Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Kader Tentang Kesehatan Ibu dan Anak dalam Upaya Pencegahan AKI Dan AKB di Desa Citaman Nurfazriah, Indah; Hidayat, Annisa Nurhayati; Kartikasari, Rina; Yusuffina, Duan
International Journal of Community Service Learning Vol 5, No 4 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.866 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v5i4.40588

Abstract

Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan didukung oleh masyarakat pada umumnya dan khususnya para kader kesehatan yang mempunyai pengetahuan yang baik serta mempunyai komitmen tinggi terhadap peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak, saat ini kesehatan ibu dan anak menjadi salah satu prioritas tujuan dari program MDG’s (Millenium Development Goals) yang merupakan pembangunan di era millenium yang dideklarasikan oleh negara-negara berkembang dan negara-negara maju salah satunya Negara Indonesia. Berdasarkan hasil wawancara dengan bidan koordinator Puskesmas Ciomas terdapat satu desa yang mempunyai kader dengan tingkat pengetahuan yang masih rendah dalam hal meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu tentang tentang kesehatan ibu dan anak sebagai upaya pencegahan AKI dan AKB. Hasil identifikasi menunjukan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan kader tentang kesehatan ibu dan anak sebesar 80%. Disarankan agar para kader posyandu di Desa Citaman Wilayah kerja Puskesmas Ciomas Kabupaten Serang dapat memahami dan menerapkan informasi yang diberikan.
Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) Bencana Tanah Longsor Pada Remaja Di Desa Cihanjuang Kabupaten Sumedang Kartikasari, Rina; Islami, Rima Nurdiani
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v10i1.246

Abstract

Tanah longsor yang terjadi di Desa Cihanjuang bulan Januari 2021 membawa dampak psikologis pada remaja yaitu seperti mimpi buruk, merasa terulang kembali (flastback), halusinasi, jantung berdebar, mudah kaget serta lebih waspada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Post Traumatic Tress Disorder (PTSD) Bencana Tanah Longsor Pada Remaja Di Desa Cihanjuang Kabupaten Sumendang. Post traumatic tress disorder (PTSD) adalah gangguang kecemasan yang dsapat terbentuk dari sebuah peritiwa atau pengalaman yang menakutkan/mengerikan, sulit dan tidak menyenangkan dimana terdapat penganiayaan fisik atau perasaan terancam. Longsor merupakan jenis pergerakan material berupa batuan atau tanah melalui permukaan bidang miring atau lereng. Jenis penelitian adalah deskriptip kuantitatif, populasi 91, sample 74, teknik quota sampling. Teknik pengumpulan data menyebarkan kan kuesioner PTSD sejumlah 17 soal. Hasil r = (-0,42), dan Cronbanch’s Alpha sebesar α = 0,89. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas masuk kategori PTSD sebanyak 56 (75,7%). Disarankan untuk Desa Cihanjuang untuk mengurangi PTSD dengan cara menyediakan sarana hiburan dan bekerja sama dengan Puskesmas Sawah Dadap.
Pisang Ambon Juice dapat Mengatasi Anemia Kartikasari, Rina; Fazriani, Reny; Destiana, Firda; Indrayani, Dira; Arhamah, Arhamah; Irmalasari, Norma; Mulyati, Onih; Carolin, Bunga Tiara
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.3571

