Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENDAMPINGAN TEKNIS BEDAH RUMAH KATEGORI RUMAH SEDERHANA LAYAK HUNI Bertempat di Kelurahan Rejomulyo Kecamatan Metro Selatan Kota Metro Yusuf Amran; Dwi Irawan; Chica Oktavia; Septyanto Kurniawan; Leni Sriharyani; Eri Prawati; Eva Rolia; Ida Hadijah; Feby Aristia Putri; Adi Salasiyanto; Awalu Far’i; M Lutfian Candra Saputra; Ahmad Suri
SINAR SANG SURYA Vol 10 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v10i2.5238

Abstract

Program pengabdian masyarakat yang merupakan salah satu program utama dari LazisMu Kota Metro sekaligus sebagai pilot project pengabdian kepada masyarakat Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Metro berupa pendampingan teknis konstruksi bedah/pembangunan rumah sederhana layak huni dilakukan dengan tujuan untuk mengimplementasikan keilmuan khusunya bidang teknik sipil dimasyarakat pada umumnya. Keterlibatan pihak kampus dalam pembangunan rumah ini merupakan bentuk nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat, khususnya pada masyarakat kelurahan Rejomulyo sebagai pembelajaran langsung bagi para akademisi dan komitmen nyata pembangunan agar sesuai standar konstruksi yang layak dan aman. Kegiatan pendampingan yang dilakukan berupa perencanaan/desain sampai pengawasan pelaksanaan pembangunan untuk memastikan kualitas bangunan tetap terjaga dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, baik dari segi teknis, sosial, agama, lingkungan maupun masyarakat. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk menginspirasi dan mendorong terciptanya kolaborasi-kolaborasi positif lainnya sebagai salah satu tanggung jawab sosial perguruan tinggi di tengah masyarkat. Kondisi saat ini memaksa adanya kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menjawab persoalan-persoalan social di masyarakat sekaligus memastikan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan di kampus dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, harapannya melalui kegiatan pengabdian masyarakat seperti ini semakin membangun kepedulian dan solidaritas sosial lintas elemen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan ini adalah bagian penting dari Tri Dharma perguruan tinggi selain Pendidikan dan penelitian. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pendampingan teknis konstruksi berupa perencanaan, pengawasan pelaksanaan, sharing knowledge dan praktek serta pengembangan teknologi konsturksi ringan. Pada tahapan sosialisasi dan sharing knowledge narasumber menjelaskan mengenai fisik dan teknis konstruksi, pemilihan bahan baku utama dan tambahan serta konsultasi pengawasan teknis pelaksanaan pekerjaan sampai dengan selesai pembangunan.Dengan adanya pendampingan teknis ini diharapkan pembangunan rumah sederhana layak huni milik salah satu warga Kelurahan Rejomulyo Metro Selatan ini dapat selesai tepat waktu dan memenuhi standar teknis konstruksi sehingga dapat menberikan rasa aman dan nyaman bagi semua pihak yang terlibat terutama bagi penghuni rumah tersebut.
PERKUATAN BALOK BETON BERTULANG AKIBAT TEGANGAN TARIK MENGGUNAKAN SERAT SABUT KELAPA Diana Permatasari; Yusuf Amran; Chica Oktavia
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 15 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v15i2.5179

Abstract

This study aims to examine the effect of horizontally arranged coconut coir fibers with varying spacing on the flexural tensile strength of concrete. The research was conducted experimentally in a laboratory using a planned concrete strength of fs 45 MPa. The test specimens were concrete beams measuring 15 × 15 × 60 cm with a total of 9 specimens, consisting of normal concrete, concrete with coconut coir fibers spaced at 2.5 cm, and concrete with coconut coir fibers spaced at 5 cm. Flexural tensile strength testing was carried out at the age of 28 days using the two-point loading method in accordance with SNI 4431:2011.The results indicate that the addition of horizontally arranged coconut coir fibers significantly increases the flexural tensile strength of concrete. Concrete with a fiber spacing of 2.5 cm showed an increase in flexural tensile strength of 47.6% compared to normal concrete, while concrete with a fiber spacing of 5 cm exhibited an increase of 13.9%. Closer fiber spacing provides a more optimal improvement in flexural tensile strength due to the ability of the fibers to restrain and distribute tensile stresses within the concrete. This study demonstrates that coconut coir fiber has strong potential as an environmentally friendly and sustainable concrete admixture