Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Kenaikan Suhu Laut dan Kerusakan Karang: Analisis Dampak Jangka Panjang Terhadap Ekosistem Terumbu Karang Fira, Sri Magfirah HS; HS, Sri Magfirah
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 08 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v3i08.1569

Abstract

Pemanasan global dan kenaikan suhu laut telah menjadi ancaman utama bagi ekosistem terumbu karang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang yang ditimbulkan oleh kenaikan suhu laut terhadap kerusakan karang serta terhadap ekosistem terumbu karang secara keseluruhan. Kajian ini mencakup analisis terhadap penelitian-penelitian sebelumnya mengenai efek dari peningkatan suhu laut terhadap kesehatan, pertumbuhan, dan struktur terumbu karang. Hasil tinjauan literatur mengungkapkan bahwa suhu laut yang lebih tinggi menyebabkan pemutihan karang, penurunan kesehatan karang, serta kerusakan struktural pada terumbu karang. Dampak ini juga berpengaruh pada spesies lain yang bergantung pada ekosistem terumbu karang, mengakibatkan penurunan keanekaragaman hayati dan gangguan keseimbangan ekosistem. Selain itu, penelitian ini mengevaluasi berbagai strategi mitigasi dan adaptasi yang telah diusulkan untuk mengurangi dampak negatif tersebut dan meningkatkan ketahanan ekosistem terumbu karang. Temuan dari kajian ini menegaskan pentingnya pelaksanaan konservasi dan pengelolaan yang lebih efektif untuk melindungi terumbu karang dari dampak perubahan suhu laut. Rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut mencakup pengembangan teknologi adaptasi serta kebijakan pengelolaan yang lebih efektif guna mendukung keberlanjutan ekosistem terumbu karang.
Performance Evaluation of an Anaerobic-Aerobic Biofilter in the Wastewater Treatment System of a Mortuary Facility Sudiyanto, I Wayan; Magfirah HS, Sri; Aeni, Nur; Misykat Azis, Sri; Sattuang, Herlina
ARRUS Journal of Engineering and Technology Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/jetech4429

Abstract

Mortuary facilities generate wastewater with elevated concentrations of organic matter, suspended solids, oils and grease, ammonia, and microbial contaminants, necessitating effective treatment to mitigate environmental and public health risks. This study evaluates the performance of an anaerobic–aerobic biofilter wastewater treatment plant (WWTP) serving a mortuary facility in Makassar City. Wastewater samples were collected at the influent and effluent points of the system during July and August 2025 and analyzed for BOD?, COD, TSS, oil and grease, NH?–N, and total coliforms. The influent wastewater exhibited high pollutant loads (e.g., BOD?: 58.1–58.4 mg/L; COD: 139.50–140.33 mg/L; TSS: 63.2–64.9 mg/L; NH?–N: 13.42–13.94 mg/L; coliforms: 9532–9541 CFU/100 mL). Treatment by the biofilter consistently reduced these contaminants, producing effluent concentrations within applicable national standards. Removal efficiencies in July ranged from 45.56–67.81%, while efficiencies in August ranged from 52.11–70.03% for physicochemical parameters. Microbial removal was also effective, achieving 75.55% and 77.58% reduction in July and August, respectively. These findings demonstrate that the anaerobic–aerobic biofilter performs reliably under routine operating conditions, effectively reducing organic pollutants, suspended solids, oils and grease, ammonia, and total coliforms in mortuary wastewater. The system provides compliant effluent quality without additional treatment stages, indicating its suitability for managing medium-strength, high-organic-load wastewater generated by mortuary activities.
Green Feed Innovation with Goat Milk Yogurt Casein to Mitigate Dioxin Accumulation in Nile Tilapia Nur Aeni; Sri Magfirah HS
ARRUS Journal of Engineering and Technology Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/jetech4470

