distribution system design is carried out using the Odoo application with the ASAP (Accelerated SAP) method and integrated with green purchasing modules, green accounting and green manufacturing. The results of this study are applying the sales and distribution module on the Odoo application that has been adapted to the processes and needs of the company which aims to facilitate the company in overcoming the problems of the produced waste. Keywords: Enterprise Resource Planning (ERP), Odoo, Green Sales and Distribution, Accelerated SAP Method
Enterprise Architecture Menggunakan Togaf 9.1 : Sebuah Strategi Terhadap Peningkatan Sistem Manajemen Keamanan Informasi Pada Industri Jasa (studi Kasus Pt Sumber Sawit Sejahtera) Rizki Ananda; Irfan Darmawan; Asti Amalia Nur Fajrillah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Industri jasa adalah perusahaan yang memiliki izin usaha dalam bidang-bidang terentu seperti telekomunikasi, informasi, perhubungan, kesehatan, penelitian dan pengembangan, pertambangan dan juga kontruksi. Pada saat ini banyak perusahaan telah menggunakan teknologi sebagai alat yang mendukung proses binis yang berlangsung didalam sebuah perusahaan, baik mendukung kegiatan operasional maupun nonoperasional. Namun hal ini tidak menjamin keamanan data atau informasi perusahaan. Oleh karena itu guna meminimalisir kehilangan data perusahaan perlu menerapkan standar keamanan informasi pada perusahaan mereka karena seiring berkembangnya teknologi, dibutuhkan pula perkembangan keamanan informasi yang baik serta manajemen aset yang baik, baik aset fisik maupun non fisik dikarenakan. Dikarenakan masih banyak perusahaan masih menganggap manajemen aset secara fisik maupun non fisik hanyalah sekedar instrumen pengelolaan daftar aset. Untuk mencegah masalah ini maka perusahaan membutuhkan adanya Enterprise Security. Adapun pendekatan yang digunakan yaitu dengan TOGAF ADM yang telah mencakup keseluruhan domain inti yang terdapat diperusahaan berupa bisnis, data, aplikasi, dan teknologi. Pada penelitian ini akan dihasilkan sebuah rancangan Enterprise security berupa blueprint mengenai kondisi Enterprise security yang saat ini ada diperusahaan serta target yang diusulkan untuk perbaikan keamanan sistem. Dengan adanya peningkatan keamanan informasi ini perusahaan dapat merasa lebih aman terhadap data mereka dan menciptakan kegiatan proses bisnis yang sehat. Kata Kunci: Enterprise Security, Keamanan Informasi, Manajemen Aset, TOGAF ADM Abstract The service industry is a company that has business licenses in certain fields such as telecommunications, information, transportation, health, research and development, mining and construction. At present many companies have used technology as a tool that supports the business processes that take place within a company. But this does not guarantee the security of data or company information. Therefore in order to minimize data loss companies need to apply information security standards to their companies because as technology develops, it also requires the development of good information security and good asset management. Because there are still many companies still consider asset management physically and non-physically to be merely an instrument for managing asset lists. To prevent this problem, the company needs an Enterprise Security. The approach used is TOGAF ADM that includes all core domains in the company in the form of business, data, applications, and technology. In this study, a design of Enterprise security will be produced in the form of a blueprint regarding the condition of the Enterprise security currently in the company and the proposed target for system security improvements.with the increase in information security companies can feel safer about their data and create healthy business process activities. Keywords: Enterprise Security, Information Security, Asset Management, TOGAF ADM
