Claim Missing Document
Check
Articles

PENYERAHAN DAN SOSIALISASI PENGGUNAAN HAND SANITIZER OTOMATIS DI DESA JANGGALAN KABUPATEN KUDUS Noor Yulita Dwi Setyaningsih; Noor Latifah; Imam Abdul Rozaq
Buletin Abdi Masyarakat Vol 3, No 1 (2022): Edisi Agustus 2022
Publisher : Universitas YPPI Rembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47686/bam.v3i1.427

Abstract

Janggalan Village located in Kudus Regency will become a Tourism Village with a heritage theme, which will be visited by many tourists, but at this time the world community including the Janggalan Village community is struggling against the Covid-19 virus. Hands are a means of transmission of microorganisms to the respiratory tract and mouth, therefore it is necessary to clean hands. One of the simplest and most common ways to keep your hands clean is to wash your hands with soap. With the development of science, hand washing activities have been carried out in a more practical way, namely by using an antiseptic liquid or gel that can be used anywhere and anytime without rinsing the water, which is called a hand sanitizer. With the development of technology, the service team will make an automatic hand sanitizer, the results of which will be submitted to the village, accompanied by socialization of how to use the hand sanitizer. The method used in this community service activity is preparation, implementation, and reporting. The result of this community service activity is the creation of an automatic hand sanitizer that is handed over and socialized to the Janggalan Village party properly.Keywords: Janggalan Village, Handsanitizer, automatic, covid-19
Implementation Of Monitoring and Control Temperature and Humidity Based on IoT in The Oyster Mushroom Cultivation Room Budi Cahyo Wibowo; Imam Abdul Rozaq; Tredi Pratama Pratama
PROtek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 10, No 2 (2023): PROtek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/protk.v10i2.4863

Abstract

Oyster mushroom is one of the favorite horticultural commodities consumed by Indonesian people. In the cultivation of oyster mushrooms, there are many obstacles faced by farmers, including the difficulty in maintaining the temperature and humidity of the kumbung room so that to maintain the stability of temperature and humidity, farmers must always check and do regular watering. With these problems, a temperature and humidity monitoring and control system is needed to maintain the stability of temperature and humidity in oyster mushroom cultivation by automatically watering and heating the room temperature of the kumbung. The design of the system was designed based on the results of interviews with oyster mushroom farmers regarding the constraints faced, then proceed with the design and manufacture of hardware and software for an IoT-based oyster mushroom kumbung watering and heating system. The result of this research is that the system can respond to changes in temperature and humidity conditions in the kumbung room by automatically watering and heating the kumbung room. To return to the setpoint temperature value (25oC-28oC), it is necessary to heat the kumbung room with an average duration of heating of 383 seconds, and to return to the setpoint humidity value (75%-90%), it is necessary to water the kumbung room with an average watering time of 115 seconds.
KONTROL KADAR PH DAN KETINGGIAN AIR PADA KOLAM IKAN NILA BERBASIS IOT Nur Sholikin; Imam Abdul Rozaq; Mohammad Iqbal; Noor Yulita Dwi Setyaningsih
Jurnal Elektro Kontrol (ELKON) Vol 1, No 1 (2021): Jurnal ELKON
Publisher : Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/elkon.v1i1.6961

Abstract

Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam pemeliharaan ikan nila, antara lain  kondisi lingkungan dan kualitas air yang baik. Untuk menjaga kondisi kualitas air yang baik, air dilakukan pemantauan dan pengendalian mutu. Seiring dengan perkembangan teknologi, hal ini penelitian bertujuan untuk membuat prototipe otomatisasi untuk tingkat pH dan tingkat air kolam yang dipantau online melalui Thinger.io,. Hasil dari alat ini memudahkan pembudidaya ikan nila untuk memantau kondisi pH dan kadar air kolam. Metode yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan level 3 dimana metode ini melakukan penelitian dan pengujian produk dalam rangka mengembangkan produk yang sudah ada. Melalui pengembangan, diharapkan produk yang sudah ada menjadi lebih efektif dan efisien. Kesimpulan dari penelitian ini adalah hasil pengujian sensor error 0,07% dengan akurasi 99,93% untuk ketinggian air, dan error 0,02% dengan akurasi 99,98% untuk pH air. Menguji tampilan LCD antara tampilan web Thinger.io mendapatkan kesalahan 0% dengan akurasi 100%. Untuk menguji seluruh sistem, diperoleh hasil linier dimana sistem mampu menstabilkan pH dan ketinggian air sesuai dengan parameter yang ditentukan yaitu dengan pH antara 6,5 - 8,6 dan ketinggian air minimum 12 cm.
ALAT SISTEM PANEN AYAM PEDAGING SECARA OTOMATIS Luqman Afian Noor Afandi; Imam Abdul Rozaq; Budi Gunawan; Moh Dahlan
Jurnal Elektro Kontrol (ELKON) Vol 1, No 1 (2021): Jurnal ELKON
Publisher : Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/elkon.v1i1.6968

