Syafnan Syafnan
Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

IMPROVING STUDENT LEARNING OUTCOMES IN GRADE VI THROUGH THE INFLUENCE OF EMOTIONAL INTELLIGENCE AT MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI PARANNAPA JAE, PADANG LAWAS REGENCY, INDONESIA Syafnan Syafnan; Fitriani Surayya Lubis; Laila Surayya; Arief Rahman
FORUM PAEDAGOGIK Vol 14, No 1 (2023): 10 Articles, Pages 1-149
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/paedagogik.v14i1.8395

Abstract

This research aimed to answer the following questions: (1) What is the level of emotional intelligence of grade VI students at MIN Parannapa Jae? (2) What are the learning outcomes of grade VI students at MIN Parannapa Jae? (3) Is there a significant influence of emotional intelligence on the learning outcomes of grade VI students at MIN Parannapa Jae? The research was conducted using a correlational quantitative approach and ex post facto method. The findings of this study were obtained from the documentation study conducted by the researcher using the students' report cards in grade VI at MIN Parannapa Jae. The highest score obtained was 96, while the lowest score was 78. The report card scores were grouped into 5 classes with a class interval of 4. Based on Table 4.4, the mean score was 84.46, the median was 85, the mode was 80, and the standard deviation and variance were 5.753 and 33.103, respectively.
Strategi, Taktik, Dan Metode Pembelajaran: Telaah Komprehensif Terhadap Implementasi Pembelajaran Efektif Muhammad Iqbal Simanjuntak; Elfi Idayani Daulay; Sitiodung Lubis; Syafnan Syafnan
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1275

Abstract

Pembelajaran yang efektif merupakan salah satu faktor utama dalam mencapai tujuan pendidikan secara optimal. Keberhasilan proses pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh penguasaan materi oleh pendidik, tetapi juga oleh kemampuan dalam memilih dan menerapkan strategi, taktik, dan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik serta tujuan pembelajaran yang hendak dicapai. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif konsep strategi, taktik, dan metode pembelajaran serta implementasinya dalam mewujudkan pembelajaran yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal, dan dokumen akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berfungsi sebagai perencanaan menyeluruh untuk mencapai tujuan pembelajaran, taktik pembelajaran berperan sebagai langkah operasional yang diterapkan pendidik dalam situasi pembelajaran tertentu, sedangkan metode pembelajaran merupakan cara sistematis yang digunakan untuk menyampaikan materi kepada peserta didik. Ketiga komponen tersebut saling berkaitan dan harus diterapkan secara terpadu agar proses pembelajaran berlangsung secara aktif, efektif, inovatif, dan berpusat pada peserta didik. Implementasi yang tepat dari strategi, taktik, dan metode pembelajaran mampu meningkatkan motivasi belajar, partisipasi aktif, pemahaman konsep, serta hasil belajar peserta didik. Oleh karena itu, pendidik dituntut untuk memiliki kompetensi dalam memilih dan mengintegrasikan berbagai pendekatan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan peserta didik di era pendidikan modern.
Menyusun RPP Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Lestari Annisa Zega; Tondi Martua Nasution; Rahman Husein; Syafnan Syafnan
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i2.1276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep, fungsi, prinsip, komponen, langkah penyusunan, implementasi, serta tantangan dan solusi dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan (library research) melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Data diperoleh dari berbagai artikel ilmiah dan publikasi akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi tema, pola, dan temuan yang berkaitan dengan penyusunan RPP PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RPP merupakan perangkat pembelajaran yang berfungsi sebagai pedoman guru dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran secara sistematis. Penyusunan RPP perlu memperhatikan prinsip relevansi, fleksibilitas, kontinuitas, efisiensi, dan efektivitas serta didukung oleh pemilihan strategi, metode, media, dan penilaian yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini juga menemukan bahwa tantangan utama dalam penyusunan RPP meliputi perubahan kebijakan, keterbatasan kompetensi teknis guru, dan kesulitan mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran. Oleh karena itu, penguatan kompetensi guru dan kolaborasi profesional menjadi langkah penting untuk menghasilkan RPP yang berkualitas sehingga pembelajaran PAI dapat berlangsung secara efektif, terarah, dan bermakna
Integrasi Contextual Teaching And Learning (CTL) Dan Problem Based Learning Dalam Pembelajaran Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Husni Mubarok; Nur Laila Annisa Lubis; Fakhrul Falah Daulay; Syafnan Syafnan
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i2.1280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dan Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa yang disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurang mengaitkan materi dengan kehidupan nyata. Pendekatan CTL memberikan pengalaman belajar yang menghubungkan materi dengan konteks kehidupan sehari-hari, sedangkan PBL menekankan pada kemampuan siswa dalam menyelesaikan permasalahan melalui proses berpikir kritis, analitis, dan kolaboratif. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber relevan seperti jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan CTL, PBL, dan kemampuan pemecahan masalah. Data dianalisis secara deskriptif-analitis untuk menemukan pola keterkaitan antara kedua model pembelajaran tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi CTL dan PBL dapat menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, aktif, dan kontekstual. CTL membantu siswa memahami konsep melalui pengalaman nyata, sedangkan PBL melatih siswa dalam mengidentifikasi masalah, merumuskan solusi, dan mengambil keputusan secara sistematis. Dengan demikian, integrasi kedua model ini berpotensi secara signifikan dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa di berbagai jenjang pendidikan.
Implementasi Gerakan Sekolah Menyenangkan Dalam Peningkatan Sikap Religius Siswa SMKN 1 Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara Pondang Suriadi Siregar; Syafnan Syafnan; Muhammad Roihan Daulay
AL-IBROH: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol 2 No 01 (2025): AL-IBROH: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Padang Lawas (STIT PL) Gunung Tua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3724/al-ibroh.v2i01.37