Enterprise Architecture Bagi Sekolah Menengah Menggunakan Eap (enterprise Architecture Planning) : Sebuah Strategi Untuk Memperoleh Keunggulan Bersaing ( Studi Kasus Pada Sekolah Menengah Pertama Di Kabupaten Bandung ) Indra Aji Putra; Tien Fabrianti Kusumasari; Asti Amalia Nur Fajrillah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) merupakan jenjang pendidikan awal yang ada di Indonesia, dapat juga disebut sebagai primary school, sejalan dengan terus bertambahnya penduduk di indonesia maka berimbas pada pertumbuhan institusi pendidikan juga, yang menyebabkan banyaknya institusi pendidikan, hal ini memunculkan persaingan antar institusi pendidikan untuk menjadi lebih unggul dari kompetitor lainnya, maka diperlukan sebuah keunggulan bersaing (competitive advantage) sebagai nilai tambah (value added) sebagai faktor keberhasilan memenangkan kompetisi tersebut. competitive advantage salah satunya dapat direalisasikan melalui teknologi informasi (TI) dan sistem informasi (SI), pemanfaatan infrastruktur SI/TI dapat dijadikan sebuah alat bagi institusi pendidikan untuk unggul dibanding kompetitornya, sehingga dapat diperoleh keuntungan sistem informasi yang terintegrasi, terstruktur, dan terencana. Enterprise Architecture (EA) dapat membantu perancangan arsitektur institusi pendidikan, EA ini sendiri bertujuan untuk menyediakan sistem informasi terintegrasi dan tepat guna berdasarkan keperluan bisnis institusi pendidikan. metodologi EAP (Enterprise Architecture Planning) merupakan sebuah metode permodelan arsitektur yang dikembangkan oleh Spewak, permodelan enterprise architecture ini menghasilkan blueprint yang terdiri dari arsitektur data, arsitektur aplikasi, dan arsitektur teknologi yang nantinya dapat dijadikan landasan perbaikan dan pengembangan sistem informasi pada sekolah guna mendukung fungsi bisnisnya. Kata kunci: Enterprise architecture, Enterprise architecture Planning, sekolah, arsitektur data, arsitektur aplikasi, arsitektur teknologi. Abstract Junior high school and high school is an early education level in indonesia, or we can be called with Primary school, in line with the population growth in indonesia its impact on the growth of educational institutions as well, which caused many educational institutions, this has led to competition among educational to be superior to other competitors, hence a competitive advantage as a value added is needed as a factor in the success of winning the competition.competitive advantages can be realized through information technology (IT) and information systems (IS), the use of IS / IT infrastructure can be used as a tool for educational institutions to excel compared to their competitors, so that the benefits of integrated, structured and planned information systems can be obtained. Enterprise Architecture (EA) can help design the architecture of educational institutions, EA itself aims to provide integrated and appropriate information systems based on the business needs of educational institutions. EAP (Enterprise Architecture Planning) methodology is an architectural modeling method developed by Spewak, enterprise architecture modeling produces a blueprint consisting of data architecture, application architecture, and technology architecture which can later be used as a basis for improvement and development of information systems in schools to support his business functions. Keywords: Enterprise architecture, Enterprise architecture Planning, School, data architecture, application architecture, technology architecture
Rancangan Pengembangan Sistem Erp Modul Green Accounting Berbasis Odoo Pada Industri Penyamakan Kulit Menggunakan Metode Asap (studi Kasus : Pt. Elco Indonesia Sejahtera) Muhammad Rasyid Ridho Tobing; Ari Yanuar Ridwan; Asti Amalia Nur Fajrillah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. ELCO Indonesia Sejahtera adalah salah satu industri primer di Indonesia yang bergerak dibidang peyamakan kulit, hingga menjadi garment, kerajinan kulit, dan lainnya. Setiap tahun nya PT. ELCO mengalami kenaikan jumlah produksi, yang mengakibatkan jumlah limbah industrinya juga meningkat. Green Supply Chain Management adalah integrasi nilai Supply Chain Management dengan standarisasi Green Environment. Salah satunya Green Accounting, yaitu upaya untuk mengumpulkan, menganalisa, menilai, dan menyiapkan laporan, baik laporan yang terkait dengan lingkungan maupun laporan yang terkait dengan data keuangan dengan tujuan kedepannya untuk mengurangi efek dan beban