Abstract

Dalam proses pemanenan ayam pedaging secara manual, sangat menguras energi manusia, dapat menyebabkan cedera pada kaki dan tangan pekerja panen, dapat menyebabkan patah tulang di kaki dan sayap ayam, sehingga tingkat stres yang tinggi yang dapat menyebabkan kematian bagi ayam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghindari hal ini di masa depan. Studi ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan, dengan merancang dan membangun alat yang digunakan untuk sistem pemanenan ayam pedaging otomatis. Dari penelitian yang telah dilakukan pada Automatic Broiler Harvesting System Tool. Automatic Broiler Harvesting System Tool telah berhasil dibuat yang masih merupakan prototipe. Dengan menguji nilai jumlah ayam yang keluar menggunakan sensor ultrasonik, ia memiliki nilai kesalahan rata-rata 6,27% dan nilai akurasi rata-rata 93,73%. Sementara itu, untuk menguji berat ayam pada sensor sel beban, nilai kesalahan rata-rata adalah 1,68% dan nilai akurasi rata-rata adalah 98,31%.
APLIKASI ANDROID UNTUK INSPEKSI DAN SISTEM INFORMASI EQUIPMENT MAIN PLC 08 Didik Prastyanto; Imam Abdul Rozaq; Solekhan Solekhan
Jurnal Elektro Kontrol (ELKON) Vol 1, No 1 (2021): Jurnal ELKON
Publisher : Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/elkon.v1i1.6962

Abstract

Salah satu kegiatan penting perawatan instrumen dan DCS di PT. Pabrik Semen Gresik Rembang adalah inspeksi. Digitalisasi data perlu dilakukan agar dapat mengurangi penggunaan kertas dan mempercepat pembukaan informasi peralatan. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis berinisiatif untuk membuat sebuah aplikasi Android untuk pemeriksaan dan sistem informasi peralatan PLC 08 Utama dengan teknologi NFC dan QR Code di PT. Pabrik Semen Gresik Rembang. Aplikasi Android dibuat menggunakan MIT App Inventor. Basis data inspeksi adalah Firebase dan GoogleSpreadsheet. Untuk data gambar diagram garis tunggal, lembar data, dan SOP disimpan di database Google Drive. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan dengan keluaran berupa aplikasi Android untuk inspeksi dan peralatan sistem informasi PLC 08 Utama dengan teknologi NFC dan QR Code di PT. Pabrik Semen Gresik Rembang. Teknologi pembaca NFC telah bekerja dengan baik dan akurat dengan kecepatan rata-rata 0,43s dan akurasi 100% mendekati aplikasi pembaca NFC Tools, untuk teknologi pembaca Kode QR di aplikasi juga telah bekerja dengan baik dan akurat dengan waktu rata-rata 2,872s dan akurasi 100 % dekat dengan aplikasi pembaca Kode QR yang ada. Aplikasi berhasil menampilkan informasi pada peralatan PLC Utama 08 dalam waktu rata-rata: laporan kondisi terbaru untuk peralatan 0.806s, formulir inspeksi 1.304s, gambar diagram garis tunggal 21.496s, datasheet 19.158s dan SOP 19.648s. Berhasil mengirim data inspeksi ke Google Drive dan database Firebase dengan benar dalam waktu rata-rata 1.5184 detik.
SISTEM MONITORING PEMAKAIAN ENERGI LISTRIK RUMAH TANGGA BERBASIS WEB Siska Ludfi Zaen; Solekhan Solekhan; Imam Abdul Rozaq
Jurnal Elektro Kontrol (ELKON) Vol 1, No 1 (2021): Jurnal ELKON
Publisher : Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/elkon.v1i1.6965

