Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Enterprise Architecture Untuk Transformasi Digital Pada Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Menggunakan Pendekatan Togaf (studi Kasus: Umkm Snack Masa Kini) Lolly Asri Widyastri; Irfan Darmawan; Asti Amalia Nur Fajrillah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan Teknologi Informasi (TI) tidak lagi menjadi suatu hal asing yang dapat dihindari oleh masyarakat dari berbagai kalangan, perkembangan TI juga menyebabkan adanya pergeseran dalam hal mengakses serta mendistribusikan suatu informasi dari manual menjadi digital. Namun tingkat implementasi TI di UMKM masih sangat rendah karena adanya beberapa permasalahan seperti karakteristik individu, karakteristik teknologi, konteks perusahaan, konteks lingkungan, dan kemampuan sumber daya yang di miliki UMKM tersebut. Untuk dapat memanfaatkan peran teknologi secara maksimal sehingga selaras dengan proses bisnis yang berjalan, maka perlu dilakukan perancangan enterprise architecture sebagai bentuk transformasi digital pada UMKM Snack Masa Kini. Perancangan EA pada penelitian ini menggunakan pendekatan TOGAF karena di nilai sesuai dengan kebutuhan UMKM yang mendefinisikan domain bisnis, data, aplikasi, dan teknologi. Hasil dari perancangan EA ini adalah berupa blueprint enterprise architecture UMKM Snack Masa Kini sebagai panduan untuk UMKM Snack Masa Kini dalam melakukan transformasi digital. Kata kunci : UMKM, UMKM Snack Masa Kini, Transformasi Digital, Enterprise Architecture, TOGAF Abstract The development of Information Technology (IT) is no longer the first thing that can be done by people from various circles, the development of IT also caused a shift in accessing and distributing information from manual to digital. However, the level of IT implementation in SMEs is still very low because there are differences characteristics such as technology characteristics, company context, environmental context, and the ability of the resources owned by these SMEs. To be able to use optimal functions, you need to design Enterprise Architecture (EA) as a form of UMKM Snack Masa Kini digital transformation. The design of EA in this study uses the TOGAF framework because the value is in accordance with the needs of SMEs that require business, data, application, and technology domains. The results of this EA design are Enterprise Architecture Blueprint of UMKM Snack Masa Kini as a guide in the development of digital transformation in SMEs. Keywords: SMEs, UMKM Snack Masa Kini, Digital Transformation, Enterprise Architecture, TOGAF ADM
Enterprise Architecture Menggunakan Togaf 9.1: Sebuah Strategi Terhadap Peningkatan Sistem Manajemen Keamanan Informasi Pada Industri Jasa (studi Kasus Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat) Brian Argya Respati; Irfan Darmawan; Asti Amalia Nur Fajrillah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada saat ini, banyak perusahaan memanfaatkan teknologi informasi sebagai media pendukung jalannya aktifitas ataupun proses bisnis yang ada pada perusahaan tersebut. Terlebih teknologi informasi menjadi salah satu dasar alat untuk mewujudkan visi dan misi mereka. Dalam hal keamanan informasi, perusahaan telah mengimplementasikan teknologi informasi salah satunya sebagai media penyimpanan data ataupun untuk transfer data. Namun seiring berkembangnya teknologi yang cepat, dibutuhkan pula perkembangan keamanan sistem dengan standarisasi yang lebih baik untuk mencegah ancaman – ancaman yang terjadi, seperti manajemen data dan informasi serta perlindungan aset – aset TI. Ini adalah masalah besar yang tidak dapat diabaikan, dikarenakan beberapa tahun belakangan ini, banyak perusahaan yang menghadapi masalah akibat kurangnya sistem manajamen keamanan informasi yang kurang optimal sehingga menyebabkan data – data ataupun pemeliharaan aset – aset yang ada tidak sesuai dengan aturan. Untuk mencegah masalah ini, maka perusahaan membutuhkan enterprise architecture yang berfokus kepada ¬¬manajemen keamanan informasi. Adapun pendekatan yang digunakan yaitu dengan TOGAF ADM yang meliputi domain inti berupa bisnis, data, aplikasi, dan teknologi. Pada penelitian ini dihasilkan sebuah blueprint enterprise architecture mengenai kondisi arsitektur perusahaan saat ini serta target yang diusulkan untuk perbaikan sistem manajemen keamanan informasi. Kata kunci: enterprise architecture, sistem manajemen keamanan informasi, teknologi informasi, TOGAF, ADM Abstract Today, many companies use information technology as a media to support the activities or business processes that exist in the company. Moreover, information technology is one of the basic tools to realize their vision and mission. In information security things, the company has implemented information technology, one