Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pembangunan Berkelanjutan Pengembangan Energi Biogas Di Kota Batu: Interpretasi Appropriate Communication For Development Of Communities (ACDC) Pramelani
MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 7 No. 1 (2024): Medialog: Jurnal Ilmu Komunikasi (in Progres)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UM Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/medialog.v7i1.4820

Abstract

Energi menjamin akses terhadap energi yang terjangkau(terbeli), andal, berkelanjutan dan modern bagi semua adalah isu Sustainable Development Goals nomor 7. Pembangunan berkelanjutan sendiri memiliki prinsip diantaranya pembangunan yang berpusat pada manusia, memiliki visi jangka panjang serta adanya keterlibatan Pemerintah. Salah satu yang mampu direalisasikan dalam pembangunan berkelanjutan adalah pengembangan energi biogas. Bahan baku biogas diantaranya adalah kotoran hewan(sapi). Di Kota Batu Jawa Timur pengembangan energi biogas mendapatkan perhatian baik dari pemerintah dan pihak pihak lain yang peduli terhadap isu energi terbarukan. Penelitian ini adalah analisis deskriptif dari tradisi pandangan dunia Konstruktivisme dengan menggunakan teori Appropriate Communication for Development of Communities (ACDC). Penelitian ini bertujuan mengetahui interpretasi energi terbarukan pembangunan berkelanjutan melalui Appropriate Communication for Development of Communities (ACDC) dalam mengembangkan energi biogas di Kota Batu. Dusun Toyomerto Desa Pesanggrahan Kecamatan Batu Kota Batu Jawa Timur sebagai salah satu wilayah peternak sapi perah di Kota Batu yang memanfaatkan Limbah Kotoran sapi sebagai energi terbarukan. Periset dalam pengumpulkan data menggunakan observasi dan wawancara mendalam. Wawancara mendalam dilakukan periset kepada Kabid Perencanaan Pembangunan Perekonomian Sumber Daya Alam Infrastruktur dan Kewilayahan Dinas Bapelitbangda Kota Batu, Pengendali Dampak lingkungan Ahli Muda Bidang Penataan dan Penaatan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Kepala Dusun Toyomerto Desa Pesanggarahan Kecamatan Batu Kota Batu, dan Gapoktan Peternak Sapi Perah Dusun Toyomerto Desa Pesanggrahan Kecamatan Batu Kota Batu. Hasil dari penelitian ini adalah energi biogas limbah kotoran hewan merupakan bahan alami yang ada dilingkungan sebagai salah satu energi terbarukan, mampu sebagai penunjang pembangunan berkelanjutan yang ekonomis dan ramah lingkungan.
Membangun Komunikasi Kepemimpinan Organisasi Pada Forum Anak se-Kecamatan Cipayung Pramelani, Pramelani; Wulan Muhariani; Taqwa Sejati
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 1 No. 3 (2022): Oktober : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.126 KB) | DOI: 10.55606/jpmi.v1i3.387

Abstract

Komunikasi kepemimpinan penting dimiliki dikarenakan dibutuhkan dalam organisasi yakni pada Forum Anak se-Kecamatan Cipayung yang sebagai mitra agar dapat mengelola organisasi dengan baik. Hal ini dikarenakan juga tidak sedikit perusahaan lebih memilih calon pegawai yang memiliki skill komunikasi yang baik dalam berorganisasi agar mudah dalam mengelola atau melakasanakan tugas khususnya dalam kerja tim. Para peserta belum pernah mendapatkan pengetahuan wawasan berkenaan dengan komunikasi kepemimpinan dalam organisasi. Oleh karena itu melihat keadaan yang dialami oleh pihak mitra, maka kegiatan pengabdian masyarakat ini mengangkat tema “Membangun Komunikasi Kepemimpinan dalam Organisasi di Tengah Keberagaman”. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari tahapan: Tahap persiapan terdiri dari mengidentifikasi permasalahan, mengajukan perijinan kepada Kecamatan Cipayung, dan melakukan persiapan untuk pelaksanaan seminar; Tahap pelaksanaan seminar pengabdian masyarakat; dan Tahap evaluasi, dengan memberikan kuesioner untuk mengetahui pemahaman pengetahuan tentang kepemimpinan di Forum Anak se-Kecamatan Cipayung. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat berjalan lancar dan peserta puas.
MODEL KEPEMIMPINAN CALON KEPALA DAERAH PADA PERSPEKTIF GEN MILENIAL DAN GEN Z Pramelani, Pramelani; Jaelani, Muhamad Jejen
PRAJA: Jurnal Ilmiah Pemerintahan Vol 12 No 3 (2024): Edisi Oktober
Publisher : FISIP Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/prj.v12i3.1704

