Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Perspektif Hos Tjokroaminoto Tentang Pendidikan Islam Endan Hamdan Ridwan
Paedagogie: Jurnal Pendidikan dan studi Islam Vol. 1 No. 01 (2020): Paedagogie: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Muttaqien Publishing, Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STAI DR. KHEZ. Muttaqien Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.388 KB) | DOI: 10.52593/pdg.01.1.02

Abstract

Penelitian ini mencoba untuk mendeskripsikan pemikiran HOS Tjokroaminoto tentang Pendidikan Islam, penelitian ini merupakan penelitian dokumentasi perpustkaan (library research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif naratif. Sedangkan metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan studi tokoh. Kajian studi tokoh adalah pengkajian secara sistematis terhadap pemikiran atau gagasan seorang pemikir muslim. Hasil penelitiannya adalah 1) Pendidikan karakter secara Islami benar-benar harus diterapkan baik di sekolah formil ataupun lingkungan keluarga, untuk membentengi diri dari dekadensi zaman Jahiliyah Modern. Karakter pendidikan Islam harus melalui :2) Pendidikan Islam harus berdasarkan Al-Quran dan Hadits.
PERSPEKTIF HOS TJOKROAMINOTO TENTANG PENDIDIKAN ISLAM Endan Hamdan Ridwan
Misykat al-Anwar Jurnal Kajian Islam dan Masyarakat Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Islamic Studies, University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2972.263 KB) | DOI: 10.24853/ma.2.2.%p

Abstract

This study attempts to describe HOS Tjokroaminoto's thinking about Islamic Education, this research is a library research study using a qualitative narrative approach. While the method used is descriptive qualitative with character studies. Study of character studies is a systematic study of the thoughts or ideas of a Muslim thinker. The results of his research are 1) Islamic character education really must be applied both in formal schools or family environments, to fortify themselves from the decadence of the modern Jahiliyah era. The character of Islamic education must go through: 2) Islamic education must be based on the Al-Qur'an and Hadith.
Membumikan Al-Qur’an Sebagai Wujud Pengabdian Mahasiswa Pada Masyarakat Campaka Cianjur Endan Hamdan Ridwan
AlMaheer: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 01 (2023): AlMaheer: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Azami Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63018/jpi.v1i01.6

Abstract

Di Kabupaten Cianjur khususnya di Kecamatan Campaka sedang melaksanakan program 7 Rukun Agama dan 7 Rukun Kebudayaan yang memiliki arti penting dengan judul artikel ini, dalam program tersebut terdapat kata “mamaos” bahwa masyarakat Camaka Cianjur harus cerdas, cerdas dalam pendidikan dan berbudaya dalam membaca khususnya dalam membaca Al-Qur'an yang baik untuk remaja, pemuda dan orang tua di seluruh pelosok desa yang ada di wilayah kecamatan campaka Cianjur. Pendekatan penelitian yang digunakan peneliti adalah pendekatan naratif kualitatif yaitu pendekatan penelitian yang menggunakan deskripsi baik secara lisan maupun tertulis. Sebagaimana Bogdan dan Taylor mendefinisikan penelitian kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang dan pelaku yang dapat diamati, pendekatan ini diarahkan pada latar dan individu secara holistik (utuh). Sedangkan peneliti memberikan arahan, bimbingan kepada mahasiswa untuk mencari solusi agar pada saat Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Desa Wangunjaya Kecamatan Campaka Cianjur menghasilkan ide untuk mengedepankan Al-Qur'an. Hasilnya Desa Wangunjaya Kecamatan Campaka termasuk masyarakatnya melaksanakan program “Rumah Al-Qur’an” sebanyak 14 RT dari setiap dusun.
Manajemen Pendidikan Dera Nugraha; Endan Hamdan Ridwan; Dede Siska Amaliyah
AlMaheer: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 01 (2023): AlMaheer: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Azami Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63018/jpi.v1i01.10

Abstract

Manajemen pendidikan merupakan salah satu bidang kajian ilmu sosial yang saking banyaknya tulisan mengenai hal tersebut, cukup sulit menemukan definisi yang ringkas, mudah dipahami, dan kekinian. Tulisan ini hadir untuk menjawab hal tersebut, khususnya bagi kalangan akademisi dan praktisi bidang Pendidikan. Dari berbagai sumber kekinian dan layak dirujuk, bisa disederhanakan definisi manajemen pendidikan sebagai ilmu seni untuk mengelola dan memanfaatkan sumber daya (manusia dan non manusia), dengan menggunakan berbagai prinsip dan fungsi manajemen, untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien. Untuk mengatasi tantangan pengelolaan pendidikan dewasa ini, pemahaman akan definisi manajemen pendidikan berdasarkan rujukan yang up-to-date menjadi tidak bisa dihindari.
Bahasa Arab Dan Urgensinya Mempelajari Al-Qur’an Endan Hamdan Ridwan
AlMaheer: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 02 (2023): AlMaheer: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Azami Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63018/jpi.v1i02.20

