Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

JENIS DAN KELIMPAHAN MIKROPLASTIK PADA AIR DI PANTAI MANGGAR KOTA BALIKPAPAN, KALIMANTAN TIMUR Fibriana, Lisa; Ghitarina; Rafii, Akhmad
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v3i1.791

Abstract

Marine debris is a major problem around the world. The most common type of marine debris is plastic waste. Plastic waste in the sea has various sizes, one of which is microplastic. The purpose of this study is to identify the types of microplastics in water at Manggar beach, analyze the abundance of microplastics in water at Manggar beach, and determine the comparison between types of microplastics in water at Manggar beach. Microplastic sampling was carried out in August 2022, at 1 station with a 100 meter transect line in Manggar beach waters using a plankton net with a mesh size of 0.18 µm. Destruction of organic matter from the sample using 30% H2O2 solution. The sample was then added with 0.05M FeSO4 solution. Identification of microplastics using olympus microscope microservice model CX21FS1 with 10x magnification. The results of the types of microplastics found in the research sampling locations are fragments, fibers and films. The highest abundance of microplastics was dominated by fragments (2,613.3 particles/L). The lowest microplastic abundance was the film type (538 particles/L). One-way anova test between microplastic types obtained a sig value of ρ0,000 < sig α0,05 which means H1 is accepted, indicating that there are significant differences between the types of film-fragment, fiber-film and fragment-fiber.
JENIS DAN KELIMPAHAN MIKROPLASTIK PADA AIR DI PESISIR PANTAI MONPERA KOTA BALIKPAPAN KALIMANTAN TIMUR yani, ade; Rafii, Akhmad; Ghitarina
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v3i1.803

Abstract

Plastic waste found on the coastal, mainly caused by human activities that creatc pollution in coastal waters. Plastic waste can be found on the shoreline, floating on the surface of the waters and floating in the waters. The research was conducted in the coastal area of Monpera beach, Balikpapan City to determine the presence of micro-sized plastic waste (< 5 mm), identify the types of microplastics and analyze the abundance between types of microplastics. Samples were taken using a purposive sampling method with an area of 100 m long and aligned with the coastline. Microplastic samples in water were conducted base on 5 liter water container at a depth of approximately 0-20 cm. The highest number of identified microplastics were fragments with a total 5.986 particles/300L, 1.300 films particles/300L, 447 fibers particles/300L. In microplastics there was a significant difference between species abudance (sig p 0,004 < sig α 0,05).
JENIS DAN KELIMPAHAN MACRODEBRIS DI PESISIR PANTAI SERAYA KOTA BALIKPAPAN KALIMANTAN TIMUR PADA DUA PERIODE YANG BERBEDA Tandirau, Susri Dayanti; Ghitarina; Moh. Mustakim
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 3 No. 2 (2024): Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v3i2.616

Abstract

Sampah merupakan suatu permasalahan yang sangat rumit bagi setiap kawasan ataupun daerah - daerah yang sedang berkembang terutama di daerah kawasan perkotaan, semuanya berawal dari semakin banyaknya pertumbuhan penduduk yang sangat signifikan di kawasan perkotaan yang sedang terus berkembang dengan cepat menjadi kota besar, masalah sampah semakin rumit dikarenakan kesadaran masyarakat yang kurang sadar akan menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis macrodebris, menghitung jumlah dan berat, mengetahui komposisi dan kepadatan serta membandingkan kelimpahan macrodebris. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan garis sub transek dengan ukuran 5 x 5 meter ditempatkan di setiap lajur yang mewakili posisi titik yang mengarah ke darat, mengarah ke laut, dan ditengah – tengah transek. Hasil penelitian ini mengidentifikasi 9 jenis sampah laut yaitu sampah plastik, busa plastik, kain, kaca dan keramik, logam, kertas dan kardus, karet, kayu, dan bahan lainnya. Sampah makrodebris yang terkumpul dilokasi penelitian sebanyak 0,17 item/m² dengan berat 0,88 gr/m² (periode I) dan 0,173 item/m² dengan berat 3 gr/m² (periode II). Makrodebris jenis plastik merupakan sampah yang paling banyak ditemukan sebanyak 0,123 item/m² pada periode II dan 0,1 item/m² pada periode I. Jenis kain berada di urutan kedua dengan total item 0,006 item/m² dengan kepadatan 0,48 item/ m² pada periode I dan busa plastik dengan total 0,027 item/m² dengan kepadatan 2,16 item/m². Tidak terdapat perbedaan kelimpahan makrodebris antara kedua periode secara signifikan di pantai Seraya ( > ).
KANDUNGAN LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) DAN TIMBAL (Pb) PADA LAMUN (Enhalus acoroides) DI PERAIRAN PULAU MIANG BESAR KABUPATEN KUTAI TIMUR Nada; Rafii, Akhmad; Ghitarina
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 3 No. 2 (2024): Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v3i2.1003

