Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pemanfaatan Instagram Sebagai Media Informasi Humas Asosiasi Museum Indonesia DKI Jakarta - Paramita Jaya Ivan Habibillah, Sultan; Widi Utomo, Ichsan; Intan Emeilia, Rindana
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v4i2.2357

Abstract

Perkembangan zaman dan teknologi mempengaruhi proses kerja Humas, seperti Humas Asosiasi Museum Indonesia DKI Jakarta-Paramita Jaya yang memanfaatkan Instagram sebagai media informasi. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini ingin mengetahui pemanfaatan instagram sebagai media informasi humas Asosiasi Museum Indonesia DKI Jakarta-Paramita Jaya. Teori yang digunakan yaitu Determinisme Teknologi milik McLuhan dan proses kerja humas Cutlip dan Center. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemanfaatan instagram oleh humas AMI merupakan tuntutan dari adanya determinisme teknologi dan melalui 4 tahap proses kerja humas. Tahap pertama dilakukan dengan pencarian fakta dengan melakukan mini riset bersama pengurus dan pimpinan AMI. Tahap kedua adalah perencanaan dan pemrograman yaitu mulai dari merencanakan konten, fitur yang akan digunakan, menentukan tim yang akan terlibat dalam pengelolaaan Instagram hingga mempertimbangkan keterlibatan tokoh professional di bidang museum. Tahap ketiga adalah aksi dan komunikasi yaitu dengan melaksanakan seluruh tahap perencanaan dan pemrograman dengan memanfaatkan fitur-fitur di Instagram seperti foto, video, live Instagram, live story, comment dan hashtag. Tahap terakhir yaitu evaluasi. Tim Humas AMI melakukan evaluasi dengan cara membagikan konten yang akan diposting kepada pengurus AMI lainnya untuk mendapatkan umpan balik terkait konten tersebut. Setelah publikasi selesai, tim Humas AMI membuat laporan yang ditujukan kepada pimpinan AMI.
MAKNA SELF-HEALING DALAM LIRIK LAGU SATU-SATU KARYA IDGITAF Gogali, Venessa Agusta; Ichsan Widi Utomo; Christoper Yudha Erlangga
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 4 No. 2 (2023): NIVEDANA: Jurnal Komunikasi & Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v4i2.983

Abstract

Musik memiliki kemampuan untuk menginspirasi perasaan positif, menghilangkan kecemasan, dan memberikan rasa kenyamanan. Hal ini dapat membantu generasi Z mengatasi berbagai tantangan kesehatan mental yang sedang hadapi. Maka Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan makna dan pesan-pesan yang terkandung dalam lirik lagu “Satu-satu” yang dibawakan oleh Idgitaf dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan membedah tiap lirik menggunakan pendekatan teori semiotika Ferdinand de sausurre melihat dari penanda dan petanda makna self-healing pada lagu lirik lagu tersebut. Pada lirik lagu “Satu-satu” ini terdapat pesan-pesan yang mengandung motivasi tentang mental health yang berkaitan dengan self-healing. Hasil penelitian dalam lirik lagu ini memiliki makna pesan motivasi yaitu setiap permasalahan hidup meski berat akan ada proses penerimaan dan memaafkan untuk menyembuhkan diri dari luka batin agar hidup lebih baik dan bahagia.
ANALISIS PENERAPAN MODEL AIDA (ATTENTION, INTEREST, DESIRE, ACTION) PADA IKLAN SUSU ULTRA VERSI SHEILA ON 7 Christoper Yudha Erlangga; Gogali, Venessa Agusta; Ichsan Widi Utomo
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 5 No. 2 (2024): NIVEDANA: Jurnal Komunikasi & Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v5i2.1234

Abstract

This research analyzes the application of the AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) model in Ultra's latest advertisement featuring Sheila on 7. The methodology used is descriptive qualitative, with a focus on how the elements of the AIDA model are applied to attract attention, arouse interest, create desires, and drive consumer action. Data was obtained through observing the latest Ultra Milk advertisement. The research results showed that the use of Sheila on 7 was successful in attracting attention and arousing interest. This research concludes that the AIDA-based advertising strategy applied in the Ultra advertisement with Sheila on 7 has attractive images and the inspirational message of this advertisement increases its effectiveness in reaching and influencing the audience. Overall, this ad not only promotes dairy products, but also conveys positive values ​​about health and wellness, making it more than just an ad.
STRATEGI KOMUNIKASI CONTENT MARKETING SHANI AMELIA DALAM MEMBANGUN BRAND ENGAGEMENT PRODUK @YUIREOFFICIAL DI INSTAGRAM Gogali, Venessa Agusta; Utomo, Ichsan Widi; Erlangga, Christoper Yudha
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 5 No. 4 (2024): NIVEDANA: Jurnal Komunikasi & Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v5i4.1498