Abstract

Pembelajaran bahasa Arab berbasis Al-Qur’an tidak semata-mata dirancang untuk mendekatkan tujuan awal diformulasikan dan dikembangkannya ilmu bahasa Arab. Akan tetapi, secara fungsional dan pragmatik, orientasi utama mayoritas pemelajar bahasa Arab itu belajar dan menekuni bahasa Arab adalah untuk pemahiran keterampilan membaca teks, membaca literatur dan sumber-sumber ajaran Islam yang tidak terlepas dari ilmu nahu dan saraf. Hal ini juga sejalan dengan wahyu pertama yang turun kepada Nabi SAW, yaitu perintah membaca (iqra’) (QS al-‘Alaq/96: 1 dan 3). Perintah ini tidak hanya memberi isyarat terkait pentingnya membaca, baik tertulis (ayat-ayat Qur’aniyyah) maupun yang tidak tertulis (ayat-ayat kauniyyah), tetapi juga menunjukkan signifikansi orientasi maharah al-qira’ah (keterampilan membaca). Melalui pembelajaran bahasa Arab berbasis Al-Qur’an, selain contoh-contoh dari ayat-ayat Al-Qur’an dapat dijadikan model dalam penambahan, peningkatan, pengayaan kosakata baru, pengkaidahan nahwu dan sharaf, penghayatan keindahan balaghahnya, kontekstualisasi penerjemahannya, dan latihan-latihan kebahasa araban lainnya yang memperkuat keterampilan berbasaha Arab. Al-Qur’an sebagai basis pembelajaran bahasa Arab sejatinya membuka lahan baru berupa pengembangan korpus linguistik Al-Qur’an, sehingga penelitian dan pengembangan keilmuan bahasa Arab.
Pengaruh Media Elektronik Terhadap Pembelajaran Bahasa Arab di STIT Al-Azami Cianjur Endan Hamdan Ridwan; tedi gandara
AlMaheer: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 01 (2024): AlMaheer: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Azami Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63018/jpi.v2i01.22

Abstract

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar mahasiswa secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara yang tersimpan dalam harapan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tarhadap pendidikan agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data pada Mahasiswa semester I dan III tentang Pengaruh Media Komputer dan Proyektor terhadap peningkatan prestasi mahasiswa dalam pembelajaran Bahasa Arab. Adapun teknik yang digunakan yaitu studi dokumentasi dan penyebaran angket yang disebarkan kepada peserta didik sebagai responden, adapun analisis data yang diperoleh menggunakan analisis deskriptif, kuantitatif yang menggunakan perhitungan kualiatatif statistik prosentase. Pembelajaran media elektronik dengan prestasi belajar mahasiswa dalam belajar Bahasa Arab.  Dari hasil penelitian ini diperoleh data dari hasil angket yang disebarkan kepada 25 responden bahwa dari dua variabel ini, media pembelajaran elektronik (Variabel X) menghasilkan nilai sebesar 56%. Sedangkan belajar mahasiswa dalam belajar Bahasa Arab (Variabel Y) menghasilkan nilai 65,33%. Jadi kesimpulannya bahwa antara kedua variabel tersebut diatas dinyatakan 56% + 65,33% = 60,66%, antara media elektronik dengan prestasi belajar mahasiswa di STIT Al-Azami Cianjur ada korelasional yang signifikan yaitu 60,66% artinya bahwa nilai tersebut mempunyai kriteria cukup baik sebagian besar pembelajaran menggunakan media elektronik positif.
Kewajiban Belajar-Mengajar Dalam Konteks Tafsir Tarbawi Permana, Diansyah; Ridwan, Endan Hamdan; Gandara, Tedi
FATHIR: Jurna Studi Islam Vol 1 No 3 (2024): FATHIR: Jurnal Studi Islam
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/fathir.v1i3.150

Abstract

Kewajiban belajar-mengajar merupakan aspek fundamental dalam Islam yang bertujuan membentuk individu yang berilmu dan berakhlak mulia. Penelitian ini membahas konsep kewajiban belajar-mengajar dalam perspektif tafsir tarbawi untuk memahami landasan normatif dan praktisnya dalam pendidikan Islam. Latar belakang penelitian ini adalah perlunya interpretasi ayat-ayat al-Qur’an terkait pendidikan yang relevan dengan tantangan pendidikan modern. Penelitian menggunakan metode penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari jurnal akademik, kitab tafsir klasik dan kontemporer, serta literatur pendidikan Islam. Pendekatan tafsir maudhui (tematik) digunakan untuk menganalisis ayat-ayat al-Qur'an dan hadis terkait kewajiban belajar-mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewajiban belajar-mengajar tidak hanya merupakan tuntutan individual, tetapi juga memiliki dimensi sosial untuk membangun masyarakat yang berpengetahuan dan bertanggung jawab. Konsep tafsir tarbawi menekankan pentingnya transfer ilmu yang diiringi pembentukan akhlak sebagai bagian integral dari proses pendidikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kewajiban belajar-mengajar dalam Islam berlandaskan prinsip kesetaraan, keadilan, dan tanggung jawab, yang relevan untuk diaplikasikan dalam berbagai konteks pendidikan saat ini. Studi ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam mengembangkan pendidikan berbasis nilai-nilai Islam.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM BELAJAR BAHASA ARAB KITAB KUNING Endan Hamdan Ridwan; Gandara, Tedi; Permana, Diansyah
Al-Hasanah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 9 No 2 (2024): Al-Hasanah : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/92907

