Articles
Stimulasi Tumbuh Kembang dengan Pijat Bayi
Apriyanti Aini;
Vivi Dwi Putri
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: April
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Usia 5 tahun merupakan periode emas bagi anak. Oleh karenanya stimulasi sangat perlu dilakukan untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangannya. Salah satu bentuk stimulasi tersebut adalah dengan melakukan pijat bayi. Pijat bayi adalah pemijatan yang dilakukan dengan usapan - usapan halus pada permukaan kulit bayi. Manfaat Pijat bayi diantaranya untuk membantu tumbuh kembang fisik (motorik) dan emosi bayi, mempererat hubungan antara ibu dan bayi, meningkatkan jumlah dan sitotoksisitas dari sistem immunitas (sel pembunuh alami), merangsang fungsi pencernaan dan pembuangan, membantu melatih relaksasi, mengurangi depresi dan ketegangan, mengurangi rasa sakit, mengurangi kembung dan kolik (sakit perut), meningkatkan berat badan, meningkatkan konsentrasi bayi dan membuat tidur lelap serta memperbaiki sirkulasi darah dan pernapasan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan bagi peserta pengabdian masyarakat tentang stimulasi tumbuh kembang bayi dengan pijat bayi. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah dengan ceramah untuk memberikan teori tentang pijat bayi dan stimulasi untuk mempraktekkan tata laksana pijat bayi. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peserta pengabdian masyarakat di PMB Husniyati memahami dan mampu mempraktekkan cara melakukan pijat bayi sesuai dengan prosedur yang telah disampaikan. Evaluasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan melakukan redemonstrasi para peserta secara langsung.
THE INFLUENCE OF MARMET TECHNIQUE ON ASI PRODUCTION IN POST PARTUM MOTHERS
Vivi Dwi Putri Putri;
Wika Sepiwiryanti;
Adhika Wijayanti
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 9 No. 2 (2024): Cendekia Medika : Jurnal STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/cendekiamedika.v9i2.371
Breast milk is the best and most ideal food for babies, because breast milk contains all the nutrients needed in the right amount and balance. In addition, breast milk contains immune substances or antibodies that function to protect infants from various germs so that they can prevent various diseases that are at risk of increASIng morbidity and mortality in infants. However, until now there are still many babies who do not get breast milk on the first day of birth, this causes many nutritional problems for babies in Indonesia to occur, one of which is insufficient nutrition in infants. This research is a quantitative method using a quASI-experimental method. This study aims to determine whether there is an effect of the Marmet Technique on Breast Milk Production in Postpartum Mothers at the Village Health Post of Simpang Bayat Bayung Lencir in 2023. This research was conducted in March-June 2023. The population in this study were all post partum mothers 1-7 days at the Simpang Bayat Poskesdes totaling 24 post partum mothers. The sample of this research is 20 people. The technique used is Accidental Sampling. This research uses univariate and bivariate analysis. Based on the results of the study, it was shown that there was an increase in milk production using the guinea pig technique and data analysis obtained p value = 0.000 (α < 0.05) so that there was an influence between the guinea pig technique and breast milk production. It is hoped that the results of this study can provide additional knowledge for health workers in providing care for breastfeeding mothers in increASIng breast milk production, as well as for midwifery education can add to midwifery literature so that they can provide broader insights on maternity, especially regarding how to expel breast milk
Hubungan Amenorhea Sekunder dengan Tingkat Kecemasan Akseptor KB Suntik DMPA
Putri, Vivi Dwi;
Purwani, Rani;
Wijayanti, Adhika
Journal of Language and Health Vol 5 No 1 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jlh.v5i1.3443
