Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Mengenal Stroke sebagai Upaya Ketepatan Perilaku Pencegahan Penyakit Pada Masyarakat Sri Wahyuni; Yanuar Eka Pujiastutik
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan penyakit pembuluh darah otak ditandai dengan muka terasa tebal, telapak tangan dan kaki mati rasa, mendadak ekstremitas lemas pada satu sisi, kesulitan berjalan, hilangnya keseimbangan tubuh mendadak, gangguan bicara, nyeri kepala mendadak dengan penyebab tidak jelas. Tingginya angka kejadian stroke menyebabkan permasalahan pada pasien seperti kelumpuhan atau kecacatan dan gangguan kognitif yang memerlukan penanganan secepat mungkin, terutama pada golden time penanganan dengan harapan dapat menurunkan terjadinya kecacatan dan kematian akibat stroke. Pengetahuan yang kurang pada keluarga atau masyarakat tentang gejala awal stroke dan penanganan awal saat terjadi penyakit stroke masih menjadi permasalahan yang ada di masyarakat Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang stroke sebagai upaya ketepatan perilaku pencegahan sakit pada masyarakat. Metode kegiatan memberikan edukasi kesehatan dengan media leaflet, materi yang disampaikan meliputi pengertian penyakit stroke, faktor resiko stroke, tanda dan gejala stroke, cara pencegahan penyakit stroke, golden periode dan penanganan stroke. Jumlah peserta sebanyak 25 orang warga RT 04/ RW 03 Desa Selodono, Kec. Ringinrejo, Kab. Kediri. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat setelah diberikan edukasi yaitu hampir seluruh peserta (84%). Diharapkan dengan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang stroke dapat meningkatkan ketepatan perilaku pencegahan stroke serta ketepatan perilaku penanganan penyakit stroke sehingga diharapkan dapat munurunkan angka kesakitan, kecacatan dan kematian akibat stroke.
Pengaruh Terapi Relaksasi Benson Terhadap Kecemasan Pada Ibu Hamil Trimester III Di RS Aura Syifa Kabupaten Kediri Pujiastutik, Yanuar; Wahyuni, Sri; Apriyanto, Bagus; Yauri, Indriani; Colis, Eko
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 5 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v5i1.181

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Kecemasan ibu hamil pada trimester ketiga kehamilan akan meningkat saat persalinan semakin dekat. Kecemasan yang tidak terkontrol akan berdampak negatif pada ibu dan janin apabila tidak diatasi. Kecemasan tersebut dapat menyebabkan kelahiran prematur, pre-eklampsia, dan gangguan proses kelahiran. Salah satu terapi yang digunakan untuk mengurangi kecemasan pada ibu hamil adalah terapi relaksasi benson. Terapi ini menghasilkan hormon endorfin, yang produksinya dalam tubuh dapat menghambat aktivitas sistem saraf pusat, sehingga mengurangi respon tubuh terhadap stress dan kecemasan. Tujuan : Mengetahui pengaruh terapi relaksasi benson terhadap kecemasan pada ibu hamil trimester III di RS Aura Syifa Kabupaten Kediri. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan pra eksperimental design dengan rancangan one group pre test-post test design dengan nilai pretest posttest 1,27 dan 0,37. Tehnik sampling yang digunakan adalah accidental sampling dan didapatkan sample sebanyak 30 responden. Pengumpulan data dengan lembar observasi, menggunakan kuisioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) Hasil : Uji hipotesa menggunakan uji Wilcoxon, didapatkan hasil nilai signifikansi 0,000 (<0,05) sehingga hipotesa diterima. Kesimpulan : Terdapat pengaruh terapi relaksasi benson terhadap kecemasan pada ibu hamil trimester III di RS Aura Syifa Kabupaten Kediri. Saran : Penelitian selanjutnya disarankan dapat melakukan kolaborasi dengan tehnik terapi lain untuk mendapatkan hasil penurunan kecemasan yang lebih sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
Factors related to the quality of life of people with diabetes mellitus in Kediri: Cross-sectional Study wahyuni, sri; Apriyanto, Bagus; Pujiastutik, Yanuar; Colis, Eko
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 5 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v5i1.182