Abstract

Islamic education in Indonesia is an integral part of the Islamic cultural heritage that contributes to the development of national education. One important aspect of Islamic education is learning Arabic through classical texts, commonly known as kitab kuning. These texts play a significant role in Islamic boarding schools (pesantren) and universities, serving as key resources for students in studying Islamic teachings. This study aims to explore effective learning media that can assist students or learners facing difficulties in understanding kitab kuning texts, which are typically written in Arabic and presented in a verbal format. In this context, learning is considered effective when there is a joint commitment and effort between educators and learners. The research method employed is document analysis, focusing on the examination and interpretation of written materials within their context. The analyzed materials include published texts, books, articles, newspapers, magazines, and other relevant documents. The findings indicate that learning Arabic through kitab kuning in Islamic religious education has a positive impact, particularly in enhancing cognitive, affective, and psychomotor knowledge. In conclusion, it contributes to behavioral changes among students or learners, as evidenced by improved teaching and learning quality in both pesantren and universities.
Pendidikan Islam Dalam Mengolah Moralitas M. Ulfie Agits Ridwani; Endan Hamdan Ridwan
Al-Abqary: Jurnal Pemikiran Mahasiswa Pendidikan Islam Vol. 1 No. 01 (2024): Al-Abqary: Jurnal Pemikiran Mahasiswa Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Azami Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63018/jpmpi.v1i01.112

Abstract

Di kalangan remaja dan pelajar, penurunan nilai moral remaja dapat dilihat dari meningkatnya tindakan kriminal, seperti perkelahian, penggunaan narkoba dan ekstasi, kebut-kebutan di jalan raya, gang motor, dan perilaku lain yang melanggar norma etika. Kejadian tersebut bahkan terjadi di wilayah pedalaman dan lingkungan sekolah. Pendidikan Islam dapat menjadi solusi untuk membimbing moralitas remaja melalui interaksi antar peserta didik. Tujuannya adalah menciptakan individu yang taat, cerdas, terpuji, jujur, dan mencintai Al-Qur'an. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber, seperti buku, internet, dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan nilai moral dimulai dengan pelatihan praktis dan pembiasaan perilaku baik, serta pengendalian diri yang dilakukan secara sukarela dengan bimbingan dari sekolah, keluarga, guru, dan teladan yang baik.
Pengembangan Keterampilan Sosial Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Bermain Kelompok di Paud At-Takhiriyah Desa Buniwangi Ridwan, Endan Hamdan; Rohmatin, Alfa; Zulva, Sakinah Fitria; Laelasari, Ida; Aisyah, Siti; Janah, Gina Raudatul
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v6i2.6237

Abstract

Pengembangan keterampilan sosial anak usia dini merupakan isu penting dalam pendidikan karena berpengaruh pada kemampuan berinteraksi, berbagi, bekerja sama, serta membangun empati. Fokus pengabdian ini adalah meningkatkan keterampilan sosial anak di PAUD Attahiriyah Desa Buniwangi Kecamatan Pagelaran Kabupaten Cianjur melalui kegiatan bermain kelompok. Tujuan kegiatan adalah memberikan pendampingan berbasis permainan kolaboratif agar anak lebih terbiasa bekerja sama, menaati aturan, dan menunjukkan kepedulian terhadap teman. Metode yang digunakan adalah pendekatan ABCD dengan strategi observasi partisipatif, melibatkan guru dan anak dalam perencanaan serta pelaksanaan kegiatan. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahap yaitu identifikasi aset, perumusan harapan bersama, perancangan program, pelaksanaan, dan evaluasi. Permainan yang digunakan meliputi menyusun balok, memindahkan gelas plastik dengan sedotan, serta permainan memindahkan kardus secara berkelompok. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perkembangan signifikan pada keterampilan sosial anak. Sebagian besar anak meningkat dari kategori mulai berkembang menjadi berkembang sesuai harapan, bahkan beberapa anak mencapai berkembang sangat baik dengan mampu membantu dan memotivasi teman. Kegiatan ini juga berdampak pada guru yang lebih terbantu dalam menciptakan suasana kelas kondusif dan interaktif. Dengan demikian, kegiatan bermain kelompok terbukti efektif sebagai strategi pendidikan anak usia dini untuk menumbuhkan kerja sama, disiplin, komunikasi, dan empati, serta dapat direplikasi di lembaga PAUD lain.