Abstract

Anemia merupakan masalah gizi di dunia, terutama di Negara berkembang termasuk Indonesia. Anemia pada remaja merupakan anemia yang banyak disebabkan karena kurangnya asupan zat gizi yang dibutuhkan untuk pembentukan hemoglobin, yaitu zat besi (Fe), vitamin C dan tembaga. Zat besi diperlukan untuk membentuk bagian heme dari hemoglobin, vitamin C juga merupakan unsur esensial untuk pembentukan hemoglobin dan tembaga diperlukan untuk absorpsi besi dari traktus gastrointestinal. Buah pisang ambon merupakan salah satu pengobatan non farmakologis yang sangat bermanfaat dalam membantu mengatasi anemia. Tujuan pengabdian masyarakat yaitu untuk membantu remaja dalam pencegahan anemia. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di lingkungan Desa Rancasumur Kecamatan Kopo Kabupaten Serang. Kegiatan dimulai dengan melakukan perijinan, pengumpulan data, analisa data, dan dilanjutkan dengan FGD dengan beberapa stake holder untuk menentukan prioritas masalah yang akan dilakukan intervensi. Peserta penyuluhan diikuti oleh 17 remaja putri. Evalusi dilakukan dengan pemberian juice pisang ambon, serta dilakukan diskusi dan tanya jawab. Hasil dari penyuluhan didapatkan ada perbedaan skor pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Sebelum dilakukan penyuluhan skor terendah adalah 3 dan skor tertinggi 5. Sedangkan setelah diberikan penyuluhan skor terendah adalah 5 dan skor tertinggi 9. Kesimpulannya bahwa penyuluhan dan pemberian jus pisang ambon kepada remaja putri sangat efektif karena sesuai dengan kondisi kesehatan yaitu anemia pada remaja yang dialami di wilayah tersebut.
Hubungan antara Risiko 4 Terlalu dan Kepatuhan Antenatal Care (ANC) dengan Komplikasi Persalinan Kartikasari, Rina; Rohani, Siti; Irianti, Susi
Faletehan Health Journal Vol 12 No 01 (2025): Faletehan Health Journal, Maret 2025
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v12i01.753

Abstract

Complications during childbirth are one of the leading causes of maternal mortality in Indonesia. This condition arises from high-risk pregnancies or deliveries and can threaten the lives of both the mother and the fetus, necessitating appropriate obstetric management. This study aims to determine the relationship between the 4 too much (4T) risks and antenatal care (ANC) compliance with labor complications at Baros Health Center in Serang Regency, Banten Province, Indonesia. This research employed an analytical design with a case-control framework. A total of 292 respondents were randomly selected as samples. Data were collected from annual report books, delivery registers, and e-cohorts. Data analysis was conducted using the chi-square test. The results indicated that the incidence of childbirth complications occurred in 55.5% of the total respondents, with hemorrhage being the most common type of complication (34% of 162 complication cases). The occurrence of complications had a significant relationship with being too young (p=0.000; OR=9.8), being too old (p=0.000; OR=16.9), having too many children (p=0.000; OR=20.3), too close birth distance (p=0.000; OR=7.5), and ANC compliance (p=0.000; OR=62.2). The most significant risk factor was ANC compliance. Based on the study's findings, promotional and preventive efforts need to be enhanced through education on the importance of ANC compliance for pregnant women. Additionally, family planning programs should be strengthened to prevent pregnancies at too young or too old ages, manage the number of children, and ensure ideal birth spacing.
Peningkatan Pengetahuan Kader Tentang Kesehatan Ibu dan Anak dalam Upaya Pencegahan AKI Dan AKB di Desa Citaman Nurfazriah, Indah; Hidayat, Annisa Nurhayati; Kartikasari, Rina; Yusuffina, Duan
International Journal of Community Service Learning Vol. 5 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.866 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v5i4.40588

Abstract

Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan didukung oleh masyarakat pada umumnya dan khususnya para kader kesehatan yang mempunyai pengetahuan yang baik serta mempunyai komitmen tinggi terhadap peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak, saat ini kesehatan ibu dan anak menjadi salah satu prioritas tujuan dari program MDG’s (Millenium Development Goals) yang merupakan pembangunan di era millenium yang dideklarasikan oleh negara-negara berkembang dan negara-negara maju salah satunya Negara Indonesia. Berdasarkan hasil wawancara dengan bidan koordinator Puskesmas Ciomas terdapat satu desa yang mempunyai kader dengan tingkat pengetahuan yang masih rendah dalam hal meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu tentang tentang kesehatan ibu dan anak sebagai upaya pencegahan AKI dan AKB. Hasil identifikasi menunjukan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan kader tentang kesehatan ibu dan anak sebesar 80%. Disarankan agar para kader posyandu di Desa Citaman Wilayah kerja Puskesmas Ciomas Kabupaten Serang dapat memahami dan menerapkan informasi yang diberikan.
Faktor Risiko Komplikasi Preeklampsia Berat Pada Ibu Bersalin Di RSUD dr. Adjidarmo Kartikasari, Rina; Fitriani, Ayu; Anggraeni, Ayu Kurnia
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.108

