Anxiety is shown directly through physiological changes, such as shaking, sweating, increased pulse rate and abdominal pain. These changes cause the patient to become fussy, talk quickly, and respond to startle. These changes certainly cause the patient to become uncomfortable so this feeling of anxiety needs to be reduced or eliminated. Pre-operative knowledge can help patients and families recognize the anxiety they feel. method is descriptive research conducted at Indriati Hospital from 27 May to 20 June 2024 with a sample size of 67 people, using a purposive sampling method, with a questionnaire instrument, using univariate analysis. Research Results Age characteristics of respondents aged <20 years and 20-29 years were 20 people (30%). The gender is mostly female, 34 people (50.7%). Most of them had high school education, namely 30 people (44.7%). The majority of housewives work, namely 20 (30%). The level of anxiety is that most of them are not anxious, amounting to 58 people (86.5%) and mild anxiety totaling 4 people (6%), moderate anxiety totaling 3 people (4.5%), severe anxiety totaling 2 people (3%). The conclusion is that most respondents do not experience anxiety ABSTRAK Kecemasan ditunjukkan secara langsung melalui perubahan fisiologis, seperti gemetar, berkeringat, peningkatan denyut nadi dan nyeri perut. Perubahan ini menyebabkan pasien menjadi rewel, bicara cepat, respons terkejut. Perubahan tersebut tentunya menyebabkan pasien menjadi tidak nyaman sehingga rasa cemas ini perlu dikurangi atau dihilangkan. Pengetahuan tentang Pra-operasi dapat membantu pasien dan keluarga mengenali kecemasan yang dirasakan. Metode Penelitian ini adalah penelitian deskriptif penelitian dilakukan di Rumah Sakit Indriati pada tanggal 27 mei sampai 20 Juni 2024 dengan jumlah sampel 67 orang, dengan teknik metode sampling purposive sampling, dengan instrumen Kuesioner, menggunakan analisis univariat. Hasil Penelitian Karakteristik umur responden umur <20 tahun dan 20-29 tahun sebanyak 20 orang (30%). Jenis kelamin sebagian besar perempuan 34 orang (50,7%). Pendidikan sebagian besar SMA yaitu sebanyak 30 orang (44,7%). Pekerjaan sebagian besar IRT yaitu sebanyak 20 (30%). Tingkat kecemasan sebagian besar tidak cemas berjumlah 58 orang (86,5%) dan kecemasan ringan berjumlah 4 orang (6%) cemas sedang berjumlah 3 orang (4,5%), cemas berat berjumlah 2 orang (3%). Kesimpulan sebagian besar responden tidak mengalami cemas.