Abstract

This study aims to analyze the content marketing communication strategy implemented by Shani Amelia to build brand engagement for @yuireofficial products on Instagram. The research employs a descriptive qualitative method, using content analysis based on the AIDA model (Attention, Interest, Desire, Action) and measures brand engagement through three dimensions: Cognitive, Emotional, and Behavioral. The study finds that Shani Amelia's communication strategy effectively captures the audience's attention through Instagram Stories featuring aesthetic visuals and relevant promotional narratives. It fosters interest and desire through personal reviews and active interactions in the comment section. Additionally, brand engagement for @yuireofficial is established through the audience's trust in Shani Amelia's authenticity as an influencer, alongside active participation in promotions and purchases. The findings indicate that strategically applying the AIDA model, combined with managing the three dimensions of brand engagement, can significantly enhance consumer loyalty and involvement with the brand
Analisis Program Samawa di Trans Tv Eps. Pinjol Jangan Ya Dek Yaa! Dalam Penyampaian Pesan Dakwah Munanjar, A; Utomo, Ichsan Widi
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntaximperatif.v5i5.527

Abstract

Program Sawama merupakan program baru Trans Tv yang perdana disiarkan pada Agustus 2024. Program ini berisi cerita hiburan berlatar belakang kehidupan sehari-hari dengan menyelipkan pesan dakwah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis isi program mulai dari pemilihan konsep, tema, cerita, dan pesan. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis data program Sawama Eps. Pinjol, Jangan Ya, Dek, Yaa! Hasil yang ditemukan konsep program Sawama adalah konsep situasi komedi berdurasi sekitar 5 menit. Tema yang diangkat adalah masalah kehidupan sehari-hari seperti berhutang melalui pinjaman online, cerita dikemas dengan situasi komedi drama, dan pesan yang disampaikan menyesuaikan tema melalui kutipan dari ayat-ayat Al-Quran. Program Sawama dapat menjadi pilihan tontonan masyarakat yang terbiasa menonton konten di media digital karena durasinya pendek.
REPRESENTASI MASKULINITAS DALAM IKLAN DIOR HOMME SPORT VERSI ROBERT PATTINSON (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES) Utomo L.S., M. Taufan Dwi; Utomo, Ichsan Widi; Mayasari, Silvina
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 6 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belakangan ini, maskulinitas menjadi topik perbincangan yang hangat di masyarakat dan di berbagai media. Banyak yang berargumen bahwa media masih menggambarkan nilai maskulinitas tradisional, yang dianggap kuno dan kurang relevan dengan keadaan hidup bermasyarakat kita saat ini. Nilai maskulinitas tradisional sendiri sudah menjadi konstruksi sosial dan norma yang mendikte bagaimana seorang laki-laki harus berperilaku, dan menjalani kehidupan mereka sehari-hari. Hal ini menyebabkan banyaknya kekurang-sadaran terhadap kesehatan mental laki-laki dikarenakan stigma yang lahir dari norma maskulinitas yang kerap ditekankan oleh media utama tersebut. Salah satu media utama yang paling berperan dalam menggambarkan maskulinitas adalah periklanan, oleh karena itu kali ini penulis akan melakukan penelitian semiotika Roland Barthes guna mengupas representasi maskulinitas dalam media utama, yang berupa kampanye iklan Dior Homme Sport versi Robert Pattinson. Peneliti memilih iklan ini dikarenakan brand Dior yang sudah ternama, dan kontroversial perihal penggambaran peran gender dalam kampanyenya. Dalam penelitian ini, penulis menemukan berbagai representasu maskulinitas tradisional dalam iklan Dior Homme Sport, dimana seorang laki-laki harus tampan, memiliki tubuh ideal, kuat secara fisik, percaya diri, ambisius, dan bertugas sebagai pemberi nafkah dan pelindung.
Representasi Pesan Moral Dalam Film Siksa Kubur Imanudien, Arrizal; Gogali, Venessa Agusta; Utomo, Ichsan Widi
Jurnal Media Penyiaran Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : LPPM UBSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jmp.v5i1.8757