yang disebabkan oleh kerusakan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk meghasilkan rancanganan pengembangan sistem Enterprise Resource Planning modul Green Accounting berbasis Odoo di industri penyamakan kulit menggunakan metode Accelerated SAP. Penelitian ini dimulai dengan apa saja System Requirement yang sesuai dengan enterprise resource planning dan green accounting pada perusahaan, lalu dibuatkan rancangan sistem. Hasil dari penelitian ini sebuah produk aplikasi berbentuk sistem yang saling terintegrasi menggunakan Open Source Software Odoo yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan melalui standar pengujian blackbox. Kata Kunci : Green Supply Chain Management, Supply Chain Management, Green Accounting, Enterprise Resource Planning, Accelerated SAP, System Requirement, Odoo, Blackbox. Abstract PT. ELCO Indonesia Sejahtera is one of the primary industries in Indonesia which are engaged in the choice of leather, to become a garment, leathercraft, and others. Every year PT. ELCO has increased the amount of production, which has increased the amount of industrial waste. Green Supply Chain Management is the integration of the value of Supply Chain Management with Green Environment standardization. One of them is Green Accounting, which is an effort to collect, analyze, assess, and prepare reports, both environmental-related reports and reports related to financial data to go forward to reduce the effects and burdens caused by environmental damage. This research aims to produce a system for developing the Enterprise Resource Planning module for Green Accounting based on Odoo in the leather tanning industry using the Accelerated SAP method. This research began with any System Requirements that are compatible with enterprise resource planning and green accounting in the company, then system design is made. The results of this research are application products in the form of integrated systems using Open Source Software named Odoo that tailored to the needs of the company through blackbox testing standards. Keywords: Green Supply Chain Management, Supply Chain Management, Green Accounting, Enterprise Resource Planning, Accelerated SAP, System Requirements, Odoo, Blackbox.
Perancangan Sistem Green Erp Pada Modul Procurement Berbasis Odoo Untuk Industri Garmen Dengan Menggunakan Metode Asap Asri Novianto; Ari Yanuar Ridwan; Asti Amalia Nur Fajrillah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak CV. Indogarment adalah Salah satu industri garmen yang ada di bandung dengan menghasilkan produk berupa pakaian seperti kaos, kemeja, jaket, seragam, tas, dan berbagai macam aksesoris dengan cara pre-order. Pada proses pengadaan mengalami masalah, seperti jumlah pembelian material tidak sesuai dengan jumlah yang diminta oleh bagian produksi karena data antara bagian produksi dengan bagian pengadaan masih belum terintegrasi. Selain itu bagian pengadaan masih belum menerapkan sistem pelaporan secara otomatis dan juga pembagian jenis material yang ramah lingkungan. Berdasarkan masalah yang ditimbulkan, maka diperlukan suatu sistem green ERP procurement yang dapat mengintegrasikan antara bagian pengadaan dengan bagian produksi dan memiliki atribut yang ramah dengan lingkungan dan juga memiliki reporting pada bagian pengadaan di perusahaan tersebut. Perancangan dilakukan dengan menggunakan metode ASAP (Accelerated SAP) dan hanya dilakukan sampai pada tahap final preparation dan menggunakan salah satu aplikasi open source yaitu Odoo. Kata kunci : Accelerated SAP (ASAP), Enterprice Resource Planning (ERP), Odoo, Green Procurement Abstract CV. Indogarment is one of the garment industry in Bandung by producing products such as shirts, jackets, uniforms, bags, and various kinds of accessories in the pre-order way. In the procurement process encountered problems, such as the amount of material purchase does not match the amount requested by the production part because the data between the production section with the procurement part is still not integrated. In addition, the Procurement Section still has not implemented the automated reporting system as well as the division of Environmentally friendly materials. Based on the problem, it is needed a green ERP procurement system that can integrate between procurement parts with production parts and has a friendly attribute with the environment and also has reporting on the part Procurement in the company. Planning is done using the method of ASAP (Accelerated SAP) and only done until the final preparation stage and using one of open source application is Odoo. Keyword : Accelerated SAP (ASAP), Enterprice Resource Planning (ERP), Odoo, Green Procurement
