Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Industri Halal: Perkembangan, Tantangan, and Regulasi di Ekonomi Islam Fajar Satriyawan Wahyudi; Muhammad Agus Setiawan; Sheema Haseena Armina
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6506

Abstract

Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang peluang dan tantangan yang dihadapi industri halal dalam konteks ekonomi Islam di Indonesia. Industri halal terus mengalami pertumbuhan yang signifikan dan memiliki dampak ekonomi yang besar. Selain itu, artikel ini juga akan mengidentifikasi faktor-faktor pertumbuhan industri halal serta dampaknya terhadap perekonomian Islam. Namun, tidak dapat disangkal bahwa industri halal juga masih menghadapi beberapa tantangan, seperti kurangnya standar dan sertifikasi yang konsisten. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan industri halal di negara-negara Muslim, mengidentifikasi dampak dan regulasi terhadap ekonomi Islam, serta merumuskan strategi mengatasi tantangan dari pasar industri asing. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis dokumen, menggambarkan, menganalisis, dan menginterpretasikan konten yang relevan dengan topik penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi dari dokumen-dokumen primer dan sekunder. Data diolah dengan proses rumusan dan klasifikasi, serta dianalisis dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip ekonomi Islam.
Pengaruh keputusan mahkamah kontitusi terhadap batas usia cawapres pasal 169 huruf q UU 7/2017 ditinjau dari hukum islam fajar satriyawan wahyudi; akmal hidayah; boy firdaus
Cessie : Jurnal Ilmiah Hukum Vol. 3 No. 1 (2024): Cessie: Jurnal Ilmiah Hukum
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/cessie.v3i1.1014

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menginvestigasi tentang pengaruh sistem keputusan dalam kasus pelanggaran kode etik oleh Hakim Mahkamah Konstitusi, yang masih menjadi perdebatan hingga saat ini. Selain itu, artikel ini akan membahas fungsi dan peran Majlis Kehormatan Mahkamah Konstitusi sebagai lembaga penegak kode etik bagi Hakim di Mahkamah Konstitusi. Hal ini sebagai respons terhadap Keputusan Batas Usia Cawapres Pasal 169 Huruf q UU7/2017. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan dokumen, buku, dan jurnal sebagai tolak ukur. Penelitian ini mengeksplorasi pandangan dan interpretasinya mengenai pelanggaran kode etik oleh Hakim di Mahkamah Konstitusi, dengan fokus pada perspektif hukum Islam. Melalui penelitian ini, hasil dan implikasinya dapat ditemukan pemahaman yang lebih mendalam tentang pelanggaran kode etik oleh Hakim Mahkamah Konstitusi dan bagaimana hal tersebut diatasi oleh Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi, khususnya dalam perspektif hukum Islam.
Pemberdayaan Santri dalam Pengeloaan Akun Youtube sebagai Wakaf Produktif Pesantren Darul Hikmah Ponorogo Muhammad Irkham Firdaus; Novan Fatchu Alafianta; Bambang Setyo Utomo; Fajar Satriyawan Wahyudi
Jurnal Aksi Afirmasi Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi 7
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/jurnalaksiafirmasi.v5i1.1223

Abstract

Mitra dalam pengabdian masyarakat ini adalah pondok Pesantren Darul Hikmah Ponorogo. Yang mana Pesantren ini merupakan lembaga yang berbasis wakaf, sehingga seluruh aset pada Pesantren tersebut adalah aset wakaf. Salah satu aset wakaf yang berpotensi untuk dikembangkan adalah channel YouTube Darul Himah TVJadi kegitan pengabdian masyarakat ini adalah tindak lanjut dari kegiatan mitra, yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan manajemen pengelolan wakaf produktif yang berupa konten YouTube, dan sekaligus melatih pembuatan konten video yang lebih menarik, sehingga dapat mendukung tujuan utama PKM ini yaitu keberlangsungan Ekonomi Digital. Akan tetapi terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi oleh pihak mitra, pertama permasalahan pengetahuan, dimana pihak mitra minim pemahaman dan kesadarannya dalam mengelola wakaf produktif berupa konten video YouTube, serta minimnya skill dan kreatifitas santri dalam membuat konten video. Kedua permasalahan manajemen, minimnya keaktifan santri dalam memberdayakan channel Darul Hikmah TV Maka solusi yang ditawarkan dalam mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut adalah mengupayakan meningkatkan pemahaman santri terhadap pengelolaan wakaf produktif yang berupa konten video YouTube, serta meningkatkan keaktifan, skill, dan kreatifitas santri dalam pembuatan konten video. Motede yang digunakan adalah penyuluhan terhadap penggolaan wakaf produktif yang berupa konten video YouTube, pelatihan skill dan kreativitas pembuatan konten video, dan pendampingan dalam mengupayakan keaktivan santri.
Environmental Sustainability And Economic Growth: Policy Implications For Developing Countries Bekti Utomo; Dodi Setiawan Riatmaja; Johny Aninam; Fajar Satriyawan Wahyudi
Nomico Vol. 1 No. 6 (2024): Nomico - July
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/rdjwg922

Abstract

Environmental sustainability and economic growth are often considered to be two conflicting goals, especially in developing countries that face significant challenges in managing natural resources while pursuing economic growth. This research explores the complex relationship between environmental sustainability and economic growth in developing countries, with the aim of identifying policies that support sustainable economic growth. The methods used include literature reviews and thematic analysis to identify key patterns and relationships in existing studies. The research results show that although economic growth is often accompanied by increases in resource consumption and pollutant emissions, developing countries can achieve sustainable growth through strengthening environmental regulations, investing in green technologies, and increasing public awareness. Economic diversification, such as the development of sustainable tourism and organic agribusiness, can also reduce pressure on natural resources and create new economic opportunities. The proposed policy implications include increased environmental regulations, support for green technologies, and public education efforts to support environmentally friendly practices, with an integrated approach that ensures a balance between economic growth and environmental protection.