Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN PENDOKUMENTASIAN RE-ASSESSMENT RISIKO JATUH Putri, Anggita Hardian; Hastuti, Weni; Purwaningsih, Heni
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 9, No 1: Februari 2024 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v9i1.1167

Abstract

Latar Belakang : Pasien jatuh merupakan insiden di rumah sakit yang paling mengkhawatirkan dan berdampak pada cidera pasien bahkan kematian dan menjadi adverse event kedua terbanyak dalam perawatan kesehatan setelah kesalahan obat. Pengkajian risiko jatuh merupakan elemen pertama pada program pengurangan risiko jatuh, suatu metode pengukuran risiko pasien untuk jatuh yang dilakukan oleh petugas kesehatan pada semua pasien. Keberadaan motivasi sangat diperlukan untuk mendorong perawat dalam melakukan dokumentasi sehingga pemberian asuhan keperawatan pada pasien berkesinambungan, tepat sehingga mampu meningkatkan status Kesehatan pasien dan meningkatkan kualitas kerja yang dihasilkan sehingga timbul kepuasan pelanggan dan pihak rumah sakit. Tujuan Penelitian : untuk menganalisis hubungan antara motivasi dengan pendokumentasian re-assessment resiko jatuh. Metode Penelitian           : ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasi. Metode pendekatan yang digunakan adalah cross sectional. Penelitian ini  menggunakan Teknik Purposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 83 responden. Hasil :  dari hasil uji statistic menggunakan spearman rho didapatkan p= 0,000 < 0,05 dan r=0,635  yang artinya Ha diterima dan H0 ditolak. Ada hubungan  yang signifikansi antara motivasi  dengan pendokumentasian re-assessment risiko jatuh Di RSUI Kustati Surakarta. Saran : Penelitian ini diharapkan  menjadi bahan masukan bagi Pihak Rumah Sakit, diharapkan dapat memberikan pelatihan, bimbingan dan motivasi secara rutin dan berkala kepada perawat, sehingga kepatuhan re-assessment pasien resiko jatuh yang dilakukan oleh perawat dapat lebih baikKata kunci: Motivation, documentation, Fall Risk Re-Assessment
Efektivitas Edukasi Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Hastuti, Weni
Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi Penelitian Vol. 22 No. 1 (2024): Profesi (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITS PKU Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26576/profesi.v22i1.292

Abstract

Latar Belakang : Sectio caesarea (SC), merupakan salah satu jenis pembedahan mayor dimana biasanya membawa beberapa derajat risiko bagi pasien yang menjalaninya. Risiko tinggi pembedahan ini menimbulkan dampak atau pengaruh psikologis pada pasien pre operasi, dan pengaruh psikologis terhadap tindakan pembedahan yaitu timbul rasa ketakutan dan kecemasan. Banyak faktor yang mempengaruhi kecemasan dalam mengahadapi persalinan Sectio Caesarea diantaranya tingkat pengetahuan, pendidikan ,dukungan suami, ekonomi dan psikologi. Tujuan : Mengetahui adakah efektivitas edukasi terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre operasi sectio caesarea dengan spinal anestesi Metode Penelitian : penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment dan dengan rancangan one group pretest posttest, yaitu dengan melakukan observasi pertama (pretest) terlebih dahulu sebelum diberikan intervensi, setelah itu diberikan intervensi (perlakuan), setelah itu observasi yang kedua (postttest) sesudah menggunakan pengukuran skala APAIS. Teknik pengambilan data menggunakan non probability sampling dengan consecutive sampling, berjumlah 30 responden. Analisa menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil : Berdasarkan analisis hasil uji statistik menggunakan Wilcoxon diketahui pada derajat kepercayaan 95% (α=0,05) diperoleh nilai p value = 0,000 (p<0,05) yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat efektivitas edukasi terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre operasi sectio caesarea dengan spinal anestesi.: Berdasarkan hasil olah data Simpulan : Terdapat efektivitas edukasi terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre operasi sectio caesarea dengan spinal anestesi dengan p value sebesar 0,000 (p<0,05)
Analisis Hubungan Usia dan Jenis Kelamin dengan Kejadian Otitis Media Akut Weni Hastuti
An-Najat Vol. 2 No. 4 (2024): NOVEMBER - An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v2i4.1860

