Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Exploring Couple Dynamics from a Gender Perspective among Career Women in Healthcare Settings Handayani, Wuri; Mutiara Dewi, Ita; Disyacitta, Fikri; Salafian, Jen
Community Empowerment : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Community Empowerment : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Fisip UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/commen.v3i2.2311

Abstract

This study examines gender relations and role dynamics among women working in health services (Puskesmas). The research conducted in depth interviews to uncover the paradox in the workplace with eight months of PAR involving 15 healthcare workers in Yogyakarta. Although the majority of health workers are women, organisational structures and leadership practices continue to adhere to masculine values, such as assertiveness in decision making. This creates a workplace where women are underrepresented in leadership roles. In the domestic sphere, the main findings of this service demonstrate that women working in professional fields face a double burden, characterised by the phenomenon of two shifts, where they are solely responsible for both their household and professional responsibilities. This physical and mental burden places women in the role of home coordinator and family emotional bearer. In couple relationships, a collaborative or team model is used, but patriarchy remains, albeit modified. Couples maintain symbolic boundaries of masculinity and patriarchy in the form of cultural residue. Despite this, the interviewees demonstrate a high level of critical awareness, viewing nature as a social construct, rejecting rigid gender dichotomies, and adopting a flexible and functional understanding of gender.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA KESENIAN KETHEK OGLENG WONOGIRI Novriza Setya Dhewantoro, Happri; Satria Charismana, Dian; Disyacitta, Fikri; Anggara, Tio
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 4 No. 2 (2022): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v4i2.318

Abstract

Implementasi pendidikan karakter merupakan salah satu acuan dalam sistem pendidikan di Indonesia. Salah satu implementasi tersebut berupa karakter berbasis kearifan lokal. Sistem pendidikan yang tidak menggunakan gagasan yang jauh dari kehidupan empiris serta sifatnya tidak mengambang. Sistem Pendidikan tersebut berlandaskan pada kearifan lokal bangsa. Secara kontekstual pendidikan karakter dapat memperkuat nilai-nilai budaya, sosial serta nilai-nilai kearifan lokal dalam kehidupan yang ada di kehidupan masyarakat. Artikel penelitian ini bertujuan untuk menggali nilai-nilai karakter yang dilihat dari budaya lokal yang selaras dengan budaya masyarakat Wonogiri yaitu budaya kesenian Kethek Ogleng. Metode dalam penelitian ini adalah menggunakan metode analisis konten. Hasil analisis dari penelitian ini antara lain: a) pendidikan karakter berbasis kearifan lokal; b) kesenian Kethek Ogleng adalah kesenian tradisional yang banyak berkembang di pedesaan di Kabupaten Wonogiri; c) seperti halnya kesenian rakyat pada umumnya yang bersifat anonim, kesenian Kethek Ogleng di Wonogiri tidak diketahui secara pasti kapan muncul dan siapa penciptanya.; d) kesenian Kethek Ogleng yang ada menghadapi tantangan agar bisa bertahan di tengah-tengah perubahan sosial yang cepat; e) pemerintah daerah Kabipaten Wonogiri menetapkan kesenian Kethek Ogleng sebagai ikon pariwisata dan budaya daerah, tetapi karena berbagai sebab dan alas an semakin kehilangan para peminatnya.