Amenorhea Sekunder merupakan efek samping pemakaian KB Suntik DMPA yang dapat menyebabkan kecemasan pada sebagian besar akseptor, karena akseptor KB menggangap bahwa amenorhea sekunder adalah gejala kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan amenorhea sekunder dengan tingkat kecemasan akseptor KB Suntik DMPA di BPM Sagita palembang 2021. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian survey kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini Adalah 52 akseptor, teknik pengambilan sampel secara Total Sampling. Pada penelitian penulis menggunakan instrument penelitian kuisioner yang berisi 14 pertanyaan.dan disajikan dalam bentuk tabel serta dilakukan uji statistik Chi-square menggunakan Statistic Program Social Science (SPSS). Dari hasil Uji Statistic Chi-Square antara Amenorhea Sekunder dengan tingkat kecemasan akseptor KB Suntik DMPA diperoleh nilai p = 0,020 dengan nilai p < (α = 0.05), maka dengan demikian dapat disimpulkan ada hubungan amenorhea sekunder dengan tingkat kecemasan. Untuk mengurangi atau menurunkan Kecemasan pada Akseptor salah satu alternatif dengan cara memberikan konseling.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU NIFAS TERHADAP PENERIMAAN TERAPI KOMPLEMENTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI POSKESDES SANTAPAN TIMUR TAHUN 2023
Sepiwiryanti, Wika;
Putri, Vivi Dwi;
Rini, Puspita;
Soleha, Marchatus
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Abdurahman
Publisher : STIKES Abdurahman. Pusat Informasi dan Manajemen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55045/jkab.v13i1.191
Abstrak Masa nifas (puerperium) adalah masa dimulai setelah kelahiran plasenta dan berakhir ketika alat kandung kembali seperti semula sebelum hamil, yang berlangsung selama 6 minggu atau ± 40 hari. Selain penatalaksanaan sesuai evidence based kebidanan terkadang ibu nifas juga menggunakan terapi komplementer untuk mengatasi keluhan yang dialami oleh ibu nifas. Terapi komplementer berarti suatu pengobatan yang dapat digunakan bersamaan dengan perawatan medis konvensional. Pelayanan kebidanan komplementer merupakan bagian dari penerapan pengobatan komplementer dan alternatif dalam pelayanan kebidanan. Tercatat di provinsi Sumatera Selatan, salah satu contoh terapi komplementer berbasis kearifan lokal yaitu, penggunaan pilis di masyarakat sudah mulai di tinggalkan, hal ini terbukti bahwa penerimaan masyarakat tentang pilis yang rendah yaitu 11,3%. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu nifas terhadap penerimaan terapi komplementer berbasis kearifan lokal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas berjumlah 75 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 43 responden yang di ambil menggunakan data primer. Data yang telah dikumpulkan kemudian di analisis menggunakan uji statistic chi square, berdasarkan analisis chi square menunjukan adanya pengetahuan ibu nifas terhadap penerimaan terapi komplementer berbasis kearifan lokal (p value = 0.012), sedangkan sikap ibu nifas terhadap penerimaan terapi komplementer berbasis kearifan lokal (p value = 0.082). Kesimpulanya adalah ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu nifas terhadap penerimaan terapi komplementer berbasis kearifan lokal di Wilayah Kerja Poskesdes Santapan Timur dan tidak ada hubungan antara sikap ibu nifas terhadap penerimaan terapi komplementer berbasis kearifan lokal di Wilayah Kerja Poskesdes Santapan Timur. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Penerimaan Terapi Komplementer
Edukasi Terapi Non Konvensional Inhalasi Aromaterapi Jahe terhadap Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I
Apriyani, Titin;
Putri, Vivi Dwi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v6i2.3455
Emesis gravidarum merupakan keluhan umum yang dialami oleh ibu hamil. Kehamilan menyebabkan perubahan hormonal pada wanita karena terjadi peningkatan hormon estrogen, progesteron dan hormon gondotropin yang dikeluarkan oleh plasenta. Perubahan hormon menimbulkan gejala pusing, mual, dan muntah, terutama pada trimester pertama. Salah satu aromaterapi yang sering digunakan adalah jahe, aromaterapi jahe juga efektif dalam mengurangi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama kehamilan. Efek jahe pada sistem saraf pusat ditunjukkan pada hewan percobaan dengan gingerol, yang mengakibatkan penurunan frekuensi muntah. Aromaterapi jahe merupakan salah satu penanganan secara non konvensional yang dapat digunakan sebagai upaya mengurangi emesis gravidarum. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk membantu memberikan edukasi kepada ibu hamil dalam mengatasi atau mengurangi emesis gravidarum. Pengabdian masyarakat ini dilakukan PMB Nurachmi di bulan Oktober 2023 pada ibu hamil trimester I. Persiapan pada pengabdian masyarakat ini yaitu mendiskusikan atau mempersiapkan materi yang akan disosialisasikan kepada ibu hamil trimester I. Kemudian membuat spanduk yang mempermudah proses sosialisasi. Saran sebaiknya Ibu hamil trimester I lebih memanfaatkan bahan-bahan alami atau Terapi Non Konvensional untuk mengatasi emesis gravidarum sehingga dapat diatasi.
