Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI

PELATIHAN KREASI TAS GONI DARI LIMBAH PASAR UNTUK MENINGKATKAN NILAI EKONOMI PRODUK Zakiah Hidayati; Cisyulia Octavia Helikopta Simanjuntak
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 3 No 2 (2019): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.883 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v3i2.1449

Abstract

We are facing a lot of environmental issue right now. One of the environmental problem is household and industrial waste such as plastic. Plastic waste is becoming a widely recognised environmental problem. The government of Samarinda has been banned plastic bags in grocery stores in order to reduce plastic waste as determined by Mayor Regulation No. 8 of 2019. Lots of people are looking for reusable shopping bag. One of the alternative to plastic grocery bag is burlap bag. The traditional market sellers often sell their grain in burlap sacks and may be willing to give away the unusable sacks. Burlap is very useful and has many specific application, like grocery bag and pouch. Burlap grocery bag can be adorned with patch, embroidery and beads. The aim of community service is to teach housewives to design and apply patch onto the burlap grocery bag, as traditional market waste, in order to increase the value of product. The result of the class is : improved their skill in designing and creating patch on burlap bag. It is hoped that the class will support the potential of creativity industry by reusing the waste material.
Pelatihan Autodesk Revit Bagi Komunitas Samarinda Young Architect Forum Bhanu Rizfa Hakim; Hatta Musthafa A.P; Zakiah Hidayati; Nur Husniah Thamrin
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 5 No 1 (2021): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v5i1.2265

Abstract

Perkembangan dunia arsitektur pada revolusi industri 4.0 sangatlah cepat, sehingga dibutuhkan kemampuan adaptasi cepat agar dalam proses rancang bangun. Proses menggambar atau mendesain bangunan pun turut terpengaruh, yang dahulu dilakukan berhari-hari, pada era revolusi industri 4.0 dapat dikerjakan dalam waktu jam. BIM merupakan seperangkat teknologi yang dijalankan secara digital berisi tentang seluruh informasi yang diperlukan dalam merancang bangunan. Software BIM salah satunya adalah Revit Building Arsitektural. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan dasar penggunaan software Revit kepada Komunitas Arsitek Samarinda yang tergabung dalam Samarinda Young Architect Forum. Samarinda Young Architect Forum diisi oleh Mahasiswa dan Pengusaha Jasa Arsitektur hingga drafter gambar. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, peserta dapat membuat rumah sederhana dalam waktu singkat dari perencanaan denah, perencanaan kusen, dan perencanaan atap yang dikemas dalam konsep gambar kerja. Kata Kunci : Autodesk Revit, BIM, Revolusi Industri 4.0, Samarinda Young Architect Forum
Pelatihan Pemanfaatan Barang Bekas Untuk Elemen Interior Bagi Anak Panti Asuhan Áisyiyah Al Walidaturrahmah Kota Samarinda Mafazah Noviana; Zakiah Hidayati; Nur Husniah Thamrin
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 6 No. 2 (2022): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v6i2.4124

Abstract

Panti Asuhan Aisyiyah Al-Walidaturrahmah merupakan salah satu panti asuhan yang berada di Kota Samarinda yang diperuntukkan bagi anak-anak yang tidak mampu agar mendapat penghidupan yang lebih layak serta mendapat pendidikan, kasih sayang yang dapat menjadi bekal di masa datang. Memberi pendidikan berupa pelatihan keterampilan merupakan salah satu upaya untuk membentuk karakter dan kreatifitas anak-anak panti asuhan. Salah satu pelatihan yang diberikan yaitu Pelatihan Pemanfaatan Barang Bekas berupa kaleng cat 25 kg bekas yang dijadikan menjadi elemen interior. Pelatihan ini bertujuan bukan hanya untuk meningkatkan karakter dan kreatifitas anak-anak panti asuhan akan tetapi juga untuk mengurangi limbah kaleng cat bekas. Masyarakat umumnya hanya langsung membuang limbah ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir), limbah terdiri dari berbagai macam unsur yang tidak seluruhnya bisa terurai. Pengolahan limbah yang tidak bisa terurai salah satunya kaleng cat bekas yang memiliki potensi menjadi kursi sebagai elemen interior yang bernilai jual ekonomis dan dapat menjadikan ruangan menjadi lebih menarik. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu metode ceramah, demonstrasi, praktik dan tanya jawab. Hasil evaluasi dari kegiatan ini menunjukkan tanggapan positif dari peserta dan pengurus panti asuhan.