of which is data storage or data transfer. But along with the rapid development of technology, it also requires the development of system security with better standardization to prevent threats that occur, such as data and information management and protection of IT assets. This is a big problem that cannot be ignored because, in recent years, many companies have faced problems due to a lack of optimal information security management system, causing data or maintenance of existing assets not in accordance with the rules. To prevent this, the company needs enterprise architecture that focuses on information management. The approach used is TOGAF ADM which covers the core domains in the form of business, data, applications, and technology. In this study, a blueprint of enterprise architecture was produced regarding the current state of the company's architecture and the proposed targets for improving information security management system. Keywords: enterprise architecture, information security management system, information technology, TOGAF, ADM
Enterprise Architecture Blueprint Guna Mencapai Keselarasan Dari Organisasi Dan Teknologi Informasi Dengan Pendekatan Togaf Dan Itil (studi Kasus : Area Fungsi Jaringan, Layanan & Operasional Pt Bank Pembangunan Jawa Barat Dan Banten, Bandung) Bregas Aria Wicaksana; Irfan Darmawan; Asti Amalia Nur Fajrillah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Enterprise Architecture menjadi bagian yang sangat penting dalam kemajuan teknologi yang merujuk kepada semakin banyak dan kompleks aplikasi yang ada. Enterprise Architecture hadir sebagai solusi karena mampu berperan sebagai IT-Business Alignment yang akan sangat dibutuhkan oleh perusahaan salah satunya PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten. Enterprise Architecture akan menjaga ritme keharmonisan antara IT dan bisnis sehingga akan saling bersinergi mencapai goals perusahaan. Hal ini sangat penting karena baik IT maupun bisnis tidak dapat berjalan secara terpisah, sebab keduanya harus berjalan beriringan agar dapat menjaga sustainability bisnis perusahaan. Untuk mempermuah dalam mengembangkan Enterprise Architecture dapat menggunakan Framework yaitu TOGAF dan ITIL. Enterprise Architecture memiliki metode dalam TOGAF yang bernama TOGAF ADM yang membahas mengenai konsep dan arsitektur IT secara lebih umum sehingga dibutuhkan “alat bantu” lain yang dapat menyempurnakan TOGAF yaitu menggunakan ITIL. Dalam hal penyempurnaan, ITIL sangat cocok digabungkan dengan TOGAF karena fokus dari ITIL sendiri yang menekankan kepada layanan yang akan diberikan yang akan sangat dibutuhkan oleh perusahaan salah satunya PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten terutama dalam fungsi Jaringan, Layanan, & Operasiona karena memiliki fokus fungsi dalam hal pelayanan kepada nasabah. Namun, karena fokus tersebut juga yang menjadi kendala ketika hanya menggunakan ITIL saja karena terlalu teknis membahas IT, maka penggabungan dengan TOGAF yang dibutuhkan untuk melihat dalam perpektif yang lebih luas. Hasil dari penelitian ini adalah pengembangan Enterprise Architecture Framework dalam domain Business Architecture yang ada pada TOGAF ADM dengan kelebihan yang dimiliki ITIL. Kata kunci : Bank BJB, Fungsi Jaringan, Layanan, & Operasional, ITIL, Enterprise Architecture, TOGAF ADM Abstract Enterprise Architecture is a very important part of technological progress that refers to the more and more complex applications that exist. Enterprise Architecture comes as a solution because it is able to act as an IT-Business Alignment that will be greatly needed by the company, one of them is the Regional Development Bank of West Java and Banten. Enterprise Architecture will maintain the rhythm of harmony between IT and business so that they will work together to achieve company goals. This is very important because neither IT nor business can run separately, because both must go hand in hand in order to maintain the sustainability of the company's business. To make a difference in developing Enterprise Architecture can use the Framework namely TOGAF and ITIL. Enterprise Architecture has a TOGAF method called TOGAF ADM which deals with IT concepts and architecture more generally so that other "tools" that can improve TOGAF are needed, namely using ITIL. In terms of refinement, ITIL is very suitable to be combined with TOGAF because the focus of ITIL itself emphasizes the services that will be provided which will be greatly needed by the company, one of them is the Regional Development Bank of West Java and Banten especially in Network, Service & Operational functions because function in terms of service to customers. However, because the focus is also an obstacle when only using ITIL because it is too technical to discuss IT, combining with TOGAF is needed to see in a broader perspective. The results of this study are the development of the Enterprise Architecture Framework in the Business Architecture domain that is in TOGAF ADM with the advantages of ITIL. Keywords: Bank BJB, Function of Network, Service, & Operation, ITIL, Enterprise Architecture, TOGAF ADM
