Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Pola Makan dan Dukungan Keluarga dengan Kadar Asam Urat Lansia di Desa Kotapulu: Penelitian Venitensia Amanda Agustne; Sisilia Rammang; Nelky Suryawanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5672

Abstract

Tujuan penelitian yaitu teranalisisnya hubungan antara pola makan dan dukungan keluarga dengan kadar asam urat pada lansia di Desa Kotapulu Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan Crossectional. adalah lansia Desa Kotapulu Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi sebanyak 122 lansia, sampel dihitung dengan rumus slovin yaitu 55 responden. Analisis menggunakan univariat dan bivariat dengan chi square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki kadar asam urat tinggi yaitu 31 responden (56,4%), pola makan baik sebanyak 32 responden (58,2%), dan mendapat dukungan keluarga sebanyak 40 responden (72,7%). Hasil uji statistik Chi square pola makan dengan kadar asam urat p value adalah 0,012 dan dukungan keluarga dengan kadar asam urat p value adalah 0,014. Terdapat hubungan antara pola makan dan dukungan keluarga dengan kadar asam urat pada lansia di Desa Kotapulu Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi. Kepada faskes yang ada di desa sebaiknya rutin menyelenggarakan posyandu lansia tentang makanan rendah purin dan menjaga berat badan ideal.
Hubungan Pengetahuan dan Self-Efficacy dengan Kepatuhan Diet pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di Ruang Hemodialisa RSUD Undata Prov. Sulawesi Tengah Ismunandar Wahyu Kindang; Sisilia Rammang; Siti Yartin
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61677

Abstract

Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan masalah kesehatan global yang mengharuskan pasien menjalani hemodialisis seumur hidup dan mematuhi pembatasan diet yang ketat. Kepatuhan diet dipengaruhi oleh faktor psikologis internal, terutama pengetahuan dan self-efficacy yang berlandaskan teori perilaku kesehatan dan teori self-efficacy. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan dan self-efficacy dengan kepatuhan diet pada pasien GGK di Ruang Hemodialisa RSUD Undata Prov. Sulawesi Tengah. Desain cross-sectional analitik digunakan dengan 55 responden dipilih melalui purposive sampling. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: pengetahuan Baik (60,0%), self-efficacy Yakin (60,0%), patuh diet (70,9%). Terdapat hubungan bermakna pengetahuan–kepatuhan (χ²=34,117; p=0,000) dan self-efficacy–kepatuhan (χ²=33,846; p=0,000; Fisher Exact p=0,000). Intervensi keperawatan berbasis self-efficacy direkomendasikan sebagai strategi utama meningkatkan kepatuhan diet pasien hemodialisis.
HUBUNGAN PMO (PENGAWAS MINUM OBAT) DENGAN TINGKAT KEPATUHAN MENGONSUMSI OBAT ANTI TUBERKULOSIS PADA PASIEN TUBERKULOSIS Ikbal Sidik; Sisilia Rammang; Agnes Erlita Distriani Patade
Nursing Arts Vol. 19 No. 2 (2025): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36741/na.v19i2.139

Abstract

Pengawas Minum Obat (PMO) berperan penting dalam mengawasi, memotivasi, dan mengingatkan pasien agar patuh mengonsumsi obat hingga pengobatan Tuberkulosis selesai. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan peran PMO dengan tingkat kepatuhan minum obat anti-Tuberkulosis pada pasien Tuberkulosis di RSUD Anutapura Palu. Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 53 responden dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Pearson Chi-Square. Hasil analisis menunjukkan nilai p-value sebesar 0,003 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara peran PMO dan tingkat kepatuhan minum obat anti-Tuberkulosis. Temuan ini menunjukkan bahwa peran PMO berkontribusi terhadap keberhasilan pengobatan Tuberkulosis. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan informasi dan pertimbangan bagi rumah sakit dan instansi kesehatan dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan pasien Tuberkulosis.