Edukasi Manfaat Aromaterapi Lavender dalam Persiapan Persalinan pada Ibu Hamil
Aini, Apriyanti;
Apriyanti, Popy;
Putri, Vivi Dwi;
Lamdayani, Rinda
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2025
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v7i2.6086
Aromaterapi merupakan metode pengobatan non farmakologi yang aman, murah dan praktis yang berfungsi untuk menurunkan tingkat kecemasan dengan resiko atau efek samping yang rendah. Menurut Suriyati (2019) aromaterapi merupakan pengobatan yang menggunakan minyak atsiri dan merangsang system penciuman untuk mengurangi stress dan menciptakan rasa tenang. Jenis aromaterapi yang digunakan untuk mengobati kecemasan salah satunya yaitu Lavender (Lavandula officianalis). Linalool dan linalyl asetat dalam lavender dapat memiliki efek menenangkan dan membantu menurunkan stress dan Kecemasan. Tujuan pengabdian masyarakat ini agar ibu hamil mengetahui manfaat aromaterapi lavender dalam persiapan persalinan. Metode yang digunakan yaitu ceramah dan tanya jawab. Program ini dilaksanakan 15 Maret 2025 dengan responden sebanyak 15 ibu hamil. Evaluasi dari hasil pengabdian masyarakat menggunakan kuesioner. Hasil pengabdian masyarakat didapatkan nilai rata-rata pretest sebesar 30 poin dan nilai rata-rata posttest adalah 90 poin, terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai manfaat aromaterapi lavender dalam persiapan persalinan dengan nilai rata-rata peningkatan sebesar 60 poin. Dengan adanya edukasi diharapkan ibu hamil dapat mengurangi kecemasan saat menghadapi proses persalinan.
Analisis Pengaruh Waktu Pengeluaran Kolostrum Terhadap Kejadian Ikterus Fisiologis Pada Bayi Baru Lahir
Marchatus Soleha;
Vivi Dwi Putri;
Vika Tri Zelharsandy
Lentera Perawat Vol. 4 No. 2 (2023): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/lp.v4i2.225
Dari masalah yang sering timbul pada bayi baru lahir adalah ikterus fisiologis bayi yang tidak menyusu atau tidak diberi ASI akan mengalami dehidrasi. Kolostrum merupakan cairan susu yang pertama kali berwarna keemasan, kental dan lengket yang disekresi oleh kelenjar payudara dari hari pertama, hari ketiga atau hari keempat dan dihasilkan dalam 24-36 jam pertama setelah melahirkan oleh karena itu kolostrum sendiri mengandung protein yang tinggi, mineral, garam, vitamin A, nitrogen, sel darah putih dan antibodi yang tinggi daripada ASI matur. Banyak sekali ibu-ibu yang tidak memberikan kolostrum kepada bayinya karena faktor kurangnya petugas kesehatan didaerah-daerah terpencil, perubahan sosial-budaya, pengetahuan ibu yang kurang tentang pemberian kolostrum, faktor ASI yang belum keluar dan payudara ibu yang kecil sehingga tidak menghasilkan kolostrum yang cukup. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh waktu pengeluaran kolostrum terhadap kejadian ikterus fisiologis pada bayi baru lahir. Dengan menggunakan metode studi literatur maka dilakukan analisis terhadap hasil penelusuran 12 jurnal dan artikel dengan tinjauan teori (e-book). Penelitian ini mengungkapkan bahwa waktu pemberian kolostrum yang paling efektif yaitu 1-24 jam pertama, kejadian ikterus fisiologis yang sering timbul pada 2-3 hari kelahiran, dan waktu pemberian kolostrum yang tepat sangat berpengaruh terhadap bayi baru lahir
THE INFLUENCE OF MARMET TECHNIQUE ON ASI PRODUCTION IN POST PARTUM MOTHERS
Putri, Vivi Dwi Putri;
Wika Sepiwiryanti;
Adhika Wijayanti
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 9 No. 2 (2024): Cendekia Medika : Jurnal STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/cendekiamedika.v9i2.371