Verifikasi Dan Validasi Arsitektur Bisnis Dengan Metode Formal Dalam Upaya Efisiensi Perencanaan Strategis Organisasi (studi Kasus: Bumn Dan Bumd) Akbar Nurwahyu Arifin Putra; Muharman Lubis; Asti Amalia Nur Fajrillah
eProceedings of Engineering Vol 8, No 2 (2021): April 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Hadirnya dan keberadaan Teknologi Informasi (TI) dan Sistem Informasi (SI) menjadi sebuah kebutuhan dasar di suatu organisasi, perusahaan, maupun instansi pemerintahan. Laju berkembangnya kemajuan TI dan SI di lingkungan organisasi atau perusahaan di Indonesia muncul suatu tantangan bagi perusahaan milik pemerintah dan daerah untuk mencapai sasaran teknologi informasi dan komunikasi yaitu meningkatkan keterbukaan dan kinerja organisasi, akses informasi, jangkauan global, dan kecepatan dan keakuratan informasi. Tidak sedikit organisasi membutuhkan dukungan aktifitas perusahaan berupa otomatisasi proses bisnis yang bersifat kritis. Seperti halnya pada proses bisnis yang menjadi lebih meningkat secara otomatis dengan melalui sistem informasi yang akan sadar proses, maka kualitas desain proses juga menjadi lebih krusial. Globalisasi industri perusahaan yang semakin insentif, diperlukan pengelolaan proses bisnis organisasi yang efektif dan memiliki sebuah nilai perusahaan yang penting. Kompleksitas dan tantangan tersebut kemudian dapat dikendalikan dengan menerapkan Enterprise Architecture sebagai gambaran dari perencanaan teknologi informasi dan perancanaan bisnis melalui semua elemen yang ada antara lain motivasi, proses, layanan, aplikasi, dan sumber daya teknologi informasi. Enterprise Architecture hadir sebagai sebuah rancangan organisasi teknologi informasi yang merancang proses bisnis, dengan menghubungkan kebutuhan dan penyediaan informasi, penyedia sistem aplikasi, proses informasi, dan infrastruktur sistem informasi. Setiap proses memiliki informasi yang melibatkan pihak-pihak yang terkait, sehingga perlunya tindakan untuk memastikan sebuah pemodelan memiliki kualitas yang tinggi. Kerangka kerja Lindland, Sindre, dan Solvberg memperkenalkan teori yang mana dapat membantu mengklasifikasi dan memahami pengaruh terhadap teknologi informasi diantara lain kualitas sintaktis, kualitas semantik, dan kualitas pragmatik. Jaminan kualitas tersebut memerlukan teknik verifikasi dan validasi. Oleh karena itu, solusi yang ditawarkan oleh penulis ialah melakukan pengujian dan analisis untuk mengidentifikasi, menentukan, dan mengevaluasi proses bisnis termasuk perencanaan strategis dan layanan fungsi bisnis pada kerangka kerja TOGAF ADM dengan model verifikasi dan validasi. Sehingga dapat menyediakan rancangan Enterprise Architecture yang tepat dan layak terutama di domain bisnis guna dapat diimplementasikan dan dilaksanakan pada beberapa perusahaan, korporasi, dan pemerintahan untuk menyelaraskan kebutuhan bisnis dan perencanaan strategis serta memenuhi dan mencapai harapan dan objektif organisasi dalam menyesuaikan visi dan misi perusahaan. Kata Kunci : Verifikasi dan Validasi, Arsitektur Bisnis, BPMN, Petri Net, Proses Bisnis Abstract The presence and existence of Information Technology and Information Systems is a basic requirement in an organization, enterprise, or government agency. The development rate of IT and IS progress in an organizational or corporate environment in Indonesia poses a challenge for government and state-owned and provincially-owned corporation to achieve information and communication technology goals, namely increasing openness and organizational performance, access to information, global reach, and the speed and accuracy of information. Not a few organizations need the support of company activities in the form of critical business process automation. Just as business processes become more automatic through information systems that are aware of the process, the quality of the process design is also more crucial. The globalization of the corporate industry, which is increasingly incentivized, requires effective organizational business process management and has an important company value. The complexity and challenges can then be controlled by implementing Enterprise Architecture as an illustration of information technology planning and business planning through all the existing elements, including motivation, processes, services, applications, and information technology resources. Enterprise Architecture is present as