Abstract

Dioxins are toxic and persistent organochlorine pollutants that bioaccumulate in fish tissues, posing health risks to consumers. This study evaluated the potential of casein isolated from goat milk yogurt as a bioprotective agent to reduce dioxin bioaccumulation in Nile tilapia (Oreochromis sp.). A Completely Randomized Design (CRD) was employed with three groups: a negative control (no exposure), a positive control (dioxin exposure), and a therapy group (dioxin exposure plus dietary casein supplementation). Fish were maintained for 30 days, consisting of 15 days of dioxin exposure followed by 15 days of casein therapy. Survival rate was highest in the negative control (100%), intermediate in the therapy group (67%), and lowest in the positive control (17%). Gas Chromatography–Mass Spectrometry (GC–MS) analysis showed that casein supplementation reduced dioxin concentration in muscle tissue threefold compared with the positive control (0.02% vs. 0.06%; p < 0.001). Histopathological analysis further indicated that casein attenuated hepatic damage, with a lower damage score in the therapy group (10) compared to the positive control (16). These findings suggest that casein from goat milk yogurt has potential as a functional feed ingredient to suppress dioxin accumulation and mitigate toxic effects in fish, although full physiological recovery was not achieved.
Peningkatan Kesadaran Civitas Akademika Terhadap Pengelolaan Sampah Melalui Program Bank Sampah di FMIPA Universitas Negeri Makassar Sulfikar, Sulfikar; Abdullah, Nurjannah Oktorina; HS, Sri Magfirah; Nururrahmah, Nururrahmah; Humaerah, ST. Aisyah; Olivia, Selsia
Matano: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): Tahun 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/matano.v2i2.4867

Abstract

Permasalahan sampah di lingkungan kampus menjadi tantangan yang memerlukan upaya pengelolaan yang berkelanjutan dan partisipatif. Salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah melalui program bank sampah sebagai implementasi prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di sumbernya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi civitas akademika dalam pengelolaan sampah melalui sosialisasi program bank sampah di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Negeri Makassar. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif yang melibatkan cleaning service, mahasiswa, dan dosen, serta bekerja sama dengan Bank Sampah Pusat (BSP) sebagai mitra dan narasumber. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, observasi, dokumentasi, serta pengukuran pemahaman melalui pre-test dan post-test yang dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pada seluruh indikator, yaitu pengetahuan jenis sampah (30%), pemahaman konsep 3R (38%), pemahaman bank sampah (45%), kesadaran memilah sampah (27%), dan kemauan berpartisipasi (27%). Peningkatan tertinggi terdapat pada pemahaman bank sampah, menunjukkan efektivitas penyampaian materi berbasis praktik. Selain itu, pendekatan interaktif dan keterlibatan langsung mitra memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat pemahaman peserta. Secara keseluruhan, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga mendorong perubahan sikap dan perilaku menuju pengelolaan sampah yang berkelanjutan di lingkungan kampus.
Penguatan Literasi Lingkungan Generasi Z Melalui Kegiatan Edukatif Surya Dharma; Nururrahmah Nururrahmah; Nahlah Mustafa Kamal; St Aisyah Humairah; Sri Magfirah HS
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7, No 1, Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v7i1.6675

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatar belkangi oleh rendahnya literasi lingkungan generasi Z khsusnya yang berada dijenjang Sekolah Menengah Atas. Berdasarkan hal tersebut dilakukan kegiatan pengabdian yang bertujuan untuk meningkatkan literasi lingkungan generasi Z melalui kegiatan edukatif. Metode pelaksanaan pengabdian ini terdiri dari tahap persiapan dan sosialisasi, pelaksanaan kegiatan edukatif, evaluasi serta tahap keberlanjutan program. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukan bahwa setelah kegiatan dilakukan terdapat peningkatan literasi lingkungan generasi Z melalui kegiatan edukatif yang dilakukan. Program ini tidak hanya meningkatkan literasi lingkungan siswa, tetapi juga memperkuat peran sekolah sebagai agen perubahan menuju masa depan yang lebih hijau, berkelanjutan, dan berdaya saing, serta melalui pendekatan edukatif, program ini mampu menjembatani tujuan SDGs dengan tindakan lokal yang sederhana namun berdampak dengan melibatkan Generasi Z.