Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Positioning Analysis of Chicken Rocket Mapping at Fast Food Restaurant Manarap Branch Banjarmasin S. Purnamasari; Kurniaty; Norfitriana; Zakiyah; Purnama Rozak
East Asian Journal of Multidisciplinary Research Vol. 1 No. 1 (2022): February 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.155 KB)

Abstract

Along with the changing times, the tendency of people to eat outside the home is increasing for various practical, economic and prestige reasons. Rocket Chicken is one of the fast food restaurant companies that has recently grown and has opened branch outlets everywhere, especially in the city of Banjarmasin. The role of price in buyer's perception is on product quality, value sacrifice and desire to buy, while location or place often determines the company's success, because location is closely related to a company's potential market. The problems in this study are as follows: How is the positioning from the aspect of price and place in creating a competitive advantage? How to apply Rocket Chicken positioning in Islamic Economic Perspective?. The purpose of this study was to determine the positioning of Rocket Chicken from the aspect of price and place in creating a competitive advantage and to determine the application of Rocket Chicken's positioning in an Islamic Economic Perspective. The benefits of this research can be used as consideration for companies, as well as knowledge that can provide information for all people, in an effort to improve knowledge in the field of Islamic economics. Qualitative research method with the type of field research(field research). The results show that: 1) Rocket Chicken provides food and beverage packages at affordable prices, creating a comfortable atmosphere.2) And in accordance with Positioning in Islam, namely the name or identity of a good and quality brand, consumers buy the product not because of coercion.
MEKANISME PEMBAYARAN FIDYAH DENGAN EMAS UNTUK ORANG YANG YANG SUDAH MENINGGAL DI DESA GAMBAH LUAR KECAMATAN KANDANGAN Akhmad Hulaify; Zakiyah Zakiyah; Syahrani Syahrani
Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.971 KB) | DOI: 10.31602/iqt.v3i1.1005

Abstract

Mekanisme pembayaran fidyah dengan emas untuk orang yang telah meninggal di desa Gambah Luar Kecamatan Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan merupakan pokok pembahasan untuk penelitian ini.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji lebih dalam pelaksanaan dan menanisme pelaksanaan pembayaran fidyah serta pandangan hukum Islam prektek fidyah yang berlaku di masyarakat.Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode pendekatan Historis, Normatif dan penomenologi. Metode ini digunakan untuk mengungkap praktek fidyah dari sisi sejarah pelaksanannya kemudian dipadukan melalui pendekatan hukum agar pengungkapan permasalahan tersebut dapat menemukan titik temu permasalahan yang menjadi acuan dari penelitian ini. Praktek fidyah merupakan phenomena yang berbeda dari praktek fidyah yang pada umumnya terjadi di daerah lain. Dengan munggunakan ketiga pendekatan tersebut diharapkan dapat menemukan jawaban hukum yang kemudian bermuara kepada sebuah solusi baru dalam pelaksanaan praktek fidyah di Desa Gambah Luar.Hasil dari penelitian ini adalah bahwa praktek tersebut kalau dilihat dari sisi sejarah telah berjalan secara turun temurun dan berjalan cukup lama. Sedangkan kalau dilihat dari sisi hukum Islam praktek tersebut dibolehkan namun ada permasalah yang perlu penelitian lebih dalam lagi berkenaan dengan penggantian bentuk pembayaran fidyah dari berupa memberi makan dirubah menjadi emas. Hal tersebut menimbulkan kesamaran hukum yang berujung kepada ketidakjelasan dari status hukumemas yang dijadikan barang pengganti tersebut. Kemudian kalau dilihat dari sisi prakteknya penerima fidyah juga harusnya fakir dan miskin diganti menjadi para alim ulama yang boleh dikatakan sukup berkecukupan. Permasalahan tersebut memerlukan kajian lebih mendalam menyangkut status keabsahan hukum dalam mengqiyaskan hukum Islam.
Fenomena Endorsement Terhadap Penjualan Suatu Produk Ditinjau dari Etika Bisnis Islam Zakiyah Zakiyah
Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Vol 7, No 2 (2021): Jurnal al-Iqtishadiyah
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.849 KB) | DOI: 10.31602/iqt.v7i2.6133