an information technology organization design that designs business processes, by connecting the needs and provision of information, application system providers, information processes, and information system infrastructure. Each process has information that involves related parties, so that action is needed to ensure high-quality modelling. Lindland, Sindre, and Solvberg's framework introduce a theory which can help classify and understand the effects on information technology, including syntactic quality, semantic quality, and pragmatic quality. Quality assurance requires verification and validation techniques. Therefore, the solution offered by researchers is that researchers conduct a testing and analysis to identify, determine, and evaluate a business process include strategic planning and functional service in framework of TOGAF ADM by using verification and validation Model. So as to provide a proper and right design of Enterprise Architecture particularly in business domain that can be implemented and executed for few enterprise, corporate, and government in order to align business needs and strategic planning also to fulfill and achieve expectation and objective organization in order to adjust vision and mision of enterprise. Keyword : Verification and Validation, Business Architecture, BPMN, Petri Net, Business Process
PERANCANGAN ENTERPRISE ARCHITECTURE SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN SMART VILLAGE PADA DIMENSI TECHNOLOGY DENGAN MENGGUNAKAN TOGAF ADM 9.2 Jihan Audia Mulya; Asti Amalia Nur Fajrillah B; Muharman Lubis
eProceedings of Engineering Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Teknologi informasi semakin mengalami kemajuan yang sangat pesat tentunya merupakan hal pokok sebagai penunjang suatu pembangunan daerah maupun desa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan adopsi framework TOGAF ADM 9.2 yang terdiri dari fase yaitu Preliminary, Architecture vision, Business Architecture, information system architecture, Technology architecture, Opportunities dan solution, serta migration planning. Dalam menentukan objek penelitian berdasarkan status klasterisasi desa dengan memperhatikan beberapa aspek penilaian yang dirilis langsung oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia berupa indeks desa bangunan IDM yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menunjang potensi dan kemampuan desa diikuti dengan karakteristik pemerintahan desa di setiap tingkatan. Luaran yang dihasilkan dalam penelitian ini berupa rancangan enterprise arsitektur smart village dalam dimensi Technology yang akan membantu pemerintah dan masyarakat desa dalam menggambarkan suatu target berupa rancangan pengembangan digital pada dimensi yang memberikan kontibusi kepada Desa khususnya masyarakat dalam meningkatkan sector ekonomi melalui pemerataan pembangunan infrastruktur Desa. Objek penelitian Penelitian ini berfokus pada klasterisasi dengan nilai indeks pengelompokan desa berstatus maju, menurut data IDM sehingga konsep perancangan smart village dapat dilaksanakan dan bersinergi dengan tujuan pembangunan SDGs.Kata Kunci : Smart Village, Enterprise Architecture, TOGAF ADM 9.2, Technology, IDM, Masyarakat Desa.
Co-Authors Adam Satya Kencana Akbar Nurwahyu Arifin Putra Aldi Abriyanto Anik Hanifatul Azizah Annastasia, Syifa Ari Yanuar Ridwan Asri Novianto Ayu Syafira Alfain Baiq Vidisasca Suhita Berlian Maulidya Izzati Berlian Maulidya Izzati Bregas Aria Wicaksana Brian Argya Respati Devi Nindya Murti Devi Nindya Murti, Devi Nindya Ekky Novriza Alam Febrianto, Prima Febriyani, Widia Firdaus Adi Nugroho Fitriyana Dewi Galuh Wisnu Pambayun Gita Adira Gustriandita, Tiara Shalsabilla Hilal Arqaan Pratama Hilal Arqaan Pratama Indah Faradhila Putri Indra Aji Putra Irfan Darmawan Ivana Tyora Oktavian Ivana Tyora Oktavian Jannah, Putri Raudatul Jihan Audia Mulya Ken Rangga Dinar Khaerunisa Nur Ikrima Lolly Asri Widyastri Meidiani Juwita Rachmawati Monica Areza Putri Muhammad Barli Khairan Muhammad Ferdi Kurniawan Muhammad Ilham Alhari Muhammad Rasyid Ridho Tobing Muharman Lubis Mukti, Iqbal Yulizar Mukti, Iqbal Yulizar Nuraliza, Hilda Pasaribu, Magdalena Edelways Enjelina Putra Fajar Alam Qory Ummu Hanifah R. Wahjoe Witjaksono Rachmadita Andreswari Raden Roro Hanin Ramadhan Yusriyahti Rahmania Arina Alkha Saputri Rahmania Arina Alkha Saputri Rahmat Fauzi Rahmat Mulyana Restu Kuatno Ridha Hanafi Rizki Ananda Safitri, Intania Fadya Safitri, Shintya Rahma Simangunsong, Rahel Yohana Suhita, Baiq Vidisasca Sukrina Herman, Sukrina Syaffa, Naura Imanda Tanni Maisari Tien Fabrianti Kusumasari Tiofenny Angelina Tiofenny Angelina Wader Trisepa Jonson Wader Trisepa Jonson Wafiyah, Afifah Hasna Widyatasya Agustika Nurtrisha Yuli Adam Prasetyo Yusriyahti, Raden Roro Hanin Ramadhan