Abstract

Background: One of the ear diseases that often occurs in humans is acute otitis media. Acute Otitis Media (OMA) is an acute inflammation of the middle ear that lasts less than three weeks. Risk factors for AOM include age, gender, race, immunological status, cleft palate abnormalities, environmental factors such as upper respiratory tract infections. The aim of this study was to determine the relationship between age and gender with the incidence of acute otitis media at Indriati Solo Baru Hospital in 2023. Research Method: The research design uses an analytical observational method with a retrospective approach. Measurement using an observation sheet by looking at the data in the medical record. Samples were taken using consecutive sampling, a total of 123 respondents. Results: The majority were aged 5-11 years (48.9%), the majority were male, 64 respondents (52%), and the majority suffered from acute otitis media, 73 respondents (59.3%). Conclusion: based on the results of the chi square test, it was found that the p value was 0.000 and 0.001 (p < 0.05) so that Ho was rejected and Ha was accepted, which can be concluded that there is a relationship between age and gender with the incidence of acute otitis media at Indriati Solo Baru Hospital in 2023. It is hoped that nurses can provide education about otitis media to patients.
Peningkatan Literasi dan Numerasi pada Kurikulum Merdeka melalui Program Kampus Mengajar bagi Siswa Sekolah Dasar Pamungkas, Aisyah Fatmawati; Prayitno, Harun Joko; Purnomo, Eko; Rahmah, Maulida Atsaniatu; Hastuti, Weni
Jurnal Ilmiah Kampus Mengajar Vol. 3, No. 2, Oktober 2023
Publisher : Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56972/jikm.v3i2.143

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat literasi dan numerasi peserta didik di SD Negeri Kalangan Surakarta melalui implementasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Melalui pendekatan kualitatif naturalistis, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan validasi menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi dan numerasi masih rendah di SDN Kalangan Surakarta, memerlukan perhatian khusus untuk peningkatannya. Program ini mencakup 13 program literasi dan numerasi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, seperti kewarganegaraan, profesionalisme, rekreasi, dan budaya. Pentingnya literasi dan numerasi tidak hanya terbatas pada mata pelajaran matematika, tetapi juga mencakup aspek lain, memungkinkan peserta didik untuk menganalisis informasi, membuat prediksi, dan mengambil keputusan. Implementasi program ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi peserta didik, membantu mereka mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk kehidupan sehari-hari, serta meningkatkan kemampuan mereka dalam menghadapi tantangan literasi dan numerasi di masa depan.
Deskripsi Tingkat Kecemasan pada Pasien Pra-Operasi : Description of Anxiety Levels in Pre-Operative Patients Weni Hastuti
Journal of Holistics and Health Sciences Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS), September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v6i2.502

Abstract

Anxiety is shown directly through physiological changes, such as shaking, sweating, increased pulse rate and abdominal pain. These changes cause the patient to become fussy, talk quickly, and respond to startle. These changes certainly cause the patient to become uncomfortable so this feeling of anxiety needs to be reduced or eliminated. Pre-operative knowledge can help patients and families recognize the anxiety they feel. method is descriptive research conducted at Indriati Hospital from 27 May to 20 June 2024 with a sample size of 67 people, using a purposive sampling method, with a questionnaire instrument, using univariate analysis. Research Results Age characteristics of respondents aged <20 years and 20-29 years were 20 people (30%). The gender is mostly female, 34 people (50.7%). Most of them had high school education, namely 30 people (44.7%). The majority of housewives work, namely 20 (30%). The level of anxiety is that most of them are not anxious, amounting to 58 people (86.5%) and mild anxiety totaling 4 people (6%), moderate anxiety totaling 3 people (4.5%), severe anxiety totaling 2 people (3%). The conclusion is that most respondents do not experience anxiety   ABSTRAK Kecemasan ditunjukkan secara langsung melalui perubahan fisiologis, seperti gemetar, berkeringat, peningkatan denyut nadi dan nyeri perut. Perubahan ini menyebabkan pasien menjadi rewel, bicara cepat, respons terkejut. Perubahan tersebut tentunya menyebabkan pasien menjadi tidak nyaman sehingga rasa cemas ini perlu dikurangi atau dihilangkan. Pengetahuan tentang Pra-operasi dapat membantu pasien dan keluarga mengenali kecemasan yang dirasakan. Metode Penelitian ini adalah penelitian deskriptif penelitian dilakukan di Rumah Sakit Indriati pada tanggal 27 mei sampai 20 Juni 2024 dengan jumlah sampel 67 orang, dengan teknik metode sampling purposive sampling, dengan instrumen Kuesioner, menggunakan analisis univariat. Hasil Penelitian Karakteristik  umur responden umur <20 tahun dan 20-29 tahun sebanyak 20 orang (30%). Jenis kelamin sebagian besar perempuan 34 orang (50,7%). Pendidikan sebagian besar SMA yaitu sebanyak 30 orang (44,7%). Pekerjaan sebagian besar IRT yaitu sebanyak 20 (30%). Tingkat kecemasan sebagian besar tidak cemas berjumlah 58 orang (86,5%) dan kecemasan  ringan berjumlah 4 orang (6%) cemas sedang berjumlah 3 orang (4,5%), cemas berat berjumlah 2 orang (3%). Kesimpulan sebagian besar responden tidak mengalami cemas.