Articles
Effective way to prevent visual disturbances due to Computer Vision Syndrome (CVS)
Chita Widia;
Siti Zahara Rapida;
Hanna Nurul Husna;
Anih Kurnia;
Eli Kurniasih
MEDIA ILMU KESEHATAN Vol 12 No 1 (2023): Media Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30989/mik.v12i1.881
Background: Working too long with computers, including laptops, desktops, tablets and other display devices (such as smartphones and other electronic reading devices)for 3 hours continuously can increase the risk of eye health problems, one of these is Computer Vision Syndrome (CVS). One of the symptoms is visual symptoms, which consist of blurred vision and double vision Objective: This study intends to determine the effect of applying the 20-20-20 method on preventing visual symptoms of CVS. Methods: The research method used is a quantitative analytic method with a cross-sectional design. Results: The results of statistical analysis using the Wilcoxon test found that visual symptoms complaints after and before the application of 20-20-20 had an Asymp Sig value (2 tiles) 0f 0,005. The hypothesis in this study was accepted that there was a significant effect of the intervention 20-20-20 method because the value was 0.005 <0.05.Conclusion: The effective way to prevent visual symptoms of CVS is implementing 20-20-20 method.
GAMBARAN PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR FISIOLOGIS PADA MAHASISWA PENGGUNA VAPE
Chita Widia
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36465/jupemas.v1i1.565
Kebutuhan fisiologis adalah kebutuhan untuk mempertahankan kehidupan atau kelangsungan hidup yang harus dipenuhi terlebih dahulu sebelum kebutuhan yang lain. Kebutuhan fisiologis meliputi oksigen, cairan dan elektrolit, nutrisi, eliminasi, istirahat tidur, pengaturan suhu tubuh dan seksual.Vape adalah suatu jenis penghantar nikotin elektrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pemenuhan Kebutuhan Dasar Fisiologis Pada Mahasiswa Pengguna Vape. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif, pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Jumlah responden sebanyak 20 orang. Hasil penelitian menunjukan kebutuhan tidur 75% tidak terpenuhi, kebutuhan oksigenisasi 35% tidak terpenuhi, kebutuhan nutrisi 40% tidak terpenuhi, kebutuhan eliminasi 5% tidak terpenuhi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi untuk memilih gaya hidup yang sehat dan tidak merokok dalam bentuk apapun. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian terhadap masyarakat luas dengan berbagai usia yang menggunakan vape.
COMPLAINTS OF ASTHENOPIA SYMPTOMS IN-OFFICE EMPLOYEES
Widia, Chita;
Rahmawinata, Ricky;
Darmono, Darmono
Jurnal Vokasi Indonesia Vol. 9, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
An Eyes health problem that can be experienced by employees is asthenopia. The purpose of this study is to address complaints of Asthenopia symptoms in the employees of one of the offices in Tasikmalaya city in 2020. This research uses a descriptive quantitative research method, a cross-sectional design. In this study, to collect data, the tool used was a questionnaire. Research results found that the most asthenopia symptoms felt by employees of one of the offices in the City of Tasikmalaya were shaded vision when looking at objects, glare when working at a computer, difficulty focusing while working at the computer, and shoulder pain when working at the computer. 28 people (70%) out of 40 employees felt this way.
Implementasi QR code untuk Memperkenalkan Instrumen Optik
Hanna Nurul Husna;
Siti Mita Rofi’atun Zawjiyah;
Chita Widia
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 9 No. 10 (2023): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jppipa.v9i10.3821
The laboratory is one of the important facilities and supports the implementation of learning in tertiary institutions. However, in carrying out practicum activities, students are often constrained by information regarding names, functions, and steps for using instruments. Therefore, the need for information about laboratory equipment is quite important for students. This study aims to produce a website based on a QR code to provide information about the instrument to users and the steps to use it. This research uses research and development methods with the ADDIE model (Analysis, Design, Develop, Implementation, and Evaluation). The questionnaire is used to measure user responses regarding the QR code and its application. Based on the analysis of the problems found, the QR code was successfully created. This QR code was validated by media experts and instrument content experts and obtained valid results. Users show a positive response regarding the use of the QR code for introducing of Refraction Laboratory instruments. Thus, a website-based QR code can be used to provide optical instrument information to users. However, socialization about its use is very necessary for laboratory users.
