Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Pengolahan Sabun Cuci Piring Sederhana Untuk Masyarakat Di Desa Rambah Baru Asiah Wasillah; Almaghfiroh Almaghfiroh; Aulia Putri; Cindy Octavia Putri; Esther Angelita Gurning; MHD.Revaldi; Muhammad Fazlan; Nur Aulia; Sultan Rafliansyah Harahap; Salsa Nurul Fajri; Yogi Yudistira Ade Putra
Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): September : Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/perigel.v2i3.1069

Abstract

Dishwashing soap is a cleaning product that has become a part of everyday life. With the growth of the population and changes in lifestyle, the demand for dishwashing soap continues to rise. This soap plays a crucial role in maintaining cleanliness, which is currently a vital aspect of health. Every homemaker relies on dishwashing soap to clean their kitchen utensils. The purpose of this initiative is to provide training to the local community in the Rambah Baru Village on how to make simple dishwashing soap. During this training, the direct production of liquid dishwashing soap is carried out using the necessary ingredients such as Texapon, Sodium sulfate (Na2SO4), foam booster, EDTA 2Na, NaCl, fragrance essence, and table salt. This production process yields approximately 20 liters of liquid dishwashing soap. Furthermore, this dishwashing soap also holds significant economic value, which can serve as a solution for improving the local economy in the village.
Partisipasi Masyarakat dalam Penyusunan Peraturan Kampung di Merangkai, Dayun, Kabupaten Siak Mexsasai Indra; Dessy Artina; Belli Nasution; Adlin Adlin; Asiah Wasillah; Winda Ersa Putri; Sukamarriko Andrikasmi; Fahrur Rozi
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.297-304

Abstract

This community service activity was carried out in Merangkai Village, Dayun District, Siak Regency with the aim of increasing community understanding and involvement in the process of drafting Village Regulations. Village Regulations are an important instrument for democratic, transparent, and accountable village governance. The activity implementation method was carried out through socialization, training, and direct mentoring for village officials, the Village Consultative Body (BAPEKAM), and community representatives. The results of the activity showed an increase in community knowledge regarding the function and urgency of village regulations, as well as a growing awareness to actively participate in public deliberation and consultation forums. However, ongoing efforts are still needed to strengthen community capacity, expand socialization, and ensure the involvement of all elements of society in a more inclusive manner. This service activity is expected to be the first step in encouraging more optimal community participation in participatory regulation-based village development.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGUATAN LITERASI HUKUM DAN PEMBENTUKAN DESA SADAR HUKUM UNTUK MEWUJUDKAN TATA KELOLA YANG BERKEADILAN DI DESA PULAU BIRANDANG, KECAMATAN KAMPA, KABUPATEN KAMPAR Mexsasai Indra; Belli Nasution; Syahril Syahril; Asiah Wasillah; Imandianto Imandianto; Sukamarriko Andrikasmi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.63238

Abstract

Desa Pulau Birandang, Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, menghadapi persoalan tata kelola pemerintahan yang bersumber dari rendahnya literasi hukum masyarakat serta terbatasnya kapasitas perangkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam menyusun peraturan desa. Kondisi ini berimplikasi pada rendahnya partisipasi publik dalam proses legislasi desa, potensi sengketa lahan, serta lemahnya akuntabilitas kebijakan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membentuk Desa Sadar Hukum melalui penguatan literasi hukum warga dan peningkatan kapasitas kelembagaan desa dalam penyusunan regulasi yang partisipatif dan berkeadilan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pembelajaran orang dewasa yang partisipatif (75% praktik dan 25% teori) selama delapan bulan, meliputi sosialisasi humanis, pendampingan teknis legal drafting, forum aspirasi masyarakat, workshop penyusunan naskah akademik dan draf peraturan desa, serta monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Program dirancang untuk melibatkan pemerintah desa, BPD, tokoh adat, tokoh agama, kelompok pemuda, dan mahasiswa sebagai mitra aktif. Luaran yang ditargetkan meliputi draf peraturan desa yang siap ditetapkan, peningkatan pemahaman hukum warga, publikasi pada jurnal nasional terakreditasi dan media massa, dokumentasi video edukasi, serta hak cipta atas produk kegiatan. Kegiatan ini diharapkan menjadi model penguatan tata kelola pemerintahan desa berbasis hukum yang dapat direplikasi pada desa-desa lain di Kabupaten Kampar.
Tata Kelola Perlindungan Data Pribadi dalam Transformasi Pemerintahan Digital: Literature Review Anna Asriniati Harahap; Asiah Wasillah
LEXARA: Journal of Law and Legal Studies Vol. 1 No. 2 (2026): LEXARA: Journal of Law and Legal Studies
Publisher : Punggawa Legacy Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67707/lexara.v1i2.220

Abstract

Penelitian ini bertujuan memetakan perkembangan kajian, mengidentifikasi dimensi utama, dan menemukan kesenjangan penelitian mengenai tata kelola perlindungan data pribadi dalam transformasi pemerintahan digital. Penelitian menggunakan literature review dengan pendekatan deskriptif-kualitatif terhadap 18 artikel jurnal internasional yang diperoleh melalui Scopus AI. Data dianalisis secara tematik dan sintesis naratif berdasarkan perspektif, fokus, pendekatan penelitian, dimensi tata kelola, dan kesenjangan literatur. Hasil menunjukkan bahwa kajian perlindungan data pribadi berkembang dari fokus keamanan teknis menuju perspektif multidimensional yang mencakup hukum, kelembagaan, teknologi, organisasi, hak warga, dan kepercayaan masyarakat. Tujuh dimensi utama teridentifikasi: regulasi dan legitimasi; kelembagaan dan pengawasan; akuntabilitas dan transparansi; keamanan dan teknologi; tata kelola organisasi; hak dan kontrol warga; serta kepercayaan dan partisipasi masyarakat. Literatur masih terfragmentasi dan belum banyak mengintegrasikan dimensi tersebut dalam satu kerangka tata kelola.