Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN KEJENUHAN BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN ONLINE DENGAN HASIL BELAJAR SISWA SMA NEGERI 2 PALANGKA RAYA TAHUN PELAJARAN 2021/2022 DISA AHMAT; Orbit Thomas; Winda Lestiani; Isna Fauziah; Christian Novan
Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): Jtekpend 2023
Publisher : FKIP Palangka Raya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jtekpend.v3i2.4492

Abstract

ABSTRAKProses pembelajaran merupakan faktor yang harus diperhatikan dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan. Pada proses belajar setiap siswa mempunyai peluang untuk meraih hasil terbaik, namun tidak jarang siswa menemukan hambatan dalam proses belajar salah satu hambatannya adalah kejenuhan belajar. Kejenuhan belajar merupakan rentang waktu tertentu yang digunakan individu untuk belajar, akan tetapi individu tersebut tidak mendapatkan hasil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kejenuhan belajar dalam pembelajaran online dengan hasil belajar siswa SMA Negeri 2 Palangka Raya tahun pelajaran 2021/2022.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitiannya adalah siswa Kelas X SMA Negeri 2 Palangka Rayatahun 2021/2022 yang terdiri dari 4 kelas yaitu kelas X MIPA 3, kelas X MIPA 7, kelas X IPS 1, dan kelas X IBB dengan jumlah keseluruhan sebanyak 159 siswa. Data didapatkan dari angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kejenuhan belajar dalam pembelajaran online dengan hasil belajar siswa SMA Negeri 2 Palangka Raya tahun pelajaran 2021/2022 dengan didapatkan hasil analisisdata, yaitu rxy sebesar -0,522 dengan derajat hubungan yaitu korelasi yang cukup kuat. Dengan bentuk hubungan yaitu negatif, artinya semakin tinggi kejenuhan belajar maka semakin rendah hasil belajar. Korelasi yang cukup kuat tersebut dilihat dari koefisien determinasi, yaitu sebesar 27,3% yang artinya besar pengaruh kejenuhan belajar selama pembelajaran daring terhadap hasil belajar adalah sebesar 27,3% dan 72,7% dipengaruhi oleh faktor lainnya yang tidak diteliti pada penelitian ini.Kata Kunci: Kejenuhan Belajar, Hasil Belajar
Studi Kelayakan Ekonomi Penggunaan Briket Gambut di Pedesaan Kalimantan Tengah: Economic Feasibility Study Of Peat Briquette Utilization In Rural Central Kalimantan Danar Ariangga Windra Gautama; Petrisly Perkasa; Christian Novan; Ade Yusuf Ferudyn
Media Ilmiah Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2026): Media Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the economic feasibility of utilizing peat-based briquettes as an alternative household energy source in rural Central Kalimantan. The research adopts a comparative literature review approach, examining previous studies on peat briquettes, rice husk briquettes, and bagasse briquettes. The analysis focuses on technical parameters (calorific value, moisture content, ash content, burning duration) and economic parameters (production cost, selling price, profit margin, and investment feasibility indicators). The findings indicate that peat briquettes have higher calorific values (5,800–6,200 kcal/g) and longer burning duration (±240 minutes) compared to other biomass fuels. Economically, peat briquettes demonstrate lower production costs (±Rp 3,500/kg), higher profit margins, and positive feasibility indicators, including a positive NPV, BCR of 1.8, and a payback period of approximately two years. Therefore, peat briquettes are economically feasible to be developed as a community-based alternative energy in rural Central Kalimantan, although environmental sustainability must be considered through biomass diversification and regulated peat utilization.