Abstract

ABSTRAK Diabetes melitus (DM) menjadi masalah kesehatan di seluruh dunia, yang menjadi penyebab menurunnya kualitas hidup masyarakat khususnya penyandang diabetes mellitus, yang saat ini banyak ditemukan di masyarakat. Penyakit diabetes melitus tidak bisa disembuhkan tetapi dapat dikontrol, dampak dari penyakit diabetes jangka panjang adalah dapat berpengaruh terhadap kualitas hidup, dimana kualitas hidup yang buruk jika tidak diatasi dengan baik dapat mengakibatkan berbagai macam komplikasi yang akan membahayakan penyandang diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup penyandang diabetes melitus di Kediri. Desain penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan cross-sectional dengan jumlah sampel yaitu 140 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Hasil analisis uji chi-square di dapatkan hasil bahwa ada hubungan faktor usia, jenis kelamin, lama menderita diabetes, efikasi diri, dan kecemasan terhadap kalitas hidup penyandang diabetes. Penyandang diabetes mellitus sangat penting memiliki keyakinan diri serta memanajemen kecemasan sehingga dapat meningkatkan kesadaran dalam melakukan self-manajemen sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup yang jangka Panjang dapat mencegah terjadinya komplikasi yang lebih lanjut. Kata kunci: Diabetes mellitus; Efikasi diri; Kecemasan; Kualiatas hidup
Evaluating the Impact of Semi-Immersive Virtual Reality on Urinary Catheterization Skills, Motivation, and Satisfaction in Nursing Students Apriyanto, Bagus Sholeh; Akasyah, Wildan; Wahyuni, Sri; Rias, Yohanes Andy
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 10 No. 5 (2024): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v10i5.741

Abstract

Aims: The basic core skill and competency nursing students need is urinary catheterization. Semi-immersive virtual reality (SIVR) based research innovations based on situational learning theory have not been widely used to improve student proficiency. This study aimed to analyze the skills, motivation, and satisfaction of nursing students with urinary catheterization learning before and after the implementation of SIVR. Methods: The study was designed as a pre-test and post-test randomized controlled trial (RCT). The study population was undergraduate nursing students at the Bhakti Wiyata Health Sciences Institute, Kediri. The SIVR group (n=52) received catheterization skill practice through SIVR, whereas the control group (n=52) was given 2-dimensional video learning. The results obtained were catheterization skills, motivation, and satisfaction, which were evaluated before and after the intervention. In this study's statistical test analysis, the chi-square test and the independent t-test were used. Results: Post-test results showed a significant improvement in catheterization skills in the SIVR group (M = 92.74, SD = 1.05, p = 0.032) compared to the control group (M = 79.95, SD = 1.51), a significant improvement in motivation in the SIVR group (M = 6.48, SD = 0.54, p = 0.010) compared to the control group (M = 5.23, SD = 0.49), and a significant improvement in satisfaction in the SIVR group (M = 3.49, SD = 0.83, p = 0.024) compared to the control group (M = 2.88, SD = 0.52). Conclusion: SIVR simulation and video learning can improve nursing students' skills, motivation, and satisfaction. SIVR program learning can be recommended as an intervention for the effectiveness of the quality of practical learning following current technological advances and in the long term it is expected to improve graduates' practical skills.
Self-care management intervention for glycemic control in type 2 Diabetes Mellitus patients Wahyuni, Sri; Prasetyowati, Christina Dewi; Pujiastutik, Yanuar Eka
Riset Informasi Kesehatan Vol 14 No 1 (2025): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/rik.v14i1.913

