Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

TESTING LIQUID LAUNDRY WASTE WELDING COMPOUND AS AN ADDITIONAL MATERIAL FOR MAKING ISENCTICIDE AGAINST BLACK ANTS MORTALITY: TESTING LIQUID LAUNDRY WASTE WELDING COMPOUND AS AN ADDITIONAL MATERIAL FOR MAKING ISENCTICIDE AGAINST BLACK ANTS MORTALITY Humaerah, St Aisyah; Sri Magfirah HS; Nururrahmah
Cokroaminoto Journal of Chemical Science Vol. 6 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of detergent from laundry businesses which is thrown directly into water bodies causes pollution of the aquatic environment because of its large accumulation and the nature of the compound content which is difficult to break down by decomposing microorganisms in water bodies. This research aims to determine the most optimal mixing ratio for the mortality time of the test insects. This research uses a laboratory pre-experiment method with research variables between liquid laundry waste containing LAS compounds and citronella compounds from lemongrass extract, namely 2:1; 4:1 ; 6:1 ; and 8:1. This research used test insects in the form of black ants that disturb orchid plants with 3 repetitions of insecticide testing. In this study, the results of the analysis of laundry waste LAS levels were 8 mg/L with a citronella concentration of 37.62%. The test results showed that the most optimal mixing ratio for black ant test insect mortality was 2:1 with a black ant mortality time of 28 seconds.
Kenaikan Suhu Laut dan Kerusakan Karang: Analisis Dampak Jangka Panjang Terhadap Ekosistem Terumbu Karang Fira, Sri Magfirah HS; HS, Sri Magfirah
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 08 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v3i08.1569

Abstract

Pemanasan global dan kenaikan suhu laut telah menjadi ancaman utama bagi ekosistem terumbu karang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang yang ditimbulkan oleh kenaikan suhu laut terhadap kerusakan karang serta terhadap ekosistem terumbu karang secara keseluruhan. Kajian ini mencakup analisis terhadap penelitian-penelitian sebelumnya mengenai efek dari peningkatan suhu laut terhadap kesehatan, pertumbuhan, dan struktur terumbu karang. Hasil tinjauan literatur mengungkapkan bahwa suhu laut yang lebih tinggi menyebabkan pemutihan karang, penurunan kesehatan karang, serta kerusakan struktural pada terumbu karang. Dampak ini juga berpengaruh pada spesies lain yang bergantung pada ekosistem terumbu karang, mengakibatkan penurunan keanekaragaman hayati dan gangguan keseimbangan ekosistem. Selain itu, penelitian ini mengevaluasi berbagai strategi mitigasi dan adaptasi yang telah diusulkan untuk mengurangi dampak negatif tersebut dan meningkatkan ketahanan ekosistem terumbu karang. Temuan dari kajian ini menegaskan pentingnya pelaksanaan konservasi dan pengelolaan yang lebih efektif untuk melindungi terumbu karang dari dampak perubahan suhu laut. Rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut mencakup pengembangan teknologi adaptasi serta kebijakan pengelolaan yang lebih efektif guna mendukung keberlanjutan ekosistem terumbu karang.
Kenaikan Suhu Laut dan Kerusakan Karang: Analisis Dampak Jangka Panjang Terhadap Ekosistem Terumbu Karang Fira, Sri Magfirah HS; HS, Sri Magfirah
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 08 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v3i08.1569

Abstract

Pemanasan global dan kenaikan suhu laut telah menjadi ancaman utama bagi ekosistem terumbu karang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang yang ditimbulkan oleh kenaikan suhu laut terhadap kerusakan karang serta terhadap ekosistem terumbu karang secara keseluruhan. Kajian ini mencakup analisis terhadap penelitian-penelitian sebelumnya mengenai efek dari peningkatan suhu laut terhadap kesehatan, pertumbuhan, dan struktur terumbu karang. Hasil tinjauan literatur mengungkapkan bahwa suhu laut yang lebih tinggi menyebabkan pemutihan karang, penurunan kesehatan karang, serta kerusakan struktural pada terumbu karang. Dampak ini juga berpengaruh pada spesies lain yang bergantung pada ekosistem terumbu karang, mengakibatkan penurunan keanekaragaman hayati dan gangguan keseimbangan ekosistem. Selain itu, penelitian ini mengevaluasi berbagai strategi mitigasi dan adaptasi yang telah diusulkan untuk mengurangi dampak negatif tersebut dan meningkatkan ketahanan ekosistem terumbu karang. Temuan dari kajian ini menegaskan pentingnya pelaksanaan konservasi dan pengelolaan yang lebih efektif untuk melindungi terumbu karang dari dampak perubahan suhu laut. Rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut mencakup pengembangan teknologi adaptasi serta kebijakan pengelolaan yang lebih efektif guna mendukung keberlanjutan ekosistem terumbu karang.
Pelatihan Pengolahan Data Ilmiah Bidang Sains Lingkungan Sulfikar, Sulfikar; Humaerah, ST. Aisyah; Nururrahmah, Nururrahmah; Sri Magfirah HS; Abdullah, Nurjannah Oktorina
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7 No 1, Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v7i1.7543