Abstract

Strategi pemasaran akhir-akhir ini banyak dilakukan dengan cara Endorsement melalui media instagram. Endorsement adalah suatu kegiatan promosi yang dilakukan oleh orang-orang yang menjadi selebriti instagram yang telah diminta oleh seorang penjual atau owner suatu produk dan mendapatkan bayaran dengan tarif masing-masing. Endorsement bukanlah suatu kegiatan yang dilarang dalam syariat Islam, kerena termasuk salah satu tindakan komunikasi promosi, tapi kebanyakan pelaku melakukan iklan yang berlebihan ketika mempromosikan suatu produk untuk mendapatkan keuntungan, meski harus menutupi kekurangan (cacat) dari produk yang diiklankan tersebut sehingga bisa menimbulkan kerugian bagi para konsumen. Oleh karena itu fenomena endorsement ini memiliki sisi positif dan negatif tersendiri. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya fenomena endorsement terhadap suatu produk dan untuk mengetahui bagaimana pandangan Islam terhadap fenomena endorsement ditinjau dari etika bisnis islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan studi literatur. Tekhnik pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner dan dokumentasi. Waktu yang digunakan dalam penelitian di lapangan selama 1 bulan. Subjek penelitian adalah 15 orang Dosen Fakultas Studi Islam Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB). Dapat disimpulkan bahwa fenomena endorsement terhadap penjualan suatu produk dengan tingkat persentase sebesar 66,67% menyatakan Setuju. Karena, fenomena endorsement saat ini telah banyak digunakan oleh pebisnis untuk memasarkan produknya. Selain itu endorsement juga dapat menjadi salah satu strategi pemasaran yang efektif yang dapat diandalkan oleh pebisnis di era modern ini. Sedangkan fenomena endorsement terhadap penjualan suatu produk ditinjau dari etika bisnis Islam dengan tingkat persentase sebesar 63,33% menyatakan Netral. Artinya, fenomena endorsement di era modern ini belum bisa dikatakan sudah sesuai dan/atau belum sesuai dengan etika bisnis Islam, karena dianggap masih berada ditengah-tengah.
Aspek Hukum Qardh pada Pembiayaan Take Over (Analisis Fatwa DSN-MUI Nomor 31 Tahun 2002 Tentang Pengalihan Utang) Rahmatul Huda; Zakiyah Zakiyah
Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Vol 6, No 2 (2020): Jurnal al-Iqtishadiyah
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/iqt.v6i2.3134

Abstract

This study aims to explain the legal aspects of qard on take over financing and analyze it based on the Fatwa DSN-MUI Number 31 of 2002 concerning Debt Transfer. This research is a normative legal research, because this research is a study of legal principles and statutory regulations related to the qardh contract on take-over financing products. Based on the research conducted, the results of this study indicate that the provision of qardh services for taking over the customer's principal debt plus the interest is due to the use of unlimited qardh, including to bail out interest-based debt, so that the provision of qardh services is more appropriate for transferring customer debt from conventional banking to islamic banking. Based on the results of the analysis of the Fatwa DSN-MUI Number 31 of 2002, the most suitable alternative to be applied in take over financing is the third alternative, namely using a combination of ijarah and qardh contracts. Because the third alternative is the simplest form and easiest to implement. However, keeping in mind that the amount of ujrah is determined based on real expenditure, not on the amount of debt given by the LKS. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan aspek hukum qard pada pembiayaan take over dan menganalisisnya berdasarkan Fatwa DSN-MUI Nomor 31 Tahun 2002 Tentang Pengalihan Utang. Adapun penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif, karena penelitian ini kajiannya mengenai kaidah-kaidah hukum dan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan akad qardh pada produk pembiayaan take over. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, maka hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian jasa qardh pada pengambilalihan utang pokok nasabah ditambah bunganya dikarenakan penggunaan qardh tidak terbatas, termasuk untuk menalangi utang yang berbasis bunga, sehingga pemberian jasa qardh lebih tepat untuk mengalihkan utang nasabah di bank konvensional ke bank syariah. Berdasarkan hasil analisis terhadap Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor 31/DSNMUI/VI/2002, maka alternatif yang paling cocok untuk diterapkan dalam pembiayaan take over adalah alternatif ketiga yaitu menggunakan kombinasi akad ijarah dan qardh. Karena alternatif ketiga merupakan bentuk yang paling sederhana dan mudah untuk diimplementasikan. Namun dengan tetap memperhatikan bahwa besarnya ujrah ditentukan berdasarkan pengeluaran riil, bukan pada besarnya utang yang diberikan oleh LKS.
SOCIAL INTERACTION: RELIGIOUS COMMUNITIES IN ISLAMIC HIGHER EDUCATION Barsihanor; Zakiyah; Galuh Nashrulah KMR; Abdul Hafiz; Siti Liani
IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Vol. 1 No. 2 (2020): IJGIE
Publisher : Departement Of Master Of Islamic Education Graduate Programme Sultan Muhammad Syafiuddin Institute Of Islamic Studies Sambas, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/ijgie.v1i2.213

