Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

JENIS DAN KELIMPAHAN MIKROPLASTIK PADA AIR DI PANTAI MANGGAR KOTA BALIKPAPAN, KALIMANTAN TIMUR Fibriana, Lisa; Ghitarina; Rafii, Akhmad
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v3i1.791

Abstract

Marine debris is a major problem around the world. The most common type of marine debris is plastic waste. Plastic waste in the sea has various sizes, one of which is microplastic. The purpose of this study is to identify the types of microplastics in water at Manggar beach, analyze the abundance of microplastics in water at Manggar beach, and determine the comparison between types of microplastics in water at Manggar beach. Microplastic sampling was carried out in August 2022, at 1 station with a 100 meter transect line in Manggar beach waters using a plankton net with a mesh size of 0.18 µm. Destruction of organic matter from the sample using 30% H2O2 solution. The sample was then added with 0.05M FeSO4 solution. Identification of microplastics using olympus microscope microservice model CX21FS1 with 10x magnification. The results of the types of microplastics found in the research sampling locations are fragments, fibers and films. The highest abundance of microplastics was dominated by fragments (2,613.3 particles/L). The lowest microplastic abundance was the film type (538 particles/L). One-way anova test between microplastic types obtained a sig value of ρ0,000 < sig α0,05 which means H1 is accepted, indicating that there are significant differences between the types of film-fragment, fiber-film and fragment-fiber.
JENIS DAN KELIMPAHAN MIKROPLASTIK PADA AIR DI PESISIR PANTAI MONPERA KOTA BALIKPAPAN KALIMANTAN TIMUR yani, ade; Rafii, Akhmad; Ghitarina
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v3i1.803

Abstract

Plastic waste found on the coastal, mainly caused by human activities that creatc pollution in coastal waters. Plastic waste can be found on the shoreline, floating on the surface of the waters and floating in the waters. The research was conducted in the coastal area of Monpera beach, Balikpapan City to determine the presence of micro-sized plastic waste (< 5 mm), identify the types of microplastics and analyze the abundance between types of microplastics. Samples were taken using a purposive sampling method with an area of 100 m long and aligned with the coastline. Microplastic samples in water were conducted base on 5 liter water container at a depth of approximately 0-20 cm. The highest number of identified microplastics were fragments with a total 5.986 particles/300L, 1.300 films particles/300L, 447 fibers particles/300L. In microplastics there was a significant difference between species abudance (sig p 0,004 < sig α 0,05).
KARAKTERISTIK SAMPAH MAKROPLASTIK PADA PANTAI KAMPUNG BARU KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA DAN PANTAI BIRU KERSIK KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Nur Ramadhan, Reza; Ghitarina; Mustakim, Mohammad
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v4i1.1141

Abstract

Kawasan pesisir dan laut merupakan lingkungan perairan yang mudah terpengaruh oleh keberadaan limbah yang berasal dari darat, termasuk sampah plastik. Sampah plastik merupakan salah satu jenis sampah yang cenderung mengapung, terbawa arus air, dan terbawa gelombang. Oleh karena itu, sampah ini sangat memungkinkan sampah yang paling sering terakumulasi di badan air. Penelitian sampah makroplastik menggunakan metode pemantauan sampah laut berdasarkan pedoman KLHK. Area pengambilan sampel menggunakan garis transek sepanjang 100 meter, lalu dibagi menjadi 5 jalur dengan masing-masing jalur berjarak 20 meter. Kotak transek ditentukan dengan ukuran (5x5 meter) di dalam setiap jalur 20 meter. Makroplastik yang paling banyak ditemukan pada kedua pantai adalah jenis Fragmen sebanyak 52% dan 66%, seperti botol mineral dan botol obat plastik. Makroplastik yang diperoleh sebanyak P (0.570) > α (0.05) dan P (0.872) > α (0.05). Tidak terdapat perbedaaan kelimpahan makroplastik yang signifikansi antara kedua pantai.
IDENTIFIKASI JENIS DAN KELIMPAHAN MARINE DEBRIS PADA SEDIMEN PESISIR PANTAI ISTANA AMAL, KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Aminullah Amirul Amin; Ghitarina; Eryati, Ristiana
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/6yr7gv79

