Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

KEMAMPUAN SISWA  KELAS XI SMK NEGERI 1 HU’U KECAMATANHU’U KABUPATEN DOMPU DALAM MENGGAMBAR BENTUK Sudarlin; Muhammad Faisal; Andi Baetal Mukaddas
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 14 No 1 (2024): Harmoni: Jurnal Pendidikan dan Penelitian Seni Budaya
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/75vgb285

Abstract

Masalah utama dalam penelitian yaitu bagaimana kemampuan menggambar bentuk  untuk  pelajaran  seni  budaya  pada  siswa  kelas  XI  SMK Negeri 1 Hu’u Kabupaten Dompu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI SMK Negeri 1 Hu’u Kabupaten Dompu. Jenis   penelitian  ini   adalah   penelitian  tindakan  kelas   (Class   Action Reasech)  yang  terdiri  dari  dua  siklus  dimana  setiap  siklus  dilaksanakan sebanyak empat kali pertemuan. Prosedur penelitian ini meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah murid kelas XI SMK Negeri 1 Hu’u Kabupaten Dompu sebanya 30 orang. Hasi  penelitian  menunjukan  bahwa  pada  siklus  pertama  yang  tuntas secara individual dari 30 murid hanya 13 orang atau 43,33% yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KMM) atau berada pada kategori sangat rendah. Secara  klasikal  belum  terpenuhi  karena  nilai   rata-rata  diperoleh  sebesar 56,50%. Sedangkan pada siklus II dimana dari 30 murid terdapat 26 orang atau 86,66% telah memenuhi KKM dan secara klasikal sudah terpenuhi yaitu nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 73,00% atau berada dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diatas, dapat disimpulkan hasil belajar menggambar bentuk pelajaran seni budaya pada siswa kelas XI SMK Negeri 1  Hu’u Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu melalui penerapan model pembelajaran langsung mengalami peningkatan.
MAKNA SIMBOLIK GAPURA  PERB ATASAN GOWA  MAKASSAR DI HERTASNING BARU Fatahuddin; Tangsi; Muhammad faisal
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 14 No 2 (2024): Harmoni: Jurnal Pendidikan dan Penelitian Seni Budaya
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/v7ha0014

Abstract

The purpose of this study is to determine the symbolic meaning of the Gowa–Makassar border gate located on Hertasning Baru Street. The data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. This research aims to provide a clear, accurate, and comprehensive description of the “Symbolic Meaning of the Gowa–Makassar Border Gate at Hertasning Baru.” The method employed in this study was a survey method conducted through direct observation. Data analysis was carried out by collecting the results of observations, interviews, and documentation (photographs), followed by data categorization and interpretation. Important data were summarized, organized into sections, verified for accuracy, and then interpreted. The samples in this study consisted of several photographs of the Gowa–Makassar border gate at Hertasning Baru. Based on the research findings, it can be concluded that the visual form of the Gowa–Makassar border gate emphasizes the shape of the badik, which is a traditional weapon characteristic of the Gowa community.
KAJIAN RAGAM HIAS MAKAM TUA KARAENG PALENGKEI (RAJA KE-18 BINAMU) DI KELURAHAN BONTORAMBA, KECAMATAN BONTORAMBA, KABUPATEN JENEPONTO Jupri; Muhammad Rapi; Muhammad Faisal
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 14 No 2 (2024): Harmoni: Jurnal Pendidikan dan Penelitian Seni Budaya
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/rvvy6z50