FAKTOR-FAKTOR EKSTERNAL YANG ERHUBUNGAN DENGAN KEGAGALAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF OLEH IBU YANG BEKERJA DI STIKES BAKTI TUNAS HUSADA TASIKMALAYA
Chita Widia
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 11, No 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36465/jkbth.v11i1.40
Manfaat ASI terutama ASI ekslusif umumnya sudah diketahui oleh setiap orang, namun persentase ibu yang menyusui secara ekslusif mengalami penurunan terutama pada ibu bekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya faktor ekstenal faktor-faktor yang paling berhubungan dengan kegagalan pemberian ASI ekslusif pada ibu bekerja di STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya .Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, populasi sebanyak 20 orang diambil sebagai total sampling. Analisis statistik yang digunakan adalah Chi Square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 16 dari 20 orang responden mengeluhkan gagal memberikan ASI ekslusif. Lingkungan kerja, kebijakan tempat keja dan praktik IMD ketika sesaat setelah melahirkan berhubungan signifikan.dengan kegagalan ibu dalammemberikan ASI ekslusif.Saran dari penelitian ini adalah perlu adanya fasilitas penitipan aeak dan kebijakan khusus mengenai ASI ekslusif serta perlu dilakukan penelitian mengenai variabel lain penyebab kegagalan pemberian ASI ekslusif oleh ibu bekerja.
BERITA HOAX RUMAH SAKIT COVIDKAN PASIEN: KONTEN ANALISIS
Anih Kurnia;
Chita Widia;
Eli Kurniasih
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 22, No 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36465/jkbth.v22i2.949
Informasi yang belum jelas kebenarannya, seringkali hadir di sosial media. Informasi tersebut dengan cepat menyebar melalui jejaring sosial maupun pesan instan. Hoak yang paling banyak dilakukan pada saat ini adalah di bidang kesehatan, dan disebarkan oleh orang-orang yang mengannggap hal tersebut penting sehingga perlu dengan segera disebarkan. Keadaan seperti ini yang menjadikan salah satu berita hoak menyebar dengan cepat Ketik abstrak bahasa Indonesia di sini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan tema isi berita online tentang fasilitas kesehatan (rumah sakit ) yang mencovidkan pasien. Rancangan penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan model pendekatan penelitian conten analysis. Hasil penelitian ini terdapat empat tema utama yang dapat disajikan dari hasil content analysis tersebut yaitu: 1) Tokoh masyarakat/public pigure harus hati-hati dalam mengeluarkan statement; 2) RS dianggap memanipulasi data untuk mendapatkan dana Covid-19; 3) Stigma dan Opini dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap tenaga kesehatan dan Rumah sakit (fasilitas kesehatan); 4) perlunya tindakan tegas terhadap oknum. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pentingnya budaya literasi digital yang harus di lakukan oleh masyarakat Indonesia untuk menghindari hoaks dengan cara budaya membaca literasi digital melaui situs resmi dan berita resmi
Optimalisasi Pengetahuan Pasien dan Keluarga dalam Penanggulangan Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Purbaratu Kota Tasikmalaya
Widia, Chita;
Anih Kurnia;
Eli Kurniasih;
Ilham Alifiar
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.2 No.2 Oktober (2022) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v2i2.78
Penyakit tuberculosis (TB) merupakan salah satu penyakit menular, salah satu upaya yang sangat mendukung tugas tenaga kesehatan adalah melibatkan keluarga secara aktif dalam perawatan dan penanggulangan masalah TB Paru. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa optimalisasi peran keluarga sebagai pengawas minum obat pada pasienTB Paru di Wilayah Puskesmas Purbaratu KotaTasikmalaya dilaksanakan pada tanggal 20 Juni sampai dengan 30 Juli 2022. Metode yang dilakukan adalah memberikan edukasi melalui kegiatan penyuluhan berbasis keluarga (kerumah pasien) dan praktek. .Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini diperoleh peningkatan pengetahuan pasien dan keluarga tentang TB Paru dan peran keluarga dalam pengawas menelan obat. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan merupakan bentuk upaya perawat dalam pengelolaan TB Paru dengan melibatkan pasien dan keluarga.