Breast milk is the best and most ideal food for babies, because breast milk contains all the nutrients needed in the right amount and balance. In addition, breast milk contains immune substances or antibodies that function to protect infants from various germs so that they can prevent various diseases that are at risk of increASIng morbidity and mortality in infants. However, until now there are still many babies who do not get breast milk on the first day of birth, this causes many nutritional problems for babies in Indonesia to occur, one of which is insufficient nutrition in infants. This research is a quantitative method using a quASI-experimental method. This study aims to determine whether there is an effect of the Marmet Technique on Breast Milk Production in Postpartum Mothers at the Village Health Post of Simpang Bayat Bayung Lencir in 2023. This research was conducted in March-June 2023. The population in this study were all post partum mothers 1-7 days at the Simpang Bayat Poskesdes totaling 24 post partum mothers. The sample of this research is 20 people. The technique used is Accidental Sampling. This research uses univariate and bivariate analysis. Based on the results of the study, it was shown that there was an increase in milk production using the guinea pig technique and data analysis obtained p value = 0.000 (α < 0.05) so that there was an influence between the guinea pig technique and breast milk production. It is hoped that the results of this study can provide additional knowledge for health workers in providing care for breastfeeding mothers in increASIng breast milk production, as well as for midwifery education can add to midwifery literature so that they can provide broader insights on maternity, especially regarding how to expel breast milk
PENYULUHAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN DALAM PERSIAPAN MENGHADAPI MASA MENOPAUSE
Adhika Wijayanti;
Yona Sari;
Aryanti Aryanti;
Tiara Fatrin;
Vivi Dwi Putri;
Apriyanti Aini;
Rani Purwani;
Yuli Suryanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38518
Menopause memiliki arti berhentinya siklus menstruasi untuk selama-lamanya bagi wanita yang sebelumnya mengalami masa menstruasi disetiap bulan, yang disebabkan oleh jumlah folikel yang mengalami atresia yang terus meningkat, sampai tidak tersedia lagi folikel yang dalam 12 bulan terakhir mengalami amenore (Fitri, 2017). Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini berupa penyuluhan pada ibu premenopause yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu dalam mengenal dan mempersiapkan diri serta mengatasi keluhan yang nantinya akan terjadi pada masa menopause. Kegiatan ini diikuti oleh ibu premenopause dengan rentang usia 48-55 sebanyak 30 orang di Puskesmas Sosial Palembang. Hasil dari kegiatan edukasi praktik ini adalah adanya peningkatan pengetahuan ibu dalam mengenal dan mempersiapkan diri menopause.
PENGARUH AKUPRESURE PC 6 (Pericardium 6) TERHADAP DERAJAT EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI POSKESDES MARGO MULYO 20 KABUPATEN BANYUASIN
Wika Sepiwiryanti;
Ria Andreinie;
Vivi Dwi Putri;
Nora Dwi Apriyanti
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 15 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Abudurahman
Publisher : STIKES Abdurahman. Pusat Informasi dan Manajemen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55045/jkab.v15i1.314
During pregnancy, women will experience various changes that will occur psychologically and physiologically, causing discomfort. Emesis gravidarum is caused by increased estrogen, progesterone, and the release of human chorionic gonadotropin placenta, causing nausea and vomiting. Handling nausea and vomiting during pregnancy can be done through non-pharmacological measures, namely using acupressure therapy. The purpose of this study was to determine the effect of giving PC 6 (Pericardium 6) acupressure on emesis gravidarum in pregnant women in the first trimester at the Margo Mulyo 20 Health Post, Banyuasin Regency. The research sample was pregnant women with emesis gravidarum at the Margo Mulyo 20 Health Post, with as many as 20 respondents. The research design used a pretest-posttest with a control group design. The results of the analysis showed that giving PC 6 (Pericardium 6) acupressure had an effect on reducing emesis gravidarum in pregnant women in the first trimester with a p-value = 0,002.