Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS PEMAHAMAN PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 1 KOTA TARAKAN TERHADAP PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PROSEDUR Riyanti, Asih; Tarigan, Sintha Agiulina; Jannah, Andi Miftahul; Mulawarman, Nurhikma; Selviana, Ade Nuril
IdeBahasa Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Idebahasa Vol 7 No 1 Juni 2025
Publisher : Asosiasi dosen IDEBAHASA KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/idebahasa.v7i1.308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman dan pandangan peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Tarakan mengenai teks prosedur. Metode penelitian yang digunakan berupa observasi, penyebaran angket, dan wawancara terhadap peserta didik kelas VIII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak peserta didik yang telah memahami pengertian teks prosedur dengan baik, tetapi masih kesulitan dalam membedakan jenisnya dan juga menuliskan teks prosedur yang disebabkan oleh faktor kurangnya motivasi dan minat peserta didik. Guru melakukan pendekatan yang berbeda dan melalui pemilihan bentuk evaluasi yang adaptif serta pemilihan jenis strategi pembelajaran yang menggunakan pendekatan peserta didik terhadap lingkungan sekitar mengenai teks prosedur terutama dalam keterampilan menulis teks prosedur.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PUISI CURAHAN CINTA KAMI ANTOLOGI PUISI BERSAMA Sari, Novi Rosiana Devia; Riyanti, Asih; Aji, Dwi Cahyono
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4809

Abstract

Abstract : This study aims to describe the character education values found in the poetry collection Curahan Cinta Kami, Antologi Puisi Bersama (share poetry anthology). The method used in this research in descriptive qualitative. The data consists of word, verses, and lines from the poems that contain character education values. The data source is the Curahan Cinta Kami Anthology Poetry Collection, published in Surabaya in 2020 by CV. Kanaka Media, with a total of 150 pages. The collection includes 120 poems written by Hasto Budi Santoso, Iskandar Muda, Wartono, Marwah, Mambo, and Nurbaya. Each author contributed 20 poems. Data collection techniques involved reading, listening, and note-taking. The sata analysis followed data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research results reveal character education values in 22 poems, with contributions of 3 poems by Hasto Budi Santoso, 12 by Iskandar Muda, 2 by Wartono, 1 by Marwah, 3 by Mambo and 1 by Nurbaya. The analysis identified nine-character educations values within the Curahan Cinta Kami poetry collection, including, 10 instances of religious values, 4 of hard work, 3 of independence, 2 of appreciating achievement, 2 of nasional spirit, 1 of responsibility, 1 of patriotism, 1 of environmental care, and 1 of friendship, the most dominant value found is religious character education, with 10 occurrences. Keywords: Character Education Values, Poetry, Sociology of Literature Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat didalam kumpulan Puisi Curahan Cinta Kami Antologi Puisi Bersama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kata, bait serta lirik puisi yang mengandung nilai-nilai pendidikan karakter sedangkan sumber data dalam penelitian ini ialah buku kumpulan puisi Curahan Cinta Kami Antologi Puisi Bersama yang diterbitkan di surabaya, pada tahun 2020 oleh penerbit CV. Kanaka Media dengan jumlah 150 halaman. Pada kumpulan puisi Curahan Cinta kami Antologi Puisi Bersama sebanyak 120 puisi yang ditulis oleh Hasto Budi Santoso, Iskandar Muda, Wartono, Marwah, Mambo dan Nurbaya. Hasto menulis 20 puisi, Iskandar muda menulis 20 puisi ditulis oleh Iskandar Muda, 20 Puisi ditulis Wartono, 20 Puisi ditulis oleh Marwah dan 20 puisi ditulis oleh Mambo, 20 Puisi ditulis oleh Nurbaya. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik baca, teknik simak dan teknik catat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini banyak ditemukan nilai pendidikan karakter sebanyak 22 puisi yang masing masing 3 puisi ditulis oleh Hasto Budi Santoso, 12 puisi ditulis oleh Iskandar Muda, 2 puisi ditulis oleh Wartono, 1 Puisi ditulis oleh Marwah, 3 Puisi ditulis oleh Mambo dan 1 puisi ditulis oleh Nurbaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam kumpulan puisi Curahan Cinta kami Antologi Puisi Bersama terdapat 9 nilai pendidikan karakter diantaranya yakni; 10 nilai religius. 4 nilai kerja keras, 3 nilai mandiri, 2 nilai menghargai prestasi, 2 nilai semangat kebangsaan, 1 nilai tanggung jawab, 1 nilai cinta tanah air, 1 nilai peduli lingkungan, dan 1 nilai bersahabat. Dari 9 nilai pendidikan karakter tersebut yang paling dominan adalah nilai pendidikan karakter religius sebanyak 10 data. Kata kunci: Nilai Pendidikan, Karakter, Puisi, Sosiologi Sastra.
PELATIHAN MEMBACA MELALUI BUKU CERITA BERGAMBAR BAGI ANAK-ANAK DI TARAKAN KALIMANTAN UTARA Riyanti, Asih; Fauziyyah, Nurul Hanna
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27088

Abstract

Abstrak: Anak-anak di wilayah pesisir Kalimantan Utara mengalami budaya baca yang rendah. Para orang tua kurang memerhatikan pendidikan dan tidak memfasilitasi perkembangan membaca anak-anaknya. Banyak anak-anak yang tidak dapat memahami isi bacaan. Oleh karena itu dilakukan Pelatihan membaca dengan buku cerita bergambar ini di Selumit Kalimantan Utara yang bertujuan meningkatkan minat dan budaya baca anak. Selain itu, tujuan lainnya untuk memberikan penguatan kepada orang tua dan anak tentang pentingnya membaca agar pengetahuanya bertambah. Kegiatan ini dilaksanakan di Selumit Kalimantan Utara. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah demonstrasi dan pelatihan. Peserta pelatihan dalam kegiatan ini berjumlah 19 anak. Tim melakukan evaluasi untuk melihat keberhasilan anak yaitu dengan meminta anak membaca buku cerita bergambar bergantian, memberikan angket, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pelatihan membaca di Selumit Kalimantan Utara terbukti mampu mengubah pola pikir masyarakat tentang manfaat membaca dan meningkatkan minat baca anak. Hal ini diketahui dari hasil angket dan wawancara yang diberikan kepada peserta. Sebelum dilakukan pelatihan terdapat 26% yang suka membaca dan dapat memahami bacaan. Adapun setelah adanya pelatihan ini, terjadi peningkatan anak yang suka membaca dan dapat memahami bacaan sebanyak 86%.Abstract: Children in the coastal areas of North Kalimantan experience a low reading culture. Parents pay little attention to education and do not facilitate the development of their children's reading. Many children cannot understand the contents of the reading. Therefore, reading training with picture story books was carried out in Selumit, North Kalimantan, which aims to increase children's interest and reading culture. In addition, another goal is to reinforce to parents and children the importance of reading so that their knowledge increases. This activity was carried out in Selumit, North Kalimantan. The methods used in this activity were demonstrations and training. The training participants in this activity numbered 19 children. The team evaluated the success of the children by asking the children to read in turns and interviews. The results of the study showed that the reading training program in Selumit, North Kalimantan was proven to be able to change people's mindsets about the benefits of reading and increase children's interest in reading. This is known from the results of interviews given to participants. Before the training, there were 26% who liked to read and could understand reading. After this training, there was an increase in children who wanted to read and could understand reading by 86%.