Enterprise Architecture Blueprint: Guna Mencapai Keselarasan Dari Organisasi Dan Teknologi Informasi Dengan Pendekatan Togaf Dan Itil (studi Kasus : Are Fungsi It Planning & Development Pt Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Dan Banten, Bandung) Firdaus Adi Nugroho; Irfan Darmawan; Asti Amalia Nur Fajrillah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Fungsi IT Planning & Development merupakan salah satu fungsi penting yang terdapat pada Bank BJB. Cakupan IT Planning & Development yang rendah dan tidak sejalan dengan perspektif bidang bisnis menjadi salah satu permasalah utama sehingga tidak sejalannya dan tidak optimal anatara Teknologi Informasi dengan jalannya bisnis. Untuk itu, Untuk menyatukan perspektif antara Teknologi Informasi dan Bisnis diperlukan penerapan suatu sistem, dalam menerapkan sistem makan diperlukan blueprint berbasis layanan perbankan yang digunakan sebagai panduan dalam membangun Teknologi Informasi di perusahaan. Enterprise Architecture merupakan solusi yang dapat digunakan dalam merancang sistem berbasis layanan perbankan di perusahaan dengan mengintegrasikan domain-domain seperti Bisnis, Aplikasi, Data, Teknologi, dan mengadopsi best practice berbasis layanan. TOGAF ADM dapat memenuhi kebutuhan pengembang sistem dengan menyelaraskan keempat domain yang ada pada perusahaan, dan ITIL (Information Technology Infrastructure Library) merupakan best practice sebagai referensi layanan perusahaan. Perancangan Enterprise Architecture berbasis layanan perbankan di dalam penelitian ini menggunakan framework TOGAF ADM yang dikombinasikan dengan ITIL. Membatasi hanya pada perancangan preliminary phase, Phase A : Architecture Vision, Phase B: Business Architecture Kata kunci: Enterprise Architecture, ITIL, Keselarasan perspektif IT dan Bisnis , Domain Abstract IT Planning & Development function is one of the important functions contained in BJB Bank. IT Planning & Development not coverage and not align with the perspective of the business sector become one of the main problems so that it is not align and is not optimal between Information Technology and the course of business. To that end, to unify the perspective between Information Technology and Business, the application of a system is needed, in implementing a food system a banking service-based blueprint is needed which is used as a guide in developing Information Technology in a organization. Enterprise Architecture is a solution that can be used in designing banking service-based systems in companies by integrating domains such as Business, Applications, Data, Technology, and adopting service-based best practices. TOGAF ADM can meet the needs of system developers by aligning the four existing domains in the company, and ITIL (Information Technology Infrastructure Library) is a best practice as a reference for service organization. Banking service-based Enterprise Architecture design in this study uses the TOGAF ADM framework combined with ITIL. Limiting only the design of the preliminary phase, Phase A: Architecture Vision, Phase B: Business Architecture, Phase C: Architecture Information Systems (Data Architecture & Application Architecture), Phase D: Technology Architecture, Phase E: Opportunities and Solutions, and Phase F: Migration Planning without considering Phase G: Implementation Governance and Phase F: Architecture Change Management. Each phase inserts of artefact from ITIL. The outputs of this study are in the form of Enterprise Architecture and IT Roadmap based on banking services as a guide in implementing the system in the BJB Bank's IT Planning & Development function. Keywords: Enterprise Architecture, ITIL, Alignment of perspective between IT and Business