Abstract

Pemilihan kepala daerah tahun 2024 sudah semakin dekat waktunya dan serentak dilakukan di berbagai daerah, termasuk kota DKI Jakarta dimana pemungutan suara diselenggarakan pada tanggal 27 November 2024. Pemilih yang berhak mengikuti pencoblosan suara ini adalah sudah berusia 17 tahun dan menunjukkan identitas bertempat tinggal di daerah pemilihan. Data pemilih khusus daerah DKI Jakarta terlihat yang paling banyak dominan pada generasi milenial dan generasi z. Kandidat pemimpin daerah harus melihat keinginan atau harapan dari data penduduk tersebut agar dapat memperoleh suara terbanyak pada saat pemilihan termasuk gaya atau model kepemimpinan apa yang cocok oleh generasi tersebut. Tujuan dari penelitian sebenarnya untuk mengetahui model kepemimpinan pemilihan kepala daerah pada perspektif generasi milenial dan z. Metode yang dipakai adalah metode kualitatif dengan teknik menyebarkan kuesioner melalui google form ke informan generasi milenial dan z yang berada di daerah DKI Jakarta. Hasil dari data penelitian yang dikumpulkan generasi memilih gaya kepemimpinan yang demokratis, edukatif, motivatif dan inovatif. Melihat pula tidak hanya aktif di media sosial menyampaikan informasi-informasi program yang dilakukan oleh kandidat, tetapi yang paling utama adalah program kerja yang akan dijalankan dalam membenahi permasalahan yang ada di kota DKI Jakarta untuk dapat transisi dari ibukota menjadi kota Global. Para kandidat dari pandangan generasi milenial dan z, akan lebih memilih namanya pada saat pencoblosan adalah nama yang lebih banyak memperhatikan juga kaum muda untuk dapat memberikan wadah berkarya dan produktif.
Sosialisasi Bijak Komunikasi Di Media Sosial Pada Anak Binaan PKBM Mitra Buruh Nusantara Pramelani Pramelani; Wulan Muhariani; Taqwa Sejati
KRESNA: Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Jurnal KRESNA November 2024
Publisher : DRPM Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/kresna.v4i2.145

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat diselenggarakan oleh para dosen dan para mahasiswa di PKBM Mitra Buruh Nusantara. Kegiatan rutin setiap semester ini dilakukan dengan tema dan mitra yang berbeda. Berdasarkan kebutuhan dari peserta PKBM yakni berkaitan dengan pengetahuan media sosial untuk kalangan muda. Melihat situasi yang ada oleh panitia pengambilan tema yang menarik dan bermanfaat adalah dengan judul Bijak Komunikasi Di Media Sosial: Kaum Muda Anti Hoax Dan No Hate Speech. Metode pengabdian kepada masyarakat ini melewati tiga tahapan seperti persiapan, pelaksanaan sampai dengan evaluasi dari kegiatan ini. Persiapan berdasarkan survey di lapangan mitra dan pelaksanaan sesuai dengan agenda yang sudah disiapkan. Evaluasi yang didapatkan adalah para peserta yaitu anak binaan PKBM Mitra Buruh Nusantara beserta kepala mitra mengungkapkan bahwa kegiatan ini bermanfaat dan diharapkan dapat melakukan kegiatan pengabdian pada semester berikutnya. Manfaat yang diambil dari peserta berupa pengetahuan tentang bagaimana dapat melawan anti hoaks serta ujaran kebencian di media sosial
Kompetensi Sumber Daya Pendidik dalam Penggunaan Aplikasi Platform Merdeka Mengajar Untuk Pengembangan Kualitas SDM Pramelani Pramelani; Safrezi Fitra
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 3: Maret 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i3.3233