Abstract

Listrik merupakan salah satu kebutuhan manusia yang sangat penting, sehingga sangat mempengaruhi kehidupan manusia saat ini. Dapat dikatakan bahwa listrik telah menjadi sumber energi utama dalam setiap kegiatan, baik dalam rumah tangga maupun industri. Ada 2 layanan yang ditawarkan PLN kepada konsumen di Indonesia, yaitu listrik prabayar dan pascabayar. Dalam penggunaan listrik pasca bayar terdapat permasalahan dalam penggunaannya. Masalahnya, konsumen tidak bisa mengetahui secara langsung berapa biaya penggunaan energi listrik yang telah digunakan dalam satu hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development. Berdasarkan perancangan perangkat keras, pembuatan alat sistem monitoring konsumsi energi listrik rumah tangga berbasis web dapat diakses melalui PC (Personal Computer) atau smartphone untuk memudahkan pengguna listrik dalam memantau konsumsi energi listrik. Dalam pengukuran energi listrik, sensor PZEM-004T digunakan untuk membaca tegangan, arus, daya dan energi serta ESP8266 MCU Node sebagai pengolah data yang akan dikirimkan ke database. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah terciptanya alat monitoring konsumsi energi listrik rumah tangga berbasis web dan dari hasil pengujian didapatkan nilai akurasi dari sensor PZEM-004T berupa tegangan sebesar 99,84%, sedangkan arus sebesar 99,84 %, untuk frekuensi 99,96% dan untuk daya 98,62%.
RANCANG BANGUN ALAT UKUR BERAT DAN TINGGI BADAN BAYI UMUR 1-12 BULAN DI POSYANDU BERBASIS WEB Adhimas Wahyu Jatmika; Imam Abdul Rozaq; Solekhan Solekhan
Jurnal Elektro Kontrol (ELKON) Vol 1, No 1 (2021): Jurnal ELKON
Publisher : Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/elkon.v1i1.6966

Abstract

Kegiatan posyandu yang masih dilakukan secara manual seperti menimbang berat, mengukur tinggi badan, dan pencatatan data diri dan data hasil pengukuran membuat petugas mengalami kewalahan dan butuh tenaga ekstra dalam melaksanakan tugas. Tujuan penelitian ini yaitu dapat merancang dan membuat alat timbangan dan pengukur tinggi badan bayi umur 1-12 Bulan dengan sensor Load Cell untuk pembacaan berat dan sensor Ultrasonik untuk pembacaan tinggi yang terkoneksi dengan database web untuk memudahkan petugas dalam pencatatan dan penyimpanan data. Metode yang digunakan yaitu research and development suatu pendekatan penelitian untuk menghasilkan suatu produk baru atau menyempurnakan produk yang sudah ada. Penelitian ini menggunakan dua sensor yaitu Load Cell dan Ultrasonik dengan dilengkapi web. Tingkat akurasi dari Sensor Load Cell ini memperoleh nilai rata-rata akurasi 99% dan sensor Ultrasonik memperoleh nilai rata-rata akurasi 99%. Hal ini menandakan bahwa alat pada penelitian ini layak untuk digunakan untuk menimbang berat dan mengukur tinggi badan. Teknologi lain dari alat ini yaitu terkoneksi dengan database MySQL sehingga mampu menyimpan data sebanyak mungkin.
Implementasi Sistem Penyiraman Otomatis Pada Kumbung sebagai Upaya Peningkatan Hasil Budi Daya Jamur Tiram Desa Menawan Budi Cahyo Wibowo; Imam Abdul Rozaq
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 2 (2023): November (Article in Press)
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i2.71407