Abstract

The purpose of this study was to determine and analyze the forms and factors that influence social interaction between students of different religions at the Islamic University of Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin. This research uses a qualitative approach, with the type of case study research. The data in this study were extracted through in-depth interview techniques. observation, and documentation. Then the data analysis was performed using the Miles and Huberman model. The results showed that social interaction between Muslim and non-Muslim students was well adapted, their adaptive attitude would result in a desire to cooperate and help each other for the same goal, which is a cooperative associative social process, and this cooperative associative social process shapes their attitude to mutual respect for differences in beliefs which is an accommodative associative social process. Social interaction between students of different religions at UNISKA is influenced by religious learning and Islamic campus culture.
ANALISIS STRATEGI DAN EVALUASI KINERJA PENGENTASAN KEMISKINAN DALAM PROGRAM PEMBANGUNAN DESA PERSPEKTIF EKONOMI MIKRO ISLAM Zakiyah Zakiyah; Atika Zahra Maulida
al-Uqud : Journal of Islamic Economics Vol. 1 No. 1 (2017): Januari
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.09 KB) | DOI: 10.26740/al-uqud.v1n1.p1-13

Abstract

The purpose of this study is for knowing the strategy of economic development in the village used in poverty reduction particularly in Nagara, Hulu Sungai Selatan, reviewed in perspective of micro Islam economic.The method of this research is qualitative research with the descriptive approach. Where data used is the primary data and secondary data.The results of this research are to improve the availability of distribution and expansion of various daily needs products such as health, food and clothing. Improved the life that is not only for the income, but also includes the addition of the provision of employment, improved the quality of education, and increased the cultural values and humanity. The expansion of economic and social to every individu and the whole nation. Rural development program understanding how to implement and empowering communities in any development activities, facilities, and infrastructures with a did the creativity trainings that aimed to ealleviate poverty.
Bibliometric Mapping of Research Developments Using Qardh Financing Topics On Google Scholar Using Vosviewer Parman Komarudin; Muhammad Sodiki; Imro Atut Toyyibah; Syahrani Syahrani; Zakiyah Zakiyah
Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah Vol 8 No 2 (2023): Islamic Banking:Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Februari 20
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/isbank.v8i2.716

Abstract

Al-Qardh is a bailout or loan for people who need fast funds, one of the bank's services in serving the community, apart from kafalah, hiwalah and others. This study aims to determine the development of research publications within a period of 13 (thirteen) years, determine the direction of qardh financing research trends, identify the relationship between scientific concepts, and find out the knowledge network of qardh financing based on keywords (co-occurrence) and author collaboration ( co-authorship). The method used in this study is descriptive bibliometric analysis, the data used was taken from 2010-2022. Data collection was carried out based on the Google scholar database with the keyword qardh financing and additional supporting keywords including Qardhul Hasan, soft loans, Islamic financing, Islamic banking, with a publication limit of 1000 journals. Data collection was carried out using Publish or Perish (PoP) software as metadata. Data analysis was performed using Vosviewer software as a medium for bibliometric analysis. The results of the study show that in the last 13 years, the number of publications regarding qardh financing research indexed by Google Scholar has fluctuated, but in terms of quantity it has increased significantly.
Pengaruh Perilaku Konsumen Dan Minat Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Pusat Baju Bekas Banjarmasin Nurul Huda; Akhmad Hulaify; Zakiyah Zakiyah; Parman Komarudin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) - Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.384 KB) | DOI: 10.36908/jimpa.v3i1.155