Abstract

Lamun dapat menjadi indikator pencemaran logam di Pulau Miang sebagai tempat tinggal dan tempat tinggal beberapa hewan. Kandungan logam yang tinggi dapat menyebabkan klorosis, menghambat pertumbuhan akar, merusak permeabilitas membran plasma, merusak morfologi, fisiologi dan dapat menyebabkan kerusakan lebih cepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan logam berat Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) serta konsentrasi logam berat Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) pada jenis lamun Enhalus acoroides di Pulau Miang Besar Kabupaten Kutai Timur. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling dan uji single factor ANOVA dengan menggunakan software Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji stastistik pada Rhizoma diperoleh nilai Pb (0.469) Cd (0.054). Pengujian pada akar diperoleh nilai Pb (0.067) Cd (0.314). Sedangkan pengujian pada daun diperoleh Pb (0.300) Cd (0.027).
POTENSI PENYIMPANAN KARBON PADA LAMUN DI SAPA SEGAJAH KOTA BONTANG, KALIMANTAN TIMUR Mulia, Dahlia; Ghitarina; Jailani
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 3 No. 2 (2024): Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v3i2.1052

Abstract

Lamun adalah tumbuhan berbunga (Angiospermae) yang hidup terendam dalam kolom air dan berkembang dengan baik di perairan laut dangkal dan estuari. Sapa Segajah merupakan wilayah di Kota Bontang yang dikelilingi oleh lamun. Lamun diketahui memiliki salah satu peran utama yaitu sebagai penyimpan karbon di lautan (carbon sink) atau dikenal dengan istilah blue carbon dan digunakan untuk proses fotosintesis. Oleh karena peran inilah maka dilakukan penelitian terhadap lamun di Sapa Segajah untuk mengetahui biomassa lamun, kandungan karbon dan simpanan karbon. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2020 di Perairan pesisir Sapa Segajah dan dilakukan pengujian di laboratorium Kualitas air dan Ilmu Tanah Pusat Penelitian Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (P2LH-SDA) Universitas Mulawarman. Metode pengambilan sampel menggunakan pengamatan visual dengan transek kuadran dan dianalisis dengan metode Loss Of Ignition (LOI). Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 2 spesies lamun di Sapa Segajah yaitu Cyomodocea rotundata dan Thalassia hemprichii. Dengan spesies dominannya adalah Cyomodocea rotundata. Dari analisis data diperoleh biomassa, kandungan karbon dan simpanan karbon tertinggi diperoleh bagian bawah substrat dengan nilai biomassa spesies Cyomodocea rotundata sebesar 4.412,44 gbk/m2, kandungan karbon dengan spesies Cyomodocea rotundata sebesar 93,03 gC/m2, dan simpanan karbon dengan spesies Cyomodocea rotundata sebesar 77,46 ton C/ha.
KANDUNGAN MIKROPLASTIK PADA SALURAN PENCERNAAN GOLDEN SNAPPER (Lutjanus johnii) YANG TERTANGKAP DI PERAIRAN MUARA SEMBILANG KECAMATAN SAMBOJA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA KALIMANTAN TIMUR Adriyanti, Adriyanti; Rafii, Akhmad; Ghitarina
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 3 No. 2 (2024): Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v3i2.1503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis, komposisi, kelimpahan mikroplastik, perbandingan jenis, dan pengaruh panjang ikan terhadap mikroplastik pada saluran pencernaan Golden Snapper di Perairan Muara Sembilang, Kecamatan Samboja, Kalimantan Timur. Sampel ikan diambil langsung dari perairan Muara Sembilang dengan menggunakan alat tangkap Belat sebanyak 15 ekor. Proses destruksi terhadap saluran pencernaan ikan dilakukan untuk mengekstraksi mikroplastik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga jenis mikroplastik yang terdeteksi pada Golden Snapper yaitu fiber dengan kelimpahan 7,8 partikel/ind, fragmen dengan kelimpahan 3,8 partikel/ind dan film dengan kelimpahan sebanyak 2,0 partikel/ind. Analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara ukuran ikan dengan kelimpahan mikroplastik.
JENIS DAN KELIMPAHAN MIKROPLASTIK PADA AIR LAUT DI MUARA SEMBILANG KECAMATAN SAMBOJA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Hasmara, Ghanesa Yhen Pramesti; Rafii, Akhmad; Ghitarina
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 3 No. 2 (2024): Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v3i2.1516