Abstract

Jamur tiram atau dalam bahasa latin disebut Pleurotus ostreatus adalah jamur dengan ciri fisik berbentuk cekung seperti cangkang tiram. Konsumsi jamur tiram yang semakin meningkat tiap tahunnya dan potensi pasar luar negeri yang tinggi untuk konsumsi jamurnya menjadikan produksi jamur tiram perlu ditingkatkan. Petani jamur tiram di desa menawan mengalami permasalahan dalam peningkatan produksi jamur diantaranya adalah proses perawatan budidaya jamur yang memerlukan perhatian khusus, diantaranya adalah proses penyiraman yang rutin dan terjadwal sehingga petani harus secara rutin melakukan penyiraman untuk menjaga kelembaban kumbung jamur tiram sehingga tidak efisien dari segi waktu dan tenaga. Berdasarkan permasalahan tersebut maka diperlukan teknologi tepat guna untuk melakukan penyiraman secara otomatis berbasis IoT melalui smartphone yang telah diimplementasikan pada kumbung jamur tiram di desa menawan kabupaten kudus. Dengan implementasi teknologi ini maka penyiraman jamur tiram dapat dilakukan melalui jarak jauh sehingga petani jamur tiram tidak harus datang ke kumbung untuk melakukan penyiraman. Sistem penyiraman otomatis ini bekerja berdasarkan kondisi kelembaban udara pada kumbung yang terbaca oleh sensor pH. Hasil panen jamur dengan menerapkan sistem penyiraman otomatis berhasil meningkatkan hasil panen dalam waktu 14 hari dengan kenaikan 83% atau naik 1.209 gram dari hasil panen dengan  penyiraman konvensional pada media uji 15 baglog jamur tiram.
Uji Linieritas Sensor Konduktivitas Pada Prototipe Pengukur Kualitas Air Tambak Imam Abdul Rozaq; Dina Tauhida; Rangga Primadasa; Febianto Setiawan
ZETROEM Vol 5 No 2 (2023): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v5i2.3122

Abstract

Permasalahan pengelolaan air tambak diperngaruhi beberapa faktor. Faktor utama terkait pengeolaan tambak adalah kualitas air tambak. Dengan mengelola air tambak dengan baik maka diharapkan dapat meningkatkan produksi tambak dan mengurangi risiko kegagalan panen karena sudah tahu kualiatas air tambak. Parameter untuk mengetahui kualitas air tambak adalah 1). Suhu, 2). Salinitas /konduktivitas 3). pH, 4) Oksigen terlarut 5). Alkalinitas 6). Bahan organic total 7). Padatan terlarut Total. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil uji linearitas pembacaan sensor konduktivitas pada alat pengukur kualitas air tambak, mengetahui persamaan regresi linear, dan mengetahui tingkat akurasi dan tingkat kesalahan pembacaan sensor konduktivitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear. Metode ini menggunakan variabel dependen yaitu hasil pembacaan Analog to Digital Converter (ADC) dan independen hasil pembacaan alat ukur. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa hasil uji lineritas sangat kuat dengan nilai 0,99, hasil uji akurasi mendapatkan hasil rata-rata tingkat akurasi sensor konduktivitas adalah 90,98% dan rata-rata tingkat kesalahannya adalah 18,11 %.
Analisis Jarak Penggunaan RFID (Radio Frequency Identification) pada Prototipe Smart Home Imam Abdul Rozaq
Power Elektronik : Jurnal Orang Elektro Vol 10, No 1 (2021): POWER ELEKTRONIK
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/polektro.v10i1.2374

Abstract

Abstract  Smart home is a technology that is used to simplify homework by increasing safety, efficiency and comfort. Security is one of the goals of smart home created, so it needs to be improved starting from the beginning in and out. With the development of smart home technology to improve home security, many tools or sensors are being used, one of which uses RFID or Radio Frequency Identification. Research and Development (RnD) is used in this research, namely by designing, manufacturing, testing products by analyzing the distance that can be used in the use of RFID. The result of this research is that RFID can be used when the distance between the RFID tag and the RFID reader is between 0 cm to 1.4 cm, and this RFID cannot be used when the distance between the RFID tag and the RFID reader is more than 1.6 cmKeywords: smart home, technology, RFID