Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengukuran Besaran Fisika Guru-Guru Sekolah Menengah Atas (SMA) Berbasiskan Sensor dan Mikrokontroller Sukmawati Said; Aditya Rinaldi; Rahmiati Rahmiati; Adrianus Inu Natalisanto; Suhadi Muliyono
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i1.1385

Abstract

Pengukuran besaran fisika adalah bagian yang sangat penting di dalam berbagai aplikasi ilmiah dan industri, dengan mempertimbangkan akurasi dan efisiensi sebagai bagian yang sangat penting. Pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan khusus kepada Guru-Guru Sekolah Menengah Atas karena siswa pada tahapan tersebut dianggap mulai memiliki kesiapan untuk terlibat dalam dunia industri sehingga penting setiap Guru Fisika pada jenjang tersebut memiliki kemampuan yang cukup untuk diajarkan kepada peserta didik. Metode pengabdian yang digunakan adalah Metode pelatihan atau Training. Hasil dari pelatihan tersebut memberikan hasil berupa keterampilan kepada Guru Fisika menggunakan Sensor dan Mikrokontroller. Sistem pengukuran besaran fisika yang memanfaatkan sensor dan mikrokontroller sebagai komponen utama menawarkan kelebihan berupa akurasi yang tinggi, portabilitas, dan kemudahan dalam kalibrasi serta pemrograman ulang yang mudah cepat sesuai kebutuhan pengukuran.
Upaya Peningkatan Eksistensi Sekolah dengan Pembenahan Tugu SMA Negeri Matakali Sukmawati Said; Dirga Kaso Sanusi; Riskawati Riskawati; Ria Rezki Hamzah; R. R. A. Putra
JKM: Jurnal Kemitraan Masyarakat Volume 3 Number 1 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas MIPA Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2685/jkm.v3i1.62879

Abstract

School is an institution to provide education to students. There is an appointed time and space for teaching and learning. According to the 2013 National Education System Law, Article 3 states that the entire educational process must be aimed at developing the overall human potential in order to achieve a prosperous life, both physically, mentally and spiritually. The purpose of education itself is in line with the ideals of the Indonesian state which wants a dignified nation's civilization, developing a complete human being by ensuring adequate facilities and infrastructure to support this goal. SMAN Matakali is one of the schools that supports programs to restore facilities and infrastructure, namely by empowerment and restoration of school monuments, this was initiated by various factors, one of which was the lack of existence. Therefore, through this activity, we hope to foster the spirit of sharing school elements to restore the school monument as one of the icons of SMAN Matakali. The method of this service activity uses descriptive qualitative research methods. The subjects in this service activity are all elements of SMAN Matakali. Based on the research results, it is known that all elements of SMAN Matakali are directly involved in the process of planning, procurement, maintenance and supervision of recovery activities. The results of this service activity show the level of success with the responsibility or action taken by all elements of SMAN Matakali.
Transformasi Kompetensi Pedagogik Calon Guru Fisika melalui Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Coding Riskawati Riskawati; Sukmawati Said; Nurul Mutmainnah Herman; Nurhasmi Nurhasmi; Dirgah Kaso Sanusi
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i2.1583

Abstract

Kegiatan pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis coding dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi teknologi calon guru fisika dalam merancang media ajar digital yang interaktif dan kontekstual. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi pedagogik peserta melalui pelatihan terstruktur yang menekankan integrasi teknologi dalam desain pembelajaran. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari di Laboratorium Komputer Universitas Negeri Makassar, dengan melibatkan 30 mahasiswa semester lima Program Studi Pendidikan Fisika sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan teknis, praktik langsung, pendampingan, serta presentasi hasil. Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil dan masing-masing ditugaskan menyusun prototipe media pembelajaran berbasis coding sesuai topik fisika dalam kurikulum. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 27 dari 30 peserta (90%) berhasil menyelesaikan produk media ajar digital yang fungsional, sementara 28 peserta (93%) menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap desain pembelajaran digital. Selain itu, 97% peserta menyatakan kepuasan terhadap proses pelatihan, dan seluruh peserta (100%) mampu menyusun refleksi tertulis berbasis pengalaman. Pelatihan ini juga berhasil membangun pola pikir inovatif dan mendorong kreativitas serta kerja kolaboratif peserta dalam merespons tantangan pembelajaran abad ke-21. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis praktik dan teknologi mampu meningkatkan kesiapan calon guru fisika secara signifikan, serta dapat dijadikan model dalam pengembangan kompetensi pedagogik yang adaptif terhadap era digital
A Comparative Study of Nanocellulose Isolation Methods from Palm Fiber for Functional Material Applications Sukmawati Said; Ni Wayan Mega Savira Utami; Wahyuna Nur
Hayyan Journal Vol. 3 No. 1 (2026): February
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hayyan.v3i1.4818