Abstract

Pendidikan di Indonesia semakin dibenahi untuk peningkatan mutu pendidikan melihat perubahan zaman terjadi dimana semakin pesatnya digitalisasi yang digunakan termasuk untuk kepentingan pendidikan. Platform Merdeka mengajar adalah suatu aplikasi yang bermuatan teknologi digital yang berisikan tentang materi pendidikan yang bermanfaat sekali untuk kompetensi pendidik khususnya. Namun, dalam penggunaan perangkat tersebut adalah hal baru bagi pendidik. Dengan demikian peneliti mengangkat rumusan masalah bagaimana kompetensi sumber daya pendidik dalam penggunaan aplikasi platform merdeka mengajar untuk pengembangan kualitas SDM. Dalam menemukan hasilnya, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif dan memakai purposive sampling. Informan yang dipergunakan adalah sekolah penggerak angkatan 2 di daerah DKI Jakarta dimana sudah memiliki akun belajar.id. Pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner dengan google form, observasi, studi pustaka serta wawancara. Hasil yang didapat dari data tersebut dapat dipaparkan bahwa kompetensi sumber daya pendidik melalui penggunaan platform merdeka mengajar untuk pengembangan kualitas SDM sangat berpengaruh dikarenakan pendidik sudah memiliki sertifikat platform merdeka mengajar (PMM) meskipun belum terlalu banyak dikarenakan jaringan, kuota internet dan masalah waktu yang menjadi faktor penghambat pula. Pendidik secara sadar merasakan sendiri bahwa dengan adanya platform merdeka mengajar dapat meningkatkan kompetensinya. Dengan semakin banyak kompetensi yang diraih oleh pendidik maka akan berpengaruh kepada pengembangan kualitas sumber daya manusia di sekolahnya.
Pemberitaan Peluncuran Bank Emas Pertama Dan Kebijakan Tarif Trump 2.0 Terhadap Daya Investasi Masyarakat Pramelani, Pramelani; Muhariani, Wulan
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v5i3.858

Abstract

The rise of negative news in investing in the media is one of the steps taken by the public to have an interest in saving. The influence of the media in the search for information carried out by the public also determines the behavior they do. News of the launch of the first gold bank or bullion bank launched by the president is an opportunity for the public to vary in investing. In addition, the emergence of news in the media regarding the Trump 2.0 tariff policy several months after the launch of the gold bank in Indonesia. With the news in the media, how is the public's investment power in gold products. The research method used is a qualitative descriptive method with interview techniques to informants spread across residential areas of DKI Jakarta and also in-depth data regarding news in the media which is then analyzed. The results of the study found that the public's investment power was very high in gold products when media coverage highlighted the Trump 2.0 tariff policy which was feared to have an impact on the Indonesian economy. The media coverage had an extraordinary media effect so that it changed people's behavior into panic buying. This media effect is different from the initial launch of the first gold bank in Indonesia which had not changed public awareness of the power of gold investment before the news of the Trump 2.0 tariff policy.
Keinginan Pembelian Konsumen terhadap Tayangan Produk Makanan Viral Artis di Media Sosial Jaelani, Muhamad Jejen; Pramelani
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.11931

Abstract

Semakin hari semakin berkembang pesat penggunaan media sosial. Media sosial tidak hanya sebagai interaksi sosial online tetapi juga beralih fungsi dalam mempromosikan produk. Produk artis sekarang ini banyak yang viral di media sosial. Hal tersebut menjadi daya tarik penulis untuk mengangkat tentang “Keinginan Pembelian Konsumen terhadap Tayangan Produk Makanan Viral Artis di Media Sosial” . Metode penelitian yang dilakukan menggunakan deskriptif kualitatif dengan convenience sampling dan pengumpulan data melalui kuesioner. Informan disebarkan di daerah Jakarta dengan pemilihan sering mengakses media sosial. Dari hasil ditemukan bahwa netizen terdorong mencoba produk artis viral dengan alasan ingin mencoba namun cukup sekali membeli dikarenakan tidak sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan baik dari segi harga yang dianggap tidak sebanding dengan kualitas produk dan tayangan informasi yang ditampilkan di media sosial.
FENOMENA PEMBERITAAN INFORMASI KEAMANAN APLIKASI TIKTOK DI MEDIA ONLINE DALAM PEMAKAIAN APLIKASI TIKTOK pramelani
Communications Vol. 3 No. 2 (2021): COMMUNICATIONS
Publisher : Prodi S1 Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Communications.3.2.3