Abstract

Background: Diabetes mellitus (DM) is a chronic condition with severe effects. Diabetes patients are advised to adopt various self-management decisions and participate in care activities to improve glycemic control. Self-care management strategies assist people with diabetes in making decisions and behaviors that improve health outcomes. Self-care management strategies can be the basis for limiting and preventing serious diabetes-related consequences and financial expenses that emerge from this disease problem. This study aims to evaluate the effect of self-care management interventions on glycemic control in people with diabetes. Method: The study was quasi-experimental, with a pre-posttest design. This study used the purposive sampling strategy with 80 participants (40 controls and 40 interventions). Data was acquired by a questionnaire from the Godin Leisure-Time Exercise Questionnaire (GLTEQ) and the UK Diabetes and Diet Questionnaire. For normal variables, paired and independent t-tests were utilized, whereas Wilcoxon and Mann-Whitney tests were applied for abnormal variables. Results: The study was quasi-experimental, with a pre-posttest design. This study used the purposive sampling strategy with 80 participants (40 controls and 40 interventions). Data was acquired by a questionnaire from the Godin Leisure-Time Exercise Questionnaire (GLTEQ) and the UK Diabetes and Diet Questionnaire. For normal variables, paired and independent t-tests were utilized, whereas Wilcoxon and Mann-Whitney tests were applied for abnormal variables. Conclusion: This study suggests that administering self-care management treatments can enhance glycemic control in diabetic patients
Edukasi Manajemen Self-Care untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Penyandang Diabetes Mellitus Wahyuni, Sri; Pujiastutik, Yanuar Eka; Prasetyowati, Christina Dewi
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus (DM) terjadi karena gangguan metabolisme disebabkan karena gangguan sekresi insulin atau aktivitas insulin, yang mengakibatkan tubuh tidak cukup memprodukasi glukosa untuk energi. Hiperglikemia dan hipoglikemia pada pasien DM merupakan komplikasi akut yang dapat terjadi secara tiba-tiba, dapat memperburuk keadaan, bahkan dapat mengakibatkan kematian. Tingginya prevalensi dan komplikasi DM seperti hiperglikemia dan hipoglikemia berkaitan erat dengan pengetahuan dan sikap penyandang DM yang kurang tepat. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap penyandang DM tentang manajemen self-care DM. Metode kegiatan dengan memberikan edukasi kesehatan dengan media booklet dan materi yang disampaikan meliputi definisi, tanda gejala, penyebab, dampak dan manajemen self-care DM. Jumlah peserta sebanyak 30 orang. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah pengetahuan peserta sebelum diberikan edukasi sebagian besar kurang (56.7%), sedangkan sesudah diberikan edukasi hampir seluruh peserta adalah baik (83.3%. Pada variabel sikap pada penyandang  DM sebelum edukasi Sebagian besar adalah negative (63.3%), sedangkan sesudah edukasi hampir seluruh peserta adalah positif (80%). Diharapkan dengan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap pada penyandang DM diharapkan dapat meningkatkan kontrol  gula darah pada pasien sehingga komplikasi jangka panjang yang dikaibatkan karena ketidakstabilan gula darah dapat dicegah.
Kepatuhan Pengobatan terhadap Kontrol Tekanan Darah dan Quality of Life Penderita Hipertensi: A Cross-Sectional Survey Wahyuni, Sri; Sholeh Apriyanto, Bagus; Eka Pujiastutik, Yanuar; Yauri, Indriani
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 6 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v6i1.266

Abstract

Jumlah kasus hipertensi meningkat secara global, namun penyebab penyakit ini belum diketahui secara pasti, namun masih menjadi penyebab kematian terbesar di seluruh dunia. Kepatuhan pengobatan menjadi hal utama dalam kontrol tekanan darah sehingga akan meningkatkan kualitas hidup penderita hipertensi jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kualitas hidup pasien hipertensi, pengendalian tekanan darah, dan kepatuhan pengobatan. Penelitian menggunakan desain cross-sectional, dengan besar sampel sebanyak 104 responden yang diambil berdasarkan pada kriteria inklusi penelitian dan dihitung dengan aplikasi program G-Power. Teknik pengambilan sampel adalah dengan consecutive sampling. Pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS) untuk menilai kepatuhan pengobatan penderita dan WHOQOL-BREF untuk menilai kualitas hidup penderita hipertensi. Perangkat lunak software SPSS digunakan untuk menganalisis data, dengan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan pengobatan terhadap tekanan darah dengan nilai p=0.003, sedangkan kepatuhan pengobatan terhadap kualitas hidup dengan nilai p=0.001. Kesimpulan: terdapat hubungan significant antara variabel kepatuhan pengobatan terhadap tekanan darah dan kualitas hidup penderita hipertensi. Diharapkan dengan peningkatan kepatuhan pengobatan penderita hipertensi, sebagai salah satu inisiatif untuk membuat kualitas hidup pasien hipertensi jangka panjang menjadi ideal dan optimal.
Interventions to Prevent Chronic Energy Deficiency in Women of Reproductive Age Pujiastutik, Yanuar Eka; Apriyanto, Bagus Sholeh; Wahyuni, Sri; Yauri, Indriani; Cholis, Eko Prasetyo
Journal of Scientific Research, Education, and Technology (JSRET) Vol. 4 No. 3 (2025): Vol. 4 No. 3 2025
Publisher : Kirana Publisher (KNPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/jsret.v4i3.853