Abstract

Keberadaan marine debris sangat mempengaruhi nilai estetika dan kualitas lingkungan perairan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis sampah dan kelimpahannya dengan pengaruh berdasarkan musim di Pantai Istana Amal Kabupaten Penajam Paser Utara. Pengolahan sampel dilakukan di Laboratorium Kualitas Air Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman. Lokasi penelitian ditentukan berdasarkan survey dan metode transek 100 meter dan sub transek 5 x 5 meter perlajur 20 x 20 meter. Makro debris terkumpul 168 item dan total berat 1471,95 gram. Jenis plastik tertinggi dengan persentase 85%, busa plastik sebesar 5%, kayu, kertas dan kardus, logam dan bahan lainnya dengan persentase 2%. Jenis sampah yang paling sedikit berasal dari kain, kaca dan leramik dengan persentase 1%. Berat sampah plastik mendominasi dengan persentase sebesar 53%. Jenis kaca 30%, logam 7%, kayu, kertas dan kardus 4% dan 3%, bahan lainnya, busa plastik dan kain 1%. Kepadatan plastik 0,696 item/m² pada periode pertama dan 0,448 item/m² pada periode kedua, busa plastik 0,064 item/m², kertas dan kardus 0,024 item/m², bahan lainnya dan kayu 0,024 item/m², logam 0,024 item/m², kaca 0,016 item/m² dan kain 0,008 item/m². Nilai signifikansi 0.766 > 0,05 menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan.
IDENTIFIKASI JENIS DAN KELIMPAHAN MIKROPLASTIK PADA SALURAN PENCERNAAN IKAN KEMBUNG (Rastrelliger brachysoma) DI TEMPAT PELELANGAN IKAN SELILI KOTA SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR Herisem, Heri; Moh. Mustakim; Ghitarina
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v2i2.566

Abstract

Mikroplastik yang berada dalam perairan dapat tertelan oleh biota perairan baik secara langsung maupun tidak langsung. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui jenis, kelimpahan, pengaruh panjang ikan terhadap jumlah mikroplastik dan perbedaan jumlah jenis mikroplastik yang terdapat pada saluran pencernaan ikan kembung yang diperoleh di TPI Selili. Hasil identifikasi menunjukkan terdapat 3 jenis mikroplastik yaitu fiber sebesar 106 partikel dengan kelimpahan sebesar 5,3 partikel/individu, film sebesar 35 partikel dengan kelimpahan 1,75 partikel/individu dan fragmen sebesar 18 partikel dengan kelimpahan 0,9 partikel/individu. Hasil uji regresi linier sederhana menunjukan pengaruh ukuran panjang ikan terhadap jumlah mikroplastik sebesar 0,1126 (sangat rendah) dan hubungannya sebesar 0,3356 (rendah). Hasil uji lanjut kruskal wallis menunjukan terdapat perbedaan yang nyata antara fiber dengan film dan fiber dengan fragmen sedangkan untuk film dengan fragmen tidak berbeda secara nyata.
PERBANDINGAN MAKROPLASTIK PADA PANTAI MANGGAR KOTA BALIKPAPAN KALIMANTAN TIMUR PADA DUA PERIODE YANG BERBEDA Damayanti, Ika Pratia; Ghitarina; Rafi'i, Akhmad
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ky5km279

Abstract

Sampah plastik telah menjadi masalah besar di seluruh dunia, banyak dari semua sampah plastik yang dibuang melalui sungai akan berakhir di laut. Berbagai masalah yang timbul akibat sampah plastik menyebabkan penyakit, memengaruhi jaring makanan, mengurangi metabolisme ikan dan memengaruhi metabolisme tumbuhan laut seperti mangrove dan lamun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis-jenis makroplastik yang ditemukan di pantai Manggar, menghitung jumlah, berat, komposisi dan kepadatan makroplastik yang ditemukan di pantai Manggar, dan untuk mengetahui perbedaan kepadatan sampah makroplastik pada dua periode yang berbeda di wilayah pesisir Manggar. Pengambilan sampel dilakukan dalam dua periode berdasarkan musim peralihan barat ke timur dan musim timur. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan transek 100 meter dan 5 sub-transek berukuran 5x5 meter. Jenis-jenis makroplastik yang ditemukan di sedimen pesisir Manggar adalah film, serat, fragmen, dan styrofoam. Komposisi sampah paling dominan berdasarkan berat pada periode I adalah 72,93% serat, 20,93% fragmen, 5,36% styrofoam, dan 0,78% film. Pada periode II, yang paling dominan adalah serat 49,85%, fragmen 25,25%, film 18,25%, dan styrofoam 6,65%. Sementara itu, densitas makroplastik pada periode I dan II masing-masing sebesar 2,08 butir/m2 dan 1,32 butir/m2. Hasil uji ANOVA satu arah menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara periode I dan II (sig ρ 0,470 > sig α0,05).