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk dan makna ragam hias pada makam tua Karaeng Palengkei (Raja ke-18 Binamu) di Kelurahan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan melalui tahapan reduksi, klasifikasi, dan interpretasi data berdasarkan perspektif estetika arkeologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur makam berbentuk segi empat berundak empat yang merepresentasikan status sosial dan legitimasi kekuasaan raja. Ragam hias yang ditemukan meliputi motif fauna (macan, ayam, kuda), flora (bunga parenreng), serta geometris yang disusun secara repetitif dan variatif. Motif-motif tersebut memiliki representasi mimetik dan simbolik yang mencerminkan keberanian, kepemimpinan, kekuatan, serta relasi sosial raja dengan masyarakatnya. Ornamen tidak hanya berfungsi dekoratif, tetapi juga menjadi media naratif yang merepresentasikan nilai historis dan kearifan lokal masyarakat Binamu. Dengan demikian, makam ini memiliki signifikansi estetis, simbolik, dan kultural sebagai warisan budaya Sulawesi Selatan.
STUDI TENTANG KERAJINAN ANYAMAN DAUN LONTARDI DESA MAHAL KECAMATAN OMESURI KABUPATEN LEMBATA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Jamaludin Husen; Andi Baetal Mukaddas; Muhammad Faisal
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 14 No 2 (2024): Harmoni: Jurnal Pendidikan dan Penelitian Seni Budaya
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/7ah6ar38

Abstract

Kerajinan anyam merupakan karya seni rupa dua dan tiga dimensi yang memiliki nilai estetis serta makna simbolik dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan, bentuk dan motif, serta fungsi kerajinan anyaman daun lontar di Desa Mahal, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan dilaksanakan pada 3–28 Desember 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan anyaman daun lontar melalui tahap pengadaan bahan baku, pengolahan, hingga proses penganyaman. Produk yang dihasilkan antara lain edu, waya’, dese’, hoa, liwang, dan woyong. Bentuk dan motif anyaman tergolong sederhana serta tidak mengalami perkembangan karena minimnya kreativitas dan inovasi pengrajin. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kreativitas agar kualitas bentuk, ragam hias, dan fungsi produk menjadi lebih optimal.
Strengthening AI and DSS Synergy for Sustainable Research: A Community Engagement for Lecturers and Researchers in Palopo Muhammad Faisal; Nasir Usman; Emil Agus Salim Habi Talib; Medy Wisnu Prihatmono; Lisa Fitriani Ishak; Musdalifa Thamrin; Darniati Darniati; Alvina Felicia Watratan; Saharuddin Saharuddin; Muh Ilham Akbar
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8547

Abstract

The rapid development of digital technology demands a more innovative and data-driven research paradigm, yet the utilization of Artificial Intelligence (AI) and Decision Support Systems (DSS) in academic environments remains hindered by digital literacy gaps and the dominance of subjective manual methods. This community engagement program aims to introduce and strengthen participants’ understanding of the synergy between AI and DSS in supporting sustainable research in the era of digital transformation. The program employed a participatory approach through the Quadruple Helix model involving 359 participants consisting of lecturers, researchers, and practitioners. Methods included interactive lectures, technical mentoring on hybrid intelligence (integration of Machine Learning and Multi-Criteria Decision Making), and collaborative discussions via the Zoom platform. The results indicate a 35.6% improvement in participants' digital literacy, with the mean score increasing from 62.5 to 84.8. Furthermore, the technical readiness survey yielded a high score of 4.35 on a Likert scale, with participants successfully identifying practical AI–DSS applications in smart agriculture and MSME development. This program has successfully established an initial foundation for an adaptive and inclusive research ecosystem.
PEMBELAJARAN SENI KRIYA DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK KOLASE PADA SISWA KELAS X SMAMUHAMMADIYAH 7 MAKASSAR Ayub Qadhafi Saputra; Andi Baetal Mukaddas; Muhammad Faisal
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 2 No 2 (2012): HARMONI
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/wqpp7c66

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui proses dan hasil pembelajaran seni kriya teknik kolase pada siswa kelas X SMA Muhammadiyah 7 Makassar. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, tes praktik, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni kriya teknik kolase menggunakan media kertas mampu meningkatkan semangat dan minat berkarya siswa. Selain itu, kualitas karya yang dihasilkan siswa tergolong cukup memuaskan meskipun pengetahuan awal siswa tentang kolase masih terbatas, sehingga pembelajaran ini memberikan pengalaman baru yang menarik bagi siswa.