Abstract

Women of childbearing age (WUS) belong to a vulnerable group whose health status must be considered, especially their nutritional status. Ignorance about nutritious food can lead to high cases of KEK in WUS. The provision of health education is expected to increase knowledge in WUS so as to increase efforts to prevent KEK early and can reduce the incidence of KEK, especially during pregnancy and the First 1000 Days of Life (HPK). This study aims to analyze the effect of health education on the level of knowledge of WUS about the prevention of KEK. This study used PreExperimental method with one group pre-test post-test design. The sampling technique used in this study was total sampling with a population of 42 WUS in Surat Village. This study was analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test. The results of this study indicate that there is an increase in knowledge value with an average value of each respondent as much as 29% after the provision of health education on the prevention of KEK with the significance value of the Wilcoxon test is 0.000 which means that the significance value is less than the ρ-value (sig <0.05).
Lecturing Method and Video Learning Media Effectively Increases Knowledge and Motivation on Health Education Wahyu Nur Pratiwi; Sri Wahyuni; Yanuar Eka Pujiastutik
Journal of Ners and Midwifery Vol 9 No 3 (2022)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v9i3.ART.p288-295

Abstract

The selection of health education media should be based on target tastes, broad impact, and presented in an attractive manner. Health Education on Breast Self-Examination (BSE) is generally still carried out using the conventional method, namely face-to-face (FF). This study aimed to determine the effect of health education on BSE using the Lecture Plus Animation Video Demonstration (VBL) on the knowledge and motivation of Vocational High School students. There were 80 respondents who were divided into 2 groups, 40 students in the control group with health education provided with direct FF, and the rest with VBL. The level of knowledge and motivation were obtained through a questionnaire and then the Wilcoxon signed-rank test was conducted to determine the effect of the intervention on each group, while Mann-Whitney to find out which group had better knowledge and motivation after receiving the intervention. The results showed that the Wilcoxon test in both the control and treatment groups showed p = 0.000 for the knowledge and motivation variables. Meanwhile, the Mann-Whitney test for the knowledge variable showed a p-value = 0.004 with a mean rank of 36.00 for the control group and 45.00 for the treatment group. In the motivational variable, the value of p = 0.003, and the mean rank of 46.13 in the treatment group. This meant that health education with FF methods or through VBL could increase students' knowledge and motivation, but VBL had a greater influence on increasing respondents' knowledge and motivation in doing BSE.
PENGARUH VIDEO DAN BOOKLET TERHADAP PPENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENCEGAHAN PREMATUR RUPTURE OF MEMBRAN DI RUMAH SAKIT AURA SYIFA KEDIRI isnaeni, Ely; Gayatri, Paramita; Margaretta, Sheylla; Pujiastutik, Yanuar; Wahyuni, Sri
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v12i2.1084

Abstract

Abstrak Pendahuluan: Ketuban Pecah Dini (KPD) adalah suatu masalah yang terjadi selama kehamilan yang dapat menyebabkan komplikasi, bahkan berujung pada kematian bagi ibu dan bayi. Angka kejadian KPD berkisar antara 4,4-7,6% dari seluruh kehamilan, yang terbagi menjadi 3-18% untuk kehamilan preterm dan 8-10% untuk kehamilan aterm. Pada semua jenis kehamilan, insidensinya mencapai 2% untuk preterm. Di Rumah Sakit Aura Syifa Kediri, data menunjukkan bahwa pada tahun 2023 terdapat 101 kasusKPD. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak video dan buku informasi terhadap pemahaman ibu hamil mengenai pencegahan ketuban pecah dini di Rumah Sakit Aura Syifa Kediri. Metode: Desain penelitian ini adalah Pre Experimental dengan menggunakan metode One Group Pre Test dan Post Test. Pelaksanaan penelitian ini berlangsung dari September 2023 hingga Juli 2024 di Rumah Sakit Aura Syifa Kediri. Sampel terdiri dari 38 ibu hamil pada trimester II dan III yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang memiliki nilai Cronbach’s Alpha sebesar0,978. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, terdapat 17 ibu hamil yang memiliki pengetahuan cukup, 15 ibu hamil dengan pengetahuan baik, dan 6 ibu hamil dengan pengetahuan kurang. Setelah intervensi, semua 38 wanita menunjukkan pengetahuan yang baik, dan hasil uji Wilcoxon menunjukkan signifikasi 0,001<0,05. Kesimpulan: Terdapat pengaruh dari video dan booklet terhadap pemahaman ibu hamil tentang pencegahan ketuban pecah dini di Rumah Sakit Aura Syifa Kediri. Peneliti yang akan datang disarankan untuk menggunakan metode tambahan atau metode lain, seperti poster dan leaflet, dalam memberikan edukasi kesehatan kepada ibu hamil. Kata Kunci : Ketuban Pecah Dini, Video dan Booklet, Ibu Hamil