Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Asuhan Keperawatan pada Anak Gastroenteritis dengan Masalah Keperawatan Hipovolemia di Ruang Anak Tsaqilla, Galuh Laila; Wilujeng, Atik Pramesti; Rudiyanto, Rudiyanto
Nursing Information Journal Vol. 3 No. 1 (2023): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v3i1.329

Abstract

Latar Belakang: Gastroenteritis adalah salah satu penyakit paling sering diderita anak – anak di seluruh dunia. Penyakit ini merupakan penyumbang ketiga angka kesakitan (morbiditas) dan kematian (mortalitas) anak diberbagai negara termasuk Indonesia. Penyebab utama kematian penderita gastroenteritis adalah dehidrasi akibat kehilangan cairan dan elektrolit melalui feses. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melaksanakan asuhan keperawatan pada anak yang mengalami gastroenteritis dengan masalah keperawatan hipovolemia di ruang anak RSD Blambangan Banyuwangi tahun 2022. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah studi kasus, yang mana studi kasus ini untuk mengeksplorasi masalah asuhan keperawatan pada anak yang mengalami gastroenteritis dengan masalah keperawatan hipovolemia yang berisi perbandingan antara tinjauan pustaka dengan tinjauan kasus dan untuk menjawab tujuan khusus. Dalam penelitian ini menggunakan 2 klien anak berusia 1 – 5 tahun yang mengalami gastroenteritis dengan masalah keperawatan hipovolemia. Metode pengambilan data dilakukan dengan pemeriksaan fisik dan WOD pada keluarga dan perawat. Hasil: Didapatkan pada klien 1 muncul diagnosa keperawatan hipovolemia, diare dan defisit nutrisi. Sedangkan pada klien 2 muncul diagnosa keperawatan hipovolemia, diare dan hipertermi. Intervensi yang diberikan selama klien dirawat di ruangan yaitu dengan observasi, terapeutik, edukasi, dan kolaboratif. Implementasi yang dilakukan pada klien selama tiga hari dan selama hari perawatan semua masalah teratasi pada hari ketiga dan klien diperbolehkan pulang. Kesimpulan: Pada klien yang mengalami penyakit gastroenteritis diharapkan orang tua mampu melakukan tindakan pertama untuk menangani kasus diare dengan segera memberikan cairan minum air putih secukupunya, dengan cara sedikit minum namun sering agar cairan dalam tubuh yang hilang segera digantikan dan segera rujuk ke pelayanan kesehatan.
Penerapan Puzzle Therapy Pada Asuhan Keperawatan Anak Typhoid dengan Masalah Keperawatan Ansietas Bella, Shinta; Wilujeng, Atik Pramesti; Rahmawan, Fajri Andi
Nursing Information Journal Vol. 3 No. 2 (2024): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v3i2.522

Abstract

Pendahuluan: Demam typhoid merupakan salah satu penyakit endemik di Indonesia. Demam typhoid bisa dialami oleh semua jenis kelamin maupun kelompok umur terutama oleh anak-anak maupun remaja. Demam typhoid mengharuskan anak untuk menjalani perawatan di rumah sakit, sehingga anak mengalami hospitalisasi dan terjadi ansietas. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi keperawatan. Prosedur pengumpulan data yaitu dengan menggunakan WOD (Wawancara, Observasi, Dokumentasi). Wawancara terstruktur dengan menggunakan format keperawatan anak, Observasi langsung untuk memantau keadaan klien, dan dokumentasi untuk mencatat data dari orang tua klien maupun klien sendiri. Hasil : Setelah dilakukan penerapan puzzle therapy selama 3 hari berturut-turut dengan durasi 15 menit, skor ansietas kedua klien mengalami penurunan dari sedang hingga ringan. Rata rata penurunan score ansietas yang diukur dengan PAS (Preschool Anxiety Scale) pada klien 1 adalah 3 score, sedangkan pada klien 2 rata-rata penurunan score ansietas adalah 9 score. Kesimpulan: Terapi bermain puzzle terbukti dapat menurunkan ansietas pada anak dengan demam typhoid.
Local Wisdom-Based Complementary Feeding for Stunting Prevention: A Qualitative Study Using the Health Promotion Model wilujeng, Atik pramesti; Putri, Novita Surya; Firmanti, Tria Anisa; Munif, Badrul; Puspitasari, Dina; Pamungkas, Akhmad Yanuar Fahmi
Jurnal Keperawatan Soedirman Vol 21 No 1 (2026): Jurnal Keperawatan Soedirman (JKS)
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jks.2026.21.1.17821

Abstract

Stunting remains a major health concern in low- and middle-income countries, including Indonesia, where complementary feeding practices are strongly influenced by culture, maternal knowledge, and environmental support. Local wisdom offers a culturally relevant approach for improving child nutrition and preventing stunting. This study aims to explore mothers’ experiences in preparing complementary foods using local wisdom and to analyze these practices through the Health Promotion Model. The researchers applied a qualitative phenomenological approach with ten mothers of undernourished children aged 6–24 months in coastal Banyuwangi. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using the Colaizzi method, guided by Health Promotion Model constructs. The analysis revealed five themes: cultural beliefs in food choices, maternal knowledge of nutrition, use of local ingredients, external support from health workers, and sustained maternal engagement in complementary feeding. The findings highlight that complementary feeding grounded in local wisdom can potentially support stunting prevention. Thus, strengthening maternal self-efficacy, addressing barriers, and enhancing social support are critical to improving feeding practices.