Abstract

From year to year, social media users are increasing. This can also be seen from the emergence of social media applications that are growing and the number is more than one. However, along with these developments there are applications circulating which do not have official permits so they are considered illegal. One of them is TikTok cash. The name of this application has the same name as the TikTok social media application which is most popular at number one in the world. Meanwhile, Facebook is in second place. TikTok's fame has not been spared by the presence of information in online media that has emerged regarding the security of the application. The TikTok application is said to have a risky security hole where cyber criminals easily enter user accounts so that they can harm the account owner. To prevent this, the account owner is notified to update the latest TikTok application. Seeing this phenomenon, researchers are very interested in writing about the effect of the TikTok application's security information on online media on the attractiveness of social media users in using the TikTok application. The author uses social media users who are in Jakarta as respondents in this study. The method used in this research is a qualitative method. Data taken from observation, literature study and interviews. Then, this research can draw the following results: the effect of the security information of the TikTok application on online media makes social media users gain insight into the knowledge to use social media properly, comfortably and safely. In addition, respondents are not too concerned about security information in the online media because Check point research also advises TikTok application users to update the latest TikTok application and provide personal data. The attractiveness of social media users using the TikTok application is limited to connoisseurs because there are still things that are more interesting, namely YouTube and Instagram which are safer and attract content. Keywords: Information effect, Online media, attractiveness, social media
The Role of Social Media Influencers in Shaping Consumer Preferences: Trends and Implications for Brand Strategy Sajili, Mohamad; Rakhmanita, Ani; Pramelani, Pramelani
Equator Journal of Management and Entrepreneurship (EJME) Vol 12, No 4 (2024): Equator Journal of Management and Entrepreneurship
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/ejme.v12i4.85255

Abstract

This study investigates the role of social media influencers in shaping consumer preferences on the Shopee platform, focusing on the mediating effects of brand awareness and trust. Using a quantitative research design, data were collected from 100 Shopee consumers in Jakarta through random sampling, and analyzed using Smart PLS to assess the relationships between social media influencers, brand awareness, trust, and consumer preferences. The results demonstrate that social media influencers significantly impact consumer preferences both directly and indirectly, through increased brand awareness and enhanced trust. The findings suggest that brand awareness and trust are key mediators in the relationship between influencers and consumer decision-making. This study highlights the importance for brands to strategically collaborate with influencers to optimize their marketing efforts, leveraging influencer credibility to boost consumer engagement and drive purchasing behavior on e-commerce platforms like Shopee. These insights provide valuable implications for brands looking to maximize the effectiveness of influencer marketing in the digital marketplace.
Daya Minat Penawaran Fasilitas Bioskop Masa PPKM Covid- 19 bagi Penggemar Film di Jakarta Pramelani, Pramelani
Jurnal Disrupsi Bisnis Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Disrupsi Bisnis
Publisher : Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/drb.v5i1.15834

Abstract

Pusat hiburan kembali dibuka di wilayah Jakarta dengan status Covid-19 di PPKM level 2 (dua), terutama tempat nonton bioskop offline. Dengan berbagai syarat yang berlaku selama operasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah untuk bioskop terbuka. Protokol kesehatan harus diterapkan baik kepada pengunjung maupun staf bioskop. Selama masa pandemi ketika pemerintah menutup semua tempat hiburan termasuk bioskop offline, penggemar film beralih menonton film secara online. Bioskop pun memberikan penawaran kepada masyarakat bahwa menonton di bioskop aman selama pandemi dengan berbagai protokol kesehatan yang disediakan di dalam bioskop. Melihat hal tersebut, peneliti tertarik untuk mengetahui minat menonton bioskop offline dengan penawaran fasilitas yang ditawarkan selama masa PPKM Covid-19 bagi para penggemar film di Jakarta. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan informan yang diambil dari hasil teknik purposive sampling. Informan yang diambil dari masyarakat yang memiliki kegemaran menonton film yang berada di daerah Jakarta. Kemudian, data yang diambil dari hasil wawancara terstruktur dan menghasilkan respon yang baik dari penggemar film di Jakarta dari aspek produk film, harga dan kenyamanan yang ditawarkan bioskop. Namun sebagian besar dari mereka masih memiliki sikap protektif untuk tetap memilih nonton film online demi menjaga kesehatannya terutama dalam mengajak anak di bawah usia 12 tahun karena belum divaksin. Kata kunci: Minat, Fasilitas; Bioskop; Film; Covid-19