Abstract

Preeclampsia is a major cause of increased maternal and neonatal morbidity and mortality. The prevalence of preeclampsia cases in developing countries is seven times higher than in developed countries. which is around 1.8%-18%. Preeclampsia tends to increase and become a medical complication in pregnancy and childbirth. The purpose of this study was to determine the relationship between risk factors for complications of severe preeclampsia in terms of maternal age, parity, gestational age and comorbidities. The method used in this research is quantitative with a case control design. The study sample size was 366 respondents using the total sampling technique. The results showed that there was a relationship between gestational age and complications of severe preeclampsia (α <0.05). However, there was no relationship between maternal age, parity, and comorbidities with complications of severe preeclampsia (α > 0.05). It is recommended for every health service in Lebak Regency, especially RSUD dr. Adjidarmo to be able to hold annual evaluations with type 1 health service partners in treating emergency patients.  
Tingkat Kecemasan Akan Kematian Pada Penderita HIV-AIDS Di Wilayah Kerja Puskesmas Taman Sari Kota Bandung Kartikasari, Rina; Putri, Sulistia
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i2.350

Abstract

ODHA memiliki gejala-gejala yang abnormal, antara lain kecemasan berlebihan, masalah fisik, psikologis dan sosial. ODHA mempunyai stressor yang menyebabkan mereka mengalami kecemasan akan kematian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kecemasan terhadap kematian pada penderita HIV-AIDS di wilayah kerja Puskesmas Taman Sari. Kecemasan akan kematian adalah perasaan tidak menyenangkan yang muncul ketika penderita HIV-AIDS memikirkan kematian. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, populasi penelitian 35 ODHA, dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan adalah templere death anxiety scale yang telah dilakukan uji validitas dengan hasil rentang nilai 0,30-0,74 dan uji reliabilitas 0,811. Hasil penelitian diketahui bahwa 17 (48,6%) responden memiliki skala kecemasan kematian tinggi, 10 (28,6%) responden memiliki skala kecemasan kematian sedang, 6 (17,1%) responden memiliki skala kecemasan kematian rendah, dan 2 (5,7%) responden memiliki kecemasan akan kematian yang sangat tinggi. Kesimpulan pada penelitian ini sebanyak 17 ODHA di puskesmas Taman Sari mengalami tingkat kecemasan akan kematian kategori tinggi. Dari hasil penelitian ini diharapkan Puskesmas Taman sari dapat menggerakan kader untuk melakukan pendampingan khusus kepada ODHA yang mengalami kecemasan akan kematian tinggi
Hubungan antara Risiko 4 Terlalu dan Kepatuhan Antenatal Care (ANC) dengan Komplikasi Persalinan Kartikasari, Rina; Rohani, Siti; Irianti, Susi
Faletehan Health Journal Vol 12 No 01 (2025): Faletehan Health Journal, Maret 2025
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v12i01.753