Abstract

Sampah plastik yang terdapat di perairan laut bersumber dari aktifitas manusia yang menjadi salah satu terjadinya pencemaran pada perairan laut. Sampah plastik kemasan dan sampah alat rumah tangga berbahan plastik yang merupakan jenis sampah yang sering dijumpai mengapung di permukaan perairan Muara Sembilang dengan sifatnya yang sulit untuk terdegradasi. Penelitian ini khususnya dilakukan pada perairan laut Muara Sembilang Kecamatan Samboja yang bertujuan untuk mengetahui keberadaan sampah plastik yang berukuran mikro (< 5 mm) di kolom air, mengidentifikasi jenis mikroplastik dan menganalisis kelimpahan antar mikroplastik. Sampel air diambil menggunakan metode purposive sampling dengan 1 titik stasiun yang telah tentukan. Sampel air mikroplastik diambil menggunakan water sampler berkapasitas 5 liter pada kedalaman 0-20 cm dari permukaan air. Analisis data dilakukan untuk mengetahui hubungan antara variabel dengan menggunakan aplikasi SPSS statistik 23. Uji statistika yang digunakan berupa uji Shapiro-Wilk dan menggunakan uji Kruskal Wallis sebagai altenatif untuk menghitung uji normalitas jika kenormalan tidak terpenuhi. Kelimpahan mikroplastik yang teridentifikasi pada sampel air pasang dan sampel air surut yaitu, berjumlah 265 partikel/L pada air pasang dan berjumlah 250 partikel/L saat air surut di laut Muara Sembilang. Hasil analisis uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa kelimpahan mikroplastik pada antar jenis saat air pasang menunjukkan hasil yang signifikan dan hasil analisis uji Kruskal Wallis kelimpahan antar jenis fiber, fragmen dan film saat air surut menunjukkan hasil yang signifikan, yaitu (sig ? (0,020) < sig ? 0,05)).
IDENTIFIKASI JENIS DAN KELIMPAHAN MIKROPLASTIK PADA SEDIMEN DI MUARA SEMBILANG KECAMATAN SAMBOJA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA KALIMANTAN TIMUR Novita; Rafii, Akhmad; Ghitarina
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 3 No. 2 (2024): Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v3i2.1527