Abstract

The phenomenon of declining moral values and religious attitudes among students—such as a lack of courtesy, increased violence, and low empathy—has become a serious concern in the field of education. To address this issue, one approach that has been implemented is the Joyful School Movement (Gerakan Sekolah Menyenangkan, or GSM). GSM aims to create a friendly and enjoyable learning environment that supports the development of positive character traits, including students’ religious attitudes. This study employed a qualitative method with a phenomenological approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation, focusing on the direct experiences of students, teachers, and school principals in implementing GSM. The findings indicate that GSM is carried out through humanistic learning, regular religious activities such as group prayers and discussions, the use of religious visual media, and the involvement of student religious organizations (ROHIS). The positive impacts include increased student participation in religious activities, greater awareness of worship practices, and the emergence of polite, disciplined, and responsible behavior. The success of GSM is supported by the school’s commitment, the availability of facilities, and parental involvement. However, challenges remain, such as the low awareness among some students, a shortage of religious mentors, external environmental influences, and limited time.
Implementasi Gerakan Sekolah Menyenangkan Dalam Peningkatan Sikap Religius Siswa SMKN 1 Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara Pondang Suriadi Siregar; Syafnan Syafnan; Muhammad Roihan Daulay
AL-IBROH: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol 2 No 01 (2025): AL-IBROH: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Padang Lawas (STIT PL) Gunung Tua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3724/al-ibroh.v2i01.37

Abstract

The phenomenon of declining moral values and religious attitudes among students—such as a lack of courtesy, increased violence, and low empathy—has become a serious concern in the field of education. To address this issue, one approach that has been implemented is the Joyful School Movement (Gerakan Sekolah Menyenangkan, or GSM). GSM aims to create a friendly and enjoyable learning environment that supports the development of positive character traits, including students’ religious attitudes. This study employed a qualitative method with a phenomenological approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation, focusing on the direct experiences of students, teachers, and school principals in implementing GSM. The findings indicate that GSM is carried out through humanistic learning, regular religious activities such as group prayers and discussions, the use of religious visual media, and the involvement of student religious organizations (ROHIS). The positive impacts include increased student participation in religious activities, greater awareness of worship practices, and the emergence of polite, disciplined, and responsible behavior. The success of GSM is supported by the school’s commitment, the availability of facilities, and parental involvement. However, challenges remain, such as the low awareness among some students, a shortage of religious mentors, external environmental influences, and limited time.
An Epistemological Study of Islamic Education Management Practices in the Islamic Boarding School Zainal Efendi Hasibuan; Anhar Anhar; Syafnan Syafnan; Pahri Siregar; Nahriyah Fata
Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Vol. 7 No. 1 (2026): Integrative Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas KH. Abdul Chalim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/tijie.v7i1.2418

Abstract

This study aims to examine the practice of Islamic education management at the Dar Al-Ma’arif Islamic Boarding School from an epistemological perspective, with a focus on integrating Islamic values with modern management theory. The main problem studied is how management in Islamic Boarding Schools functions not only as an administrative instrument but also as a manifestation of the Islamic scientific paradigm based on monotheism. The research method uses a phenomenological qualitative approach, drawing on document studies, observations, and in-depth interviews with Islamic Boarding School managers. The results of the study show that the management practice at the Dar Al-Ma’arif Islamic Boarding School is grounded in Islamic epistemology, which emphasizes the balance between rational and spiritual aspects. The contribution of this research lies in strengthening the epistemological framework for the study of Islamic education management and in offering relevant management models for the development of Islamic education in Indonesia. Islamic boarding schools have the potential to develop a management system that balances worldly and ukhrawi goals, as well as to serve as centers for moral and spiritual strengthening.
Integrating Human Resource Management and Islamic Leadership to Improve Civil Servant Performance Zulkifli Zulkifli; Thamrin Kamal; Julhadi Julhadi; Syafnan Syafnan; Ramza Fatria Maulana
International Journal of Educational Narratives Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/ijen.v4i4.3661

Abstract

Background: The performance of State Civil Apparatus (ASN) in religious-based public institutions requires an integrated approach that combines professional human resource management with Islamic leadership values. Initial observations at the Office of the Ministry of Religious Affairs, Solok Regency, revealed gaps in competency, discipline, and service quality. Purpose: This study aims to analyze the integration of human resource management and Islamic leadership in improving ASN performance, with work motivation as a mediating variable. Method: A quantitative correlational approach with a survey method was employed. A sample of 244 ASN was selected from a population of 769 using Slovin’s formula and simple random sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) based on AMOS 26. Results: The findings indicate that HRM has a positive and significant effect on work motivation (? = 0.412; p < 0.001) and ASN performance (? = 0.287; p = 0.002). Islamic leadership also positively and significantly affects work motivation (? = 0.356; p < 0.001) and ASN performance (? = 0.294; p = 0.003). Work motivation significantly influences ASN performance (? = 0.478; p < 0.001) and serves as a partial mediator in both relationships, with mediation proportions of 40.7% and 41.0%, respectively. Conclusion: The integration of effective HRM and strong Islamic leadership significantly enhances ASN work motivation and performance. This model proves empirically valid for fostering professional, integrity-driven, and spiritually grounded public services within the Ministry of Religious Affairs. Strengthening merit-based HR systems and Islamic leadership qualities such as trustworthiness, justice, deliberation, and role-modeling is essential for sustainable ASN performance improvement.