Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Kelompok Tani Rica dalam Kampung Marimoi Nyinga Kelurahan Foramadiahi Adriani Adriani; Siti Nurjannah; Tuti Handayani Arifin
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.961

Abstract

Pembibitan merupakan langkah awal kegiatan budidaya, akan tetapi belum semua petani mampu menyediakan bibit yang berkualitas. Kelompok tani rica Marimoi nyinga merupakan salah satu kelompok tani yang berlokasi di Kota Ternate yang melakukan budidaya tanaman cabai. Permasalahan yang dihadapi yaitu bibit cabai yang dihasilkan belum mampu memenuhi kualitas yang dibutuhkan pasaran maupun untuk budidaya sendiri. Hal ini karena masih minimnya pengetahuan mitra terkait pembibitan yang baik dan benar. Belum memiliki tempat persemaian yang memadai sehingga kegiatan penyemaian belum tertata untuk mendukung pembibitan budidaya tanaman cabai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan pembinaan kepada kelompok tani mitra dalam hal transfer ilmu pengetahuan dan teknologi terkait budidaya tanaman cabai. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan transfer iptek melalui demonstrasi. Tahapan kegiatan pengabdian meliputi survey lanjutan dan konsolidasi, sosialisasi dan FGD, Penyuluhan dan pelatihan, serta transfer iptek (pembuatan soil blok dan greenhouse), dan monitoring. Hasil yang diperoleh yaitu telah dilaksanakan sejumlah kegiatan untuk mendukung keberhasilan program yaitu survey lanjutan dan konsolidasi; terlaksana kegiatan sosialisasi dan FGD; terlaksana kegiatan penyuluhan penyemaian dan pembibitan; terlaksana kegiatan penyuluhan terkait hama dan penyakit (OPT), terlaksana pelatihan pembuatan pupuk organik, terlaksana kegiatan pelatihan pembuatan media tanam, dan terlaksana transfer iptek penggunaan soil block serta tersedia tempat persemaian sederhana yang mengadopsi sistem greenhouse. Secara umum, kegiatan ini memberikan insight positif, mitra memperoleh manfaat melalui peningkatan pengetahuan dan transfer teknologi inovasi terkait budidaya tanaman cabai.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TERNAK MELALUI PEMBUATAN SILASE UNTUK PEMENUKAN PAKAN Tuti Handayani Arifin; Sri Wahyuni; Haris Mahmud; Nur Pratiwi Taufika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 8, No 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v8i2.5701

Abstract

ABSTRACTFeed is a crucial factor in increasing livestock productivity, but its availability often faces obstacles, especially during the dry season. One potential solution is silage technology, which is a method of preserving forage through fermentation. This Community Service (PkM) activity aims to improve the knowledge and skills of livestock groups in processing complete silage-based fermented feed. The main problems faced by partners include a lack of understanding of fermented feed processing, traditional livestock management, and limited feed production tools. The activity was carried out with the participation of the Barokah Malik livestock group in Tidore, North Maluku Province. This activity took place from June to September 2025 and was attended by 30 participants consisting of lecturers from the Faculty of Agriculture, students, and goat farmers. Keywords: Fermented Feed, Technology Application, Farmer Empowerment, Silage, Goat FarmingĀ ABSTRAKPakan merupakan faktor krusial dalam meningkatkan produktivitas ternak, namun ketersediaannya seringkali mengalami kendala terutama pada musim kemarau. Salah satu solusi yang potensial adalah teknologi silase, yaitu metode pelestarian pakan hijauan melalui proses fermentasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan kelompok peternak dalam memproduksi pakan fermentasi berbasis silase lengkap. Permasalahan utama yang dihadapi mitra antara lain kurangnya pemahaman tentang pengolahan pakan fermentasi, manajemen usaha ternak yang masih tradisional, serta keterbatasan alat produksi pakan. Kegiatan dilakukan dengan mengikutsertakan kelompok ternak Barokah Malik di Tidore Provinsi Maluku Utara. Kegiatan ini berlangsung mulai bulan Juni-September 2025 dan selama kegiatan ini diadakan diikuti oleh 30 orang peserta yang terdiri dari Dosen Fakultas Pertanian, mahasiswa dan peternak kambing.Kata Kunci: Pakan Fermentasi, Penerapan Teknologi, Pemberdayaan Peternak, Silase, Ternak Kambing