Devi Hertina Panjaitan
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kompetensi Pedagogik Guru Bahasa Indonesia SMP Negeri dan Swasta Medan Tembung Ummi Nur Afinni Dwi Jayanti; Devi Hertina Panjaitan; Mayang Serungke; Mutia Asmi Fadillah; Winda Vita Puri Dalimunthe; Yustika Sari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i3.1466

Abstract

Kompetensi pedagogik sangat diperlukan untuk memperbaiki proses dan kualitas pengajaran. Dalam proses pembelajaran kompetensi paling penting adalah kompetensi pedagogik dan menjadi kompetensi paling dasar yang wajib dimiliki dan dikuasai oleh guru. Guru tidak hanya bertugas sebagai pendidik dan pentransfer ilmu pengetahuan saja, melainkan juga sebagai pendidik dan pembimbing peserta didik dalam mengembangkan segala kompetensi yang dimilikinya dalam bidang akademik maupun non akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi pedagogik guru diantaranya: 1) Faktor penghambat pengembangan kompetensi pedagogik (2) Kegiatan yang diberikan untuk peningkatan kompetensi pedagogik (3) Pemahaman peserta didik dan pemahaman wawasan/landasan kependidikan, (4) Perencanaan pembelajaran, (5) Pelaksanaan pembelajaran dan pemanfaatan teknologi pembelajaran (6) Evaluasi hasil belajar, (7) Pengembangan potensi peserta didik, di UPT SMP Negeri 29 Jl. Letda Sujono, Kec. Medan Tembung dan SMP Yayasan Perguruan IRA Jl. Pertiwi, Kec. Medan Tembung. Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa faktor yang menjadi kendala dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru di SMP negeri dan swasta faktornya hampir sama, kemudian kepala sekolah memberikan kegiatan atau pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru, pada aspek merancang dan melaksanakan pembelajaran yang mendidik, guru Bahasa Indonesia telah melaksanakan aktifitas pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah disusun secara lengkap, pada aspek pemanfaatan teknologi guru sudah memanfaatkan teknologi yang ada sekarang ini dengan sangat baik agar mempermudah siswa dalam memahami pembelajaran yang diberikan, pada aspek pemahaman guru terhadap peserta didik serta wawasan dan landasan kependidikan rata-rata guru tersebut sudah baik dalam mengarahkan siswa untuk aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran di dalam kelas dan memastikan tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran. Kompetensi pedagogik guru bahasa Indonesia di kedua Sekolah Menengah Pertama tersebut mampu merancang dan melaksanakan pembelajaran, mampu memanfaatan teknologi atau media pembelajaran, mengevaluasi hasil belajar mengetahui, mengetahui bagaimana keterampilan atau kemampuan peserta didiknya, serta mengetahui latar belakang keluarga peserta didiknya.
PENINGKATAN KINERJA GURU DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) INOVATIF MELALUI KERJA PRAKTEK DENGAN TEKNIK UMPAN BALIK DI SMA NEGERI 1 BUNTU PANE ASAHAN Syifa Aramitha Lubis; Parulian Sibuea; Yustika Sari; Putri Husnul Khotimah Harahap; Devi Hertina Panjaitan
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7, No 1 (2024): February 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i1.1719

Abstract

Berlakuya Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 18 tahun 2007 tentang sertifikasi guru dalam jabatan mewajibkan guru untuk memiliki sertifikat pendidik melalui ujian sertifikasi. Dari puluhan guru yang berada di bawah binaan penulis, tak seorangpun sertifikasi. Khusus di SMA Negeri 1 Buntu Pane Asahan mayoritas sudah mendapatkan tunjangan sertifikasi. Namun tak satupun mampu menunjukkan RPP yang sesuai dengan pedoman sertifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan komitmen guru-guru SMA Negeri 1 Buntu Pane Asahan menyusun RPP Inovatif dalam kegiatan Kerja Praktek dengan Teknik Umpan Balik dan peningkatan kemampuan guru-guru SMA Negeri 1 Buntu Pane Asahan menyusun RPP Inovatif dalam kegiatan Kerja Praktek Teknik Umpan Balik. Desain penelitian ini adalah Penelitian Tindakan model Stephen Kemmis. Lokasi penelitian adalah di SMA Negeri 1 Buntu Pane Asahan. Subjek Penelitian adalah semua guru kelas di SMA Negeri 1 Buntu Pane Asahan. Objek penelitian adalah kemauan dan kemampuan guru-guru membuat RPP Inovatif. Sebagai variable bebas adalah “Strategi Kerja Praktek dengan Teknik Umpan Balik”, dan variable terikat adalah “komitmen” dan “kemampuan” guru Menyusun RPP Inovatif. Hasil dan Penelitian Tindakan Sekolah ini ialah bahwa hipotesis Tindakan telah terbukti, Kegiatan Praktek dengan Teknik Umpan Balik, terbukti dapat meningkatkan komitmen guru-guru SMA Negeri 1 Buntu Pane Asahan dalam Menyusun RPP Inovatif.
The Role of The Storytelling Method in Increasing Literacy Interest For Children Annisa Azzahra; Faridah Faridah; Devi Hertina Panjaitan; Rodia Tammardia Siregar
Journal Analytica Islamica Vol 13, No 2 (2024): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v13i2.23046

Abstract

Storytelling is an activity carried out by someone to explain a concept, information, or other mere tales which can be done in writing or orally. This type of storytelling can be done with or without props. Storytelling is a universal communication method that has a big impact on humanity. It can be said that through good stories, children can not only learn about fun or entertainment, but also gain broader education. It is even more accurate to say that stories that highlight various aspects of children's creation and storytelling are an effective way to develop interest in reading. This research uses the Library Research method, namely the study of literature related to research and data collection through surveys. Interest is not an innate factor, but a taught factor. The interest and habit of reading, especially in children, cannot be overcome by itself. Therefore, it is necessary to develop habits and introduce reading. A child's love of reading is greatly influenced by the behavior of his teacher and the people around him. Children who enjoy learning often have teachers and tutors who can help them learn. The desire to learn can be cultivated in children by providing appropriate examples. Children love to imitate the attitudes and behavior of people they admire during their early childhood.