Abstract

The high cellulose content and abundance of oil palm fiber make it an exceptionally promising sustainable source for nanocellulose production in advanced material science. This study executes a thorough comparative analysis of different isolation strategies covering chemical, mechanical, and enzymatic approaches to derive nanocellulose specifically for functional material development. We aim to clarify how each distinct isolation path dictates the final structural integrity, morphology, and thermal stability of the extracted nanocellulose. By synthesizing data through a systematic literature review, this research evaluates critical metrics such as the crystallinity index and fiber diameter, which directly influence the performance of functional composites. Our analysis reveals that while chemical techniques like acid hydrolysis are superior for achieving high crystallinity, mechanical processes like high-pressure homogenization provide enhanced aspect ratios despite their heavy energy demands. Additionally, enzymatic methods offer a greener pathway, though they often trade speed for environmental benefits. Ultimately, this comparative review serves as a strategic roadmap for researchers to select the most appropriate isolation method based on intended applications, ranging from high-strength bio-composites to flexible electronic components.
Integrasi Pendidikan Agama dan Eksperimen Fisika Sederhana Untuk Menumbuhkan Minat Sains Anak Panti Asuhan Sukmawati Said; Andi Jusriana; Usman; Nurhilaliyah; Ihfa Indira Nurnaifah Idris
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v3i2.5023

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk : (1) meningkatkan minat dan kecintaan anak-anak panti terhadap pelajaran fisika; dan (2) meningkatkan kemampuan pengasuh panti dalam memberikan pembelajaran sains bernuansa religius. Program dilaksanakan di Panti Asuhan Nur Siamatu, Kota Makassar, dengan melibatkan 30 anak usia 1–17 tahun. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, demonstrasi eksperimen sederhana, pendampingan praktik, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan mengintegrasikan konsep fisika dengan nilai-nilai religius agar pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan bermakna bagi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada minat terhadap fisika dari 35% menjadi 85%, pemahaman konsep dasar fisika dari 42% menjadi 78%, serta kesadaran integrasi sains dan agama dari 20% menjadi 82%. Selain itu, pengasuh panti juga memperoleh keterampilan dalam menggunakan alat peraga sederhana sebagai media pembelajaran berkelanjutan. Program ini menunjukkan bahwa integrasi pendidikan agama dan sains efektif dalam menumbuhkan minat belajar fisika sekaligus memperkuat nilai moral dan spiritual anak-anak panti asuhan.
Workshop Penguatan Kompetensi Sains Mahasiswa Fisika Menuju Onmipa-PT Di Jurusan Fisika Universitas Negeri Makassar Sukmawati Said; Ihfa Indira Nurnaifah Idris; Sri Agustini; Ahmad Dahlan; Kahar Arafah
Barani: Journal of Community Service Learning Vol 2 No 1 (2026): Barani: Journal of Community Service Learning
Publisher : STKIP Darud Da'wah wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/barani.v2i1.867

Abstract

Beberapa tahun terakhir menunjukkan adanya tren penurunan minat dan motivasi mahasiswa Jurusan Fisika FMIPA UNM untuk berpartisipasi dalam ajang Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA). Fenomena ini disebabkan oleh tingginya kompleksitas materi ujian yang berada di atas standar perkuliahan reguler, sehingga memicu krisis kepercayaan diri di kalangan mahasiswa. Menanggapi permasalahan tersebut, tim dosen berinisiatif memacu kembali semangat berkompetisi mahasiswa melalui penyediaan kelas pendampingan terstruktur. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menguatkan kompetensi sains mahasiswa Jurusan Fisika FMIPA UNM agar siap menghadapi seleksi olimpiade tingkat universitas. Metode pelaksanaan kegiatan dikemas dalam bentuk workshop intensif yang meliputi tiga tahapan utama: pemetaan kemampuan awal melalui pre-test, pemantapan materi teoretis mendalam (Mekanika, Elektrodinamika, Termodinamika, dan Fisika Kuantum), serta pelatihan pemecahan masalah (problem-solving) berbasis soal-soal standar nasional. Hasil dari pelaksanaan workshop ini menunjukkan adanya peningkatan kesiapan akademik dan kepercayaan diri peserta secara signifikan. Lebih lanjut, kelas pendampingan ini berhasil membangkitkan kembali atmosfer kompetisi di lingkungan jurusan serta sukses mengantarkan beberapa mahasiswa lolos seleksi ke tingkat nasional. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan guna menjaga kontinuitas prestasi mahasiswa.