Perancangan Sistem Green Manufacturing Menggunakan Aplikasi Odoo Dengan Metode Accelerated Sap (asap) Pada Industri Pengolahan Karet (studi Kasus : Cv. Inti Karet Bandung) Qory Ummu Hanifah; Ari Yanuar Ridwan; Asti Amalia Nur Fajrillah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat, informasi telah berubah menjadi kebutuhan pokok bagi manusia. Dewasa ini, banyak solusi-solusi berbasis sistem informasi yang menawarkan berbagai paket solusi sebagai pendukung proses bisnis perusahaan. Salah satu penyedia solusi tersebut adalah Sistem Enterprise Resource Planning (ERP) yang hadir dengan menawarkan integrasi dan otomatisasi proses bisnis, sehingga dapat mempercepat proses bisnis. Adapun salah satu software open-source ERP yang fleksibel yaitu Odoo. CV. Inti Karet merupakan perusahaan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang bergerak pada bidang produksi karet. Dalam proses pengolahan karet tentunya terdapat limbah sisa hasil produksi dapat mencemari lingkungan, seperti melakukan pembuangan limbah sembarangan dan melakukan pembakaran limbah karet. Sebagai perusahaan UKM, CV. Inti Karet cocok untuk menerapkan Odoo dalam menjalankan proses bisnisnya. Sistem Odoo yang akan diterapkan pada CV. Inti Karet yaitu sistem green manufacturing dengan menggunakan metode Accelerated SAP (ASAP). Hal ini dilakukan, agar perusahaan dapat melakukan monitoring terhadap limbah dalam pengolahan karet. Kata kunci : ERP, Odoo, Green Manufacturing, ASAP Abstract Along with rapid technological developments, information has turned into a major need for humans. Nowadays, many information system-based solutions offer various package solutions for supporting company processes. One provider of these solutions is the Enterprise Resource Planning (ERP) system which comes with offering integration and automation of business processes, so as to accelerate business processes. One of the flexible opensource ERP software is Odoo. CV. Inti Karet is a Small and Medium Enterprise (SME) company that is engaged in rubber production. In the process of rubber processing, of course there is residual waste produced by production which can pollute the environment, such as carrying out waste carelessly disposal and burning rubber waste. As an SME company, CV. Inti Karet is suitable for implementing Odoo in carrying out its business processes. The Odoo system that will be applied to the CV. Inti Karet is a green manufacturing system using the Accelerated SAP (ASAP) method. This is done, so that the company can do monitoring against waste in rubber processing. Keywords: ERP, Odoo, Green Manufacturing, ASAP
Co-Authors Adam Satya Kencana Akbar Nurwahyu Arifin Putra Aldi Abriyanto Anik Hanifatul Azizah Annastasia, Syifa Ari Yanuar Ridwan Asri Novianto Ayu Syafira Alfain Baiq Vidisasca Suhita Berlian Maulidya Izzati Berlian Maulidya Izzati Bregas Aria Wicaksana Brian Argya Respati Devi Nindya Murti Devi Nindya Murti, Devi Nindya Ekky Novriza Alam Febrianto, Prima Febriyani, Widia Firdaus Adi Nugroho Fitriyana Dewi Galuh Wisnu Pambayun Gita Adira Gustriandita, Tiara Shalsabilla Hilal Arqaan Pratama Hilal Arqaan Pratama Indah Faradhila Putri Indra Aji Putra Irfan Darmawan Ivana Tyora Oktavian Ivana Tyora Oktavian Jannah, Putri Raudatul Jihan Audia Mulya Ken Rangga Dinar Khaerunisa Nur Ikrima Lolly Asri Widyastri Meidiani Juwita Rachmawati Monica Areza Putri Muhammad Barli Khairan Muhammad Ferdi Kurniawan Muhammad Ilham Alhari Muhammad Rasyid Ridho Tobing Muharman Lubis Mukti, Iqbal Yulizar Mukti, Iqbal Yulizar Nuraliza, Hilda Pasaribu, Magdalena Edelways Enjelina Putra Fajar Alam Qory Ummu Hanifah R. Wahjoe Witjaksono Rachmadita Andreswari Raden Roro Hanin Ramadhan Yusriyahti Rahmania Arina Alkha Saputri Rahmania Arina Alkha Saputri Rahmat Fauzi Rahmat Mulyana Restu Kuatno Ridha Hanafi Rizki Ananda Safitri, Intania Fadya Safitri, Shintya Rahma Simangunsong, Rahel Yohana Suhita, Baiq Vidisasca Sukrina Herman, Sukrina Syaffa, Naura Imanda Tanni Maisari Tien Fabrianti Kusumasari Tiofenny Angelina Tiofenny Angelina Wader Trisepa Jonson Wader Trisepa Jonson Wafiyah, Afifah Hasna Widyatasya Agustika Nurtrisha Yuli Adam Prasetyo Yusriyahti, Raden Roro Hanin Ramadhan