Abstract

Munculnya fenomena trend fashion dari budaya korea selatan yang masuk di Indonesia mempengaruhi perilaku konsumen untuk mengikuti trend fashion yang ada. Dengan adanya perubahan tersebut membuat minat beli dari pakaian thrifting terus meningkat. Dalam penelitian ini peneliti merumuskan permasalahan sebagai berikut bagaimana pengaruh perilaku konsumen dan minat beli konsumen terhadap keputusan pembelian pada pakaian bekas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perilaku konsumen dan minat beli terhadap keputusan pembelian barang bekas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan tenik sampling insidental yang merupakan bagian dari nonprobability sampling. Metode pengumpulan data menggunakan penyebaran kuesioner dengan jumlah responden sebesar 80 orang dari populasi yang berjumlah 100 responden melalui rumus yang dicetuskan oleh Isaac dan Michael. Hasil penelitian ini menunjukkan dari uji hipotesis terdapat pengaruh perilaku konsumen (X1) dan minat beli konsumen (X2) terhadap keputusan pembelian (Y) barang bekas, maka disimpulkan Ha diterima dan Ho ditolak. Perilaku yang ditunjukkan masyarakat dalam membeli pakaian thrifting tidak menunjukkan prinsip Islam karena berlebih-lebihan dalam membeli dan pembelian didasari oleh gengsi untuk dapat tampil trendy dilingkungan sosial.
Peranan Kontrak dalam Penyelesaian Utang-Piutang (Perspektif Hukum Ekonomi Syariah) Rahmatul Huda; Zakiyah Zakiyah
Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Vol 5, No 2 (2019): Jurnal al-Iqtishadiyah
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.31 KB) | DOI: 10.31602/iqt.v5i2.2540

Abstract

Peranan kontrak makin terlihat di dalam aktivitas masyarakat yang semakin kompleks, khususnya di bidang ekonomi dan bisnis. Akan tetapi masih ada orang yang kurang menyadari betapa pentingnya sebuah kontrak. Padahal kontrak tersebut menuntut pelaksanaan hak dan kewajiban bagi masing-masing pihak yang berkontrak, baik itu untuk melakukan sesuatu atau untuk tidak melakukan sesuatu. Ketentuan-ketentuan yang diatur dalam hukum kontrak pun diciptakan untuk menghindari kemungkinan terjadinya permasalahan antara para pihak yang terikat dalam kontrak. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan menghindari dan meminimalisir adanya pihak yang dirugikan dalam suatu kontrak. Dalam Islam juga dikenal kontrak atau perjanjian dengan istilah ‘akad, yaitu perikatan ijab dan qabul berdasarkan ketentuan syara’ yang berdampak pada objeknya. Adapun asas-asasnya adalah al-hurriyah (kebebasan), al-musawah (persamaan/kesetaraan), al-‘adalah (keadilan), al-ridha (kerelaan), ash-shidq (kebenaran dan kejujuran), dan al-kitabah (tertulis). Pentingnya peranan kontrak dalam penyelesaian perselisihan, khususya dalam transaksi utang-piutang. Hal ini sejalan dengan salah satu asas hukum perjanjian dalam Islam, yaitu Al-Kitabah (Tertulis). Setiap perjanjian hendaknya dibuat secara tertulis, sehingga pencatatan transaksi itu menjadi sangat penting. hal tersebut secara gamblang dianjurkan oleh Allah SWT melalui ayat al-Qur’an. Kedudukan kontrak sangat bermanfaat jika di kemudian hari timbul sengketa, sehingga terdapat alat bukti tertulis mengenai transaksi (mu’amalah) tersebut.
PENGARUH TINGKAT PEMAHAMAN DOSEN UNISKA MAB TERHADAP PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA ISLAMI Iman Setya Budi; Abdul Wahab; Zakiyah
Wahana Islamika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 7 No. 1 (2021): Wahana Islamika: Jurnal Studi Keislaman
Publisher : STAI Syubbanul Wathon Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61136/2efxx364

Abstract

In Islam, there is no prohibition for humans to fulfil their needs or desires, as long as these fulfillments can be maintained and their dignity is enhanced. Fulfilment of needs or desires is allowed if it adds maslahah or does not bring harm. Indonesian people are classified as more consumptive when compared to other Southeast Asian countries. The habit of Indonesian people are more likely to use money to meet unimportant needs by behaving consumptively. So people must change their perspective that what must be managed in the family is a financial problem. Because finance is very important in domestic life. To support the welfare of everyone in a family, knowledge of financial planning and management is known, which is called wealth management. So that family financial planning can be effective, efficient, and full of blessings. Therefore, the purpose of this study is to determine the level of  understanding of UNISKA MAB lecturers on Islamic family financial planning affects. This research is field research (field research) with a total sample of 57 people, the technique used is nonprobability sampling, namely purposive sampling, sampling techniques with certain criteria, namely permanent lecturers of UNISKA MAB. As for the data analysis method, the compilers used descriptive statistical methods and Simple Linear Regression Analysis. The results showed that the t-test results for the level of understanding variable showed the t value of 5,053 with sig. t is 0.000 (p <0.05), which means that it has a significant influence on the level of understanding of Islamic family financial planning. So, it can be said that the permanent lecturers of UNISKA MAB already understand Islamic family planning.