Abstract

Perkembangan sains lingkungan di era digital menuntut kemampuan mahasiswa untuk mengolah, memvisualisasikan, dan menginterpretasi data ilmiah secara tepat. Namun, kemampuan tersebut umumnya masih rendah pada mahasiswa tingkat awal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam pengolahan data ilmiah menggunakan Microsoft Excel melalui pelatihan berbasis praktik langsung. Metode pelaksanaan meliputi pre-test, pemberian materi, demonstrasi, praktik pengolahan data, dan post-test. Analisis data dilakukan secara deskriptif berdasarkan skor rata-rata tiap indikator kemampuan. Hasil pre-test menunjukkan bahwa kemampuan awal peserta berada pada kategori kurang hingga sangat kurang, terutama pada aspek penggunaan fungsi Excel (mean = 1,87). Setelah pelatihan, terjadi peningkatan signifikan pada seluruh indikator kemampuan, dengan rata-rata post-test berada pada kategori baik hingga sangat baik (mean kemampuan mengolah data = 4,59). Peningkatan yang paling mencolok terdapat pada kemampuan penggunaan fungsi Excel (dari 1,87 menjadi 4,13). Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan hands-on efektif dalam meningkatkan keterampilan teknis mahasiswa dalam mengolah data ilmiah. Pelatihan ini memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan literasi data mahasiswa sains lingkungan serta dapat dijadikan model pelatihan berkelanjutan di perguruan tinggi.
Performance Evaluation of an Anaerobic-Aerobic Biofilter in the Wastewater Treatment System of a Mortuary Facility Sudiyanto, I Wayan; Magfirah HS, Sri; Aeni, Nur; Misykat Azis, Sri; Sattuang, Herlina
ARRUS Journal of Engineering and Technology Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/jetech4429

Abstract

Mortuary facilities generate wastewater with elevated concentrations of organic matter, suspended solids, oils and grease, ammonia, and microbial contaminants, necessitating effective treatment to mitigate environmental and public health risks. This study evaluates the performance of an anaerobic–aerobic biofilter wastewater treatment plant (WWTP) serving a mortuary facility in Makassar City. Wastewater samples were collected at the influent and effluent points of the system during July and August 2025 and analyzed for BOD₅, COD, TSS, oil and grease, NH₃–N, and total coliforms. The influent wastewater exhibited high pollutant loads (e.g., BOD₅: 58.1–58.4 mg/L; COD: 139.50–140.33 mg/L; TSS: 63.2–64.9 mg/L; NH₃–N: 13.42–13.94 mg/L; coliforms: 9532–9541 CFU/100 mL). Treatment by the biofilter consistently reduced these contaminants, producing effluent concentrations within applicable national standards. Removal efficiencies in July ranged from 45.56–67.81%, while efficiencies in August ranged from 52.11–70.03% for physicochemical parameters. Microbial removal was also effective, achieving 75.55% and 77.58% reduction in July and August, respectively. These findings demonstrate that the anaerobic–aerobic biofilter performs reliably under routine operating conditions, effectively reducing organic pollutants, suspended solids, oils and grease, ammonia, and total coliforms in mortuary wastewater. The system provides compliant effluent quality without additional treatment stages, indicating its suitability for managing medium-strength, high-organic-load wastewater generated by mortuary activities.
Green Feed Innovation with Goat Milk Yogurt Casein to Mitigate Dioxin Accumulation in Nile Tilapia Nur Aeni; Sri Magfirah HS
ARRUS Journal of Engineering and Technology Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/jetech4470

Abstract

Dioxins are toxic and persistent organochlorine pollutants that bioaccumulate in fish tissues, posing health risks to consumers. This study evaluated the potential of casein isolated from goat milk yogurt as a bioprotective agent to reduce dioxin bioaccumulation in Nile tilapia (Oreochromis sp.). A Completely Randomized Design (CRD) was employed with three groups: a negative control (no exposure), a positive control (dioxin exposure), and a therapy group (dioxin exposure plus dietary casein supplementation). Fish were maintained for 30 days, consisting of 15 days of dioxin exposure followed by 15 days of casein therapy. Survival rate was highest in the negative control (100%), intermediate in the therapy group (67%), and lowest in the positive control (17%). Gas Chromatography–Mass Spectrometry (GC–MS) analysis showed that casein supplementation reduced dioxin concentration in muscle tissue threefold compared with the positive control (0.02% vs. 0.06%; p < 0.001). Histopathological analysis further indicated that casein attenuated hepatic damage, with a lower damage score in the therapy group (10) compared to the positive control (16). These findings suggest that casein from goat milk yogurt has potential as a functional feed ingredient to suppress dioxin accumulation and mitigate toxic effects in fish, although full physiological recovery was not achieved.