Abstract

Sampah plastik adalah salah satu pencemar yang memberikan dampak negatif terhadap perairan. Sampah plastik dapat memasuki sistem perairan dalam bentuk partikel kecil yang disebut mikroplastik. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis dan kelimpahan mikroplastik pada sedimen di perairan Muara Sembilang. Preparasi sampel sedimen dilakukan di Laboratorium Kualitas Air Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Sampel sedimen diambil menggunakan Ekman Grab dengan metode purposive sampling pada 5 stasiun pengamatan dengan 4 kali pengulangan. Uji statistik terhadap data kelimpahan menggunakan Kruskal Wallis. Jenis mikroplastik yang teridentifikasi meliputi fragmen, film, dan fiber. Jenis mikroplastik yang mendominasi yaitu fragmen dengan komposisi sebesar 41%. Kelimpahan total mikroplastik yang ditemukan pada sedimen adalah 1613 partikel/kg. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelimpahan jenis fragmen, fiber, dan film dengan nilai Sig ? (0,371) > Sig ? (0,05).
IDENTIFIKASI JENIS DAN KELIMPAHAN MAKRO DEBRIS PADA SEDIMEN PESISIR PANTAI TANJUNG JUMLAI KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Aldian, Yusuf Ferdy Aldian; Ghitarina; Eryati, Ristiana
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 3 No. 2 (2024): Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v3i2.1556

Abstract

Aktivitas manusia seperti pariwisata dan aktivitas lainnya di wilayah pesisir dapat menimbulkan dampah negatif yang mengganggu keseimbangan ekosistem pesisir. Salah satu dampak aktivitas masyarakat yang dapat mempengaruhi lingkungan pesisir adalah tebaran sampah yang muncul di sekitaran pantai. Penelitian ini dilakukan di wilayah pesisir pantai Tanjung Jumlai dengan tujuan untuk mengetahui jenis, komposisi dan rata-rata kelimpahan sampah laut. Transek dipasang sepanjang 100 m x 20 m, kemudian dibagi menjadi 5 lajur dengan masing-masing berukuran 20 m x 20 m setiap lajur dipasang kotak sub transek berukuran 5 m x 5 m. Pengambilan sampel sampah dilakukan pada 2 musim angin berbeda. Jumlah sampah laut yang teridentifikasi paling banyak adalah sampah plastik dengan total 79 item. Komposisi jumlah sampah terdiri dari sampah plastik (85%), kayu terproses (4%), bahan lainnya (3%), logam, kain, dan kertas berkontribusi sebesar (2%). Sampah jenis karet dan kaca yang masing-masing berjumlah (1%). Kepadatan sampah plastik 0,30 item/m² pada periode pertama dan 0,33 item/m² pada periode kedua. Jenis marine debris lain seperti karet, serta kertas memiliki kepadatan sebanyak 0,01 item/m². Hasil analisis Uji Anova One Way untuk membandingkan antara musim peralihan 1 dan musim peralihan 2 memperoleh nilai sig 0,123 > 0,05 yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua musim tersebut.
KARAKTERISTIK SAMPAH MAKROPLASTIK PADA PANTAI KAMPUNG BARU KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA DAN PANTAI BIRU KERSIK KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Nur Ramadhan, Reza; Ghitarina; Mustakim, Mohammad
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v4i1.1141

Abstract

Kawasan pesisir dan laut merupakan lingkungan perairan yang mudah terpengaruh oleh keberadaan limbah yang berasal dari darat, termasuk sampah plastik. Sampah plastik merupakan salah satu jenis sampah yang cenderung mengapung, terbawa arus air, dan terbawa gelombang. Oleh karena itu, sampah ini sangat memungkinkan sampah yang paling sering terakumulasi di badan air. Penelitian sampah makroplastik menggunakan metode pemantauan sampah laut berdasarkan pedoman KLHK. Area pengambilan sampel menggunakan garis transek sepanjang 100 meter, lalu dibagi menjadi 5 jalur dengan masing-masing jalur berjarak 20 meter. Kotak transek ditentukan dengan ukuran (5x5 meter) di dalam setiap jalur 20 meter. Makroplastik yang paling banyak ditemukan pada kedua pantai adalah jenis Fragmen sebanyak 52% dan 66%, seperti botol mineral dan botol obat plastik. Makroplastik yang diperoleh sebanyak P (0.570) > α (0.05) dan P (0.872) > α (0.05). Tidak terdapat perbedaaan kelimpahan makroplastik yang signifikansi antara kedua pantai.