Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL PADA PELAKU UMKM GULA AREN DI DESA PUPUYUAN KEC. LAMPIHONG KABUPATEN BALANGAN Abdul Wahab; Iman Setya Budi; Rahmatul Huda; Zakiyah Zakiyah
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 11, No 1 (2025): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v11i1.16301

Abstract

Pendampingan halal pada UMKM gula aren menjadi kunci dalam memenuhi permintaan pasar yang semakin meningkat terhadap produk halal, terutama bagi konsumen Muslim. Meskipun gula aren memiliki potensi besar dalam industri makanan dan minuman, terdapat hambatan seperti kurangnya kesadaran, biaya sertifikasi, dan kompleksitas proses yang menghalangi peningkatan jumlah produk bersertifikat halal. Pendampingan halal menawarkan solusi dengan meningkatkan kredibilitas produk, memperluas akses pasar, dan melindungi konsumen. Program pendampingan ini dilakukan secara terstruktur melalui beberapa tahap, seperti penyajian materi, pendampingan langsung, dan evaluasi. Hasilnya, pemahaman masyarakat tentang sertifikasi halal meningkat, mengubah persepsi mereka tentang pentingnya menjaga kebersihan, keamanan, dan kehalalan produk. Dampak positif ini tidak hanya memperbaiki kualitas produk gula aren, tetapi juga memperkuat identitas dan integritas komunitas lokal, serta mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan yang selaras dengan nilai-nilai agama. Kegiatan ini juga memberikan keuntungan signifikan bagi UMKM gula aren yang sudah memiliki sertifikasi halal, dengan meningkatkan kualitas dan nilai jual produk mereka.
Halal Industry and Islamic Epistemology: Implications for Policy, Ethics, and Global Practices Abdul Wahab; Arqom Kuswanjono; Ilma Mahdiya
Journal of Islamic Economic Laws Vol. 9 No. 01 (2026): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jisel.v9i01.13268

Abstract

The rapid growth of the global halal industry demands an epistemological framework that is rooted in Islamic principles and aligned with international regulations. This study addresses three questions: (1) how Islamic epistemology can be systematically constructed through its ontological foundations and axiological orientations to form a coherent halal industry framework; (2) how Islamic epistemology informs public policy and ethical governance globally; and (3) what is the most effective model for integrating maqasid al-shari‘ah into cross-jurisdictional halal certification and audits. Using a qualitative conceptual research design based on integrative library research and doctrinal analysis of classical Islamic texts, contemporary maqasid literature, and international halal standards, this study develops a Maqasid-Driven Halal Governance Model (MDHGM). Within this framework, ontology clarifies the metaphysical assumptions underpinning halal norms, while axiology specifies the ethical objectives that guide epistemological reasoning and regulatory application. Findings show that embedding Islamic epistemology into regulatory practices enhances traceability, performance, and contextual adaptability. Harmonizing maqasid values with global regulations strengthens trust, interoperability, and sustainability in the halal industry. This study is limited by its conceptual and library-based design, which lacks empirical validation across diverse institutional and regulatory contexts. Future research should empirically test the proposed model across jurisdictions and industry sectors to assess its applicability and robustness.
Strategi Usaha dan Etos Kerja Islami Untuk Meningkatkan Penjualan Pada Rocket Chicken Barito Kuala Abdul Wahab; Mar’Atun Afriani; Iman Setya Budi
AL-KAINAH: Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 2 (2024): Al-Kainah: Journal of Islamic Studies
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) STAI Miftahul Huda Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69698/jis.v3i2.668

Abstract

Industri makanan dan minuman global terus berkembang pesat, dengan restoran cepat saji sebagai pilihan utama karena kebutuhan dasar dan gaya hidup modern. Rocket Chicken adalah perusahaan waralaba restoran fast food yang berusaha meningkatkan penjualannya di cabang Keruwing, Handil Bakti, Barito Kuala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi usaha dan etos kerja karyawan dari perspektif Islam guna mencapai tujuan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan untuk menganalisis strategi usaha dan etos kerja dalam meningkatkan penjualan dari perspektif Islam. Penelitian dilakukan di Rocket Chicken Cabang Keruwing, Barito Kuala, dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Informan penelitian termasuk manajer dan karyawan cabang tersebut. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi usaha Rocket Chicken mencakup pembangunan citra dan reputasi yang kuat, pemanfaatan jaringan gerai yang ada, pemasaran melalui internet, serta penggunaan portal website untuk menjangkau pelanggan. Dalam hal etos kerja, Rocket Chicken menerapkan prinsip-prinsip Islam seperti kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, dan kejujuran. Kedisiplinan adalah kemampuan untuk menaati aturan, norma, dan komitmen yang telah ditetapkan dengan konsisten, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional. Tanggung Jawab adalah kesadaran dan kesediaan seseorang untuk melaksanakan tugas serta menanggung konsekuensi dari tindakan atau keputusan yang diambil. Kerja Keras adalah sikap gigih dan tekun dalam berusaha mencapai tujuan, tanpa mudah menyerah meskipun menghadapi tantangan dan rintangan. Kejujuran adalah sikap berkata dan bertindak sesuai dengan fakta serta nilai kebenaran, tanpa manipulasi atau kepalsuan demi kepentingan pribadi. Penerapan prinsip-prinsip ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan etis, yang pada gilirannya mendukung pencapaian target penjualan secara efektif. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana integrasi etos kerja Islami dan strategi pemasaran dapat meningkatkan kinerja dan penjualan restoran fast food