Penyuluhan Diabetes Melitus (DM) Di RW 10 Kelurahan Sindangrasa Kabupaten Ciamis
Kurniasih, Eli;
Widia, Chita;
Kurnia, Anih
JPKU: Jurnal Pengabdian Kesehatan Unigal Vol 1, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/jpkmu.v1i1.14018
Angka kejadian penyakit Diabetes Mellitus tipe 2 masih tinggi baik di dunia maupun di Indonesia memerlukan upaya promotif dan preventif. Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan cara memberikan informasi tentang Diabetes Mellitus tipe 2 dan pencegahannya melalui promosi kesehatan menggunakan pendekatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Pendekatan GERMAS adalah sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk pemeriksaan kadar gula darah sewaktu serta menyampaikan informasi tentang Diabetes Mellitus tipe 2 dan pencegahannya upayapencegahan terjadinya penyakit diabetes tipe 2 menggunakan pendekatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Pemeriksaan Gula adrah yang dilanjutkan Penyuluhan kesehatan serta diskusi. Hasil Penyuluhan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan keluarga tentang pencegahan penyakit diabetes. Materi penyuluhan yang diberikan mencakup materi tentang pengertian penyakit diabetes, faktor risiko dan penyebab penyakit diabetes, akibat penyakit diabetes dan pencegahan penyakit diabetes. Diskusi dilakukan setelah pemberian materi selesai dilaksanakan. Peserta bertanya tentang materi yang belum dipahami tentang penyakit diabetes. Pemeriksaan kadar gula darah bertujuan mengetahui risiko diabetes pada masyarakat petani di Jatimulyo. Penyuluhan terbukti efektif meningkatkan pemahaman tentang pencegahan penyakit diabetes. Pelaksanaan penyuluhan dilakukan kepada masyarakat selama kurang lebih 30 menit dan hasil yang di dapat pengetahuan masyarakat seputar Diabetes Mellitus meningkat yang mulanya 50% menjadi 95%.
Implementasi QR code untuk Memperkenalkan Instrumen Optik
Hanna Nurul Husna;
Siti Mita Rofi’atun Zawjiyah;
Chita Widia
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 10 (2023): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jppipa.v9i10.3821
The laboratory is one of the important facilities and supports the implementation of learning in tertiary institutions. However, in carrying out practicum activities, students are often constrained by information regarding names, functions, and steps for using instruments. Therefore, the need for information about laboratory equipment is quite important for students. This study aims to produce a website based on a QR code to provide information about the instrument to users and the steps to use it. This research uses research and development methods with the ADDIE model (Analysis, Design, Develop, Implementation, and Evaluation). The questionnaire is used to measure user responses regarding the QR code and its application. Based on the analysis of the problems found, the QR code was successfully created. This QR code was validated by media experts and instrument content experts and obtained valid results. Users show a positive response regarding the use of the QR code for introducing of Refraction Laboratory instruments. Thus, a website-based QR code can be used to provide optical instrument information to users. However, socialization about its use is very necessary for laboratory users.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Siswa Kelas 6 SDN Kadunenggang Desa Sukamanah Kec. Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya mengenai Bahaya Merokok
Chita Widia;
Nizar Abdul Halim;
Eli Kurniasih
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v4i1.659
Masa remaja merupakan fase transisi penting dari anak-anak menuju dewasa,yang mecakup rentang usia 10-18 tahun. pada usia ini cenderung sangat di pengaruhi oleh teman sebaya sehingga hal ini memainkan peranan penting dalam membentuk perilaku dan kegiatan mereka. WHO menyatakan bahwa sekitar 30% dari total perokok di dunia adalah remaja, hal ini menunjukkan bahwa remaja merupakan kelompok yang cukup besar dalam populasi perokok global. Hal tersebut menjadi latar belakang terselenggaranya kegiatan ini. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 28 Mei 2025 di SDN Kadunenggang Sukamanah Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya.Tujuan kegiatan ini untuk memberikan manfaat berupa peningkatan pemahaman lebih dalam tentang dampak negatif merokok terhadap kesehatan, sehingga siswa bisa menghindari kebiasaan merokok sejak dini dan membentuk gaya hidup sehat. Penyuluhan pentingnya pengetahuan bahaya tentang merokok merupakan langkah preventif untuk menghindari kebiasaan merokok dan masalah kesehatan di masa depan. Tingkat pengetahuan siswa dengan kriteria baik bertambah 1 orang siswa dan 1 orang siswa berada dalam kriteria tingkat pengetahuan cukup setelah dilakukan penyuluhan . Kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Penggunaan alat peraga dalam penyuluhan ini menjadi daya tarik membantu sasaran untuk lebih antusias dalam mengikuti kegiatan. Pengetahuan sasaran menunjukkan peningkatan hal ini dapat terlihat dari perolehan nilai post test.