Abstract

Film merupakan media massa yang efektif dalam menyampaikan sebuah pesan tertentu, maka dari itu peneliti dalam penelitiaan ini menganalisis film yang merepresentasikan mengenai pesan moral dari karya Joko anwar yang berjudul “Siksa Kubur” yang menceritakan tentang kehidupan dua orang kakak beradik yang trauma akan sebuah tragedi bom bunuh diri yang menewaskan kedua orang tuanya, pengalaman menyakitkan ini menciptakan keraguan yang mendalam kepada mereka berdua, dan mengakibatkan skeptisisme terhadap keyakinan yang selama ini dipegangnya dan berambisi untuk mengungkap kebenaran dari adanya Siksaan di alam kubur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanda – tanda pesan moral dalam film “Siksa Kubur”. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dilakukan dengan pengamatan, mengidentifikasi setiap dialog dan adegan yang terdapat dalam film. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini mengunakan teori semiotika dari Roland Barthes yaitu pemaknaan denotasi, konotasi dan mitos. Hasil dari penelitian ini ditemukan tanda – tanda pesan moral, terdapat tujuh adegan yang mengandung pesan moral didalamnya dan peneliti harapkan hasil dari analisis ini akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana pesan – pesan dalam film “Siksa Kubur” yang direpresentasikan kepada penonton film.
“Megawati Effect”: Analisis Kualitatif Penayangan dan Persepsi Olahraga Bola Voli di Media Munanjar, A; Widi Utomo, Ichsan; Tsabieth, Muhammad
Jurnal Media Penyiaran Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : LPPM UBSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jmp.v5i1.9003

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena "Megawati Effect", yakni dampak kehadiran atlet voli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, dalam liga profesional Korea Selatan terhadap peningkatan penayangan siaran dan persepsi publik terhadap olahraga bola voli. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi dan netnografi, penelitian ini mengungkap bagaimana media massa dan media sosial membentuk citra positif Megawati dan mengangkat popularitas bola voli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran Megawati tidak hanya meningkatkan minat menonton, tetapi juga mendorong pembentukan komunitas penggemar, peningkatan citra atlet perempuan, serta berkembangnya industri voli nasional. Temuan ini menunjukkan pentingnya peran media dalam mediatization olahraga dan dalam membentuk agenda publik melalui figur atlet inspiratif.
Representasi Kesehatan Mental Dalam Film “Kukira Kau Rumah” Sebagai Media Komunikasi Visual (Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce) Kusuma, Luken; Utomo, Ichsan Widi; Irhamdhika, Gema
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 2 (2025): September
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17150326

Abstract

The film "Kukira Kau Rumah" is the directorial debut of Umay Shahab that was first screened in Jogja-NETPAC Asian Film Festival in 2021, before finally officially released in Indonesian theaters on February 3, 2022. This film has a duration of 30 minutes. specifically bipolar disorder, through a main character named Niskala who struggles dealing with social stigma and limited support from the surrounding environment. To analyze this film, this study used a descriptive design with a qualitative approach as the primary method chosen by the researcher. The results of the study show that In the movie Kukira Kau Rumah, there are representations of two mental disorders namely bipolar disorder and depressive symptoms. Bipolar disorder is shown through Niskala’s extreme and unstable behavior such as when she appears very energetic, speaks fast and acts impulsively without considering the consequences. Meanwhile, symptoms of depression are shown through scenes when Niskala is alone, crying, losing interest in the surroundings, as well as showing a blank expression and emotional exhaustion. Both conditions are contrastively described to show the unbalanced mood dynamics, which are characteristic of bipolar disorder sufferers, while showing a profound emotional impact on their daily lives.
Pemanfaatan Instagram Sebagai Media Informasi Humas Asosiasi Museum Indonesia DKI Jakarta - Paramita Jaya Ivan Habibillah, Sultan; Widi Utomo, Ichsan; Intan Emeilia, Rindana
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v4i2.2357

Abstract

Perkembangan zaman dan teknologi mempengaruhi proses kerja Humas, seperti Humas Asosiasi Museum Indonesia DKI Jakarta-Paramita Jaya yang memanfaatkan Instagram sebagai media informasi. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini ingin mengetahui pemanfaatan instagram sebagai media informasi humas Asosiasi Museum Indonesia DKI Jakarta-Paramita Jaya. Teori yang digunakan yaitu Determinisme Teknologi milik McLuhan dan proses kerja humas Cutlip dan Center. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemanfaatan instagram oleh humas AMI merupakan tuntutan dari adanya determinisme teknologi dan melalui 4 tahap proses kerja humas. Tahap pertama dilakukan dengan pencarian fakta dengan melakukan mini riset bersama pengurus dan pimpinan AMI. Tahap kedua adalah perencanaan dan pemrograman yaitu mulai dari merencanakan konten, fitur yang akan digunakan, menentukan tim yang akan terlibat dalam pengelolaaan Instagram hingga mempertimbangkan keterlibatan tokoh professional di bidang museum. Tahap ketiga adalah aksi dan komunikasi yaitu dengan melaksanakan seluruh tahap perencanaan dan pemrograman dengan memanfaatkan fitur-fitur di Instagram seperti foto, video, live Instagram, live story, comment dan hashtag. Tahap terakhir yaitu evaluasi. Tim Humas AMI melakukan evaluasi dengan cara membagikan konten yang akan diposting kepada pengurus AMI lainnya untuk mendapatkan umpan balik terkait konten tersebut. Setelah publikasi selesai, tim Humas AMI membuat laporan yang ditujukan kepada pimpinan AMI.