Abstract

Complications during childbirth are one of the leading causes of maternal mortality in Indonesia. This condition arises from high-risk pregnancies or deliveries and can threaten the lives of both the mother and the fetus, necessitating appropriate obstetric management. This study aims to determine the relationship between the 4 too much (4T) risks and antenatal care (ANC) compliance with labor complications at Baros Health Center in Serang Regency, Banten Province, Indonesia. This research employed an analytical design with a case-control framework. A total of 292 respondents were randomly selected as samples. Data were collected from annual report books, delivery registers, and e-cohorts. Data analysis was conducted using the chi-square test. The results indicated that the incidence of childbirth complications occurred in 55.5% of the total respondents, with hemorrhage being the most common type of complication (34% of 162 complication cases). The occurrence of complications had a significant relationship with being too young (p=0.000; OR=9.8), being too old (p=0.000; OR=16.9), having too many children (p=0.000; OR=20.3), too close birth distance (p=0.000; OR=7.5), and ANC compliance (p=0.000; OR=62.2). The most significant risk factor was ANC compliance. Based on the study's findings, promotional and preventive efforts need to be enhanced through education on the importance of ANC compliance for pregnant women. Additionally, family planning programs should be strengthened to prevent pregnancies at too young or too old ages, manage the number of children, and ensure ideal birth spacing.
Perception of Women's Exposure to Birth in the Forest – A Cross-Sectional Study on Yei Tribe, Merauke Regency, Indonesia Indah, Fenita Purnama Sari; Andriati, Riris; Rohmawati, Ika; Kartikasari, Rina; Rachmaniah, Dini; Andiyan, Andiyan
Folia Medica Indonesiana Vol. 58, No. 2
Publisher : Folia Medica Indonesiana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Highlights: • The maternal mortality for women's exposed birth in the forest on Tribe Kampung Poo, Merauke Regency is higher. • Mother's knowledge perceptions of women's exposure to birth in the forest were more dominant than community leader's roles, husband or family roles and respondent characteristics. Abstract: In one of the districts in Papua, namely the Merauke Regency, the maternal mortality number in 2016 reached 17 cases, 13 cases in 2017, 6 cases in 2018, 9 cases in 2019, and 7 cases in 2020. Data in 2020 showed that 4,163 of the 5,377 deliveries by health workers assistance in Merauke Regency had not been fully achieved. There were 4,098 deliveries carried out in health care facilities. This study analyzed determinant factors on perceptions of the exile women giving birth in the forest from women of Yei Tribe, Poo Village, Merauke Regency, Indonesia. This study used analytic design methods with a cross-sectional approach. The sampling was non-probability with a total sample method of 57 mothers with toddlers. Univariate analysis was used to describe the characteristics of each research variable, including respondent characteristics, mother's knowledge, the role of community leaders, and the role of husband or family, while the dependent variable was the perception of women giving birth in the forest. This study found that there was a correlation between education (p-value 0.000; OR=13.33), knowledge (p-value 0.000; OR=133.00), the community leaders' role (p-value 0.009; OR=5.00), and husband's role (p-value 0.000; OR=28.00) with perceptions of the exile women giving birth in the forest at women of Yei Tribe, Poo Village, Merauke Regency, Indonesia. Therefore, knowledge is dominant in the perceptions of exiled women giving birth in the forest.
Community Service in an Effort to Increase Parental Knowledge and Awareness in Efforts to Prevent Cervical Cancer with HPV Immunization in 2025 Kartikasari, Rina; Budiono, Irwan; Sakinah, Innama; Nurkhayati, Etty; Herwandar, Fera Riswidautami; Khomsati, Yunia; Banowati, Lilis
Abdimas Indonesian Journal Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/aij.v5i2.1277

Abstract

 (1) Background: Cancer is one of the number two deadly diseases in the world after coronary heart. Although it is deadly, the initial symptoms of this disease are never felt by the sufferer, so the patient only comes for treatment when the disease has entered an advanced stage. (2) Purpose of the Study: to increase parental knowledge and awareness about cervical cancer and cervical cancer prevention efforts with HPV immunization (3) Methods: direct observation to measure parents' knowledge and perception of cervical cancer and its prevention efforts with HPV vaccination. The final stage of the activity was a re-evaluation of parents' knowledge and perception of cervical cancer and efforts to prevent it by HPV vaccination using a post test questionnaire (5) Conclusions: increasing knowledge so that awareness arises from parents in efforts to prevent cervical cancer in girls. This activity is expected to increase the number of HPV immunization targets in accordance with the target set by the government.